KONAWE, SUARA INDONESIA NEWS | Anggota DPRD Kabupaten Konawe dari Fraksi PDI Perjuangan, Ir. Joni Pisi, M.Si., menggelar reses masa persidangan II tahun 2026 di Balai Kelurahan Inalahi, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Rabu (11/02/2026).
Di hadapan pemerintah kelurahan dan tokoh masyarakat, Joni Pisi yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan Konawe ini menegaskan bahwa reses merupakan momentum krusial untuk menjaring aspirasi secara langsung. Hal ini dilakukan agar program pembangunan pemerintah daerah tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.
“Reses adalah masa di mana pimpinan dan anggota DPRD bekerja di luar gedung parlemen untuk menemui konstituen di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing. Tujuannya adalah menyerap, menampung, dan menindaklanjuti keluhan warga sebagai bahan penyusunan kebijakan pembangunan ke depan,” ujar Joni Pisi.
Daftar Aspirasi Masyarakat Kelurahan Inalahi
Dalam dialog interaktif tersebut, Joni Pisi menerima berbagai masukan mendesak dari warga. Selain infrastruktur utama, terdapat sejumlah permohonan yang spesifik untuk pemberdayaan ekonomi dan sosial keagamaan, di antaranya:
- Infrastruktur & Utilitas: Perbaikan dan peningkatan jalan wilayah, pemasangan lampu jalan di lorong pasar dan wilayah RW I, serta penyambungan aliran listrik bagi sekitar 112 KK di wilayah RW IV yang hingga kini belum teraliri listrik.
- Sosial Keagamaan: Bantuan perlengkapan alat qasidah/rebana dan pengadaan seragam untuk 90 anggota Majelis Ta’lim yang aktif.
- Kesejahteraan Sosial: Evaluasi penyaluran bantuan PKH yang dinilai warga tidak lancar (hanya diterima sekali, dari yang seharusnya per tiga bulan).
- Ekonomi & Ketahanan Pangan: Permohonan bantuan ternak ayam, budidaya ikan air tawar sistem bioflok, serta dukungan bagi pelaku UMKM lokal.
Komitmen Pengawalan Hingga Realisasi
Merespons banyaknya aspirasi tersebut, Ir. Joni Pisi berkomitmen untuk memilah dan memperjuangkan usulan tersebut agar masuk dalam pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD.
“Apa yang menjadi kewenangan pemerintah daerah akan kami kawal dan perjuangkan sungguh-sungguh sampai terealisasi. Pembangunan harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat luas,” tegasnya.
Kegiatan reses ini berlangsung tertib dan dihadiri oleh Lurah Inalahi Rustam Tabara,S.Ap., jajaran BPD, tokoh agama, serta puluhan warga setempat yang antusias menyampaikan pendapat mereka. (Red SIN/YT)

















