Peluncuran dan Diskusi Antologi Puisi “Mozaik” Dari Negeri Poci 16 Berlangsung di...

Peluncuran dan Diskusi Antologi Puisi “Mozaik” Dari Negeri Poci 16 Berlangsung di Gedung DPRD

0
SHARE

TEGAL, SUARA INDONESIA NEWS | Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah yang akrab disapa Mba Iin mengapresiasi peluncuran Antologi Puisi yang bertajuk “Mozaik” Dari Negeri Poci 16.

Apresiasi tersebut diungkapkan Mba Iin saat menghadiri Peluncuran dan Diskusi Antologi Puisi Mozaik Dari Negeri Poci 16 yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Kota Tegal, Sabtu (24/10/2026) pagi.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Dewan Kesenian Kota Tegal, Suriali Andi Kustomo, Pembina Yayasan Dari Negeri Poci, Prof. Dr. Prijono Tjiptoheriyanto serta para Sastrawan.

“Ini adalah antalogi puisi yang ke-16. Tentu sangat luar biasa karena karya yang sudah dihadirkan oleh tokoh-tokoh sastra akan memberikan khasanah tersendiri dan peninggalan untuk generasi yang akan datang,” ujar Mba Iin.

Dikatakan Mba Iin bahwa Kota Tegal memiliki potensi besar dalam pengembangan seni, budaya, dan literasi. Sebagai kota yang tumbuh dengan dinamika masyarakat pesisir, Kota Tegal memiliki kekayaan pengalaman, tradisi, bahasa, dan kehidupan sosial yang dapat menjadi sumber inspirasi bagi para penulis dan sastrawan.

Pihaknya berharap semakin banyak karya yang lahir dari Kota Tegal, baik yang mengangkat kehidupan masyarakat, budaya lokal, sejarah, maupun berbagai persoalan dan harapan masyarakat masa kini.

Dengan demikian, maka sastra dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

Mba Iin menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tegal mendukung tumbuhnya ekosistem literasi yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari komunitas sastra, lembaga pendidikan, perpustakaan, hingga masyarakat umum.

“Budaya membaca dan menulis perlu terus ditumbuhkan, terutama di kalangan generasi muda, agar mereka memiliki ruang untuk mengembangkan kreativitas, berpikir kritis, serta menyampaikan gagasan secara positif dan bertanggung jawab,” pungkasnya. (Zaen)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY