ACEH UTARA, SUARA INDONESIA NEWS | Upaya percepatan penanganan banjir di Kabupaten Aceh Utara terus dilakukan. Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dengan dukungan TNI, menyalurkan bantuan logistik kemanusiaan melalui jalur udara untuk menjangkau wilayah-wilayah terdampak yang sulit diakses, Selasa (16/12/2025).
Distribusi bantuan dimulai sejak pukul 10.00 WIB dengan menggunakan helikopter dan pesawat BNPB yang lepas landas dari Bandara Malikussaleh. Jalur udara dipilih sebagai solusi cepat di tengah kondisi banjir yang masih menggenangi sejumlah wilayah dan memutus akses transportasi darat.
Proses penurunan logistik dari udara dilakukan secara terkoordinasi oleh personel TNI di lapangan. Salah satunya, Letnan Satu (Lettu) Dalimunte dari Satuan Radar (Satrad) 102 Lhokseumawe, yang terlibat langsung memastikan bantuan dapat diterima masyarakat dengan aman dan tepat sasaran.
Kehadiran TNI di titik-titik distribusi dinilai krusial, terutama dalam menjaga kelancaran dan ketertiban proses penyaluran bantuan bagi warga yang masih terisolasi akibat banjir.
PIC Helikopter BNPB PK-RTX UNT, Yusuf Ariestyanto, menjelaskan bahwa distribusi melalui jalur udara menjadi langkah strategis untuk mempercepat bantuan ke wilayah terdampak.
“Penggunaan helikopter memungkinkan bantuan tiba lebih cepat, terutama bagi masyarakat yang akses daratnya belum dapat dilalui akibat banjir,” ujar Yusuf.
Dukungan pengamanan dan teknis distribusi juga diperkuat oleh personel Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI Angkatan Udara. Komandan Kompi Senapan B Yonko 469 Kopasgat, Kapten Pas Dadang Mahardika Candra S., S.Tr.Han, menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung penuh misi kemanusiaan tersebut.
“Kami memastikan distribusi bantuan udara berjalan aman dan lancar sehingga bisa langsung dirasakan oleh masyarakat yang terdampak,” katanya.
BNPB bersama TNI dan instansi terkait memastikan penyaluran bantuan akan terus dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kondisi lapangan dan kebutuhan warga. Selain distribusi logistik, pemerintah juga melakukan pendataan korban, pemenuhan kebutuhan dasar, serta memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mempercepat pemulihan pascabencana. (Wandy ccp)

















