0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon.  Membuat gerakan Cisanggarung Agung untuk menyelamatkan Sungai Cisanggarung, yang menjadi salah satu sungai yang melintang di wilayah Kabupaten Cirebon.

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag, mengatakan, Sungai Cisanggarung, memiliki panjang 66 kilometer.

Hulu sungai tersebut, ada di kawasan Darma, Kabupaten Kuningan, dan hilirnya di Losari perbatasan antara Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Sementara, lanjut Imron, aliran Sungai Cisanggarung yang berada di wilayah Kabupaten Cirebon, sepanjang 17 kilometer. Sungai itu pun menjadi penyuplai kebutuhan air pertanian utama.

“Sungai Cisanggarung, menjadi tumpuan warga Kabupaten Cirebon. Seluruh irigasi di bagian wilayah timur pun dialiri oleh sungai ini,” kata Imron di Kabupaten Cirebon, Kamis (24/6/2021).

Imron mengatakan, Sungai Cisanggarung saat ini dihadapkan sejumlah permasalahan yang mengakibatkan sering meluap, hingga membanjiri kawasan permukiman penduduk sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS).

Bencana akibat Sungai Cisanggarung terparah, kata Imron, terjadi pada awal 2018, yakni, banjir bandang.

Akibat kejadian tersebut, ribuan warga terdampak dan sebagian besar harus mengungsi.

“Banjir yang melanda akibat luapan sungai tersebut, hingga ketinggian 1,5 meter,” kata Imron.

Melalui gerakan Cisanggarung Agung, kata Imron, perlu dilakukan sejumlah upaya untuk menjaga kelestarian sungai tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pun diminta untuk menyadarkan masyarakat sekitar DAS.

“Sungai ini bermanfaat besar untuk Kabupaten Cirebon. Mari dijaga dengan baik, sehingga nantinya tidak hanya memberikan unsur edukasi tetapi ekonomi,” kata Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag.

Berdasarkan data dari BPBD Jabar, Kabupaten Cirebon, memiliki risiko bencana tinggi urutan sembilan di Jabar, dengan urutan pertama Kabupaten Cianjur dan terakhir Kota Bogor.

Potensi bencana di DAS Cisanggarung, yakni, banjir, banjir bandang, longsor, kekeringan, dan kebakaran hutan.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jabar Drs. Edy Heryadi, M.Si mengatakan, untuk bencana banjir akibat luapan Cisanggarung berpotensi berdampak ke 36 desa, banjir bandang 67 desa, longsor 3 desa, kekeringan 19 desa, dan kebakaran 62 desa.

Untuk menghadapi bencana tersebut, kata Edy, pemerintah harus membuat masyarakat tangguh dengan menjalankan beberapa isu strategis, di antaranya melakukan gerakan edukasi, pengurangan bencana, penanggulangan berbasis iptek, dan optimalisasi.

“Dalam upaya pemeliharaan Cisanggarung tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, tetap pemerintah, akademisi, masyarakat, dunia usaha, dan media massa,” kata Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jabar Drs. Edy Heryadi. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag meresmikan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Al-Burhany Pondok Pesantren As-Salafiyah Bode Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon, Kamis (24/6/2021).

Imron berpesan, agar masyarakat bisa memanfaatkan BLK ini sebaik mungkin. Menurutnya, di era globalisasi ini pendidikan tidak hanya ditempuh secara formal tetapi harus ada pendidikan khusus untuk penunjang di dunia kerja.

“Di era globalisasi ini banyak persaingan di dunia kerja. Sehingga selain ilmu pendidikan secara formal, kita juga butuh ilmu keterampilan penunjangnya sehingga BLK ini tempatnya,” katanya Imron.

Imron mengatakan, adanya BLK Komunitas Al-Burhany Pondok Pesantren As-Salafiyah Bode ini sangat sempurna. Sebab, di ponpes ini semua yang dibutuhkan ada. “Di sini (Ponpes, Red) ada pesantren, pendidikan dan BLK semua ada,” katanya.

Imron mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap dengan adanya BLK ini, bisa bermanfaat dan bisa mengurangi angka pengangguran.

“Saya yakin dengan adanya BLK ini masyarakat mempunyai keterampilan. Sehingga untuk masuk dunia kerja sudah siap bersaing dengan orang lain,” katanya.

Selain itu, kata Imron, BLK ini nantinya bisa bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Cirebon. Bahkan nanti dinas tersebut akan melihat apa yang dibutuhkan oleh perusahaan.

“Pelatihan ini agar anak-anak kita selain ilmunya mumpuni juga ditopang keterampilan yang sangat baik. Sehingga nantinya santri dan masyarakat bisa mengisi pembangunan yang ada di Kabupaten Cirebon khsususnya Indonesia pada umumnya,” katanya.

Sementara itu, Pimpinan Yayasan Al-Burhany Ponpes As-Salafiyah, KH. Badrudin Hambali mengatakan, pembangunan tempat BLK ini merupakan bantuan dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi RI pada tahun 2020.

“Pada tahun 2020 pertengahan, ponpes kami mendapatkan bantuan Rp 1 miliar dengan rincian Rp 500 juta untuk bangunan BLK sedangkan Rp 500 jutanya untuk sarana dan prasarana,” katanya.

Ia mengungkapkan, dengan selesainya bangunan BLK ini pihaknya harus segera diresmikan. Pasalnya, gedung BLK ini harus segera dipergunakan karena sudah ada masyarakat yang akan belajar.

“Alhamdulillah sekarang Bupati Imron sudah meresmikan bangunan BLK ini. Semoga ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Cirebon serta bisa mencetak para pekerja yang mempunyai keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja,” kata KH. Badrudin Hambali. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Kota Cirebon. Penjagaan dan perawatan inventaris mako adalah Utama dan pokok. Khusus bagi anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas dinas penjagaan Mako pada saat itu. Menjaga barang inventaris milik dinas merupakan tugas dan kewajiban bagi setiap anggota Polri. Kapolsek Lemahwungkuk Iptu Wawan Hermawan, SH, mengingatkan kepada para anggotanya yang saat ini sedang melaksanakan tugas di Mako Polsek lemahwungkuk untuk melaksanakan pengecekan beberapa inventaris dinas, Kamis (24/06-21).

Di tempat terpisah Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan SH., S.IK., MH, melalui Kapolsek Lemahwungkuk menyampaikan “pengecekan alsus sebagai kesiapsiagaan mako dan antisipasi gangguan Kamtibmas serta pengecekan instalasi listrik antisipasi adanya konsleting yang dapat menimbulkan terjadinya kebakaran,”  jelasnya.

Masih kata Kapolsek “terlebih lagi alat komunikasi. Perlu mendapatkan perhatian khusus apakah berfungsi dengan baik atau tidak Apakah Pesan yang disampaikan melalui alat komunikasi yang ada di Polsek bisa didengar oleh Mako Polres Cirebon kota dan jajaran apa tidak,” tegas Iptu Wawan Hermawan, SH.

Kegiatan dilaksanakan  Ipda Maman Surakhman Kanit Binmas selaku Piket Pawas dan dihadiri oleh jajaran Piket Fungsi Siaga Mako Polsek Lemahwungkuk dengan jumlah personil 7 anggota. Alsus Lengkap dan berfungsi guna antisipasi gangguan Kamtibmas Serta Pam Siaga Mako, tutup Iptu Ngatidja, SH.MH, Kasi Humas Polres Cirebon Kota. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. Cuaca yang berubah dalam beberapa minggu terakhir, membuat warga masyarakat banyak mengalami penurunan imunitas pasalnya kurangnya asupan vitamin yang diterima tubuh dibarengi pandemi covid belum juga reda, sehingga jumlah warga yang terpapar covid mengalami peningkatan secara signifikan.

Prihatiningsih, Kuwu Desa Kaliwulu saat ditemui di ruang kerjanya (Kamis, 24-06-2021) menjelaskan singkat kalau yang terpapar tidak dalam satu rumah tapi tersebar di lingkungan RW di komplek perumahan Kaliwulu dan telah menginstruksikan tim PPKM tingkat RW untuk memantau pergerakan warga yang terpapar juga memberi bantuan untuk isolasi mandiri.

Menyikapi hal tersebut Hardomo, Ap. MM., menjelaskan di ruang kerjanya (Kamis, 24-06-2021), kita sudah bicarakan dengan aparat muspika dan juga Prihatiningsih Kuwu Desa Kaliwulu Senin lalu dan rencana akan dilokdon untuk mencegah penyebaran virus nya, sesudah dirembug lagi dengan perangkat desa, RT dan RW di perumahan maka yang dilakukan penyekatan di lingkungan RW saja menggalakan PPKM skala mikro dilingkungan RW untuk memantau warga  yang terpapar, baik yang berhubungan langsung yang datang ke rumah atau beraktivitas keluar  di lingkungan perumahan tersebut.

Disamping itu juga Pemdes diintruksikan untuk meningkatkan PPKM Mikro di lingkungan tersebut juga di wilayah desa Kaliwulu, dan melihat kondisi keluarga warga yang terpapar, masuk kategori apa? Kalau keluarga mampu ya kita pantau pergerakannya tapi kalau warga tidak mampu harus dibantu untuk makan dan sembakonya juga vitamin dan obat-obatan yang dibutuhkan  supaya mereka bisa istirahat dan mengisolasi diri dengan tenang untuk memutus rantai penyebaran covidnya.

Hardomo berharap supaya Pandemi covid cepat berakhir supaya masyarakat bisa beraktifitas secara normal dan ekonomi bisa pulih kembali juga pembangunan bisa berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan baik tingkat desa maupun kabupaten. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Yoga Windy Agustian, 27, seorang Master of Ceremony (MC) harus menghuni dinginnya lantai dibalik jeruji besi.

Tuntutan gaya hidup dan jeratan hutang pinjaman online membuatnya nekat membobol rumah kliennya sendiri.

Pelaku yang merupakan warga perum PPS, Desa Suci, Kecamatan Manyar ini melakukan aksi pencurian perhiasan dengan total berat kurang lebih 80 gram dan uang tunai sebesar Rp 10 juta. Selain menjadi MC, tersangka sering mendapatkan jasa iklan di akun instagram pribadinya.

Ia beraksi seorang diri. Hubungannya dengan korban yang merupakan kliennya bernama Akhmad Syaiful Latif, 28, warga Perum Permata Suci (PPS) sudah sangat akrab, karena tersangka merupakan MC saat pernikahan korban.

Sudah beraksi dua kali, pertama Kamis 3 Juni saat di rumah korban berpura-pura ke toilet kemudian mengambil sejumlah perhiasan korban.

Pelaku kemudian menuju depan salah satu hotel, mengecek keaslian perhiasan sebelum dijual di Mojokerto dan mendapatkan uang sebesar Rp 24 juta.

Ada empat buah perhiasan dan satu gesper sabuk yang imitasi langsung dibuang oleh tersangka di sungai.

Beberapa hari kemudian, pada Sabtu 5 Juni pelaku kembali beraksi saat mengetahui status whatsapp (WA) istri korban yang sedang berlibur keluar kota bersama suaminya.

Berpura-pura menanyakan keberadaan korban untuk sekadar mampir mengambil mic. Saat itu, pelaku datang mengendarai mobil mpv ke rumah korban yang kosong sekitar pukul 20.00 Wib.

Dia masuk dalam rumah korban karena telah mengetahui letak kunci. Pelaku beraksi mengambil kunci dan membuka almari rumah korban dan mengambil perhiasan seberat 1,46 gram, dua buah gelang 2 gram, satu cincin 2 gram, empat gelang lapisan emas, uang tunai Rp 10 juta. Barang curian itu dimasukkan ke dalam saku celana.

Kemudian dia mengunci pintu dan pagar rumah korban seperti sedia kala lalu meninggalkan lokasi kejadian. Apes, aksinya ini terekam CCTV rumah korban.

Perhiasan itu digadaikan di pegadaian Gresik. Hasil kejahatan kedua, tersangka mendapat uang sebesar Rp 4,5 juta.

Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana, S.I.K., M.H.mewakili Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.I.K., M.M. menerangkan pelaku pencurian dengan pemberatan pembobolan rumah ini diamankan kurang dari sepekan.

“Uang hasil curian digunakan untuk membayar hutang, memenuhi gaya hidup tersangka sendiri. Sebagian hasil curian dibelikan pakaian dan lain sebagainya. Modusnya memang pertama hutangnya banyak dan gaya hidup,” ungkap Iptu Bima Sakti, Kamis (24/6/2021).

Gaya hidup tersangka ini seperti selebgram. Mulai dari travelling, kemudian shopping atau belanja barang branded.

Tersangka selain terjerat pinjaman online, dia juga memiliki hutang kepada Wedding Organizer yang menggandengnya, tersangka tak kunjung menyetor uang hasil job manggung.

Hubungan korban dan tersangka sudah kenal lama sejak tahun 2017. Karena sudah kenal dengan korban tahu lokasi barang berharga disimpan.

Alumni Akpol 2013 itu merinci, korban mengalami kerugian hingga Rp 38 juta.

“Berdasarkan rekaman CCTV, keterangan saksi dan korban, kita dalami pelaku. Pelaku berhasil ditangkap Reskrim Polsek Manyar dirumahnya tanpa perlawanan,” terangnya

Sementara hasil penyidikan baik dari korban atau saksi, tersangka masih beraksi seorang diri

Barang bukti yang diamankan Polisi berupa surat perhiasan emas, satu buah kalung emas kadar 16 karat, kalung emas kadar 16 karat, perhiasan emas model kancing kadar 6 karat dengan berat 3,5 gram, gelang emas perhiasan kadar 8 karat berat 5,8/4,6 gram. Empat buah kalung perhiasan emas. Satu buah gelang gesper huruf berat 1,46 gram.

Kemudian barang-barang branded berharga jutaan rupiah berupa kaos singlet bermerk, kaos jeans, celana pendek bermek, kemeja motif batik.

Yoga nama panggung tersangka, hanya bisa tertunduk lemas di Mapolsek Manyar.

Pria berstatus duda yang juga kerap menerima endorse di media sosial instagram ini hanya bisa melihat barang curian berupa emas, beserta pakaian dan sepatu dengan harga mahal yang dibelinya dari uang hasil mencuri dipajang saat pers release.

“Saya menyesal pak, tidak akan mengulanginya lagi.” jawab Yoga pelan.

Kini, pria yang memiliki 5 ribu pengikut di instagram ini harus meringkuk di balik jeruji besi. Dia dijerat dengan pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. (Hari Riswanto)

0

Suara Indonesia News – Surabaya. Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, menangkap satu orang pemuda yang telah melakukan dugaan ujaran kebencian melalui media sosial (medsos) Facebook. Dengan nama akunya “Umar Fauzhi Aschal”.

Pemuda yang berhasil diamankan yakni, Umar Fauzhi, (25) warga Kampung Nyiur, Desa Pangpong, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Madura.

Kronologi kejadiannya, bahwa pada hari Selasa tanggal 22 Juni 2021, sekira pukul 16.00 WIB. pemilik akun facebook atas nama “Umar Fauzhi Aschal”. Telah menulis status provokatif yang ditulis di grup ” Kabar Bangkalan”.

Isi dari status tersebut berbunyi, “Sekilas info malam ini jam 7, sehubungan antar Kabupaten diadakan kumpul bersama yakni tretan madureh di tanean suramadu yang katanya mau ngerusak atau bakar tenda merapat tretan”.

Dengan kejadian ini, polda jawa timur melalui Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyampaikan, bahwa perkembangan kasus Covid-19 di dunia mengalami peningkatan. Dan masyarakat di Indonesia juga alami peningkatan, sedangkan di Jawa Timur seperti di Bangkalan, Madura juga mengalami peningkatan.

“Atas dasar inilah, pemerintah bersama Kodam V Brawijaya dan Polda Jatim, melakukan penyekatan di Jembatan Suramadu. Tujuannya untuk menekan penyebaran Covid-19,” jelas Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kamis (24/6/2021) petang.

“Namun ditengah upaya menekan penyebaran Covid-19, masih ada masyarakat yang melakukan kegiatan dengan menyebarkan berita yang menimbulkan gejolak di Madura, sehingga tim dari Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim. Berhasil mengamankan satu orang yang menyebarkan ujaran kebencian dengan mengajak masyarakat melawan upaya pemerintah jatim dalam melakukan penyekatan di suramadu,” tambah Kombes Pol Gatot Repli.

Pemuda ini sehari-hari bekerja di esxpedisi di wilayah Kenjeran, Surabaya. Yang bersangkutan beberapa kali telah memposting ujaran kebencian, motif dari pelaku sendiri adalah ikut-ikutan temannya.

“Dari pengungkapan ini polisi berhasil mengamankan barang bukti satu buah hanphone milik pelaku,” pungkasnya.

Dari pengungkapan tersebut, tersangka akan dikenakan Pasal 45A ayat (2) UU ITE Nomor 19 Tahun 2016, dengan ancaman paling lama 6 tahun dan atau Pasal 14 UU Nomor 1 tahun 1946 dengan ancaman pidana 10 tahun.

Sementara itu Wadirkrimsus Polda Jatim AKBP Zulham, mengungkapkan, bahwa modus pelaku memposting yang isinya berupa ajakan kepada kelompok di madura. Untuk melakukan aksi terhadap penyekatan di Suramadu.

“Atas dasar postingan itu, anggota melakukan patroli siber dan dilakukan penyelidikan dan didapat pemilik akun dan akhirnya diamankan. Saat di intrograsi bahwa pelaku hanya ikut-ikutan,” jelas AKBP Zulham, Wadirkrimsus polda jatim.

Setelah berhasil diamankan, pelaku menyesali perbuatannya dan berjanji tidak melakukan kembali.

Sedangkan pelaku saat dirilis di polda jawa timur, yang didampingi oleh pamannya. Pelaku secara terbuka meminta maaf kepada kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat jawa timur.

Pelaku mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) dengan menerapkan 5M. (Hari Riswanto)

0

Suara Indonesia News – Jombang. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jombang mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Jombang dalam ungkap kasus upaya penyelundupan narkoba ke dalam Lapas Kelas IIB Jombang kurun dua tahun terakhir.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Bupati Jombang, Munjidah Wahab kepada Kasatresnarkoba Polres Jombang AKP Moch Mukid dalam peringatan Hari Anti Narkotika Nasional (HANI) Tahun 2021 di ruang Bung Tomo, Gedung Pemkab Jombang, Kamis (24/6/2021).

Bersamaan pula diberikan penghargaan kepada Kepala Lapas kelas IIB Jombang, Mahendra Sulaksana. Penyerahan penghargaan didampingi Kepala BNN Kota Mojokerto, AKBP Suharsi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang, saya ucapkan terima kasih kepada anggota Satresnarkoba Polres Jombang yang telah berprestasi dalam ungkap kasus narkoba,” ujar Mundjidah di sela pemberian penghargaan.

Sebagaimana catatan dalam dua tahun terakhir, Satresnarkoba Polres Jombang telah menangkap dan menetapkan tersangka pelaku yang berupaya menyelundupkan narkoba ke dalam lapas yang digagalkan petugas Lapas.

Pada Senin 24 Agustus 2020 lalu, polisi meringkus perempuan berinisial VN, asal Kesamben, Jombang yang berupaya menyelundupkan 1800 butir pil dobel ke Lapas melalui buah salak pesanan napi berinisial H yan tak lain adalah suaminya sendiri. Sekitar 4 jam setelah kejadian, VN berhasil dibekuk di rumah orang tuanya di daerah Kabupaten Nganjuk.

Tiga bulan kemudian, tepatnya 11 November 2020, Polres Jombang menetapkan Narapidana Nasiril Caki sebagai tersangka penerima atas percobaan penyelundupan sabu-sabu dan pil ekstasi melalui kerupuk. Sementara, pengirimnya saat ini masih diburu oleh polisi.

Terakhir, Selasa (25/5/2021) lalu, polisi meringkus pemuda berinisial AR (31) yang berusaha mengirim 6 narkotika sabu-sabu ke dalam penjara dengan modus disembunyikan di dalam 18 buah cabai rawit. Aksi pemuda asal Desa Sambongdukuh, Jombang digagalkan petugas lapas.

Kasatresnarkoba Polres Jombang AKP Moch Mukid mengatakan, penghargaan itu menjadi motivasi tersendiri dalam pengungkapan kasus peredaran narkoba yang merusak generasi bangsa.

Mukid menyatakan, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut tidak lepas dari kerja keras anggota serta sinergitas semua pihak yakni pemerintah dan lapas serta stakeholder lainnya yang mendukung upaya pemberantasan narkoba di kota santri ini.

“Kami sampaikan terima kasih atas penghargaan ini. Pemberantasan peredaran narkoba dibutuhkan peran masyarakat serta dukungan semua instansi. Kami berharap tetap bersinergi,” tandasnya. (Hari Riswanto)

0

Suara Indonesia News – Malang. Dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke 75 dan HUT Dokkes Polri ke 75. Pusdokkes Polri dan seluruh Biddokkes Polda, seluruh Rumkit Bhayangkara, serta Urkes jajaran melaksanakan Bhakti Kesehatan Polri di seluruh Indonesia.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, dalam sambutannya menyebutkan pada “Kegiatan Bakti Sosial Kesehatan dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara ke-75 tahun 2021”, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Tema yang diangkat pada peringatan Hari Bhayangkara ke-75 kali ini adalah “Transformasi Polri yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju”.

Salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhayangkara ke-75 ini adalah Bhakti Sosial Kesehatan yang dilaksanakan di Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang. Objek dari acara Bakti Sosial Kesehatan ini adalah masyarakat pra sejahtera khususnya masyarakat sekitar Kecamatan Kasembon dan para petani Kasembon.

Sebanyak 100 kepala keluarga yang saat ini bekerja sama dengan Inkoppol. Para petani Kasembon ini bekerja sama dengan Inkoppol melalui kegiatan budidaya penanaman pisang dan durian pada lahan seluas 10 (sepuluh) hektar yang berlokasi di wilayah Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur KPH Malang Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Selain menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat, kegiatan ini juga merupakan Program Moderasi Beragama Inkoppol. Program Moderasi Beragama dilaksanakan sebagai wujud implementasi tujuan Inkoppol yaitu dengan menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat dalam rangka mencegah pola pemikiran ekstrim yang cenderung mengarah pada radikalisme.

Wilayah Kecamatan Kasembon dipilih sebagai lokasi pilot project Program Moderasi Beragama dengan pertimbangan historis bahwa lokasi tersebut pernah digunakan sebagai tempat persembunyian dan bermukimnya teroris DR. Azhari yang ditangkap pada tahun 2005. Selanjutnya Inkoppol RI juga berperan aktif dalam pemulihan ekonomi masyarakat Kecamatan Kasembon.

Selain program budidaya penanaman, Inkoppol juga telah memberikan bantuan berupa beras sebanyak 20 kg per/bulan untuk seluruh 55 petani yang menjadi mitra Inkoppol selama proses tanam hingga panen, atau sekitar 12 Bulan.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Baksoskes, Irjen Pol. (purn) Drs. Mudji Waluyo, S.H., M.M, menyatakan, Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-75 tahun 2021, Inkopol RI telah mendapatkan dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Dan staf khusus presiden bidang pencegahan dan penanggulangan terorisme. Untuk melaksanakan program moderasi beragama inkopol melalui kegiatan tanam pisang dan durian dilahan luas 10 Hektare yang berlokasi di wilayah kerja perum pertani di devisi Regional Jatim. Malang di wilayah Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Jatim.

“Dalam rangka mewujudkan peningkatan kesejahtraan masyarakat petani Kasembon. Inkopol memiliki program memberikan bantuan sosial berupa beras sebanyak 20 kg per/bulan untuk 55 petani,” kata Ketua Panitia Pelaksana Baksoskes, Irjen Pol. (purn) Drs. Mudji Waluyo, S.H., M.M.

Sementara itu, khusus giat baksos di Jawa Timur, dari Pusdokkes polri bersama Inkopol polri. Dalam pelaksanaanya didukung oleh Biddokkes polda jatim, RSB jajaran polda jatin dan Urkes polres Batu.

Sedangkan pelaksanaan bakti kesehatan (bhaktikes) polri di wilayah polda jatim. Dimulai tanggal 21 Juni 2021 sampai saat ini. Beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan di jawa timur diantarnya ;

Giat Operasi bibir sumbing, yang dilaksanakan di RSB Kediri, RSB Tulungagung, RSB Bojonegoro dan RSB Bondowoso, dengan total pasien sebanyak 70 orang.

Giat Operasi katarak, dilaksanakan di RSB Batu, RSB Bojonegoro, dengan total pasien sebanyak 37 orang. Sedangkan untuk Khitan massal, dilaksanakan di RSB Lumajang, dengan total pasien sebanyak 12 orang.

Giat Medical Check Up yang dilakukan kepada Purnawiarawan Polri, dilaksanakan oleh semua RS Bhayangkara di wilayah polda jatim, dengan total peserta sebanyak 164 orang.

Sedangkan giat Vaksinasi Covid-19 massal, dilaksanakan oleh Biddokkes polda jatim, RSB jajaran dan Urkes polres jajaran. Untuk vaksin pertama sebanyak 16.279 sedangkan vaksin ke dua sebanyak 3.840.

Selain itu, Pusdokkes Polri, RS Polpus RS Soekanto, bekerja sama dengan Inkopol, dibantu Polres Batu, Biddokkes Polda Jatim dan urkes jajaran.

Seluruh RS Bhayangkara di Polda jatim menyelenggarakan Bhaktikes bagi masyarakat di Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, yang diselenggarakan pada tanggal 20-24 Juni 2021.

Kegiatan yang sudah berjalan diantaranya, pemeriksaan kesehatan masyarakat penderita penyakit khronis sebanyak 134 orang, pembagian paket obat, paket prokes Covid-19, Pembagian paket sembako, yang dilaksanakan secara home visite (door to door) di wilayah Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang.

Sementara puncak pelaksanaan bhaktikes akan dilaksanakan di balai Kecamatan Kasembon Malang pada tanggal 24 Juni 2021, pada pukul 09.00 Wib. Yang nantinya kegiatan ini akan dihadiri okeh Kapusdokkes Polri, Karumkit Polpus RS Soekanto, Ketua Inkoppol pusat, Kabiddokkes Polda Jatim, Bupati Malang, dan Kapolres Batu.

Sedangkan Karumkit Bhayangkara Brigjen Pol Asep H, menyatakan, acara bhakti sosial kesehatan ini adalah rangkaian HUT Bhayangkara ke-75 sekaligus dalam rangka memperingati HUT Kedokteran dan kesehatan Polri ke-75, bahwa bakti sosial kesehatan yang dilaksanakan meliputi kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan kepada 75 keluarga mitra petani inkopol.

“Kegiatan bhakti sosial ini kerjasama pusdokkes polri, RS Bhayangkara tingkat I, Biddokkes Polda Jatim, Rumkit Bhayangkara tingkat II Samsuri Martoyo se-Surabaya, Rumkit Bhayangkara tingkat II Kediri, Rumkit Bhayangkara tingkat III Batu Malang dan Rumkit Bhayangkara jajaran polda jatim,” sebutnya.

Sementara itu Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi., M.M, menyampaikan mengucapkan terima kasih masyarakat di Kabupaten Malang telah dibantu dari sisi kesehatan maupun ekonomi.

“Kegiatan bakti sosial kesehatan ini sangat penting dalam pembangunan kesehatan di Kabupaten Malang,” pungkasnya. (Hari Riswanto)