Dukung Swasembada Pangan, Ketua DPRD Konawe Apresiasi Program Tanam Jagung Sejuta Hektar...

Dukung Swasembada Pangan, Ketua DPRD Konawe Apresiasi Program Tanam Jagung Sejuta Hektar Polda Sultra

136 views
0
SHARE

KONAWE, SUARA INDONESIA NEWS|  Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, S.Pd., MM., memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara dalam meluncurkan program “Tanam Jagung Serentak Satu Juta Hektar”. Program ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional menuju swasembada pangan berkelanjutan.

I Made Asmaya, yang juga merupakan politisi PDI Perjuangan, menekankan bahwa optimalisasi sektor pertanian lokal adalah kunci utama untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor pangan. Sebagai representasi legislatif, ia menegaskan komitmen penuh untuk mengawal kebijakan daerah yang berfokus pada kesejahteraan petani.

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap sinergi antara Polri dan Kementerian Pertanian RI. Kami di DPRD akan terus mengoptimalkan regulasi dan kebijakan anggaran di daerah agar program ini berjalan maksimal serta memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ujar Made saat menghadiri penanaman jagung di Kecamatan Amonggedo, Selasa (21/1/2025).

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Konawe, Gunawan Samad, memaparkan potensi besar yang dimiliki Bumi Kerinduan. Saat ini, Konawe memiliki luas lahan jagung produktif mencapai 21 ribu hektar dengan produktivitas rata-rata 2 hingga 4 ton per hektar. Bahkan, berkat kesuburan tanah dan ketekunan petani, panen dapat dilakukan hingga dua kali dalam setahun.

Menariknya, program gagasan Polda Sultra ini juga mendorong inovasi pemanfaatan lahan melalui metode tumpang sisip (intercropping). Gunawan mengungkapkan, terdapat sekitar 102 hektar lahan perkebunan kelapa sawit muda yang kini dimanfaatkan untuk ditanami jagung di sela-sela pohon utama.

“Metode tumpang sisip ini adalah solusi cerdas. Kami memastikan tanaman jagung dan kelapa sawit dapat tumbuh berdampingan tanpa saling mengganggu, sehingga produktivitas lahan per meter perseginya menjadi jauh lebih optimal,” jelas Gunawan.

Sinergi lintas sektor antara legislatif, eksekutif, dan aparat penegak hukum ini diharapkan menjadi katalisator bagi percepatan target satu juta hektar lahan jagung nasional. Selain memperkuat cadangan pangan, langkah ini diproyeksikan mampu mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) serta memperbaiki taraf hidup para petani lokal di Kabupaten Konawe.

Laporan: Redaksi

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY