Dirjen Pendis Kemenag RI, Meresmikan Penggunaan Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam...

Dirjen Pendis Kemenag RI, Meresmikan Penggunaan Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Kampus IAIN Lhokseumawe

89 views
0
SHARE
Foto: Dirjen Pendis Kementrian Agama RI Prof. Dr. Phil Kamaruddin Amin, MA peresmian pengunaan Gedung FEBI dimulai dengan pemotongan pita oleh bapak Dirjend di dampingi Rektor Kampus IAIN Dr. Hafifuddin, MA dan Dr. Iskandar, M. Si sebagai Dekan FEBI.

Suara Indonesia News – Lhokseumawe, Dirjen Pendis Kementerian Agama RI Prof. Dr. Phil Kamaruddin Amin, MA meresmikan penggunaan gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Kampus IAIN Lhokseumawe di Aula Febi Kota Lhokseumawe. Acara tersebut dimulai pukul 08.00 sampai pukul 10.00. Acara peresmian pengunaan Gedung FEBI dimulai dengan pemotongan pita oleh bapak Dirjend di dampingi Rektor Kampus IAIN Dr. Hafifuddin, MA dan Dr. Iskandar, M. Si sebagai Dekan FEBI. (08/09/19)

Dalam sambutanya Prof. Dr. Phil Kamaruddin Amin, MA mengharapkan kepada fakultas ekonomi untuk meningkatkan kontribusi dan perannya dalam pengembangan ekonomi syariah. Dalam kesempatan itu beliau juga mengharapkan agar seluruh civitas akademika agar meningkatkan kualitas karena persaingan kita semakin luas.

“Kita harus meningkatkan kualitas ke taraf dunia. Kemampuan dosen dan mahasiwa harus menyamai dosen dan mahasiawa di Eropa,” Untuk masa sekarang hal itu dapat terjadi karena kita tidak lagi disekat batas giografis dan tritorial.

Kita dapat juga mengakses ilmu pengetahuan dan literatur di berbagai negara dan benua. Kementerian Agama sangat konsen untuk meningkatkan kualitas pendidikan islam. tambahnya.

Dalam kesempatan itu Rektor IAIN Lhokseumawe Dr. Hafifuddin, MA mengharapkan agar civitas akademika FEBI untuk memaksimalkan fasilitas gedung baru ini untuk meningkatkan peran pendidikan, penelitian dan pengabdian sebagai tridarma perguruan tinggi. Acara peresmian ini diikuti oleh ratusan peserta dari civitas akademika IAIN Lhokseumawe dengan khitmat.

Reporter Iskandar Ibrahim.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY