PT.Butonas Tetap Peroduksi Walaupun Izin Usaha Mati, Gaji Pekerja Buruh Pabrik Belum...

PT.Butonas Tetap Peroduksi Walaupun Izin Usaha Mati, Gaji Pekerja Buruh Pabrik Belum Terbayarkan

2,815 views
0
SHARE

Edisi Pertama.

Suaraindonesianews – Konawe, Sebagai Perusahaan berskala Nasional, PT.Butonas merupakan sebuah perusahaan yang kusus menyediakan produk insutri bahan kontruksi jalan  berupa Asphalt. Tapi ironisnya PT.Butonas yang beroprasi di Desa Abeli Sawah Kec.Anggolomoare Kab.Konawe Prov. Sulawesi Tenggara jauh dari kesan perusahaan yang profesional,  mengedepankan keselamatan kerja dan Hak pekerja/ Buruh sesuai amanah Undang No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Tiem Formasi ( Forum masyarakat Sipil Sultra) dan  Media SI melakukan kunjungan sekaligus investigasi kelokasi perusahaan PT.Butonas atas Laporan dari masyarakat setempat yang bekerja di perusahaan tersebut, hasilnya begitu mengiriskan memasuki kawasan pabrik dengan jelas terpampang baliho besar bertuliskan “Utamakan keselamatan dan kesehatan kerja”.

Tetapi sangat  jauh dari harapan dan kenyataan lapangan, tampak terlihat para pekerja buruh dan karyawan pabrik tidak ada yang menggunakan peralatan sefti standar yang sudah di atur Pemerintah. Nampak pekerja dengan hanya menggunakan baju kaos dan sendal jepit seadanya tanpa menggunakan helm pengaman kerja sedang  melakukan aktifitas kesehariannya di atas mesin pencampur dalam lokasi Pabrik.

Salah seorang Buruh yang sudah bekerja dua tahun di perusahaan penghasil asphalt tersebut  (Tidak bersedia di sebut namanya) mengatakan “ kami disini belum pada terima Gaji, sudah dua minggu gaji kami belum dibayarkan oleh pihak manajemen perusahaan dan kami semua pekerja pabrik tidak ada yang dapat jaminan kesehatan sebagai mana aturan pemerintah.”

Pihak manajemen yang sempat di temui di areal pabrik mengatakan “ kami sudah meminta kepada manajemen di pusat agar segerah gaji buruh di kirimkan, tapi sampai saat ini pihak pusat belum merespon, kami juga tidak dapat mengambil kebijakan disini semuanya pusat yang tentukan. Kalau masalah jaminan keselamatan kerja Helm pernah kami adakan tapi kata para pekerja hilang. Memang pernah ada kejadian sala-satuh buruh waktu bekerja terkenah serpihan batu campuran asphal sampe kepalanya bocor,  kami pihak perusahaan menanggung biaya berobatnya.  ” Ujarnya.

Mengenai izin usaha memang izin kami sudah mati sekitar bulan satu tahun ini, tapi kami sudah melakukan perpanjangan izin di dinas perizinan konawe tapi terkendala administrasi pusat belum mengirimkan, mengenai kami tetap melakukan produksi walaupun izin kami mati, di karenakan permintaan stok asphal begitu banyak trus kami juga sudah mendapat restu taktertulis dari orang perizinan kab.konawe beliau katakan jalan saja makanya kami hanya beroprasi pagi sampe sore saja, biasanya sampe malam tetap kerja. Bersambung Edisi Dua (Pernyataan mengejutkan Kadis Perizinan Konawe tentang PT.Butonas). (Red.SI)

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY