TEGAL, SUARA INDONESIA NEWS | Kebersamaan dan semangat kepramukaan membahana di CGV Transmart Tegal saat Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tegal sukses menggelar nonton bareng (nobar) film Pramuka bersama Disdikbud dan Kemenag Kota Tegal. Selasa 29 September 2026.
Ketua Kwarcab yang juga Sekda Kota Tegal, drg. Agus Dwi Sulistyantono mengatakan, sinergi erat antara Kwarcab, Disdikbud Kota Tegal, dan Kantor Kemenag Kota Tegal dalam membina generasi muda, sangat penting dan sebuah keharusan demi mewujudkan generasi muda Kota Tegal yang berkarakter, tangguh, dan berdaya saing tinggi.”kata drg Agus.
Berlangsungnya acara drg. Agus Dwi Sulistyantono memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan menyerahan trofi membanggakan bagi para pemenang dan juara favorit lomba Estafet Tunas Kelapa Tingkat Kota Tegal Tahun 2026.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tegal, drg. Agus Dwi Sulistyantono, mengungkapkan, Film mahakarya Alamanda Pictures ini menghadirkan potret luar biasa tentang ketangguhan tunas muda dalam menaklukkan setiap rintangan. Berlandaskan jiwa setia pada Tri Satya dan Dasa Darma, kisah ini menjadi sumber inspirasi besar bagi seluruh elemen Gerakan Pramuka.
Melalui jalinan cerita yang kuat, penonton diajak menyelami arti tanggung jawab, kekompakan, aksi saling menolong, hingga pembentukan mental yang berani dan tangguh.
“Film ini sangat patut ditonton karena sarat makna dan menyajikan teladan nyata yang hidup bagi Pramuka di semua tingkatan,” ungkapnya drg Agus penuh kagum.
Mewakili Kepala Kantor Kemenag Kota Tegal, Sunaryono, mengapresiasi diadakannya nobar film Pramuka. Menurutnya film tersebut menceritakan pelajar yang menerapkan nilai-nilai kepramukaan yang bisa diterapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Sekretaris Disdikbud Kota Tegal, Sarwono Singgih, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan momen yang sangat spesial dan baru pertama kalinya diadakan nobar bersama kepala sekolah atau unsur pendidikan, yang diharapkan setelah menonton film Pramuka bisa menginspirasi dan mengenalkan kepada para peserta didik tentang kepramukaan.
“Film ini mengajarkan nilai-nilai kepramukaan yang bisa dikenalkan kepada para peserta didik,” ujarnya.
Meskipun saat ini tengah digempur dengan kecanggihan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) maupun search engine Google, namun yang perlu dibangun adalah karakter yang baik, agar peserta didik memiliki pribadi yang baik pula.”pungkasnya. (Zaen)

















