INDRAMAYU, SUARA INDONESIA NEWS | Pastikan program-program yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berjalan sesuai aspirasi masyarakat, anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Jabar Vlll, Daniel Mutaqien Syafiudin,S.T, bersama Kementrian Pertanian dan BSPS serta jajarannya memantau dan mendukung berbagai program prioritas di lapangan. pada Jumat, (23/10/26)
Program-program tersebut meliputi irigasi pertanian P3TGAI (Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi), Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 1.700
Salahsatu fokus utama adalah pembangunan dan perbaikan irigasi desa di Kabupaten Indramayu, dikenal sebagai lumbung padi nasional, sehingga masalah pengairan menjadi isu krusial yang berdampak langsung pada produksi pertanian.
Melalui intervensi APBN, Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mendukung upaya peningkatan produksi pertanian di wilayah ini.
“Pengairan menjadi masalah utama bagi pertanian, terutama di Indramayu yang merupakan Kabupaten Lumbung Padi Nasional. Hal-hal teknis terkait penunjang produksi pertanian memang harus disupport. Makanya pemerintah pusat dalam hal ini Pak Presiden Prabowo juga mengintervensi melalui APBN untuk peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Indramayu,” ucap anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar.
Beliau menegaskan bahwa dukungan ini merupakan bentuk pemenuhan harapan para petani.
“Kebetulan Kabupaten Indramayu, dapil saya, jadi saya juga mencoba untuk memenuhi harapan dari para petani dengan pembangunan irigasi-irigasi desa. Harapannya tentu saja dengan adanya irigasi-irigasi desa ini, produksi pertanian di Indramayu juga bisa meningkat.” tutur Daniel.
Selain di Indramayu, dukungan serupa juga diberikan di wilayah dapil dan daerah lain di Jawa Barat, termasuk Cianjur dan Majalengka. Sebagai Ketua Fraksi, dukungan program tidak terbatas pada satu kabupaten saja, melainkan mencakup berbagai wilayah di Jawa Barat.
Pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa program-program yang sedang berjalan umumnya berjalan baik. Namun, pemerintah tetap berkomitmen menyelesaikan berbagai kendala yang mungkin muncul agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
Dengan dukungan APBN yang berkelanjutan, diharapkan produksi pertanian di Indramayu dan wilayah Jawa Barat lainnya semakin meningkat, sekaligus memperbaiki kualitas hunian masyarakat melalui program bedah rumah dan BSPS. (Toro)

















