0

Suara Indonesia News – Sukorejo. Wakil Bupati Kendal, H. Windu Suko Basuki, S.H bersama anggota DPRD Kabupaten kendal beserta rombongan berkunjung ke Pondok Pesantren Darul Amanah Ngadiwarno Sukorejo Kendal. Rabu, 11/8/2021.

Kedatangan Wakil Bupati Kabupaten Kendal dan rombongan tersebut disambut hangat oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Darul Amanah KH. Mas’ud Abdul Qodir didampingi Direktur TMI H. Muhammad Fatwa, M.Pd serta dewan asatidz.

Pimpinan Ponpes Darul Amanah KH. Mas’ud Abdul Qodir mengungkapkan kebahagiaanya atas kunjungan perdana Wakil Bupati Kabupaten Kendal di Pondok Pesantren Darul Amanah.

“Kami ucapkan terima kasih kepada bapak H. Windu Suko Basuki, S.H beserta rombongan berkenan mampir di pesantren kami, semoga pertemuan silaturahmi kali ini membawa keberkahan dan sebagai wujud sinergitas antara pemerintah dengan pesantren,” ungkapnya.

Dalam pertemuanya, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Amanah juga menambahkan kisah singkat tentang profil berdirinya pondok pesantren dan perkembangannya sejak berdiri hingga sekarang telah memasuki usia 31 tahun.

H. Windu Suko Basuki, S.H juga menyampaikan dihadapan pimpinan dan keluarga besar pondok pesantren darul amanah bahwa beliau pernah mengenyam pendidikan di pondok pesantren walisongo ngabar ponorogo jawa timur dan bercerita tentang pengalaman beliau saat menjadi santri.

Kunjungan kali ini tentunya juga untuk silaturahmi langsung kepada keluarga besar pondok pesantren darul amanah sebagai wujud sinergitas antara pemerintah dan pesantren.

“Pondok Pesantren merupakan sebuah lembaga tempat atau wadah mencetak generasi muda yang disiapkan untuk menjadi kader-kader pemimpin bangsa dan tentunya harus didukung oleh semua pihak”, ungkapnya.

Beliau juga menyampaikan tentang peran pemerintah kabupaten kendal saat ini di masa pandemi adalah membantu proses vaksinasi kepada seluruh guru dan santri pondok pesantren darul amanah sehingga proses belajar dan mengajar bisa berjalan dengan baik.

Setelah pertemuan selesai bapak H. Windu Suko Basuki, S.H beserta rombongan diajak keliling oleh pimpinan untuk melihat komplek asrama dan kelas santri.  (Nur K)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. Polemik pembangunan revitalisasi Pasar Rakyat Desa Jungjang Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon kian melebar.

Kali ini, sebuah akun facebook dengan nama Sonjaya yang diduga milik salah anggota HIMPPAS mencuitkan di Komentar group Facebook bahwa “Endut” telah menerima uang sejumlah 1,5 milyar dari proyek pembangunan revitalisasi Pasar Rakyat Desa Jungjang.

Endut merupakan salah satu perangkat Desa Jungjang yang menjabat sebagai Kepala Dusun (Kadus) dan mempunyai nama asli “Sanwasi”.

Dirinya tidak menerimakan hal tersebut sehingga melaporkan  Sonjaya ke pihak Kepolisian Resor Kota Cirebon guna ditempuhnya proses hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Dikarenakan cuitan Sonjaya tersebut, bukan hanya saya dan keluarga saya yang dirugikan karena disangka terima uang sejumlah 1,5 Milyar,”Ujar Sanwasi alias Endut

“Akan tetapi proses pembangunan revitalisasi Pasar Rakyat Desa Jungjang juga menjadi terhambat karena asumsi masyarakat maupun pedagang menjadi bermacam-macam,” Lanjutnya

“Maka saya mengambil sikap tegas dengan membuat laporan kepolisian guna tegaknya supremasi hukum, serta agar oknum-oknum yang diduga membuat polemik Pembangunan Revitalisasi Pasar Rakyat Desa Jungjang menjadi melebar dapat diberantas,” Ucap Sanwasi alias Endut

Sanwasi alias Endut, membuat laporan polisi di Kepolisian Resor Kota Cirebon terkait dugaan penyemaran nama baik dan penyebaran berita bohong melalui media elektronik yang diduga dilakukan akun Facebook bernama Sonjaya. Sanwasi juga didampingi oleh kuasa hukumnya yakni H. Hasan Bisri MS, S.Pdi, SH, MH. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1443 H, Gresspedia bersama komunitas Gresik Cangkrukan mengadakan aksi sosial dengan membagi sembako kepada warga tidak mampu di seputaran Gresik Kota. Rabu (11/8/2021).

Kegiatan kali ini di dukung oleh Polres Gresik dan NGO Panceng Kita, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto S.H., S.I.K., M.M mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan rekan netizen gresik ini sangatlah baik dan mulia.

“Tujuannya aksi sosial ini sebagai bentuk kepedulian Polri bersama rekan semua untuk memberi dukungan kepada masyarakat tidak mampu dan juga terdampak pandemi Covid-19,” tutur Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto S.H., S.I.K., M.M.

Koordinator Aksi Sosial Dedy Triatmono mengatakan kegiatan Gresspedia Peduli kali ini kita mengusung tema “Nyangkruk Peduli” kami sudah menyiapkan sebanyak 50 paket sembako berupa beras, mie instan dan juga masker yang siap di bagikan kepada masyarakat.

“Tidak banyak yang kami berikan, tapi kami berharap dapat bermanfaat dan meringankan beban warga yang terkena dampak pandemi Covid-19 ini,” kata Dedy Triatmono.

Sasaran pembagian meliputi pemukiman Warga Sekitar Rel KA Jl Arif Rahman Hakim, Warga disabilitas rusunawa Karang Turi. Warga kurang mampu Tenger Manyar Gresik.

Komunitas Gresik Cangkrukan juga memberi santunan berupa uang tunai kepada Kakek Tuna Netra yang bernama Waras bermukim di desa blandongan.

Dedy Triatmono juga menyampaikan “Tak lupa kami juga kami mengingatkan warga bahwa pandemi belum berakhir, hendaknya tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada. Jangan abai dan utamakan menjaga kesehatan untuk diri sendiri dan keluarga,” pungkasnya. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Riau. Setelah 70 tahun, pengelolaan Blok Rokan yang semula dikelola PT. Chevron Pasific Indonesia (CPI) telah diambil alih oleh PT Pertamina (Persero) melalui unit usaha PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) sejak 9 Agustus 2021. Seperti diketahui, sejak 1951 Blok Rokan dikelola oleh Caltex yang kemudian berganti nama menjadi Chevron dengan total produksi hingga kini mencapai 11,69 miliar barel.

Mengacu pada data dari SKK Migas, produksi terangkut (lifting) minyak Blok Rokan pada semester I tahun 2021 ini rata-rata mencapai 160.646 bph atau 97,4% dari target di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 sebesar 165.000 bph. Artinya tingkat produktivitas Blok Rokan masih optimal hingga kini.

Isu ini menjadi perhatian Pijar Melayu, sebagai organisasi non pemerintah yang concern pada kesejahteraan masyarakat Riau. Pijar Melayu menilai pengalihan pengelolaan Blok Rokan pada PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR) patut disyukuri semua pihak, baik masyarakat Indonesia umumnya terlebih bagi masyarakat Riau khususnya.

Direktur Eksekutif Pijar Melayu Rocky Ramadani, SP menyampaikan Pengelolaan Blok Rokan bakal menjadikan Pertamina sebagai produsen migas terbesar Nasional. Hal ini tentunya akan memberikan faedah ekonomi lebih optimal bagi pendapatan Negara dari sektor migas. Di sisi lain, keikutsertaan pemerintah Provinsi Riau dalam participating interest (PI) secara langsung juga akan mendongkrak pendapatan daerah. Belum pula komitmen working interest (WI) yang secara signifikan akan meningkatkan kapasitas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Migas Provinsi Riau. Rabu (11/8/2021).

Pijar Melayu sebagai kelompok kajian strategis mengharapkan BB operasi Pertamina di Blok Rokan dapat memberikan kontribusi signifikan kepada provinsi Riau dengan memberdayakan perusahaan dan tenaga kerja lokal sehingga muncul rasa kepemilikan dari putra daerah.

Riau terkenal dengan julukan “Negeri di bawah minyak, di atas minyak”, seyogyanya masyarakat Riau bangga dan patut disyukuri. Akan tetapi, pada masa lampau masyarakat Riau kecewa dan merasakan ketidakadilan yang mendalam akibat minimnya keterlibatan penduduk asli Riau dalam bisnis minyak, di kampung mereka sendiri serta minimnya alokasi pembangunan untuk Riau sebagai Provinsi petro-dollar.

“Keputusan pemerintahan Presiden Jokowi mengakhiri kerjasama dengan PT.Chevron Pasific Indonesia (CPI) di Blok Rokan serta dialihkan pengelolaannya pada Pertamina perlu diapresiasi masyarakat Riau. Kita yakin dan percaya, Pertamina mampu menepis rasa kekecewaan dan ketidakadilan masyarakat Riau yang selama ini terabaikan”, Terang Rocky yang juga ketua PW HIMMAH Riau ini.

Tambahnya kita berharap kepada Pertamina dalam mekanisme pengelolaan tidak hanya mengadopsi tim ahli dari asing, tetapi juga memberdayakan potensi putra daerah, yang mana kita semua yakin dan percaya bahwa kita juga unggul dari segi kualitas sumber daya manusia. Sehingga, pengalihan pengelolaan blok rokan ke pertamina tidak hanya covernya saja, tetapi juga sampai pada substansinya.

Pijar Melayu minta kepada Pertamina Hulu Rokan, agar mengoptimalkan pengelolaan CSR terhadap masyarakat Riau agar meningkatkan taraf hidup kesejahteraan masyarakat, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, dan perekonomiannya. (Rocky)

0

Suara Indonesia News – Kota Tebing Tinggi. Wali Kota Tebing Tinggi Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan M.M dalam sambutannya,  mengatakan di tahun 1443 Hijriyah yakni pada bulan Muharram  pandemi covid 19 masih cenderung terus meningkat, Ibadah, doa dan dzikir tidak boleh berkurang. Untuk itu kita harus  tetap selalu menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan sehingga Ibadah kita dapat terus dilakukan, ujar walikota Selasa (10/08-2021) di Mesjid Agung jalan sudirman kota Tebing tinggi,

Walau dalam keadaan sempit , dan lapang , Allah menguji kita, apakah kita masih mengingat Allah dalam keadaan seperti ini? Ini harus kita pikirkan, betapa banyak saudara-saudara kita yang kehilangan orang tuanya , bahkan ada juga anak-anak yang kehilangan kedua orang tuanya , kehilangan kakaknya dan saudara-saudaranya akibat covid-19″

Pandemi Covid-19 ini juga merupakan suatu ujian. Oleh karena itu, Wali Kota berpesan ,agar kejadian pandemi Covid-19 dapat dijadikan sebuah momentum di tahun 1443 Hijriyah ini sebagai bahan koreksi dan evaluasi diri terhadap hubungan kita dengan Allah.

“Bahwa Di Tebing Tinggi saja sudah lebih dari 63 orang yang telah  berpulang ke Rahmatullah, ini menjadi suatu  ujian bagi kita semua,

Oleh karena itu , Mari kita jadikan ini sebagai sebuah momentum kepada kita di tahun 1443 Hijriyah ini, apa yang telah kita perbuat,? apakah Allah murka kepada kita? Atau memang menguji kita,? Dan apakah Allah sayang kepada kita,? sehingga  semua yang telah dilakukannya untuk kita, merupakan suatu ujian agar kita kembali benar-benar  beriman dan bertakwa kepada Allah dengan sesungguh-sungguh bertaqwa,” ujar Wali Kota.

Menanggapi pandemi Covid-19 yang masih terus meningkat di Kota Tebing Tinggi, Walikota menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang tak ada manfaatnya, lebih baik mengadakan kegiatan fastabiqul khairat , melakukan pengayoman, pendidikan dan pembinaan, serta perhatian kepada kaum duafa, yatim piatu, ataupun kepada orang yang fisabilillah.

Sementara itu, Ustad Dr.H. Achyar Zein ,M.ag dalam tausyiahnya menyampaikan perihal hijrah yang dapat memberikan nuansa baru untuk memperoleh kebahagiaan hidup didalam islam. pahamilah nikmat-nikmat hidup bahagia itu? apakah hasil itu kita peroleh dari usaha  sendiri,? Atau dari Allah, dan ini merupakan suatu pelajaran bagi kita, Nabi pernah melakukan hijrah dan ini di ulangi beberapa kali di dalam Alquran.

Saya mengingatkan  Bagaimana pentingnya hijrah itu di dalam kehidupan seorang pembaharu, seorang pemikir. Seseorang yang pembawa pesan moral yang  diterima di tempatnya itu, hal ini sudah hampir merupakan hukum alam akan tetapi yang bersangkutan selalu diterima di tempat lain, sama halnya ketika Rasulullah nabiyullah Muhammad SAW berdakwah di Makkah selama 13 tahun, hanya 11 orang yang masuk Islam dan ajaran-ajaran yang dibawa oleh Rasulullah itu sama sekali tidak membumi didalam kehidupan masyarakat Makkah karena apa , ? karena mereka menganggap  bahwa Rasulullah itu adalah pemuda setempat,” jelas ustad Achyar Zein.

Acara ditutup dengan pemeberian tali asih kepada 175 orang anak yatim piatu dan  pemberian sembako kepada 40 orang kaum Dhuafa.

Hadir dalam Acara tersebut Wali Kota Tebing Tinggi H. Ir. Umar Zunaidi Hasibuan MM., Dosen UINSU Medan sebagai Penceramah, Ustad Dr. H. Achyar Zein ,M.ag., Dandim 0204/DS diwakili Danramil 13 TT Kapten inf Budiono, Kapolres diwakili oleh Kasat intelkam AKP Syarifuddin, Ketua Pengadilan Agama Dra. Hj. Devi Oktari, S.HI., M.H., Ketua DPRD Kota Tebing Tinggi Basyaruddin Nasution, Kemenag Kota Tebing Tinggi, Ketua BKM Mesjid Agung, Para Asisten dan Staf Ahli Pemerintah Kota Tebing Tinggi, Ketua MUI Akhyar Nasution ,SH., Ketua FKUB Kota Tebing Tinggi Abu Hasyim, SH., Ketua DMI Ustad Aguskhori., Para Perwakilan ketua ormas Islam dan Camat se-kota Tebing Tinggi. (Julian)

0

Suara Indonesia News – Wonosobo. Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo menggelar Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Rektor masa bakti 2021-2025 di Auditorium Lantai 3 Masjid KH. Muntaha Al-Hafidz, Kampus II Unsiq Wonosobo, Rabu (11/08).

Dr. H. Zaenal Sukawi MA, yang sebelumnya menjabat Wakil Rektor I, dilantik sebagai Rektor Universitas Sains Al Quran (Unsiq) Jateng di Wonosobo oleh Ketua Umum Yayasan Pendidikan Ilmu-ilmu Al-Quran (YPIIQ) H. Heru Irianto, S.E, M.Si menggantikan Dr. KH. Muchotob Hamzah, M.M. Abah Khotob, sapaan akrabnya yang telah purna tugas menjabat Rektor Unsiq selama dua periode, mulai tahun 2013 hingga 2021 ini.

Prosesi Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Rektor Universitas Sains Al-Quran Jawa Tengah di Wonosobo diselenggarakan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Kegiatan yang dilaksanakan secara secara  Luring (luar jaringan) dan disiarkan secara streaming melalui YouTube Unsiq Media Center.

Pelantikan disaksikan Wakil Ketua Dewan Pembina YPIIQ Prof Dr KH Abdullah Hadziq MA, Ketua Dewan Pengawas YPIIQ Drs KH Moh Adib, pendiri Unsiq Dra Hj Siti Ngaisah Poedjihardjo, Civitas akademika Unsiq,  Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat, S.Ag dan jajaran Forkompinda.

Pelantikan Rektor dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan Pengurus Yayasan Pendidikan Ilmu-ilmu Al-Qur’an (YPIIQ) nomer 188/SK-REKTOR/YPIIQ/VIII/2021 Tentang Pengangkatan dan Penetapan Rektor Unsiq Jawa Tengah di Wonosobo, kemudian dengan pengucapan sumpah dan janji dilanjutkan dengan penandatangan berita acara serah terima jabatan dan pakta integritas.

Sumpah dan janji Rektor baru dipandu Ketua Umum YPIIQ H. Heru Irianto, S.E, M.Si

Rektor Unsiq periode sebelumnya, Dr. KH. Muchotob Hamzah MM, dalam pidato sambutannya yang berjudul “Pesantren, Unsiq, Mission of Prophetic” bahwa Unsiq adalah Universitas berbasis Pesantren. Kemudian pada saat ini Pesantren mendapatkan tantangan lahirnya sains & teknologi yang begitu gencar maka Pesantren harus menyesuaikan diri dengan tantangan tersebut.

“Unsiq yang lahir dari rahim pesantren, ditengah perkembangan zaman harus melakukan transformasi perubahan-perubahan, dengan tidak boleh  menghilangkan jati dirinya. Tutor yang didapatkan dari para pendahulunya yang mana Unsiq sebagai Perguruan Tinggi berbasis Pesantren yang selalu digaungkan oleh aktivitas Unsiq hendaknya selalu dijaga, jangan sampe hilang dari ciri khas Unsiq”. tutur Abah.

Beliau menambahkan, bahwa Rektor baru akan mampu menyediakan serta meningkatkan standar kompetensi sumber daya manusia (SDM) dosen atau Humanware dan Hardware-nya. Kemudian jangan sampai menghilangkan nilai-nilai ke Al Qur’an-an yang telah menjadi ikon utama daripada Unsiq ini.

“Terimakasih kepada para pembina, para pengurus, pada pejabat buang telah membimbing jalannya unsiq dengan baik selama ini, dan mohon maaf atas segara kekurangan yang telah kita lakukan sekaligus kekurangan yang telah kami lakukan juga. Mudah-mudahan Allah SWT memberkati kita selalu, selamat dan sukses, Jaya Unsiq!”. Imbuhnya.

Wakil Ketua Dewan Pembina YPIIQ Prof Dr KH Abdullah Hadziq MA dalam sambutannya, meminta Dr H Zaenal Sukawi MA sebagai Raktor Baru Unsiq harus dapat mengemban amanah dengan baik untuk mengembangkan dan memajukan Unsiq jauh lebih baik kedepannya.

“Mewakili Dewan Pembina YPIIQ yang lain, saya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian Dr KH Muchotob Hamzah MM yang telah memimpin Unsiq selama dua periode. Sehingga Unsiq kini telah mampu maju, berkembang dan berinovasi dengan pesat,” ucapnya.

Prof. Hadziq berharap, di usia Unsiq yang sudah 33 tahun kemudian dibawah kepemimpinan yang baru, untuk segera merancang dan mempersiapkan membuka Fakultas Kedokteran. Kemudian dengan semangat baru harus mampu menjadikan Unsiq peringkat I PTS/PTN se-Jawa Tengah, nasional bahkan di dunia internasional. Juga segera dapat

“Itu menjadi tantangan yang sangat berat. Meski berat, namun tidak ada sesuatu yang tidak mungkin. Dilihat dari usia Unsiq saya kira sudah sangat layak membuka Fakultas Kedokteran dan selama 4 tahun ini sekiranya dirancang pendirian program S3 (program studi doktor). Rektor harus bisa lobi pemerintah pusat dan berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten untuk membuka program studi baru itu,” paparnya.

Rektor Unsiq, Dr H Zaenal Sukawi MA, dalam sambutan pertamanya mengatakan, memohon doa support dan dukungan semua pihak untuk melanjutkan perkembangan UNSIQ universitas transformative humanis dan qurani untuk kejayaan Indonesia dan pengembangan peradaban dunia. Dalam mengemban Amanah kepemimpinan Rektor UNSIQ tahun 2021-2025 dengan berbagai dinamika dan tantangan yang ada ini, mendasarkan pada visi “Mengantarkan UNSIQ sebagai Universitas Unggul Harmonis-Sinergis-Integratif.

“Jajaran Unsiq juga akan terus meningkatkan akreditasi program studi dan institusi. Semoga dapat menciptakan cyber univercity tanpa meninggalkan tradisi pasantren dan spirit Al Quran. Ada kolaborasi Quranisasi sains dan sainstifikasi Al Quran menjadi sains Al Quran.

Memperbanyak dosen bergelar doktor (S3) dan mendorong untuk meraih gelar tertinggi di bidang akademik yakni profesor dan lektor kepala. Termasuk akan segera mempersiapkan membuka Fakultas Kedokteran dan program studi S3 atau doktoral,” tandasnya.

Penulis : Sofiyanto

0

Suara Indonesia News – Surabaya. Forkopimda Jawa Timur Gubernur Jatim, Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jawa Timur, Ketua DPRD jatim, Pangkoarmada II, Kajati Jatim, Kalanti Jatim dan Kabinda Jatim, mengecek pelaksanaan Vaksinasi Dosis ke-2 Kepada Keluarga Besar Kejaksaan dan Warga Kota Surabaya, yang dilaksanakan pada Rabu (11/8/2021) pagi, di Islamic Center, Jalan Dukuh Kupang, Surabaya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Sekda Provinsi Jatim, Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya, Pejabat Utama Polda Jatim, Kepala OPD Provinsi Jatim dan Wali Kota Surabaya.

Kegiatan Vaksinasi Dosis ke-2 kepada Keluarga Besar Kejaksaan Serta Warga Kota Surabaya, bertujuan untuk mendukung program Pemerintah membentuk Herd Imunity bagi warga Surabaya dan Jawa timur umumnya.

Tahapan vaksinasi dimulai dari tahapan Skrining, Pendaftaran, penyuntikan Vaksinasi dan Observasi dengan tetap tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pelaksanaan vaksinasi di Islamic Centre dengan target capaian vaksinasi kepada 2.000 warga Kota Surabaya dan sekitarnya. Total Vaksinator berjumlah 200 tenaga kesehatan dari Dinkes Kota Surabaya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, menyebutkan, Ini adalah formasi all in one. Semua bekerja untuk satu tujuan memberikan perlindungan keselamatan kesehatan masyarakat. Format strong partnership menjadi bagian penting dan tentu Surabaya menjadi episentrum interaksi atau mobilitas dan pertumbuhan ekonomi Jatim, Semangat melakukan vaksinasi dosis 1 dan 2.

“Memang harus terkawal dan tentu bagi masyarakat surabaya yang belum tervaksin di dosis pertama, mohon terus bisa mengikuti, dimana proses vaksinasi sangat banyak titik. Maka yg belum dapat dosis pertama, saling proaktif, jadi antara dosis pertama diselesaikan, dan dosis kedua dilakukan percepatan,” kata Khofifah Indar Parawansa, usai meninjau valsinasi di islamic center surabaya, Rabu (11/8/2021) pagi.

Sementara itu, M. Dofir Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menyebutkan, Ini vaksinasi dosis kedua. Saya bersyukur masyarakat Surabaya antusias mengikuti vaksinasi pada hari ini.

“Hari ini yang mengikuti vaksinasi tahap dua ada 2000 orang. Nakes dan personil pendukung yang ada, merupakan kolaborasi Pemprov Jatim, Pemkot, Kodam V Brawijaya, Koarmada II dan Polda Jawa Timur,” ucapnya.

Harapan kami, semoga herd immunity terbentuk, dan kita sehat bebas dari Covid-19 dan bisa kembali bertugas. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Sidoarjo. Adanya pandemi Covid-19 yang masih berlangsung sampai sekarang, ditambah lagi perpanjangan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kabupaten Sidoarjo, membuat sebagian masyarakat mengalami dampak. Seperti pada aspek perekonomian.

Sebagai wujud Bhakti Bhayangkara untuk Negeri, Polresta Sidoarjo peduli dengan membagikan bantuan sosial 200 paket sembako dari pemerintah dan bendera merah putih, kepada warga di Desa Kedungcangkring, Jabon, Sidoarjo, yang terdampak akibat adanya pandemi Covid-19 dan perpanjangan PPKM level 4.

Pembagian paket sembako dan bendera merah putih kepada warga Kedungcangkring, Jabon, Sidoarjo berlangsung Rabu (11/8/2021). Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro bersama pejabat utama Polresta Sidoarjo turun langsung membagikan bansos secara door to door ke rumah warga.

“Bansos bagi warga terdampak akibat pandemi Covid-19 dan ditambah sekarang PPKM level 4 yang diperpanjang, dibagikan langsung oleh kami bersama Kodim 0816 Sidoarjo dan Forkopimka setempat, agar lebih cepat, tepat sasaran dan menghindari terjadinya kerumunan,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

Selain membagikan paket sembako dan bendera, polisi, TNI dan Forkopimka juga memberikan himbauan secara humanis ke warga setempat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan 6M dan turut ikut program vaksinasi Covid-19. “Kita semua berharap pandemi segera berlalu. Mari bersama-sama mematuhi peraturan yang ditentukan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai Covid-19,” pesannya.

Arifin, Warga Kedungcangkring, mengucapkan terima kasih atas diterimanya bansos dari pemerintah. “Bantuan sembako ini sangat membantu kami di tengah masa sulit saat pandemi sekarang,” ucapnya. (Hari R)