Rencana Program kerja 100 Hari Bupati Samosir Terpilih, Selain Gratiskan BPJS Juga...

Rencana Program kerja 100 Hari Bupati Samosir Terpilih, Selain Gratiskan BPJS Juga Akan Berikan Beasiswa S1 Hingga S2

447 views
0
SHARE

Suara Indonesia News – Samosir. Ir Mangindar Simbolon, MM selaku ketua Kelompok Kerja Transisi Calon Bupati terpilih Vandiko-Martua Minggu (14 Februari 2021), menyampaikan telah mulai menyusun rencana kerja 100 hari Bupati terpilih setelah mereka dilantik nanti sebagai bupati samosir.

Langkah pertama yang dilakukan oleh Bupati terpilih adalah membuat kesepakatan atau perjanjian kerja tentang pelaksanaan program kerja Bupati/Wakil Bupati terpilih dengan seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tentang program kerja 100 hari, 6 bulan dan satu tahun.

Untuk mendapat dukungan dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, selanjutnya dibuat kesepakatan sinergitas pelaksanaan program kerja oleh DPRD, Bupati dan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam waktu yang sama, Bupati dan wakil Bupati juga harus segera menyusun Rencana Pembangunan Menengah Daerah  (RPJMD) Tahun 2021 sampai dengan tahun 2024. RPJMD tersebut tentunya disusun sesuai dengan visi dan misi Bupati terpilih

Untuk menjalankan roda pemerintahan sesuai dengan RPJMD tersebut, Vandiko juga akan melakukan restrukturisasi atau penataan kembali Organisasi Perangkat Daerah. Peraturan daerah tentang struktur organisasi dan tata kerja pun akan berubah. Hal ini dikarenakan akan adanya pengurangan dinas atau badan pada Organisasi Perangkat Daerah.

Dalam program 100 hari Vandiko-Martua, pengelolaan sampah pun menjadi salah satu yang diprioritaskan. Hal ini dikarenakan banyaknya kritikan masyarakat tentang lemahnya pengelolaan sampah selama ini di Kabupaten Samosir. Misalnya tentang penumpukan sampah di Tele yang menjadi sorotan sejumlah media baru-baru ini di Kabupaten Samosir.

Vandiko-Martua merencanakan pengelolaan sampah yang modern dengan sebutan “bank sampah”. Sampah akan didaur ulang sehingga bernilai ekonomis. Beberapa daerah sudah ada yang menerapkan sistem ini dan berpenghasilan hingga miliaran rupiah.

Visi misi Vandiko yang sempat mendapat kritikan di masa kampanye pada Pilkada lalu yaitu BPJS gratis. Banyak kalangan lawan politik menganggap program BPJS gratis hanya omongan belaka. Ternyata BPJS gratis yang dijanjikan Vandiko justeru masuk dalam program kerja 100 hari. Pendataan penerima BPJS gratis mulai dilakukan setelah Vandiko dilantik.

Dalam seratus hari kerja Vandiko juga merencanakan untuk meresmikan beberapa Usaha Mikro Kecil Menengah seperti produk terpadu “Wine Mangga” di Silimalombu. Produk kopi, Wine Coffe Pardosir. Ada juga budidaya ikan air deras di Sianjurmulamula dan rumah kompos di Kecamatan Palipi.

Seperti janjinya pada saat kampanye Pilkada tentang beasiswa untuk tingkat sarjana, S1 hingga S3, pun menjadi prioritas yang segera direalisasikan. Dalam waktu seratus hari setelah Vandiko dilantik ia akan membuat peraturan Bupati tentang persyaratan penerima beasiswa tersebut.

Dalam sektor pariwisata untuk program seratus hari kerja, Vandiko-Martua sudah mempersiapkan penyusunan rancangan pengembangan potensi spot wisata baru di kawasan wisata Tele dan air terjun Efrata di Kecamatan Harian serta penataan lokasi Batu Maroppa di Kecamatan Sitiotio. Selain itu, Vandiko-Martua juga akan membuat Rancangan Peraturan Bupati tentang Desa Wisata.

Meski pulau Samosir dikelilingi Danau Toba tetapi kebutuhan akan air bersih sering menjadi permasalahan di beberapa tempat di pulau Samosir. Oleh karena itu dalam seratus hari Vandiko-Martua mulai merancang penyediaan sumber air dengan sistem pemanenan air hujan. Membuat embung-embung air khusus di pulau Samosir. Tentunya program ini didahului dengan analisis yang matang tentang curah hujan di pulau Samosir.

Tanaman jenis Vetiver atau akar wangi telah diteliti dan terbukti mampu menjadi penahan tanah longsor.  Sehingga kegiatan penanaman tanaman jenis Vetiver di lokasi-lokasi yang rawan longsor sebagai percontohan juga jadi bagian dari program 100 hari Vandiko-Martua.

Sedangkan dalam hal pertanian Vandiko-Martua, memilih tentang sistem pengelolaan irigasi sebagai program seratus hari. (Jab)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY