INDRAMAYU, SUARA INDONESIA NEWS | Tim Penggerak PKK Kabupaten Indramayu menggelar Seminar Perempuan dengan tema “Rahasia Perempuan Sehat, Cantik Alami, Berenergi di Setiap Usia”.
Kegiatan ini dihadiri pengurus TP PKK dari tingkat kabupaten hingga desa/kelurahan, perwakilan GOW Kabupaten Indramayu, serta undangan lainnya. di Aula BJB pada Minggu, (16/08/26)
Menghadirkan narasumber utama adalah Ir. Niken Tantyo Sudharmono Chase, M.M., MBA, praktisi Functional Medicine sekaligus penulis buku best seller Niken – Saya Bukan Dokter, Super Alarm & Super Kontrol: Penjaga Tubuh Kita, dan Superhero Tubuh – Mikrobiota yang Menakjubkan.
Dalam sambutannya, Pengurus TP PKK Hj. Idah Nuryani, S.E., Kabupaten Indramayu menekankan pentingnya kesehatan perempuan sebagai fondasi keluarga dan masyarakat yang berkualitas.
Perempuan sering kali mengutamakan kebutuhan orang lain, namun sering lupa merawat kesehatan diri sendiri.
Padahal, perempuan yang sehat mampu menjalankan perannya secara optimal dan melahirkan generasi serta keluarga yang lebih sehat.
Seminar ini juga dikaitkan dengan semangat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kemerdekaan tidak hanya soal bebas dari penjajahan, tetapi juga kesempatan untuk hidup sehat, berdaya, dan menjaga kualitas hidup di setiap tahapan usia.
Salah satu wujud semangat kemerdekaan adalah peduli terhadap kesehatan, dimulai dari diri sendiri.
Materi yang dibahas meliputi pentingnya makronutrisi (karbohidrat, protein, dan lemak sehat) serta mikronutrisi (vitamin dan mineral) untuk menjaga daya tahan tubuh, metabolisme, kesehatan tulang, kulit, hingga keseimbangan hormon.
Peserta juga mendapat pemahaman tentang fase premenopause dan menopause yang merupakan proses alami akibat penurunan hormon estrogen, serta cara mempersiapkan diri agar tetap sehat, percaya diri, aktif, dan berenergi.
Pesan Narasumber Dalam tanggapannya setelah seminar, Niken menyampaikan bahwa banyak orang Indonesia baru menyadari pentingnya kesehatan setelah sakit.
“Tujuan saya adalah mengajak orang-orang untuk sehat dulu, jangan tunggu sakit,” tegasnya.
Menurutnya, pola hidup sehat yang perlu diterapkan sehari-hari meliputi pola makan, pola tidur, pola puasa, olahraga, dan pemenuhan vitamin.
Solusi-solusi tersebut relatif mudah diterapkan tanpa perlu alat-alat rumit. Respons peserta dinilai sangat bagus dan responsif.
Harapan Niken, para ibu yang mengikuti seminar dapat menjadi contoh sehat bagi keluarga.
“Nanti kalau mereka sudah sehat, semuanya jadi ikut sehat,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan perempuan serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi keluarga dan masyarakat di Kabupaten Indramayu.
Ilmu yang diperoleh diharapkan tidak berhenti pada peserta, melainkan diteruskan kepada keluarga, tetangga, dan lingkungan sekitar sehingga manfaatnya semakin luas. (Toro)

















