Suara Indonesia News – Kota Cirebon. Festival seni dan budaya dalam rangka Milad Majalah Warisan Budaya Nusantara ke 3 tidak hanya menghadirkan pegiat dan pelaku seni budaya saja tapi juga organisasi sosial masyarakat yang tergabung dalam Moeldoko Center juga ikut hadir dan menikmati gelaran festival seni budaya ini, terlihat dari apa yang disampaikan Kartika Adm Moeldoko Center mewakili Trysa Suherman, SE., Ketua Umum tim MC yang tidak bisa hadir karena kesibukan di Jakarta.
Kartika ditemani Rudi Tomtomo anggota tim dari Lampung berkenan untuk diwawancarai media Cirebon saat senggang dan sebelum berangkat pulang ke Jakarta di teras belakang gedung negara (Sabtu, 11-12-2021), menjelaskan dukungan dan apresiasi atas kegiatan seni budaya yang diadakan dalam rangka Milad Majalah WBN ini, kegiatan ini bisa menjadi wadah untuk mengeksplor seni Budaya peninggalan kerajaan yang ada di Nusantara dan juga dari suku-suku yang ada di tiap pulau se Nusantara untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan melalui budaya yang ada, apalagi dari Cirebon yang memang memiliki beragam seni budaya peninggalan kerajaan yang ada. Dalam Festival ini Moeldoko Center mendapat piagam penghargaan atas dukungannya dalam kegiatan Seni dan Budaya Nusantara.
Tim Moeldoko mendukung kegiatan seni budaya untuk dikembangkan supaya generasi milenial bisa tertarik dan turut berkecimpung mengembangkan bakat seninya dibanding dengan budaya luar dampak globalisasi. Dukungan diberikan saat ada yang meminta contohnya majalah WBN dan dalam waktu dekat kita mendukung kegiatan festival seni budaya di Bali, kegiatan ini diharapkan bisa mengembangkan potensi para seniman untuk mengeksplor kemampuan mereka dan bisa ditampilkan tidak hanya untuk konsumsi daerah saja tapi juga bisa tampil di pentas internasional, Moeldoko Center mendukung mereka.
Lebih lanjut Kartika menjelaskan Moeldoko Center merupakan organisasi yang mendukung kegiatan seni budaya, lingkungan hidup juga pengembangan UMKM dan digital UMKM, juga mendukung seluruh aspek kegiatan kemasyarakatan dan sudah ada programnya yang sudah berjalan, disamping tim yang ada di pusat juga mendirikan posko-posko di daerah termasuk Cirebon juga ada.
Juga membantu pelaku UMKM dalam pembuatan sertifikat halal dan sudah berjalan, juga usaha kecil yang direkrut untuk bisa berkembang lebih maju lagi dengan dibantu pengusaha–pengusaha yang sudah mapan, bagaimana pengelolaan keuangan, pemasaran dan cara berproduksi, kelompok UMKM yang sudah dihimpun baik di pusat maupun melalui perwakilan daerah di posko daerah masing-masing untuk menyusun program yang akan dilakukan dan didukung MC di setiap daerah.
Kegiatan lainnya seperti bulan lalu mengadakan bedah rumah dan memberikan santunan buat anak-anak yatim-piatu, juga yayasan yang membina anak yatim kita bantu, seperti yang pernah diberikan pada yayasan salah satu pesantren di Cilegon, urai Kartika.
Bentuk bantuan bisa sembako, juga beasiswa bagi siswa miskin, juga bentuk buku. Untuk kegiatan lain Moeldoko Center dengan posko di daerah akan menginventarisir kegiatan yang didukung utamanya kegiatan kemasyarakatan.
Kartika dan juga Rudi Tomtomo menerangkan kalau Moeldoko Center saat ini bergerak sebagai organisasi sosial kemasyarakatan dan membantu masyarakat untuk kegiatan positif untuk pengembangan potensi yang ada, “untuk pa Jenderal Moeldoko sendiri belum berpikir soal 2024 mendatang, saat ini beliau mendukung kegiatan sosial
kemasyarakatan untuk membantu masyarakat bisa bangkit dan berkembang baik dalam bentuk seni budaya, lingkungan hidup juga UMKM.”
Bahkan Trysa Suherman, SE., Ketua Umum MC mendukung dan antusias dengan kegiatan sosial masyarakat, kalau tidak sempat hadir seperti saat ini akan diwakilkan oleh tim.
Kartika berharap Moeldoko Center bisa menjalin hubungan dengan seluruh komponen masyarakat untuk mendukung pengembangan potensi yang ada di masyarakat. (Hatta)

















