UNAAHA, SUARA INDONESIA NEWS | Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., menegaskan bahwa fokus utama pembangunan daerah saat ini bermuara pada dua hal mendasar, yakni peningkatan pertumbuhan ekonomi dan penurunan angka kemiskinan.
Penegasan tersebut disampaikannya di hadapan civitas akademika dan ratusan wisudawan saat memberikan sambutan dalam Wisuda Sarjana ke-XXXI Universitas Lakidende (Unilaki).
Acara sakral yang mengusung tema “Dari Almamater untuk Masyarakat: Berani Bermimpi, Bertumbuh, dan Mengabdi” tersebut digelar di Gedung Wekoila, Unaaha, Kabupaten Konawe, pada Sabtu (31/10/2026).
Dalam paparannya, Bupati Yusran tidak sekadar menyampaikan teori, melainkan membeberkan data empiris di hadapan para lulusan. Ia mencatat tren positif pertumbuhan ekonomi Konawe yang menyentuh angka 12,28 persen pada tahun 2025, naik signifikan dari tahun sebelumnya. Capaian ini menjadikan Konawe sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi paling agresif.
“Kita mencintai Konawe dengan memahami keadaannya, mengenali kebutuhannya, kemudian mengambil bagian dalam memperbaiki kehidupan masyarakatnya,” tegas Yusran di hadapan tamu undangan, di antaranya Kepala Biro Umum Kemendagri Asmawa Tosepu, perwakilan Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultan Batara Dr. Syahruddin, Ketua DPRD Konawe I Made Asmaya, serta Ketua Yayasan Lakidende.
Meski pertumbuhan ekonomi melesat, orang nomor satu di Konawe ini mengingatkan bahwa kemajuan tersebut harus bersifat inklusif. Ia memaparkan adanya penurunan angka kemiskinan dari 13,25 persen pada 2024 menjadi 12,78 persen di tahun 2025.
“Pertumbuhan yang tinggi perlu memperluas kesempatan kerja dan kesejahteraan. Capaian pembangunan ini merupakan hasil kerja bersama yang perlu terus dijaga dan ditingkatkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yusran Akbar menantang para lulusan baru untuk tidak sekadar menjadi penonton di daerah sendiri. Ia meminta para sarjana membiasakan diri membaca data secara utuh dan turun langsung ke masyarakat untuk menjawab persoalan nyata, mulai dari sektor pertanian, industri, hingga pengelolaan sumber daya air.
“Di sinilah pendidikan tinggi memiliki arti yang sangat penting. Kita membutuhkan lulusan yang mampu membaca persoalan, mengolah pengetahuan, dan menghasilkan solusi konkret yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” tandasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati yang akrab disapa Yusran ini kembali menekankan visi Konawe Bersahaja (Berdaya Saing, Sejahtera, Adil, dan Berkelanjutan). Ia berharap Unilaki terus melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas serta kepedulian sosial yang tinggi.
Editor : Redaksi

















