Bupati Halsel Hadiri Workshop Program Pengembangan SLI

Bupati Halsel Hadiri Workshop Program Pengembangan SLI

100 views
0
SHARE

Suara Indonesia News – Labuha, Workshop Program Pengembangan Sekolah Literasi Indonesia (SLI) di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) yang digelar Dompet Dhuafa resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Halsel Hj. Nurlela Muhammad. Senin, (18/02/19)

Program ini bertujuan untuk mengembangkan kemandirian sekolah pada enam jenis keunggulan diantaranya Kecakapan Literasi, Efektivitas Pembelajaran, Kepemimpinan Instruksional, Lingkungan Belajar yang Kondusif, Pembiasaan Karakter dan Efektivitas Manajerial.

Kegiatan yang berlangsung di Canga Matau ini, dihadiri Bupati Halsel H. Bahrain Kasuba, Kepala Kementrian Agama Halsel H.Hasyim Hi. Hamzah, Supervisor SLI Muh. Shirli Gumilang, Kepala Dinas Pariwisata, Kadis Kesbangpol, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kabag Humas dan Protokoler, serta Para Peserta Workshop yang terdiri dari Para Guru dan Kepala Sekolah di Halsel.

Bupati Bahrain Kasuba saat diwawancarai berharap dengan adanya SLI ini dapat membuat generasi Halmahera Selatan lebih cerdas dan kuat untuk menyongsong masa depan Halmahera Selatan.

Sebelumnya, Nurlela Muhammad dalam sambutannya menyampaikan bahwa Halmahera Selatan telah terpilih untuk Program Pengembangan SLI oleh Dompet Dhuafa yang akan berlangsung 6 bulan kedepan.

“Sehingga saya berharap setelah program ini, pemerintah daerah dapat mengalokasikan dana dalam Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) agar kegiatan ini tetap berkesinambungan sehingga ada hasil yang baik untuk pendidikan”, tandasnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Hasyim Hi. Hamzah selaku Kepala Kantor Kementrian Agama Halsel memberikan apresiasi kepada Tim SLI yaitu Dompet Dhuafa yang telah hadir di Kabupaten Halmahera Selatan dalam rangka untuk ikut membantu pemerintah daerah maupun Kemenag guna mewujudkan Masyarakat Halsel yang cerdas, berakhlak mulia dan berkarakter.

“Dimana kerjasama ini memiliki visi menciptakan Masyarakat Halsel yang taat beragama, cerdas dan sejahtera lahir batin”, jelasnya

Dirinya menuturkan bahwa Sekolah Literasi Indonesia melalui Dompet Dhuafa telah lebih dulu memprogramkan kegiatan SLI di Kementrian Agama Halsel sejak tahun 2018 kemarin dan telah bekerja selama 6 bulan di Madrasah Tsanawiyah (MTS) Kubung, dengan persyaratan yang diambil adalah sekolah dipinggiran kota karena memenuhi beberapa persyaratan yang dimaksud sehingga MTS Kubung ini terpilih.

“Olehnya itu, semoga Tim dari SLI Dompet Dhuafa ini dapat membina generasi kita menjadi generasi harapan bangsa kedepannya”, harapnya.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan Bingkisan dari Sekolah Literasi Indonesia (SLI) berupa Buku Bantuan kepada MTS Al-Ikhlas Kubung yang merupakan sekolah pertama dampingan Dompet Dhuafa yang diberikan oleh Kepala Kementrian Agama Halsel. (Bur)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY