Reses di Wawotobi, H. Majenuddin Serap Aspirasi Sanitasi dan Drainase Warga Lalosabila-Kasupute

Reses di Wawotobi, H. Majenuddin Serap Aspirasi Sanitasi dan Drainase Warga Lalosabila-Kasupute

44 views
0
SHARE

KONAWE, SUARA INDONESIA NEWS |  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe dari Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB), Ir. H. Majenuddin, M.Si., menggelar agenda Reses II Tahun Anggaran 2025 di Kecamatan Wawotobi, Selasa (25/2/2025).

Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Kelurahan setempat ini menyasar dua wilayah sekaligus, yakni Kelurahan Lalosabila dan Kelurahan Kasupute. Agenda ini menjadi wadah krusial bagi warga untuk menyuarakan kebutuhan mendesak di sektor pendidikan, infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi lokal.

Antusiasme Tokoh Masyarakat dan Penggerak Ekonomi

Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kelurahan, tokoh adat, tokoh agama, serta tokoh pemuda. Menariknya, kelompok penggerak PKK dan pelaku usaha rumahan juga turut hadir, menunjukkan bahwa aspirasi yang berkembang tidak hanya soal fisik bangunan, tetapi juga tentang penguatan ekonomi keluarga.

Dalam arahannya, H. Majenuddin yang juga duduk di Komisi C DPRD Konawe, menegaskan bahwa reses adalah mandat undang-undang untuk memastikan suara masyarakat masuk ke dalam sistem penganggaran daerah.

“Tugas kami di parlemen adalah mengawal pokok-pokok pikiran (Pokir) warga hingga benar-benar terakomodasi dalam APBD Konawe. Tanpa pengawalan yang ketat, aspirasi ini hanya akan menjadi catatan. Kami hadir untuk menjamin usulan tersebut menjadi program prioritas pemerintah,” tegas Majenuddin.

Fokus pada Sanitasi dan Air Bersih

Dalam sesi dialog, warga Kelurahan Lalosabila dan Kasupute secara kompak menyuarakan persoalan lingkungan yang kerap menjadi kendala sehari-hari. Beberapa poin utama yang menjadi tuntutan warga antara lain:

  • Perbaikan Sanitasi Air Bersih: Mengingat akses air bersih adalah kebutuhan dasar yang vital.
  • Pembangunan Saluran Pembuangan & Drainase: Sebagai solusi jangka panjang untuk mencegah genangan air dan menjaga kesehatan lingkungan pemukiman.

Merespons hal tersebut, Majenuddin menyatakan bahwa meskipun ia berada di Komisi C, ia tidak menutup mata terhadap persoalan di luar bidang kerjanya.

“Saya membuka diri untuk seluruh keluhan masyarakat, baik itu sektor pendidikan, kesehatan, maupun infrastruktur lingkungan. Kami akan berkoordinasi secara lintas sektoral dengan stakeholder terkait di eksekutif agar usulan pembangunan drainase dan sanitasi ini segera mendapat tindak lanjut,” tambahnya.

Komitmen Mengawal Perubahan

Menutup rangkaian reses, Majenuddin menegaskan kembali komitmennya untuk menjadi jembatan komunikasi yang efektif. Ia berjanji akan memanfaatkan sisa masa jabatannya untuk terus memperjuangkan hak-hak konstituen di Dapilnya.

“Saya akan berusaha semaksimal mungkin. Apa yang menjadi kebutuhan riil di Lalosabila dan Kasupute akan menjadi catatan merah bagi saya untuk diperjuangkan di meja legislatif,” pungkasnya.

Laporan: Redaksi

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY