Jaringan Mahasiswa Peduli Rakyat Sambangi Kantor Pertamina, Ini Tuntutan Aksi

Jaringan Mahasiswa Peduli Rakyat Sambangi Kantor Pertamina, Ini Tuntutan Aksi

324 views
0
SHARE

Suara Indonesia News – Jakarta. Sekelompok mahasiswa yang tergabung dari jaringan Mahasiswa peduli rakyat mengadakan aksi di depan kantor perusahaan milik negara yaitu pertamina. Mereka melakukan aksi yang dikawal dengan aparat kepolisian serta para awak media. Kamis (18/11/21)

Korlap aksi mengatakan, bahwa kita hadir di depan pertamina adalah salah satu bentuk representatif dari kata mahasiswa yang menjadi agen of control sosial dan agen perubahan.

Rahman mengatakan, kami hadir sebagai sekelompok mahasiswa yang sangat peduli dengan keberadaan pertamina,  selain itu kami juga mempunyai tanggung jawab dalam representatif dari kata mahasiswa itu.

Disisi lain ia menambahkan bahwa pertamina ini adalah pucuk yang sangat dibutuhkan oleh seluruh masyarakat, akan tetapi hari kini pertamina dibawah pucuk kepemimpinan direktur utama yang sekarang ini sangat perlu kita berikan kritikan-kritikan yang membangun dan menjaga eksistensi keberadaan pertamina itu sendiri, sebab hari ini pertamina menurut kajian kami bahwa pertamina sedang tidak baik-baik saja melihat analis dibidang pengadaan gas dan sistem managment yang kurang antisipasi dalam menganalisis kejadian yang berkali-kali terjadi yang dapat merugikan uang negara dalam bentuk sistem pengolahan aset-aset yang dimiliki Negara.

Setelah korlap membuka ditambahkan oleh mahasiswa lainnya yang berkata, polemik hari ini kita sama-sama tahu Indonesia adalah salah satu negara yang terkena dampak dari covid-19 yang sudah lama, sehingga seluruh usaha mulai dari pihak swasta, daerah, serta milik negara tentunya harus benar-benar mengkaji dan menentukan arah pengelolaan aset dan keuangan setiap perusahaan.

Mako mengatakan, bahwa pandemi sudah lama di Negara yang kita cintai ini,  sehingga setiap aset negara, daerah diserap perusahaan yang ada didalamnya tentu harus berhati-hati mengelolahnya jangan sampai ada langkah atau kerjasama yang dilakukan untuk keberlanjutan dari perusahaan tersebut.

Sebelum menutup Rahman menyampaikan isi dan maksud kedatangannya bersama kawan-kawan mahasiswa mengatakan dengan kejadian-kejadian mulai dari  direktur utama dan komisaris utama yang seharusnya menjadi satu kesatuan untuk koordinasi  dalam langkah program kerja mulai pengadaan sampai pengelolaan aset yang dimiliki PT. Pertamina tersebut.

Rahman mengatakan, “ok kawan-kawan sebelum kita melanjutkan  perjuangan kita ke KPK,  Kejagung, BUMN kita harus tunjukan kita cinta pertamina jangan sampai ada mafia2 yang menggerogoti  perusahaan yang kita cintai ini.

Pertama  Pertamina dalam memenuhi kebutuhan masyarakat  ia mengambil langkah pengadaan gas dengan salah satu PT Andarko yaitu LNG mozambik menurut kajian dari neraca gas yang dikeluarka kementerian  ESDM yang menyatakan  bahwa indonesia akan mengalami kekurangan bahan bakar gas 2025, sehingga pertamina mencari perusahaan atau negara  yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia agar keberlanjutan terpenuhi yaitu didapatkan dari LNG mozambik. Langkah tersebut benar dan harus diambil oleh pertamina, akan tetapi sebelum mengambil dan menekan kontrak kerjasama itu tentunya harus ada penelitian lapangan,  kajian, serta analisis  yang kuat agar tidak terjadi kerugian dalam setiap langkah.

Kalau kita track  perjalanan  antara PT pertamina dan LNG mozambik ini sudah berlangsung  sejak 2013 sampai 2019 yang akhirnya di tanda tangani dua pihak perusahaan tersebut, ternyata diawali tahun pertamina baru mengadakan analisis  kembali dengan adanya ucapan komisaris utama yang kita kenal yaitu Akok, dimana antara satu kesatuan yang harus dikomunikasikan dan menjadi tanggung jawab bersama, agar tidak ada buntut atau kejadian yang dapat menyebabkan kerugian ditengah pandemi covid19. Ternyata informasi yang kita dapatkan dari beberapa bahan informasi pertamina mendapatkan  gugatan dari anak perusahaan PT. Andarko yaitu LNG mozambik ini juga kita mengkaji bahwa kenapa adanya informasi gugatan dari Perusahaan tersebut,

yang kedua juga menjadikan kajian untuk kami atas pernyataan yang dikeluarkan oleh bapak komisaris utama yaitu bapak agak yang mengatakan adanya kejanggalan dalam pembelian portofolio LNG mozambik.

Ketiga kami mengkaji  atas kejadian kebakaran yang terjadi selama tahun ini sudah kurang lebih 2 atau 3 kali kejadian. Dalam kajian kami menghasilkan gagalnya pihak manager pt pertamina karena tidak mampu menjaga aset PT.  Pertamina.

Maka dari ini kami mendesak dan akan tetap turun di lembaga yang menjadi tanggung jawab baik PT.  Pertamina , KPK,  Kejagung dan Kementerian BUMN dengan  tuntutan:

  1. Mendesak KPK kejagung segera mengusut kasus pembelian portofolio pertamina kepada LNG mozambik secara cepat dan transparan agar tidak ada oknum mafia yang mendapatkan keuntungan dan bisa merugikan negara atas dugaan adanya tuntutan 40T.
  2. Mendesak kementerian BUMN mencopot salah satu yang merugikan negara antara Dirut Pertamina dan Komisaris utama PT Pertamina.
  3. Mendesak Dirut atau kementerian BUMN segera copot Manager PT. Pertamina karena dianggap gagal menjaga aset dari kejadian yang merugikan negara melalui pengelolaan aset pertamina .
  4. Bebaskan pertamina dari mafia-mafia yang bisa merugikan negara melalui PT. Pertamina. (RHM)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY