LKPJ TA 2025: Ekonomi Konawe Tumbuh Pesat, Kemiskinan Berhasil Ditekan

LKPJ TA 2025: Ekonomi Konawe Tumbuh Pesat, Kemiskinan Berhasil Ditekan

0
SHARE

KONAWE, SUARA INDONESIA NEWS | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Konawe Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Konawe, Selasa (31/3/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, didampingi unsur pimpinan dewan lainnya. Hadir mewakili Bupati Konawe H. Yusran Akbar, Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Ferdinand Sapan, beserta jajaran Wakapolres Konawe, perwakilan Kejaksaan Negeri, dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan oleh Sekda Ferdinand Sapan, ditegaskan bahwa penyampaian LKPJ merupakan kewajiban konstitusional sekaligus wujud transparansi dan akuntabilitas kepala daerah kepada masyarakat.

“Tahun 2025 merupakan periode krusial karena menjadi tahun pertama kami bersama Wakil Bupati dalam mengemban amanah rakyat. Momentum ini mencerminkan kemitraan strategis antara eksekutif dan legislatif dalam menjalankan fungsi pemerintahan,” ujar Ferdinand.

Capaian Makro Ekonomi dan Sosial Laporan tersebut mengungkap tren positif pembangunan di Kabupaten Konawe sepanjang tahun 2025. Beberapa poin keberhasilan yang disorot antara lain:

  • Pertumbuhan Ekonomi: Meningkat signifikan dari 11,82% (2024) menjadi 12,28% (2025), yang dipicu oleh sektor pertanian, industri pengolahan, serta perdagangan.
  • Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Naik dari level 74,50 ke 75,09. Hal ini sejalan dengan peningkatan usia harapan hidup yang kini mencapai 73,04 tahun.
  • Pendidikan: Harapan lama sekolah naik menjadi 13,11 tahun, dengan rata-rata lama sekolah berada di angka 9,80 tahun.
  • Kesejahteraan: Angka kemiskinan berhasil ditekan dari 13,25% menjadi 12,28%, dengan tingkat pengangguran terbuka yang relatif rendah di angka 2,81%.

Sektor Pertanian Tetap Jadi Primadona Sebagai lumbung pangan, Konawe mencatatkan lonjakan produksi pertanian yang impresif. Produksi beras tercatat naik menjadi 138.691 ton seiring dengan bertambahnya luas panen yang mencapai 54.057 hektare. Di sisi lain, pemerintah juga berhasil menjaga stabilitas harga dengan inflasi daerah yang terkendali pada angka 3,57%.

Tantangan Masa Depan Meski meraih banyak capaian positif, Pemkab Konawe mengakui masih ada tantangan besar yang harus dihadapi. Fokus ke depan akan diarahkan pada pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta transformasi ekonomi berbasis nilai tambah.

“Kami berharap rekomendasi dari pihak DPRD terhadap LKPJ ini dapat menjadi masukan strategis untuk meningkatkan kualitas kebijakan dan program pembangunan Konawe di masa mendatang,” tutup Ferdinand.

Editor : Redaksi

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY