Gebyar Apel Perdana 2026: Bupati Yusran Akbar Canangkan “Dekade Kerja Nyata” dan...

Gebyar Apel Perdana 2026: Bupati Yusran Akbar Canangkan “Dekade Kerja Nyata” dan Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

216 views
0
SHARE

KONAWE,  SUARA INDONESIA NEWS |  Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Upacara Kantor Bupati Konawe. Di bawah langit cerah, Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, memimpin langsung apel gabungan perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe tahun anggaran 2026. (5/1/2026)

Momen ini bukan sekadar rutinitas awal tahun. Di hadapan sekitar 12.000 ASN—termasuk 7.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)—Bupati Yusran secara resmi meluncurkan spirit “Dekade Kerja Nyata”. Agenda besar ini sekaligus menjadi langkah konsolidasi daerah dalam menyambut kunjungan kerja Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dijadwalkan hadir pada Maret 2026 mendatang.

Transformasi Birokrasi: Dari Seremonial ke Dampak Nyata

Dalam orasi kepemimpinannya, Bupati Yusran menegaskan bahwa tahun 2026 harus menjadi titik balik profesionalisme birokrasi di Konawe. Ia menekankan pentingnya efisiensi dan hasil yang dirasakan langsung oleh warga.

“Tahun 2026 bukan lagi ruang untuk seremonial belaka. Ini adalah saatnya kerja nyata, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Kita tidak punya waktu untuk sekadar menggugurkan kewajiban administrasi,” tegas Yusran dengan nada lugas.

Didampingi Wakil Bupati Syamsul Ibrahim dan Sekretaris Daerah Dr. Ferdinand,S.Pd.MM.,  Bupati memaparkan 10 Poin Strategis Roadmap 2026. Poin-poin tersebut mencakup:

  1. Percepatan penyelesaian administrasi tahun anggaran sebelumnya.
  2. Penataan distribusi pegawai hingga ke tingkat kelurahan dan kecamatan.
  3. Penguatan integritas melalui budaya jujur, sederhana, melayani, dan bertanggung jawab.

Fokus Pelayanan: ASN Adalah Pelayan, Bukan Raja

Satu hal yang menjadi sorotan tajam dalam arahan Bupati adalah perilaku melayani. Ia memperingatkan agar tidak ada lagi sekat antara pemerintah dan masyarakat dalam hal akses layanan publik.

“ASN adalah pelayan masyarakat, bukan pihak yang harus dilayani. Layanan publik di Konawe harus cepat, ramah, transparan, dan wajib bebas pungli!” seru Bupati yang langsung disambut tepuk tangan gemuruh dari ribuan peserta apel.

Untuk mendukung visi tersebut, Bupati memerintahkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk segera menuntaskan redistribusi PNS dan PPPK ke wilayah pedesaan. Langkah ini diambil guna memastikan pelayanan dasar tetap kuat di akar rumput, terutama dalam mendukung program prioritas nasional.

Persiapan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP)

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto pada Maret nanti bertujuan untuk meresmikan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Sorue, Kecamatan Soropia. Proyek ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi pesisir dan simbol kedaulatan pangan laut.

“Kesiapan KNMP bukan hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga kesiapan mindset pelayanan kita. Ini menyangkut reputasi daerah dalam memacu pertumbuhan ekonomi dan menekan angka kemiskinan,” tambah Yusran.

Menuju Konawe Bersahaja

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen ASN untuk bekerja dengan hati demi mewujudkan visi Konawe Bersahaja (Maju, Adil, Sejahtera, dan Harmonis). Targetnya jelas: membangun daerah yang berdaya saing global namun tetap berkelanjutan.

Dengan semangat baru di awal 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Konawe optimis dapat memberikan kado terbaik bagi masyarakat melalui kinerja birokrasi yang lebih bersih dan melayani. (Rls)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY