Wabup Konawe Tinjau Lokasi Banjir di Desa Waworaha Kecamatan Lambuya

Wabup Konawe Tinjau Lokasi Banjir di Desa Waworaha Kecamatan Lambuya

740
0
BERBAGI

Suara Indonesia News – Konawe. Tinggi nya intensitas hujan yang melanda Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, beberapa hari terakhir mengakibatkan beberapa rumah warga di sebagian wilayah konawe berdampak banjir. Seperti yang terjadi di Desa Waworaha, kecamatan Lambuya, puluhan rumah terendam air dan ratusan hektar lahan pertanian warga ikut terendam. Rabu (24/06-20).

Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara,ST.MM., mengunjungi warga terdampak banjir di desa Waworaha dengan menggunakan perahu, Gusli berkeliling untuk melihat secara langsung kondisi warga masyarakat yang terdampak banjir. Dalam kesempatan itu, dirinya juga turut memberikan bantuan sembako bagi warga terdampak banjir di Desa Waworaha.

Dalam keteranganya kepada media, Gusli Topan Sabara membenarkan Desa Waworaha memang menjadi langganan banjir tiap tahun nya kala musim penghujan tiba. “Kita berharap curah hujan tidak lagi meninggi sehingga genangan air di desa ini bisa segera surut,” ujar mantan Ketua DPRD Konawe itu.

Gusli menambahkan, dari hasil pemantauan langsung bersama Kepala Desa setempat, sebanyak 74 rumah warga di desa Waworaha terendam dengan ketinggian bervariasi antara 50 cm hingga 1 meter. Warga terdampak banjir itupun llangsung diberikan bantuan paket sembako untuk menjamin pemenuhan pangan warga sambil menunggu air segera surut.

“Semua kepala keluarga (KK) di desa Waworaha kita berikan bantuan. Totalnya ada 134 paket sembako. Tapi kita utamakan dulu warga yang terdampak banjir. Paket sembako ini berasal dari bantuan PT VDNI untuk warga Konawe,” tuturnya.

Sebagai langkah antisipasi kedepan, Wabub Konawe menyarankan, agar warga desa Waworaha baiknya mendirikan rumah panggung sebagai tempat tinggal mereka dan keluarga. Apalagi dari pantauan di lokasi banjir, rata-rata bangunan yang terdampak parah genangan air memang seperti kebanyakan bangunan lain. Sehingga dengan model rumah panggung tersebut, meskipun ketinggian banjir mencapai satu meter, warga setempat tetap aman dan tak perlu meninggalkan kediaman mereka.

“Hari ini kita sudah antar bantuan sembako. Kekurangannya akan ditambah pihak BPBD Konawe. Kami juga atas nama pemkab Konawe akan memperhatikan aspek kesehatan warga. Intinya, yang sifatnya jangka pendek kita sediakan secepatnya,” tandas Gusli Topan Sabara.

Sementara itu, Kepala Desa Waworaha, Karman menuturkan, penduduk di wilayahnya berjumlah 448 jiwa alias 147 KK. Katanya, warga terdampak banjir di wilayahnya sebagian masih masih bertahan di kediamannya masing-masing. Sebagian lagi, sudah melakukan evakuasi mandiri ke rumah tetangga maupun kerabat yang lebih aman. Ia menyebut, selain merendam rumah, banjir di desa Waworaha juga menggenangi areal perkebunan warga yang didominasi tanaman hortikultura dan kakao.

Untuk tanaman kakao jumlahnya 400 hektar lebih. Sementara, tanaman hortikultura kurang lebih 200 hektar yang terendam banjir, ucap Kades Waworaha. (Red SI/YT)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY