Suara Indonesia News – Kuningan. Hamparan hutan diatas perbukitan Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciwaru, diwilayah timur Kabupaten Kuningan, sangat potensi dan menjanjikan. Hijaunya daun pepohonan yang menjulang tinggi besar dan pesona alam yang indah, serta berpariatifnya tanaman rempah yang bertebaran, seakan mewarnai pesona dan kekayaan alam desa Desa Mekarjaya.
Membangun Kemajuan bersama dengan para komponen lapisan masyarakat dan aparat desa, membuat Desa Seumberjaya menjadi kawasan Desa Unggulan di timur kabupaten kuningan di bidang rempah rempah.
Namun sayangnya, jarak tempuh dari pusat kota Kuningan yang memakan jarak tempuh dalam waktu dua jam, menjadi sedikit kendala dalam mengembangkan program pertanian, terkait bimbingan maupun teknik dan pelatihan untuk mengembangkan lebih besar lagi menjadi sebuah kawasan agro pertanian dan wisata alam.
Kegigihan dan semangat kerja sama yang tinggi, merupakan modal dasar untuk menggiatkan roda dalam kemajuan desa, maka Kedes pun mengeluarkan jurus motivatornya, seperti selogan, “Kita Anak Muda, jangan merasa bangga kalo kita belum merasakan dan menjadi petani,” ujarnya.
Hal tersebut terlontar dari ucapan seorang kepala desa Mekar jaya, Edi Hartono. ketika memberikan semangat dan memotivasi kepada warga masyarakatnya disetiap pertemuan dengan warga dalam melakukan gerakan pertanian di desa, ujarnya dalam sebuah petikan wawancara dengan media selasa 9 februari 2021.
Dalam pengabdian nya di usia 36 tahun, Kades Mekarjaya selalu mengedepankan misi ” Maju Bersama dalam segala hal, terutama dalam membangun desa.
Menurut kades, wilayah sumberjaya ini merupakan basis dari wilyah pertanian, dengan kita bergerak dalam bidang pertanian, niscaya akan menumbuh kembangkan ekonomi masyarakat maupun pendapatan desa menuju desa mandiri. Terlebih hasil rempah cukup diandalkan di desa ini.
Wilayah Desa Sumberjaya merupakan kawasan wilayah tanaman rempah, seperti kemiri, jahe merah, kacang banten, kapol, kopi maupun, picung. komoditi ini merupakan komuditi andalan desa sumberjaya, bahkan kalo dari lihat dati siklus perputaran keuangan dari produk Kemiripun bisa mencapai 2 milyar lebih belum dari yang lainya, ujar kades ketika di wawancari media.
Dalam pemaparan nya kades menyampaikan, pihaknya tengah mempersiapkan dan mencetak tenaga tenaga muda yangn punya jiwa juang tani, untuk sama sama mengolah potensi pertanian di desa demi kemajuan bersama.
Dengan luas laha pertanian 150 hektar lebih, kawasan pertanian desa sumberjaya, kiranya cukup untuk dijadikan basis pertanian, dan kami tengah menggagas desa ini menjadi kawasan desa rempah dikabupaten kuningan, ujar kades menuturkan kapada media. (Sep/Rie)