ROKAN HILIR, SUARA INDONESIA NEWS | Komitmen PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dalam pemberdayaan masyarakat diapresiasi Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir. Perusahaan migas tersebut menerima Penghargaan Mitra Pembangunan Daerah atas kontribusinya melalui berbagai program Community Involvement and Development (CID) di wilayah Rokan Hilir.
Penghargaan diserahkan langsung Bupati Rokan Hilir Bistamam kepada PHR pada Sabtu 19 Juli 2025 lalu di Rokan Hilir.
Bupati Bistamam menyebut, karakteristik wilayah Rokan Hilir yang beragam menuntut kerja sama erat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat agar program pembangunan tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Pembangunan daerah akan memberikan hasil yang lebih besar apabila seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama dan saling mendukung. Penghargaan ini bukan sekadar apresiasi, tetapi juga harapan agar kolaborasi seperti ini terus tumbuh demi kesejahteraan masyarakat Rokan Hilir,” ujar Bistamam, Kamis (23/7/2026).
Melalui program CID, PHR menjalankan sejumlah inisiatif di Rokan Hilir. Di antaranya Program Pemberdayaan Perikanan Riau, Vokasi Migas, Desa Energi Berdikari, Program Kampung Iklim (PROKLIM), Program AKAR Rimba, serta pengembangan UMKM di berbagai kecamatan.
Program-program tersebut menyasar peningkatan kapasitas masyarakat, penguatan kelembagaan lokal, dan pengembangan ekonomi berbasis potensi wilayah.
Sepanjang 2025, PHR mencatat telah melakukan intervensi di 29 desa pada 7 kecamatan. Jumlah penerima manfaat langsung mencapai 456 orang.
Dari seluruh program tersebut, kelompok binaan PHR membukukan pendapatan hampir Rp550 juta per tahun dengan total keuntungan hingga Rp299 juta.
Manager CID Regional 1 PHR Iwan Ridwan Faizal menyampaikan, penghargaan dari Pemkab Rokan Hilir menjadi bukti keberhasilan kolaborasi multipihak.
“Apresiasi ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berinovasi melalui program-program pengembangan masyarakat. Kami meyakini bahwa kolaborasi multipihak dalam pemberdayaan masyarakat dapat memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan,” kata Iwan.
Pemkab Rokan Hilir berkomitmen memperkuat sinergi dengan sektor swasta dan komunitas agar program pemberdayaan yang telah berjalan dapat direplikasi di wilayah lain. Diharapkan kolaborasi ini terus menghadirkan manfaat nyata dan mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.
TENTANG PHR ZONA ROKAN
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018.
Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.
Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina.
Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan. (Mus)

















