JMSI Sultra Award 2025: I Made Asmaya Dinilai Berhasil Perkuat Harmoni Sosial...

JMSI Sultra Award 2025: I Made Asmaya Dinilai Berhasil Perkuat Harmoni Sosial di Konawe

217 views
0
SHARE

KONAWE, SUARA INDONESIA NEWS |  Ketua DPRD Kabupaten Konawe, I Made Asmaya, S.Pd., MM, berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang JMSI Sultra Award 2025. Ia dinobatkan sebagai penerima penghargaan untuk kategori Tokoh Representasi Keberagaman dan Simbol Pluralisme Daerah. (22/12-25)

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan konsistensi I Made Asmaya dalam merawat nilai-nilai kebhinekaan serta memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat Konawe yang majemuk. Ia dinilai berperan aktif dalam mendorong politik inklusif, membangun dialog lintas budaya, serta melahirkan kebijakan yang menjunjung tinggi persatuan.

Di bawah kepemimpinannya, DPRD Konawe dinilai sukses menjadi wadah aspirasi yang adil dan representatif bagi seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang.

Menanggapi pencapaian tersebut, I Made Asmaya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Tenggara. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Konawe ini berharap JMSI Sultra dapat terus bergerak progresif dalam mengawal demokrasi serta memperkuat literasi publik.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, melainkan untuk seluruh masyarakat Konawe yang terus konsisten menjaga persaudaraan dalam keberagaman,” ujar Made. Ia juga menambahkan harapannya agar JMSI tetap independen sebagai pilar pembangunan daerah. “Semoga JMSI Sultra semakin maju dan konsisten menghadirkan informasi yang mencerdaskan,” imbuhnya.

Selain I Made Asmaya, JMSI Sultra juga memberikan penghargaan kepada Wakil Ketua II DPRD Konawe, Nasrullah Faizal, SH, untuk kategori Pengawal Kebijakan Transparansi Anggaran.

Sebagai informasi, JMSI Sultra Award 2025 merupakan ajang apresiasi bagi tokoh-tokoh daerah yang dianggap memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan, penguatan demokrasi, serta peneguhan nilai-nilai kebangsaan di Sulawesi Tenggara.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY