Korban Pengerusakan dan Penganiayaan di Apertement Pantai Mutiara Penjaringan Jakarta Utara Berujung...

Korban Pengerusakan dan Penganiayaan di Apertement Pantai Mutiara Penjaringan Jakarta Utara Berujung Laporan Ke Polda Metro Jaya

896 views
0
BERBAGI

Suara Indonesia News – Jakarta Utara. Peristiwa  penyerangan dan pengerusakan serta penganiyaan yang dilakukan oleh sekitar 200 orang  sekolompok orang yang tidak dikenal di Apartemen pantai Mutiara Penjaringan Jakarta Utara, pada 12-9-2022 lalu berbuntut dilaporkan peristiwa itu kepolda metro jaya.

“Kami telah melaporkan pada Polda Metro Jaya sesuai SSTLP/B/4805/IX/SPKT/Polda Metro Jaya tentang Pengrusakan dan Pengeroyokan,” ujar Capt lawyers Budi Setyo Utomo. SH, MH,C.IL, saat memberikan “Klarifikasi ke-2” conferensi pers di jalan Melur No.06 Rt/Rw 01/13 Rawa Badak Utara Kecamatan Koja Jakarta Utara, Rabu (21/09/2022).

Kuasa Hukum dari Kantor Hukum Bisma Raya Pasopati itu berharap agar laporan warga korban di Apartemen pantai Mutiara pluit jakarta utara itu segera ditindak lanjuti secepatnya, dan Ia yakin Polda Metro jaya akan segera menerjunkan Anggotannya.

“Sesuai kejadian yang dilakukan oleh sekitar 200 orang itu, kami yakin Polda Metro Jaya akan segera merespon cepat dan langsung melakukan penyidikan,” harapnya.

Budi juga menambahkan, segala bentuk Intimidasi dan disertai Pengeroyokan dan Pengerusakan tidak dibenarkan di dalam Hukum. Dia juga memesan kepada Kapolri untuk memberantas cara cara premanisme seperti kejadian di Apartement pantai Mutiara pluit Penjaringan Jakarta Utara, ucapnya.

“Kami berharap kepada Kapolda Metrojaya Irjen Fadil Imran memonitor dan menekankan kepada Penyidik dalam menangani kasus tersebut seiring,  komitmen Kapolri berkaitan dalam penataan dan perbaikan sistem didalam organisasi kepolisian, pihak kepolisian harus turut mengawal kasus kasus yang bertindak secara premanisme yang ada dilingkungan Apartement pantai mutiara,” tegasnya.

Sementara itu, Vincent selaku salah satu perwakilan penghuni  Apartement pantai Mutiara pluit Jakarta utara, juga menginginkan sekaligus meyakinkan pada warga bahwa kasus ini tetap berlanjut dan warga diharap tenang dan tidak panik. “Kasus ini tetap berjalan dan warga tetap tenang dan jangan panik,” pintanya.

Tambahnya Vincent,  Ia berharap kejadian seperti itu tidak pernah terjadi lagi dan vincent juga mempercayai pada pihak kepolisian untuk ikut menjaga dan melindungi keamanan dan kenyamanan warga.

“Kami percaya pada pihak kepolisian pasti memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi warganya,” tutupnya Vuncent mengakhiri. (Aro Ndraha)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY