Puluhaan Warga Masyarakat Kabupaten  OKU Rame-rame datangi Kantor PLN Baturaja

Puluhaan Warga Masyarakat Kabupaten  OKU Rame-rame datangi Kantor PLN Baturaja

360 views
0
SHARE

Suara Indonedia News – Baturaja OKU, Warga Masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang tergabung dalam koalisi masyarakat peduli keadilan (KOMPAK), mendatangi kantor PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Baturaja, Rabu (20)/11/19).

Kedatangan puluhan masyarakat tersebut untuk menggelar aksi menuntut perbaikan pelayanan dari pihak PLN terkait listrik yang sering padam pasca terjadinya ledakan di Gardu Induk (GI) Baturaja.

“Ya kami menununtut agar pihak PLN bisa meningkatkan pelayananannya, kami pelanggan ini bayar setiap bulan jadi wajar jika kami menuntut agar pelayanan ditingkatkan,” kata Bowo Sunarso selaku Koordinator aksi.

Dikatakan Bowo, Setiap bulan pelanggan PLN membayar tagihan listrik, dan hal itu tidak ada toleransi dari pihak PLN jika pelanggan menunggak.

“sekalipun kita tidak punya uang sebagai pelanggan tetap harus bayar, telat sedikit didenda, nunggak diputuskan, sedangkan kalau listrik padam pelanggan yang dirugikan,” ketusnya.

Massa yang menggelar aksi ini dijaga ketat oleh aparat kepolisian Polres OKU,  mereka ditemui langsung oleh Manager PLN ULP Baturaja H. Moh Rasyid.

“Pasca terjadi ledakan gardu induk, kami terus berupaya secara maksimal agar listrik di Baturaja bisa menyala, dan upaya itu Alhamdulillah bisa diatasi,” ujar Rasyid

Pengerjaan perbaikan pasaca ledakan gardu induk (GI) itu  terus dilakukan bahkan pihak kami teah bekerja sesuai SOP. “seluruh petugas kita kerahkan bahkan kita juga meminta bantuan dari unit lainnya, faktor alam juga tidak bisa kita hindari seperti pohon roboh, tiang patah dan lain sebagainya pasti akan terjadi pemadamaan,” jelasnya.

Dikatakan Rasyid, pihaknya juga bekerjasama dengan pihak ketiga (vendor)  untuk melakukan pembenahan dan pemeliharaan , pihak ketiga ini dibawah Svervisor pelayanan teknik, “memang yang mengerjakan pihak ketiga kita mengarahkan namun jika keadaan darurat kita semua turun kelapangan untuk melakukan perbaikan,” ujarnya.

Sementara Amrul Alamsyah, salah satu peserta aksi menyampaikan kepada pihak  PLN agar melibatkan masyarakat dalam melaksanakan pekerjaan pemangkasan pohon atau  tanaman yang mengganggu jaringan kabel listrik, pelibatan masyarakat itu penting supaya masyarakat yang wilayah nya ada pekerjaan tersebut mendapatkan pejerjaan yang nenghasilkan uang atas pekerjaan tersebut. Amrul juga meminta agar aliran listrik di wilayah desa-desa yang ada di Kabupaten OKU ini harus mendapat perlakuan yang sama  dengan di kota, karena pelanggan PLN yang ada di desa, juga sama-sama membutuhkan aliran listrik seoerti pelanggan PLN yang ada di kota.

Hasil krsepakatan dari aksi damai ini Baik dari pihak massa “KOMPAK” dan Pihak PLN ULP Baturaja menyepakati,  bahwa pihak PLN ULP Baturaja berkomitmen meningkatkan pelayanan keandalan suplay aliran listrik kepada pelanggan di seluruh wilyah OKU.

Terkait kompensasi atas seringnya kejadian pemadaman listrik diwilayah OKU PT PLN (persero) ULP Baturaja akan memgajukan kompensasi tersebut ke UP3 Lahat.

Untuk pemadaman listrik terencana akan disampaikan melalui media massa, cetak, elektronik maupun online sedangkan untuk pemadaman tidak terencana akibat gangguan alam(bencana alam) pihak jPLN akan berusaha secapat mungkin untuk melakukan percepatan penormalan suplay aliran lisytrik. PT PLN ULP Baturaja bersama “KOMPAK” bersama-sama besinergi dan saling menginformasikan apabila ditemukan indikasi-indikasi yang menyebabkan terjadinya ganguan suplay aliran listrik serta PT PLN ULP Baturaja akan meningkatkan pengawasan terhadap pihak ketiga selaku petugas pelayanan teknik.

Hasil Kesepakatan tersebut dituangkan dalam berita acara yang di tandatangani oleh kedua belah pihak serta di cap basah oleh PT PLN (Persero) ULP Baturaja. (Oki)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY