
Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. Peringatan haul Mbah Kuwu Sangkan Cirebon yang biasa diperingati saat tanggal 1 Muharram, kali ini Forum Kuwu se Kabupaten Cirebon (FKKC) mengadakan pada hari ahad 4 Muharram (23/08/20). Peringatan kali ini juga berbeda lebih ringkas dengan ditiadakannya pagelaran wayang kulit.
Rokhmat, MSi., Kuwu Desa Klangenan Plt. Ketua FKKC menjelaskan usai acara tahlilan di Makbaroh kramat Mbah Kuwu Sangkan Cirebon, “Kalo acara ritual ini biasa dilakukan setiap tahun oleh FKKC untuk memperingati dan menghormati leluhur pendiri dan yang membuka alas Cirebon pada tanggal 1 Muharram, kami keluarga besar Kuwu yang berkumpul dalam FKKC selalu memperingati untuk mengingatkan perjuangan beliau Sesepuh warga Cirebon keturunan Prabu Siliwangi.”

Acara tidak hanya dilakukan di makbaroh kramat Talun tapi juga ke Astana Gunung Sembung berziarah dan bertahlil untuk Sunan Gunung Jati Syekh Syarif Hidayatullah, yang juga ponakan dan menantu mbah Kuwu Sangkan Cirebon.
Acara juga dihadiri Drs. H. Imron Rosyadi, MAg., Bupati Cirebon, Drs. H. Hendra Nirmala, MSi., Kepala Bapelitbangda, Drs. H. Hartono, MSi., Kadisbudpora dan Kepala Bapenda, juga ada beberapa Camat yang hadir, Carkim mantan Ketua FKKC dan Drs. Sunardi, Wakil Sekjen yang sudah tidak menjabat Kuwu lagi, dan ratusan Kuwu sekabupaten hadir. Sebelum acara tahlilan di lawang Pasambangan Astana Gunung Sembung, diadakan acara pembacaan babad Caruban Nagari oleh Rokhmat, MSi., Ketua Plt. FKKC sekaligus sebagai pembawa acara.

Pembacaan babad bergaya puisi oleh Rokhmat juga diselingi pelantikan Ketua-ketua FKKC tingkat Kecamatan oleh H. Imron yang sebelumnya membacakan ikrar sebagai ketua FKKC, lalu dilanjutkan sambutan, yang menjelaskan sejarah islam dimulai dari Nabi Muhammad SAW dilanjutkan oleh kepemimpinan Khulafaur Rosyidin, pertama dipimpin Sayyidina Abubakar As Syidiq, kemudian kepemimpinan dilanjutkan Sayyidina Umar bin Khottob, lalu oleh Sayyidina Usman bin Affan dan terakhir oleh sepupu dan menantu Nabi Muhammad SAW, Sayyidina Ali bin Abi Tolib KW Ra. Dari khulafaur Rosyidin dilanjutkan kekhalifahan Bani Umayah. Dan diabad 14 di tanah Jawa khususnya Cirebon hadir Sulthon Auliya Syekh Syarif Hidayatullah cucu dari Prabu Siliwangi.
Lebih lanjut H. Imron menjelaskan kesuksesan kabupaten Cirebon tidak hanya di pundak Bupati, tapi ada 3 elemen yang mendukung kesuksesan pembangunan, pertama bupatinya, kedua birokratnya dari mulai Sekda beserta jajaran pemerintah hingga Kuwu dalam satu kesatuan dan terakhir ada pada masyarakatnya.
Acara dilanjutkan dengan pemberian santunan pada anak yatim yang dilakukan oleh Bupati dan pelantikan Ketua FKKC Kecamatan yang diwakili Kecamatan Panguragan. Terakhir acara tahlilan dan do’a bersama di depan lawang pasambangan, pintu pertama menuju Makhbaroh Sunan Gunung Jati. (Hatta)