Jumah Mubarak 26 Mei 2023  M/ 06 Dzulkaidah 1444 H

Jumah Mubarak 26 Mei 2023  M/ 06 Dzulkaidah 1444 H

379 views
0
SHARE

Oleh: Ust. Makdoem Ibrahim, S.Th.i.. MA.  (Kasubag bina mental  & spritual kesra provinsi Sulbar)

Suara Indonesia News. “Sungguh, jika engkau mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu.”

[Q.S az-Zumar (39):65]

Syirik akan membuat amal kita terbagi-bagi, terpotong-potong. Karena kita melakukan satu perbuatan dengan berbagai macam niat. Setiap potongan dari amal itu akan pergi mengikuti niatnya. Jadi satu perbuatan itu tak lagi utuh, sudah tercabik-cabik.

Bayangkan jika kita melakukan satu amal, selain ditujukan kepada Tuhan, juga diniatkan agar orang lain melihat kita, agar bisa menjalankan kewajiban, agar kita meraih pahala. Akhirnya amal tersebut terpisah-pisah, tak punya ruh.

Tauhid adalah ketunggalan. Tentang keesaan, tak berbilang, tak ada dualitas. Jika jiwa terbagi-bagi, ia terombang-ambing, seolah tak tahu arah.

Intinya, tak peduli apakah amal tersebut besar atau kecil, selama dilakukan semata-mata hanya untuk Tuhan, maka amal tersebut tetap utuh naik ke singgasana Ilahi. Amal tersebut tak sirna, bahkan memiliki kehidupan.

Tuhan meliputi segalanya. Saat diri ini berada dalam diri Tuhan, sebenarnya kita telah terhubung dengan segalanya, terhubung dengan segala kebaikan. Jadi tak perlu membagi-bagi pikiran kita, mau ini atau mau itu. Jika seorang hamba telah menyatu dengan-Nya, apakah dia akan kekurangan sesuatu?

Kata orang-orang Sufi, “Jika seseorang terhubung dengan baik kepada Ilahi, orang itu akan terhubungan dengan segalanya.” (Hamma)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY