Suara Indonesia News – Bintan Kepri. Menyambut malam tujuh likur 27 ramadhan, menjelang hari raya Idul Fitri 1443 hijriah Pemuda kampung Tenggel Desa Kelong Kecamatan Bintan Pesisir Kabupaten Bintan sibuk mempersiapkan gerbang hias lampu pelita.
Tradisi gerbang hias dengan lampu pelita , tidak menyurutkan niat para pemuda Kampung Tenggel dalam menyambut malam tujuh likur di masa pandemi covid 19.
Tampak puluhan pemuda dengan antusias mempersiapkan gerbang hias lampu pelita, Kamis (28/04-2022)
Salah satu pemuda Kampung Tenggel Yudi saat dikonfirmasi awak Media Suara Indonesia News menyapaikan” Gerbang hias lampu pelita dikampung Tenggel, tradisi malam tujuh likur sudah menjadi turun temurun warga kami dalam menyambut malam 27 ramdhan. Dengan menyalakan lampu pelita merupakan satu simbol semangat dalam menyambut datangnya malam Lailatu Qodar hingga jelang hari raya.
Dari tahun sebelumnya, biasanya kami menghiasi gerbang hias dengan lampu pelita dengan bahan bakar minyak tanah, sejak bahan bakar minyak tanah sulit didapat, untuk menyemarakan malam tujuh likur kami menghidupkan lampu pelita dengan menggunakan bahan bakar solar dan dipadukan dengan lampu seri biar terlihat semarak dan indah.
Warga Kampung Tenggel sangat menyambut baik penyambutan malam tujuh likur, semoga dapat menyemangati warga mengingat akhir ramdhan, semoga dengan gerbang hias lampu pelita ini warga bisa mengambil hikmahnya dan tradisi ini tetap dilestarikan sampai generasi seterusnya, ungkapnya. (Richa)

















