Pimpinan PT OSS Mangkir, Ketua DPRD Konawe Kecewa dan Batalkan Kunjungan Kerja

Pimpinan PT OSS Mangkir, Ketua DPRD Konawe Kecewa dan Batalkan Kunjungan Kerja

138 views
0
SHARE

KONAWE, SUARA INDONESIA NEWS |   Agenda kunjungan kerja pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe ke kawasan industri Morosi pada Rabu (12/3/2025), menyisakan catatan merah bagi PT Obsidian Stainless Steel (OSS).

Rombongan legislator yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, S.Pd., MM., mengaku sangat kecewa lantaran tidak ada satu pun pimpinan pengambil kebijakan dari perusahaan modal asing (PMA) tersebut yang hadir menemui mereka.

PT OSS Dinilai Tidak Menghargai Lembaga Daerah

Kekecewaan dewan memuncak saat mengetahui mereka hanya disambut oleh perwakilan dari divisi Human Resources Development (HRD), yang dinilai tidak memiliki otoritas cukup untuk membahas isu strategis investasi. Akibatnya, I Made Asmaya memutuskan untuk membatalkan agenda pertemuan tersebut.

“Kami merasa tidak dihargai. Sebagai representasi rakyat dan lembaga daerah, kehadiran kami seharusnya disambut oleh pimpinan perusahaan yang bisa mengambil keputusan. Karena hanya perwakilan HRD yang muncul, kami putuskan membatalkan kunjungan dan akan melakukan penjadwalan ulang dengan peringatan tegas,” ujar politisi PDI Perjuangan ini dengan nada kecewa.

Apresiasi untuk PT VDNI: Contoh Sinergitas yang Baik

Pemandangan yang jauh berbeda dirasakan rombongan dewan saat berkunjung ke PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI). Pihak manajemen PT VDNI menyambut hangat kedatangan para legislator, bahkan membuka ruang diskusi yang produktif terkait perkembangan investasi dan kontribusi perusahaan terhadap daerah.

“Kami sangat mengapresiasi sambutan PT VDNI. Ini adalah bentuk sinergitas yang sehat dalam mengawal investasi di daerah. Sikap kooperatif ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk selaras dengan pemerintah daerah,” tambah Made.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua II DPRD Konawe, Nasrullah Faizal, SH., turut memuji keterbukaan manajemen PT VDNI. Menurutnya, komunikasi yang transparan antara investor dan pemerintah adalah kunci pertumbuhan ekonomi Konawe yang berkelanjutan.

“Manajemen PT VDNI telah menerima kami dengan sangat baik. Langkah positif seperti ini yang kami harapkan dari seluruh investor di Konawe agar tercipta iklim usaha yang kondusif,” ungkap Nasrullah.

Pengawasan Investasi Tetap Berlanjut

DPRD Konawe menegaskan bahwa kunjungan kerja ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari fungsi pengawasan untuk memastikan seluruh perusahaan besar di wilayah Morosi beroperasi sesuai regulasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat lokal.

Lembaga legislatif ini memberikan sinyal kuat bahwa mereka tidak akan segan bersikap keras terhadap perusahaan yang menunjukkan gestur tidak kooperatif terhadap otoritas daerah.

Laporan: Redaksi

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY