Oleh: H. Makdum Ibrahim (Ketua Ikakas Kab. Mamuju)
Opini Jum’at 23 Januari 2026 M/04 Sya’ban 1447 H.
MAMUJU, SUARA INDONESIA NEWS | Disudut ruang kerja yang sunyi, selembar kertas penuh coretan menjadi saksi kegelisahan yang tak terucap. Nama, tanggal, dan angka-angka kecil tertulis samar, seolah mencoba mengalihkan pikiran dari satu hal yang terus berputar: pengumuman hasil Seleksi Petugas Haji Daerah (PHD) Sulawesi Barat tahun 2026.
Bagi para peserta, proses seleksi bukan sekadar tahapan administratif. Ia adalah perjalanan batin, menguji kesabaran, keikhlasan, dan kesiapan untuk mengabdi kepada tamu-tamu Allah. Setiap coretan kecil adalah doa yang tergores, setiap helaan napas adalah harap agar diberi kesempatan melayani jamaah dengan sebaik-baiknya.
Menunggu hasil berarti belajar berserah. Apapun keputusan yang akan diumumkan, itulah takdir terbaik yang telah ditetapkan. Namun di antara waktu yang berjalan pelan, harapan tetap tumbuh, sederhana namun kuat: semoga yang terpilih adalah mereka yang paling siap secara ilmu, fisik, dan hati, untuk membawa nama baik Sulawesi Barat dalam pelayanan haji tahun 2026.
Sebuah masukan sederhana, kedepan untuk para petugas Haji daerah yang lolos seleksi, sebenarnya sangat layak diganjar dengan mendapat subsidi dari pemerintah, karena tugas PHD sangat mulia dan cukup berat bagi sebahagian orang, melayani jamaah 1 kloter yang berjumlah kurang lebih 400 orang di butuhkan mental dan semangat luar biasa. Kami yakin dengan biaya sendiri bagi PHD, hal ini akan membuat berkah dan pahala yang luar biasa. Selamat Bagi PHD Sulawesi Barat Yang Terpilih. Ingat Tugas Adalah Ibadah.

















