CILEGON, SUARA INDONESIA NEWS | Sebanyak 273 siswa SMKN 1 Kota Cilegon menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) jalur aspirasi dengan total nilai mencapai Rp459 juta. Bantuan tersebut disalurkan langsung oleh Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Prof. Dr. Ir. H. Furtasan Ali Yusuf, S.E., S.Kom., M.M., dalam agenda reses perorangan, Kamis, (26/02/2026).
Dalam sambutannya, Furtasan menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama untuk meningkatkan taraf hidup keluarga.
Ia menyebut, melalui akses pendidikan yang baik, generasi muda memiliki peluang besar untuk mengubah masa depan.
“Pendidikan adalah elevator sosial terbaik untuk mengubah nasib keluarga. Jangan pernah merasa kecil karena kondisi ekonomi. Selama ada kemauan dan kerja keras, jalan itu selalu ada,” ujarnya di hadapan ratusan wali murid dan siswa yang hadir.
Ia juga membagikan kisah perjalanan hidupnya dari latar belakang keluarga nelayan hingga berhasil meraih gelar profesor.
Menurutnya, keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti bermimpi.
Selain penyaluran PIP, Furtasan turut mensosialisasikan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah sebagai solusi bagi lulusan SMK yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tanpa terkendala biaya.
Program tersebut disebutnya sebagai “Jembatan Emas” agar siswa dapat menembus jenjang pendidikan tinggi.
Dalam kesempatan itu, Furtasan juga merespons aspirasi pihak sekolah terkait kebutuhan renovasi dan pembangunan sarana prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar.
Ia juga meminta manajemen sekolah segera menyusun proposal teknis yang komprehensif untuk dikoordinasikan lebih lanjut dengan pemerintah daerah serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.
“Kami minta segera disiapkan proposal teknisnya agar bisa kami kawal dan koordinasikan dengan pemerintah daerah maupun Kemendikdasmen. Prinsipnya, kami siap memperjuangkan peningkatan kualitas sarana pendidikan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Cilegon, Widodo, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan.
Menurutnya, bantuan PIP maupun perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur sekolah sangat berarti bagi peningkatan mutu pendidikan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Semoga program ini terus berlanjut dan dapat dirasakan lebih banyak siswa,” ungkapnya.
Kegiatan reses ditutup dengan penyerahan sertifikat PIP secara simbolis kepada perwakilan siswa serta sesi foto bersama seluruh peserta. (Dhe)

















