Filosofi Kalosara dan Wulele Sanggula: Komitmen DPRD Konawe Jaga Marwah Budaya Tolaki

Filosofi Kalosara dan Wulele Sanggula: Komitmen DPRD Konawe Jaga Marwah Budaya Tolaki

53 views
0
SHARE

KONAWE,  SUARA INDONESIA NEWS |  Suasana meriah menyelimuti perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Kabupaten Konawe tahun 2025. Dari sekian banyak partisipan dalam gelaran Pawai Budaya dan ritual adat Mosehe Wonua pada Jumat (16/5/2025), penampilan elegan dari barisan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe sukses mencuri perhatian publik lewat pesona tarian Wulele Sanggula.

Mengusung tema besar “Menjaga Kearifan Lokal Menuju Konawe Bersahaja”, ribuan warga tumpah ruah memadati rute pawai yang membentang dari Inolobunggadue Central Park (ICP) di Kelurahan Puunaaha hingga berakhir di Laika Mbu’u, Kelurahan Arombu.

Sorotan utama tertuju pada keanggunan para penari dari Sekretariat DPRD yang melenggok lembut dalam balutan busana adat Tolaki. Mereka mempersembahkan Wulele Sanggula, sebuah tarian yang menjadi simbol keindahan sekaligus martabat perempuan di tanah Konawe.

Sekretaris DPRD Konawe, Sumanti, S.Sos, M.AP, menegaskan bahwa partisipasi ini bukan sekadar seremoni belaka. Menurutnya, ini adalah komitmen nyata dalam merawat identitas budaya Tolaki di tengah tantangan era digital.

“Budaya adalah identitas. Lewat penampilan Wulele Sanggula ini, kami ingin menunjukkan bahwa generasi muda di lingkungan Sekretariat DPRD Konawe siap menjadi garda terdepan dalam pelestarian kearifan lokal,” ujar Sumanti.

Selain tarian, barisan Sekretariat DPRD juga menyertakan simbol Kalosara, lambang pemersatu masyarakat Tolaki. Filosofi “Medulu Mepokoaso”—yang bermakna saling menghargai dan bekerja sama—menjadi ruh utama dalam keikutsertaan mereka tahun ini.

Penampilan ini membuktikan bahwa semangat pengabdian DPRD Konawe tidak hanya bergaung di ruang sidang, tetapi juga tertanam kuat dalam penguatan nilai-nilai lokal dan perayaan budaya.

“Kami percaya, Konawe Bersahaja hanya bisa diwujudkan bila semua pihak bersatu, memahami jati diri, dan menjunjung tinggi nilai budaya. Itulah pesan yang ingin kami sampaikan hari ini,” pungkas Sumanti optimis.

Pawai budaya ini pun berakhir dengan kesan mendalam bagi warga. Lebih dari sekadar tontonan, acara ini menjadi cermin identitas dan semangat kebersamaan, di mana Sekretariat DPRD Konawe hadir sebagai salah satu simbol harmoni dalam keberagaman.

Laporan: Redaksi

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY