INDRAGIRI HILIR, SUARA INDONESIA NEWS | Semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI diwujudkan Polda Riau melalui “Ekspedisi Merah Putih Presisi”. Gerakan sosial ini menyasar wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T) dengan aksi nyata langsung di tengah masyarakat.
Ekspedisi perdana dimulai di Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis 30/7/2026. Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan hadir dan memimpin langsung rangkaian kegiatan bersama Forkopimda, Kapolres Inhil, Dandim 0314/Inhil, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya.
Bantuan untuk Nelayan dan Lingkungan
Di hadapan masyarakat pesisir, Kapolda secara simbolis menyerahkan 20 unit mesin ketinting kepada nelayan. Bantuan itu diharapkan meningkatkan produktivitas dan meringankan beban ekonomi warga yang menggantungkan hidup dari laut.
“Ini adalah simbol kepedulian Polri untuk mendukung aktivitas masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah pesisir. Kita hadir untuk mendengar keluh kesah warga, kemudian hadir langsung memberikan sumbangsih dan berbagi kepada sesama,” ujar Irjen Herry Heryawan.
Kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi fokus. Kapolda bersama rombongan mengunjungi SD Negeri 002 Concong dan melakukan penanaman bibit mangrove sebagai upaya menjaga ekosistem pesisir dan mengurangi abrasi. Enam perwakilan masyarakat menerima bibit mangrove agar gerakan penghijauan berlanjut.
Dukungan Pendidikan dan Pelayanan Kepolisian
Di sekolah yang sama, Kapolda menyerahkan bantuan buku tulis dan alat tulis kepada siswa. Sejumlah boneka juga dibagikan kepada siswa SD Negeri 002 Concong dan SMAN 1 Concong sebagai bentuk perhatian kepada generasi muda.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan ke Mapolsek Concong. Kapolda meninjau kondisi kantor yang terbakar pada 3 Maret 2026, sekaligus memastikan kesiapan sarana pelayanan. Dua unit sepeda motor operasional diserahkan kepada Kapolsek Concong untuk mendukung tugas di wilayah pesisir.
Kegiatan ditutup di Vihara Phala Virya, Kelurahan Concong Luar. Selain kembali menyerahkan bantuan mesin ketinting, Kapolda mengajak masyarakat memperkuat persatuan, menjauhi narkoba, dan menjaga kelestarian lingkungan.
“Keberagaman adalah kekuatan. Lingkungan yang lestari adalah investasi masa depan dan keamanan adalah tanggung jawab bersama,” katanya.
Ia berharap bantuan tersebut memberi manfaat nyata bagi nelayan dan membangkitkan semangat gotong royong. “Terus berikan contoh kepada penerus kita bahwa kita mewariskan alam ini dan generasi penerus akan menjaga serta melestarikan lingkungan di masa depan,” pesannya.
Sambangi 17 Titik di Wilayah 3T
Ekspedisi Merah Putih Presisi akan berlangsung 30 Juli hingga 17 Agustus 2026. Polda Riau menggandeng TNI, Forkopimda, mahasiswa, aktivis lingkungan, dan berbagai elemen masyarakat untuk menyambangi 17 titik di wilayah 3T Provinsi Riau.
Melalui ekspedisi ini, Kapolda ingin memastikan semangat kemerdekaan tidak hanya diperingati lewat upacara, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata: meningkatkan kesejahteraan nelayan, mendukung pendidikan anak, melestarikan pesisir, hingga memperkuat pelayanan kepolisian di daerah terpencil. (Mus)

















