0

Suara Indonesia News – Rote Ndao. Bupati Rote Ndao yang di konfirmasih melalau sekretaris daerah ( Sekda)  dan Asisten 11  ,menjelakan perkembangannya virus Corona atau COVID-19 di Kabupaten Rote Ndao trennya semakin menurun dalam beberapa hari terakhir. Penurunan kasus Corona ini terjadi beberapa hari terakhir.

Sudah menurun , di lihat dari tingkat penyembuhan COVID-19 Kabupaten Rote Ndao

Asisten pemerintahan Pemkab Rote Ndao tren menurun kasus covid 19 . Di antaranya karena penerapan PPKM Darurat.

“Penyebabnya jumlah kasus positif murni testing hari dan bukan penumpukan hari sebelumnya. Pengaruh pembatasan mobilisasi pada PPKM Darurat membawa dampak besar ya itu saat ini Rote Ndao menurun,” kata Army Saek pada Media ini , selasa (28/7/2021).

Army menyebut kesadaran masyarakat semakin hari juga makin meningkat. Masyarakat semakin waspada dan patuh terhadap protokol kesehatan (prokes).

“Untuk itu kepatuhan pada protokol kesehatan harus dipertahankan. Sebab kesadaran masyarakat itu yang paling berpengaruh,” terang Asisten pemerintahan Kabupaten Rote Ndao.Army Saek

“Hari ini kasus aktif terkonfirmasi di Kabupaten Rote Ndao berkurang yang terdiri dari rapid antigen dan tingkat penyembuhan semakin menurun, ia tidak menjelaskan berapa jumlah nya, karena dirinya masih menunggu data yang masuk ,” urai Army Saek .

“Dengan demikian penyembuhan nya sudah lebih menurun lagi di Rote Ndao,” tambah Army Saek. (Dance Henukh)

0

Suara Indonesia News – Tuban. Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky SE, menyatakan, saat ini program pembangunan Pemkab Tuban dijalankan secara kolaboratif antara Pemerintah Desa, Kabupaten, Provinsi, dan Pemerintah Pusat. Satu diantara program kolaboratif tersebut adalah pembangunan fasilitas infrastruktur jalan.

Hal itu disampaikan Bupati selepas mengikuti Rapat Paripurna DPRD Tuban dengan agenda Kesimpulan Banggar, Penandatanganan dan Persetujuan Bersama antara Bupati dan Pimpinan DPRD tentang KUA-PPAS Tahun Anggaran 2022, di Gedung DPRD Tuban, Rabu (28/07/21).

Menurutnya, program tersebut disambut baik oleh pemerintah desa. Diantara teknis kerjasama dalam pembangunan jalan, dengan menunjukkan sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan. Untuk tahun anggaran 2022, Pemkab Tuban merencanakan kurang lebih 100 titik jalan yang akan diperbaiki.

“Misalnya ada 1.000 meter jalan yang akan diperbaiki, Pemkab menyelesaikan 500 meter, pemerintah desa membangun 500 meter. Jadi sama-sama saling membangun,” ungkapnya.

Dalam KUA PPAS tahun anggaran 2022, juga dianggarkan untuk pengadaan PPPK. Sebelumnya, di tahun anggaran 2021, pengadaan PPPK juga dianggarkan.

Sedangkan dalam menyikapi pandemi Covid-19 yang masih melanda wilayahnya, Pemkab Tuban masih mengamankan anggaran untuk penanggulangan wabah virus tersebut, dan pemulihan ekonomi masyarakat. Selain juga insentif bagi tenaga kesehatan juga sudah mulai disalurkan.

Mas Bupati, begitu biasa Bupati Tuban akrab disapa menambahkan, pengalokasian anggaran juga mencakup semua aspek mulai sektor olahraga, seni, dan kepemudaan. Tak ketinggalan penanganan banjir juga akan dilaksanakan mulai hulu sampai hilir. Sedangkan fokus penanganan banjir ada di wilayah Kecamatan Palang, Merakurak, Semanding, dan Kecamatan Plumpang.

Menyoal temuan Mensos RI terkait Bansos BPNT, Mas Bupati menyampaikan, Pemkab Tuban telah memanggil semua pihak terkait. Salah satunya bank BNI selaku mitra bank yang ditunjuk untuk menyalurkan dana bansos. Berdasarkan hasil koordinasi, pihak bank BNI menggunakan sistem e-wallet sehingga tidak ada rekening lain selain dari Kemensos. “Dana dari Kemensos langsung masuk di rekening KPM. Dengan demikian, KPM tidak memiliki buku tabungan, tidak dikenakan biaya administrasi, dan tidak ada bunga untuk dana bansos tersebut,” jelasnya.

Sedangkan adanya Penyaluran bansos untuk dua bulan dimaksudkan menjaga kualitas komoditas pangan. Juga untuk menghindarkan masyarakat dari perilaku konsumtif yang tidak perlu. “Saat ini dana bansos untuk bulan ketiga sudah mulai disalurkan ke KPM,” terang Mas Bupati.

Ia menambahkan, dari hasil peninjauan lapangan langsung hari ini di Kecamatan Plumpang, kendala terbanyak terkait penyaluran bansos adalah kesalahan dan ketidaksesuaian data antara KPM dengan data kependudukan. Diantaranya, salah penulisan nama maupun NIK.

Terkait hal itu Pemkab Tuban akan segera membentuk Tim untuk menyelesaikan kendala tersebut. Di samping itu, kepada pendamping baik PKH maupun TKSK diminta memaksimalkan perannya masing-masing, melakukan kroscek antara data penerima dan penyaluran bansosnya. “Masyarakat diharap dapat melaporkan jika terjadi ketidaksesuaian dalam penyaluran Bansos, bisa melalui akun media sosial atau aplikasi pelaporan milik Pemkab Tuban,” pungkasnya. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Berangkat dari Makodam V Brawijaya, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, didampingi pejabat utama (PJU) Kodam V Brawijaya dan Polda Jatim. Rabu (28/7/2021) siang, berkeliling menggunakan motor dari Surabaya menuju ke Gresik, untuk melakukan pengecekan penanganan pasien Covid-19.

Tujuan pertama, Pangdam V/Brawijaya dan Kapolda Jatim menuju ke Gor Stadion Joko Samudro (G-Jos) di Jl. Veteran Kabupaten Gresik.

Tiba di ruang pemantauan pasien, di Stadion Joko Samudro (G-Jos), Pangdam V/Brawijaya dan Kapolda Jatim berbincang dengan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas di Gor joko samudro, yang dipergunakan tempat isolasi pasien Covid-19.

Usai mendapatkan penjelasan dari nakes, rombongan melanjutkan perjalanan menuju ke Puskesmas Gending, yang berada di Jalan Veteran nomor 175 Kecamatan Kebomas Gresik.

Disini pangdam dan kapolda kembali berbincang kepada perawat jaga. Mulai dari penanganan pasien, Tracing, ketersediaan oksigen, maupun penanganan warga jika ada yang positif Covid-19.

Dijelaskan oleh salah satu perawat jaga, bahwa sampai saat ini tracing sudah dilakukan. Selain itu, saat ini sudah banyak yang sembuh dari Covid-19, meski masih ada warga yang dirawat dan melakukan isoman.

Dalam giat tersebut hadir juga Bupati Gresik, Kadinkes, Kapolres dan Dandim Kabupaten Gresik.

Usai dari puskesmas, pangdam dan kapolda jatim menuju ke Posko PPKM di Kantor Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas, Gresik. Pangdam dan kapolda jatim di kantor kelurahan kembali berbincang dengan Lurah Gending terkait dengan penanganan Covid-19.

Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, menjelaskan, hari ini pihaknya bersama kapolda jatim melaksanakan pengecekan pelaksanaan isolasi terpusat di Gor Joko Samudro. Saat ini ada 65 pasien Covid-19 yang sedang dirawat, angka ini menurun dari angka sebelumnya yang mencapai 90 orang.

“Pemerintah Kabupaten Gresik sendiri juga sudah menyiapkan isolasi – isolasi terpusat di tingkat Kecamatan. Harapannya memudahkan pemantauan pasien yang isolasi terpusat,” jelas Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, usai melakukan peninjauan di Kabupaten Gresik, Rabu (28/7/2021) petang.

Ditambahkan pangdam, selain juga melakukan pengecekan di Posko PPKM Puskesmas, pihaknya juga melihat sejauh mana kegiatan di Posko PPKM.

“Petugas ini rata-rata sudah memahami dan mengerti akan tugasnya. Yang menonjol saat ini yakni soal tracing, gimana petugas puskesmas, Babinkantibmas, Babinsa maupun relawan masih mendalami aplikasi Silacak,” tambahnya

Nantinya pelaksanaan tracing tetap akan terus dilakukan, namun datanya dilaporkan secara manual dari puskesmas ke dinkes dengan menghimpun seluruh kabupaten gresik baru dilaporkan ke aplikasi silacak.

“Sedangkan dari Polda Jatim juga sama, anggota Babinkantibmas melaporkan ke Polsek, Polsek melaporkan ke Polda sehingga Polda akan menghimpun secara keseluruhan dan membuat data pembanding, hal serupa juga dilakukan oleh Babinsa, melaporkan ke Koramil sampai ke Kodam,” pungkasnya.

Usai melakukan pengecekan dan terakhir di Kantor Desa, pangdam dan kapolda jatim memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak PPKM Level 4 yang saat ini diterapkan oleh Pemerintah.

Sebelumnya, Pangdam V/Brawijaya dan Kapolda Jatim juga melakukan pengecekan yang sama kemarin, Selasa (27/7/2021) di Kabupaten Sidoarjo. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Bekasi. Forum Wartawan Jakarta (FWJ) Indonesia rayakan Dirgahayu nya yang ke 2 dengan berbagi keperdulia terhadap anak – anak jalanan dan kaum dhuafa dengan memberi berupa bingkisan, jilbab dan masker, dilaksanakan di seputar Cikarang, Kab Bekasi, pada hari Rabu, (28/7/2021).

Mustofa Hadi Karya Ketua Umum bersama beberapa pengurus DPP FWJ- Indonesia dan pengurus dari beberapa korwil FWJ- Indonesia juga anggota terlihat turun langsung dalam pelaksanaan aksi baksos tersebut.

Dalam sambutannya Mustofa atau biasa yang disapa Opan mengatakan, “Dimasa pandemi ini kita masih dihadapkan dalam situasi PPKM level 4, namun di HUT FWJ- Indonesia tidak mengurangi semangat kami sebagai kontrol sosial untuk turun langsung melihat situasi di lapangan, dan di hari Jadi FWJ- Indonesia yang ke 2 ini kami sedikit focus kepada anak – anak jalanan dan kaum dhuafa,” kata Opan.

Chaerul Hasibuan selaku pembina korwil FWJ- Indonesia Jakarta Utara menyempatkan diri untuk turut hadir. Chaerul mengungkapkan rasa prihatinnya dengan kondisi bangsa saat ini, semoga FWJ- Indonesia bisa mewakili keluhan/aspirasi masyarakat, sukses untuk FWJ- Indonesia,” pekiknya!

Tohang selaku ketua korwil Kabupaten Bekasi, Romo Kosasih ketua korwil Bekasi Kota, Daeng Linda sekertaris korwil Jakarta Timur, Sarwini bendahara korwil Jakarta Utara mewakili anggota korwil – korwil  FWJ- Indonesia menyampaikan antusias dan semangatnya dalam menyambut HUT yang 2 ini, dengan kompak mereka menyampaikan ucapan,” Selamat HUT FWJ- Indonesia semoga sukses dan Jaya!

Tri Wulansari Bendahara Umum FWJ- Indonesia mengungkapkan bahwa, “Giat HUT FWJ- Indonesia ini kita laksanakan secara spontanitas tanpa ada perencanaan, mengingat situasi negara sedang sakit, namun kami tetap ingin berarti dan perduli, makanya kami melaksanakan pemberian bingkisan dan masker untuk anak-anak jalanan dan kaum dhuafa, semoga kedepannya FWJ- Indonesia tetap berarti, perduli, berkarya dan berguna bagi masyarakat Indonesia,” tutur Wulan.

Di tempat yang sama humas Forum Wartawan Jakarta Indonesia Feri Faisal  menjelaskan, “Kegiatan HUT pada tahun ini sengaja di laksanakan dengan sederhana dan tanpa ada perencanaan yang matang mengingat pandemi Covid 19 yang belum mereda dan aturan PPKM Level 4 yang ketat oleh pemerintah” jelas Ferri.

Giat yang dilaksanakan secara sederhana, berlangsung dengan aman dan lancar, diakhir acara mereka mengumandangkan yel-yel kebanggaan FWJ- Indonesia, “Siapa kita… FWJ- Indonesia 3X, FWJ- Indonesia yes..3x!. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Lhokseumawe. Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, SIK, MH dihadang emak-emak saat melakukan kunjungan ke wilayah Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara wilayah hukum Polres Lhokseumawe, Rabu (28/7/2021), penghadangan itu dilakukan kaum ibu-ibu guna meminta bantuan dari pria nomor satu di jajaran Polres Lhokseumawe.

Pantauan awak media di lapangan, peristiwa tersebut terjadi di Dusun Batee Lesung, Gampong Seumirah, Nisam Antara. Saat itu, Kapolres Lhokseumawe usai mengunjungi rumah salah seorang warga yaitu Nurhayati yang merupakan janda miskin serta memiliki tanggungan anak berketerbelakangan mental untuk mengantarkan bantuan sembako dan santunan dalam program “Kue Surga”.

Namun ketika hendak masuk ke mobil, Kapolres Lhokseumawe berserta rombongan tiba – tiba dihadang oleh emak-emak yang berkeinginan agar keluarganya yang menderita tumor dibantu perobatan. Tanpa pikir panjang, Kapolres langsung menuju rumah penderita tumor, Munawarah (18) guna melihat langsung kondisi kesehatannya.

Selanjutnya, Kapolres langsung menelpon kepala puskesmas setempat untuk menghadirkan mobil ambulan dan ikut mengawal penderita tumor ini dibawa ke Rumah Sakit Arun Lhokseumawe. Sesampai di RS Arun, Munawarah langsung ditangani dengan pengawasan  dari direktur rumah sakit tersebut.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Direktur RS Arun untuk segera merujuk pasien tumor tersebut ke RSU Zainoel Abidin Banda Aceh  untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih maksimal,” ujar Kapolres Lhokseumawe.

Sementara itu, Keuchik Seumirah, Lukman mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Lhokseumawe yang telah peduli dengan berkunjung dan membantu warganya yang menderita penyakit tumor serta menyerahkan bantuan kepada seorang janda miskin.

“Saya mewakili masyarakat Seumirah mengucapkan terima kasih atas kepedulian Bapak Kapolres Lhokseumawe, semoga bantuan ini bermanfaat, menjadi amal ibadah dan pahala dari Allah SWT,” pungkasnya. (Ibnu H)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Jenderal Polisi (Purn) Tito Karnavian, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu (28/7/2021), terkait peninjauan pelaksanaan penanganan pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19).

Kedatangan mantan Kapolri tersebut disambut langsung oleh Bupati Cirebon Drs.  H. Imron M. Ag dan Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Arif Budiman,SIK,MH  di Gedung Setda Kabupaten Cirebon.

Tito Karnavian mengatakan, kunjungan ke Kabupaten Cirebon ini dalam meninjau upaya pengendalian covid-19 yang dilakukan pemerintah daerah. Jawa Barat, kata Tito, merupakan provinsi penyumbang kasus terbanyak.

Berdasarkan data, ada tiga wilayah di Jawa Barat yang menjadi penyumbang kasus terbesar yakni wilayah Kota Depok, Kota/Kabupaten Bekasi, dan Bandung Raya (Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat.

“Kabupaten Cirebon masuk dalam aglomerasi Cirebon Raya. Dari data di tingkat nasional, wilayah Cirebon Raya ini relatif menurun dibandingkan daerah lainnya,” kata Tito.

Tito mengatakan, tren kasus covid-19 di Kabupaten Cirebon selama PPKM darurat terus menurun. Sebelum pemberlakuan, penambahan kasus harian hingga 500 kasus, tetapi per hari ini hanya 51 saja.

Namun begitu, Kabupaten Cirebon belum aman dari Covid-19. Angka kesembuhan pasien terkonfirmasi positif masih berada di angka 70 persen, sedangkan target tersebut sebesar 90 persen.

“Dari segi statistik terjadi penurunan signifikan. Ini menunjukkan treatment yang baik dari sistem kesehatan di Kabupaten Cirebon. Kami berharap ini dapat terus diperbaiki, angka kematian harus ditekan dan kasus Covid-19 diharapkan terus menurun,” kata Tito.

“Penurunan mobilitas dan kerumunan,  pengggunaan masker yang harus ditingkatkan, pasti akan menurunkan kasus,” sambungnya.

Kemudian, realisasi belanja yang dilakukan pemerintah Kabupaten Cirebon masih terbilang cukup rendah, yakni 30 persen saja. Mendagri meminta agar angka tersebut dinaikkan hingga 50 persen.

Menurut Tito, kalau realisasi belanja pemerintah daerah di atas 50 persen, uang yang beredar di masyarakat akan lebih banyak. Hal tersebut akan berpengaruh dengan meningkatnya daya beli masyarakat di tengah kondisi krisis.

Sebesar 8 persen DAU dan DBH yang ditransfer pemerintah pusat. “Insentif nakes tolong ditingkatkan karena  baru 16 persen, supaya nakes betul-betul termotivasi. Mohon dengan hormat pak bupati diatur betul supaya bisa dicairkan kepada yang bersangkutan,” kata Tito.

Bupati Cirebon mengatakan, pemerintah daerah akan menjalankan semua instruksi yang dilakukan oleh Kemendagri. Menurutnya, PPKM darurat terbukti menurunkan laju kasus covid-19 di Kabupaten Cirebon.

“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk saling membantu satu sama lain agar peka terhadap kondisi di sekelilingnya,” katanya. (Sendi/Diskominfo Kabupaten Cirebon)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Bogor. Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Badan Anti Korupsi Nasional (LSM- BAKORNAS) Hermanto S.Pd.K menyampaikan keterangan PERS  pada para awak media, terkait surat konfirmasi dan klarifikasi laporan realisasi anggaran perjalanan Dinas DPRD Kabupaten Bogor Pada tahun 2020. Rabu 28 Juli 2021

Dalam keterangannya Hermanto menyampaikan, bahwa BAKORNAS telah melayangkan surat klarifikasi dan konfirmasi kepada Rudy Susmanto, S.Si selaku Ketua DPRD Kabupaten Bogor. Dengan nomor surat 021/DPP/LSM/BAKORNAS/VII/2021. Surat yang dilayangkan yaitu mengenai konfirmasi dan klarifikasi serta mempertanyakan transparansi DPRD Kabupaten Bogor terkait laporan Realisasi Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kabupaten Bogor, selama tahun 2020.

Ia juga mengatakan, dimana selama tahun 2020 adalah masa genting yang di akibatkan oleh Wabah virus Covid-19. Kita juga sama-sama tahu bahwa tahun 2020 hampir seluruh daerah WFH bahkan lock down. Dengan kondisi tersebut sudah pasti tidak dapat melakukan perjalanan Dinas luar Daerah bahkan antar provinsi. Maka dari itu kita mempertanyakan transparansi laporan anggaran yang terserap untuk perjalanan Dinas, Paparnya.

Lebih lanjut Ia menambahkan, Sebagaimana  DPRD kabupaten Bogor adalah lembaga perwakilan rakyat yang dipilih langsung oleh rakyat kabupaten Bogor yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggaraan pemerintahan daerah di kabupaten Bogor sesuai yang disebutkan dalam UUD 1945 pasal 18 ayat 3. Atas dasar tersebut kita berharap para wakil rakyat yang dipilih langsung oleh rakyat berani transparan terhadap rakyat, “pungkasnya.

Kami berharap agar ketua DPRD Kabupaten Bogor yaitu Rudy Susmanto, S.Si dapat menindaklanjuti surat kami dan memberikan jawaban yang sesuai fakta serta dapat dipertanggungjawabkan dihadapan publik maupun hukum yang berlaku. Agar masyarakat dan para konstituen juga tidak kecewa dan menyesal telah memilih para wakilnya yang kini duduk di kursi Dewan, Tutup Hermanto.

Lina selaku Bendahara Umum DPP BAKORNAS juga turut memberikan keterangan, “Sebagaimana atas kewajiban DPRD diantaranya yaitu : Memperjuangkan peningkatan kesejahteraan rakyat, Mentaati prinsip Demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintah Daerah, menyerap dan menghimpun aspirasi konstituen maka dari itu tentu kami berharap agar Ketua DPRD berani tratransparan dan terbuka atas segala laporan penyerapan anggaran yang ada dan dikelola oleh DPRD kabupaten Bogor, “Imbuh Lina.

Lebih lanjut Ia menambahkan tentu masyarakat berharap agar seluruh anggota DPRD kabupaten dapat menepati janji kampanye mereka. Kami dan seluruh masyarakat menunggu jawaban Ketua dan anggota DPRD kabupaten bogor agar pertanyaan publik dan konstituen segera terjawab, jangan sampai rakyat kesulitan dan kesusahan akibat COVID-19, ternyata para wakil rakyat memperkaya diri sendiri dengan memberikan laporan palsu dalam penyerapan dan penggunaan anggaran. Tentu hal itu tidak kita harapkan terjadi,” tutup lina. (Sendi)

0

Suara Indonesia News – Purwakarta. Yang muda, yang merakyat, yang bijaksana dan cerdas slogan ini pantas di sandang oleh calon kades nomor satu Zaenal Aripin KA (Kunil) yang siap berlaga di pemilihan kepala Desa (Pilkades) Serentak Purwakarta yang di rencanakan tahun 2021 ini.

“Pemuda milenial yang merakyat ini juga selalu sigap turun langsung ke masyarakat disaat masyarakat ada kendala, siap berkarya dan memimpin demi membangun desa Cibungur yang lebih baik, saya mohon doa dan dukunganya.”tegas Zaenal aripin KA (Kunil) Calon Kades Cibungur nomor satu pada media.

Menurut Kunil pembangunan desa Cibungur ke depan harus diprioritaskan terutama tentang pemerintahan, pelayanan administrasi, kesehatan, agama & budaya, pendidikan & pelatihan, sosial & ekonomi/kesejahteraan dan pembangunan desa harus lebih mapan lagi terlebih lagi icon Desa Cibungur sudah di kenal di Purwakarta dan di Jabar.

” Jika saya di amanatkan oleh masyarakat untuk memimpin Desa Cibungur saya akan prioritaskan pembenahan serta kesejahtraaan masyarakat dan perekonomian desa melalui pemberdayaan masyarakat jadi unggulan program utama  saya.” Papar calon Kades yang digandrungi masyarakat ini yang tidak pernah melihat golongan ataupun suku

Lebih lanjut calon kades nomor satu ini meminta masyarakat untuk mendukung dan harus menyukseskan perheletan Pilkades serentak ini dengan menggunakan hak suara sebaik-baiknya demi memilih pemimpin yang merakyat untuk 6 tahun kedepan.

” Jangan lupa datang ke TPS guna menyalurkan hak suara, jangan golput dan jangan tergiur uang sesaat, pilih pemimpin yang jelas muda dan merakyat demi sukseskan  Pilkades yang aman dan kondusif.” Pungkasnya.

Dalam Pilkades Cibungur ini calon kades nomor satu siap bersaing sehat dalam melanjutkan kepemimpinan Desa Cibungur, Purwakarta. (Fuljo)