27 Suku Gabung di Forum Pembauran Kebangsaan

27 Suku Gabung di Forum Pembauran Kebangsaan

683 views
0
SHARE

Suara Indonesia News – Duri. Sebanyak 27 Suku bergabung dalam Forum Pembauran Kebangsaan secara resmi dikukuhkan oleh Camat Mandau Riki Rihardi yang di dampingi Kapolsek Mandau AKP Hairul Hidayat serta Koramil 03 Mandau di wakili oleh Jefri Dian.

Pengukuhan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis masa bhakti 2022 – 2026 ini digelar di gedung pertemuan Bathin Betuah kantor Camat Mandau. Selasa 20 Desember 2022.

Di kecamatan Mandau ini untuk pertama kalinya dibentuk Forum Pembauran Kebangsaan, mudah-mudahan dengan adanya forum ini dapat merekat berbagai  suku yang ada di kecamatan Mandau.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Pengurus Forum Pembaruan Kebangsaan Drs. H.Syamsuardi. MPd. Kepada media ini saat wawancara seusai acara pengukuhan.

Menurut nya, sebanyak 27 Suku yang sudah terdaftar di forum dan pada hari ini hadir semua kepala sukunya, tentu dengan ada nya forum ini dapat terjalin hubungan yang harmonis, hubungan yang baik antar sesama suku dan ini juga merupakan langkah pemerintah daerah Kecamatan Mandau untuk mempersatukan suku bangsa yang ada di Mandau, jika tidak begitu ini punya potensi yang tidak baik.

Masih H. Syamsuardi, Jadi kita tentu berharap dengan adanya forum ini, bagai mana komunikasi, kerja sama antar sesama suku selalu ada dan ini perlu kita sosialisasikan melalui jalur yang ada di setiap suku dengan kearifan lokal.

“Sehingga apa yang diharapkan oleh pemerintah khususnya kecamatan Mandau, menjadi sebuah kecamatan yang harmonis masyarakatnya dan damai masyarakatnya, sehingga terjalin kesatuan dan persatuan bangsa di wilayah kecamatan Mandau ini,” imbuhnya.

Terkait dengan kebijakan politik di mana ditahun 2023-2024 adalah masa-masa yang penuh dengan nuansa politik.

Ketua Forum Pembauran Kebangsaan ini menegaskan bahwa sikap dari Forum Pembauran Kebangsaan tidak terlibat dalam urusan Politik.

“Kita tegaskan secara organisasi kita tidak terlibat dalam Politik, namun setiap anggota secara pribadi terserah kepada mereka menggunakan hak politiknya, mereka mau dukung siapa dan memilih siapa terserah, secara organisasi kita tidak terlibat dalam politik dan kita tidak mau jadi alat politik,” pungkasnya.

Ketua Pengurus FPK Drs. H.Syamsuardi. MPd saat di dampingi oleh dr. Agung menyimpulkan bahwa Forum Pembauran Kebangsaan adalah instrumen suara masyarakat, FPK memiliki peran yang besar bagi menjaring aspirasi khususnya di bidang pembauran kebangsaan. keberagaman adat yang ada di masyarakat, sehingga menjadikan eksistensi forum ini sangat penting.

“FPK Kecamatan Mandau siap tancap gas, untuk mewujudkan masyarakat yang rukun, aman, damai dan terbebas dari faham intoleransi dan radikalisme. NKRI harus dijaga, Pancasila harus digaungkan, Bhineka Tunggal Ika harus diwujudkan,” tutupnya. (Mus)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY