0

Suara Indonesia News – Jakarta. Bangsa Indonesia sedang di landa Bencana Darurat Covid-19 yang sedang meninggi dan saat ini banyak Rumah Sakit di Papua sangat membutuhkan Dana Operasional bagi Tenaga Kesehatan. Dimana tabung oksigen juga sulit didapat dan hal ini harus menjadi perhatian semua Pemerintahan Daerah di Propinsi Papua.

Hal ini disampaikan Dominggus Wakil Sekretaris DPD KNPI Papua, Rabu (21/07/2021) melalui rilis media di Jakarta.

“Kami sangat menyayangkan tindakan Lukas Enembe Gubernur Papua yang mengabaikan perintah Mendagri agar lebih fokus dalam penanganan Covid 19. Akan tetapi Gubernur Papua lebih fokus buat acara yang mengundang banyak pejabat dalam meresmikan gedung gedung mercusuar senilai 400 Miliar Rupiah,” kritik Dominggus.

Menurutnya, pencanangkan bangunan di tengah kondisi kriris kemanusiaan sangatlah tidak bijak. Apalagi akibat pandemi Covid-19 situasi semakin sulit dengan PPKM Darurat.

“Seharusnya Pemerintahan Daerah Papua tidak membangun gedung-gedung tinggi dulu di tengah keterbatasan faskes dan nakes di Rumah Sakit dan Puskesmas-puskesmas,” jelasnya.

Kata Dominggus dengan laju sebaran Covid-19 yang semakin tinggi di Kabupaten/Kota Se-Propinsi Papua, menjadi prihatin dan kasihan rakyat Papua menjadi korban. Apalagi di saat rakyat masih memutuhkan perhatian khusus persoalan penanganan Kesehatan, akibat ganasnya virus Covid-19.

“Gubernur Papua harus mendengar arahan Pemerintah Pusat bukan membuat agenda tersendiri dan mau buat Lockdown sebulan lamanya. Hal ini tentu bukan solusi bagi rakyat Papua,” ujarnya.

Terkahir kata Dominggus, sebaiknya Lukas Enembe Gubernur Papua fokus dengan misi kemanusiaan dan kesejahteraan rakyat Papua. Dimana masih banyak belum mendapatkan bansos, serta fasilitas kesehatan akibat Covid-19.

“Kesehatan adalah yang utama. Hari ini Indonesia dan Papua khususnya sedang mengalami krisis kemanusiaan akibat pandemi Covid-19. Kami minta program pembangunan gedung-gedung tersebut dibatalkan atau ditunda pada watunya,” tutup Dominggus.

Penulis: Gus Din

0

Suara Indonesia News – Halsel. Ketua Komisariat Sekolah Tinggi Pertanian (STP) Labuha Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Harsono Nader menilai Kepala Sekolah Dasar Negeri 123 Halmahera Selatan (SDN 123 Halsel), Yakin Mustafa dan Sekolah Swasta Desa Galala Kecamatan Mandioli Selatan, Jhon Rope serta Sekolah Dasar Negeri 23 Halmahera Selatan (SDN 23 Halsel) Riswan Hamja lalai dalam menjalankan tugas.

Sebab, sejumlah Gedung sekolah di Desa Galala Jiko dan Bahu Kecamatan Mandioli Selatan tak terurus, sehingga terlihat seperti Kandang Kambing.

“Kami sudah menerima informasi dan melihat bahwa Gedung Sekolah yang ada di Desa Galala dan Bahu itu dibiarkan begitu saja. Tak terurus, jadi seperti Kandang Kambing,” kesal Harsono, saat ditemui Wartawan suaraindonesianews.com di Sekretariat Cabang PMII Halsel, Rabu (21/7/2021).

Ironisnya, Harsono bilang, kondisi dalam kelas cukup memprihatinkan, semen di lantai kelas berlubang, begitu juga pada Kaca Jendela Sekolah.

“Kondisi mebel yang terbuat dari kayu, seperti Meja dan Kursi bahkan Kursi di dalam Kelas juga terlihat amburadul alias tidak tersusun rapi seperti Sekolah-sekolah pada umumnya. Kalau dibiarkan begitu saja, bagaimana dengan anak-anak yang nanti melaksanakan kegiatan belajar-mengajar,” jelasnya.

Bahkan tegas lelaki kelahiran Desa Tabalema Kecamatan Mandioli Selatan itu bahwa Hal tersebut sudah seharusnya ada ketegasan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Halsel Provinsi Maluku Utara (Malut).

“Kami berharap dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halsel harus tegas dalam hal ini kepada Kepala Sekolah. Karena ini demi adik-adik kita. Jika dibiarkan, maka anak-anak yang akan menjadi korban dengan kondisi Sekolah yang seperti itu,” tegas Harsono.

Sementara itu, Sekertaris Dikbud Halsel, Jaib A Fatah mengaku bahwa sebelumnya ia sudah memantau langsung kondisi sejumlah Sekolah tersebut saat ia melakukan silaturahmi dengan keluarganya di Desa Bahu, Jiko dan Galala pada Selasa (21/7) kemarin.

Sehingga dirinya meminta kepada Plt. Kepala Inspektorat Halsel, Fadila Abbas segera mengaudit Dana Bantuan Operasional (BOS) ke sejumlah Sekolah di Kecamatan Mandioli Selatan tersebut.

“Saya meminta kepada Kepala Inspektorat Halsel segera mungkin mengaudit sejumlah Sekolah yang di Kecamatan Mandioli Selatan itu. Jika terbukti ada kesalahan, maka mereka akan dicopot dari Kepala Sekolah,” pintanya. (Sam)

0

Suara Indonesia News – Tanjungbalai. Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polres Tanjungbalai berhasil mengamankan seorang pria bernama Usman Manurung (39) warga Kota Tanjungbalai. Tersangka Usman diciduk pada

Senin 19/7/2021, sekitar Pukul 11:45 Wib, di Kelurahan Pasar Baru Kota Tanjungbalai.

Menurut Kapolres Tanjungbalai AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas Polres Tanjungbalai Iptu Ahmad Dahlan Panjaitan mengatakan “Kejadiannya pada Hari Rabu tanggal 24 Maret 2021 sekitar Pukul 22.00 Wib, telah terjadi perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur yang bernama Mawar (14) (nama samaran), yang dilakukan oleh tersangka.” Kata Humas Rabu 21/7/2021.

“Kejadian tersebut diketahui oleh Pelapor SF (55) (orang tua korban), berawal dari adanya warga/ saksi yang bernama Eva. S yang memberitahukan bahwasanya Usman Manurung telah melakukan perbuatan pencabulan terhadap Mawar (nama samaran). Dengan cara pelaku memanggil Mawar atau anak pelapor untuk masuk kedalam rumah pelaku,” Tambah Iptu AD Panjaitan.

“Setelah Mawar masuk dalam rumah Usman (pelaku) lalu pelaku membuka pakaiannya hingga telanjang, selanjutnya pelaku mengisap payudara dan menjilat vagina korban.”Jelas nya.

“Sejak bulan Maret lalu sudah Tiga kali perbuatan tersebut  dilakukan Pelaku dan setiap Pelaku melakukan perbuatannya selalu memberikan uang Rp. 5000 kepada Korban. Mendengar kejadian tersebut ayah korban  menanyakan langsung pada anaknya Mawar, kemudian Mawar membenarkan Kejadian tersebut,” Sebut nya.

“Akibat kejadian tersebut Pelapor selaku orang Tua Korban merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tanjungbalai untuk ditindak lanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku. Sesuai dengan Laporan Polisi Nomor: LP / 108 / III / 2021 / SU / Res T. Balai tanggal 26 Maret 2021,” tambah Humas.

“Berdasarkan laporan tersebut, unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) berkoordinasi dengan personil Team II Tekab Sat Reskrim Polres Tanjungbalai melakukan penyelidikan terhadap perkara tersebut. Senin tanggal 19 juli 2021 sekitar Pukul 10.00 Wib, Personil Team II Tekab Sat Reskrim Polres Tanjungbalai mendapat informasi bahwa tersangka berada di Jalan Pasar Baru,” Beber Iptu AD. Panjaitan.

“Team II Tekab berangkat menuju TKP yang dimaksud dan di pimpin oleh Padal II Team Tekab  Iptu Eko Ady Ranto, sekira Pukul10.35 Wib, tersangka berhasil di amankan dan langsung membawa ke Polres Tanjungbalai lalu diserahkan ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Tanjungbalai guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” Pungkas Humas.

Tersangka dijerat dengan Pasal 81 Ayat (1) UU RI No.17 tahun 2016 tentang peraturan Pemerintah pengganti UU No 1 Tahun 2016 atas perubahan kedua UU RI no.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. (ancaman hukuman paling singkat 5 Tahun, paling lama 15 Tahun). (Taufik H)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Dalam suatu upacara yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Gresik Rabu (21/7/2021), 61 orang anggota Relawan Pemulasaran Jenasah Covid-19 Gresik serempak mengenakan jakcket uniform.

Pengenaan itu berlangsung setelah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, masing-masing memakaikan jacket kepada Thoriqy Fajrin (39) dan Juliati (49) sebagai tanda launching pengukuhan relawan Pemulasaran jenasah Gresik tangguh.

Disaksikan oleh seluruh anggota Forkopimda Gresik beserta Kepala Organisasi Perangkat daerah Gresik. Para Relawan pemulasaran jenasah yang saat ini masih berjumlah 61 orang ini siap ditempatkan pada Rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di Gresik.

“Sebelumnya saya sampaikan terima kasih atas kesiapan anda untuk melaksanakan tugas sebagai relawan kemanusiaan yaitu pemulasaran jenasah Covid-19. Kami mengingatkan kepada anda untuk tetap melaksanakan protokol Kesehatan. Kami pastikan agar saat pulang anda dalam keadaan sehat dengan melakukan test swab setiap 3 hari sekali” kata Bupati saat menyampaikan sambutan.

Masih menurut Bupati yang biasa disapa Gus Yani ini, dalam seminggu para relawan ini akan bertugas selama lima hari kerja yang dibagi dalam 3 shift dengan libur 2 hari.

“Untuk keamanan, para relawan ini sebelumnya sudah dibekali dengan pelatihan dari sisi Kesehatan maupun maupun keagamaan. Saat dia bertugas juga dibekali dengan berbagai sarana pengamanan Hazmat, masker khusus dan setiap tiga hari mereka akan di test swab” kata Bupati usai pengukuhan.

Ada 6 rumah sakit yang telah ditetapkan oleh Pemkab Gresik untuk penugasan relawan tersebut yaitu RS Ibnu Sina Gresik, Rumah Sakit Semen Gresik, RS Petrokimia Gresik, PKU Ujungpangkah Gresik, RS Watestanjung Balongpanggang Gresik, dan RS Randegansari Driyorejo Gresik.

Juliati (49) yang saat pengukuhan mewakili teman-temannya menerima pemakaian jacket oleh Wakil Bupati mengatakan bahwa keikutsertaannya sebagai relawan ini sebagai panggilan jiwa.

“Sebelumnya saya adalah petugas pemulasaran jenazah di kompleks perumahan saya. Sejak pandemi covid melanja saya meliburkan diri karena tidak berani. Saya terpanggil menjadi relawan untuk menyumbangkan tenaga dan kemampuan yang saya miliki. Saat ini saya merasa aman karena telah diberi pelatihan khusus dan dibekali dengan berbagai pengaman” katanya.

Ditanya tentang kesan keluarga, Juliati mengatakan bahwa setelah diberi pengertian semua keluarganya menerima. Mengingat adanya rasa aman dengan pelatihan dan berbagai sarana pendukung yang sudah disiapkan pemerintah.

“Dibanding saat awal covid melanda dulu, saya sering memandikan jenasah tanpa pengaman padahal saya belum tahu tentang jenasah tersebut. Alhamdulillan Allah masih melindungi saya dan Insyaallah akan terus dilindungi” katanya yakin.

Sementara Thoriqy Fajrin coordinator relawan mengatakan bahwa yang dikukuhkan ini sebanyak 61 relawan. Para relawan yang ada saat ini telah lolos berbagai seleksi dari jumlah semula 100 orang lebih.

“Pihaknya siap merekrut kembali serta menseleksi dan memberikan pelatihan kepada relawan baru lagi apabila dibutuhkan,” katanya.

Dengan sudah dikukuhkannya relawan Pemulasaran jenasah, Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi menyatakan bahwa Pemkab Gresik akan lebih mengintensifkan tenaga Kesehatan untuk hal yang lebih penting.

“Misalnya para tenaga Kesehatan ini akan menjadi tenaga vaksinator untuk percepatan vaksinasi di Gresik.” katanya. (Hari Riswanto)

0

Suara Indonesia News – Kota Bandung. Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) melalui Satuan Tugas (Satgas) Oksigen Jabar terus bergerak cepat memasok oksigen ke rumah sakit-rumah sakit yang kebutuhannya sangat mendesak. Salah satunya ke Rumah Sakit Immanuel.

Asisten Daerah (Asda) Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar Taufiq Budi Santoso menuturkan, selain mengirim liquid oksigen, Satgas Oksigen Jabar mendistribusikan juga tabung oksigen berbagai ukuran hasil kolaborasi.

“Untuk Rumah Sakit Immanuel telah dilakukan juga bantuan distribusi oksigen melalui Posko Oksigen dan mengoordinasikan penyaluran oksigen liquid dari bantuan Kemenkes,” kata Taufiq, Rabu (21/7/2021).

Oksigen yang dikirim ke Rumah Sakit Immanuel berupa 15 tabung ukuran 6 meter kubik, 22 tabung ukuran 1 meter kubik dan 3 VGL dari distributor PT Sari Angin. Satgas Oksigen Jabar pun mengirim 16 tabung ukuran 1 meter kubik dari buffer stock Posko Oksigen Jabar.

“Telah dikirimkan 3 ton oksigen liquid dari PT Samator Cibitung yang bersumber dari bantuan Kemenkes RI sebagai hasil komunikasi di Posko Oksigen Jabar,” ucap Taufiq.

Taufiq mengatakan, komunikasi dan kolaborasi pun intens dilakukan pihaknya, baik dengan BUMN maupun swasta, untuk memenuhi kebutuhan oksigen rumah sakit di Jabar.

Kerja sama dengan BUMN dan swasta terus berlanjut untuk mendukung kebutuhan oksigen di Jabar. PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, misalnya, sudah mengirim 10 ton liquid oksigen ke Jabar. Begitu juga Tanoto Foundation yang sudah memasok 46 ton oksigen pada tahap I.

Saat ini, kata Taufiq, pihaknya dan Tanoto Foundation sedang menyiapkan proses pengiriman oksigen tahap II. Sedangkan kolaborasi dengan PT Krakatau Steel mengenai pengisian ulang tabung oksigen dari seluruh rumah sakit di Jabar dilakukan setiap hari.

“Pengisian ulang dengan PT Krakatau Steel untuk rumah sakit di Jabar sampai saat ini berjumlah 1.977 tabung oksigen,” katanya.

“Kolaborasi terjalin karena komunikasi dan hubungan yang sangat baik dari Bapak Gubernur dengan berbagai pihak yang ditindaklanjuti secara manajerial dan teknis oleh Posko Oksigen Jawa Barat,” tambahnya.

Berkat kolaborasi tersebut, Satgas Oksigen Jabar sudah menyalurkan 50,89 ton liquid oksigen kepada rumah sakit di Jabar. Selain liquid oksigen, ribuan tabung oksigen pun sudah dikirim ke rumah sakit-rumah sakit.

Rinciannya, 300 tabung berukuran 6 meter kubik dan 100 tabung berukuran 1 meter kubik dari Baznas Jabar, 200 tabung berukuran 6 meter kubik dari swasta maupun perorangan, 1.466 tabung berukuran 10 meter kubik dari Singapura, dan 200 tabung berukuran 6 meter kubik dari Kemenkes.

“Posko Oksigen Provinsi berupaya untuk menyimpan buffer stock dalam jumlah cukup, yang secara bergilir akan dikirimkan ke rumah yang kebutuhannya sangat mendesak,” ucap Taufiq. (Sendi)

0

Suara Indonesia News – Jakarta. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa percepatan penyaluran bantuan sosial (bansos) di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat telah dilakukan di seluruh wilayah.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengungkapkan, sejak pertama kali diterapkan PPKM Darurat pada tanggal 3 Juli hingga 19 Juli 2021, setidaknya Polri telah menyalurkan 475.420 paket dan 2.471.217 Kilogram beras sudah disalurkan kepada masyarakat. Khususnya, warga yang paling terdampak akibat Pandemi Covid-19.

“Sejak periode 3 sampai dengan tanggal 19 Juli 2021, Polri telah mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di 34 wilayah Polda sebanyak 475.420 paket sembako dan 2.471.217 Kg beras,” kata Jenderal Listyo Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (20/7/2021).

Kemudian, sepanjang tahun 2020, bantuan sosial yang disalurkan Polri sebanyak 394.347 paket sembako, 30.000 ton beras, 790.436 Alkes/APD, dan mendirikan 13.119 dapur umum.

Sementara, sampai dengan 2 Juli 2021, bantuan Sosial yang disalurkan Polri sebanyak 750.780 paket sembako, 3.753 ton beras, 763.079 Alkes/APD, dan mendirikan 143.467 dapur umum.

“Akselerasi penyaluran bantuan sosial kami lakukan di seluruh Indonesia atau 34 provinsi. Baik wilayah yang menerapkan PPKM Darurat ataupun PPKM Mikro,” ujar Jenderal Listyo Sigit.

Menurut Jenderal Listyo Sigit, Pemerintah melalui TNI dan Polri juga telah menggelontorkan bantuan sosial PPKM Darurat dengan menyasar para masyarakat yang memang membutuhkan. Selain itu, vaksinasi nasional untuk menuju Herd Immunity terus dilakukan.

Sebab itu, Jenderal Listyo Sigit menginstruksikan kepada seluruh jajarannya dari tinggal atas hingga level bawah untuk terus melakukan percepatan distribusi bantuan sosial PPKM Darurat kepada masyarakat.

Ia juga meminta untuk jajaran TNI-Polri melakukan mapping dalam penyaluran bansos tersebut. Jenderal Listyo Sigit berharap tak ada lagi wilayah yang melaporkan adanya saluran bantuan sosial tersebut terhambat.

Mantan Kabareskrim Polri ini juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat, untuk melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa apabila stok bansosnya habis. Sebab itu, Sigit mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang.

“Masyarakat tetap tenang dan jangan khawatir, apabila bantuan yang diberikan habis, segera melapor. Nanti jajaran TNI dan Polri ataupun Kementerian Sosial akan memberikan lagi bantuan sosial tersebut,” ujar Jenderal Listyo Sigit.

Disisi lain, Jenderal Listyo Sigit menjelaskan, penerapan protokol kesehatan, merupakan kunci untuk menekan laju pertumbuhan virus corona di tatanan masyarakat. Karena itu, Sigit menegaskan pentingnya untuk terus melaksanakan protokol kesehatan di kehidupan sehari-hari.

“Semua ini dilakukan untuk sama-sama menjaga kesehatan untuk keluarga, diri sendiri dan orang lain,” ujar Jenderal Listyo Sigit.

Dalam hal ini, Sigit juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam program vaksinasi nasional maupun mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat.

“Saya mengajak elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, aktivis, OKP, Ormas, tokoh agama, ulama, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama dan bergandengan tangan untuk membantu masyarakat Indonesia dan mewujudkan target dari Pemerintah Indonesia,” ucap Jenderal Listyo Sigit.

Sementara itu, demi meringankan beban dan keterbatasan masyarakat di tengah PPKM Darurat ini, Polri juga mengirimkan hewan kurban se-Indonesia, khususnya di permukiman masyarakat yang paling terdampak akibat Pandemi Covid-19 ini.

“Semoga semua yang kita lakukan di Idul Adha ini menjadi ladang amal dan ibadah untuk kita semua. Dalam kesempatan yang baik ini, saya ingin mengucapkan selamat merayakan Idul Adha bersama keluarga, tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, menerapkan 5M, dan tetap di rumah saja, agar Pandemi Covid-19 segera berakhir di Indonesia,” tutup Jenderal Listyo Sigit. (Hari)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Polres Gresik distribusikan daging Qurban untuk masyarakat Kota Santri terdampak pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.

Pendistribusian ini dilakukan tepat pada hari raya Idul Adha 1442 H. Dilepas langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, SIK, MM didampingi Waka Polres KOMPOL Eko Iskandar, SH, SIK, M.Si dari lapangan tembak Polres Gresik, Selasa (20/7/2021).

Diawali dengan pemotongan hewan Qurban, dimana para tim pemotongan hewan yang ditunjuk menjalani tes swab antigen terlebih dahulu. Setelah lolos dari screening kesehatan barulah melakukan pemotongan hewan diiringi kumandang Takbir.

Semua tim dari awal sampai akhir menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Memakai masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun, menghindari kontak langsung orang per orang.

Lalu daging Qurban ditimbang dan dikemas dalam tas bertuliskan pendistribusian daging Qurban 1442 H/2021 M Polres Gresik. Untuk selanjutnya oleh Bhabinkamtibmas Polsek jajaran didistribusikan door to door ke depan rumah warga terdampak pandemi Covid-19.

Menggunakan kendaraan dinas Bhabinkamtibmas, Tim dilepas langsung oleh Kapolres Gresik. Di lapangan mereka didampingi Babinsa dari jajaran Kodim 0817/Gresik memberikan langsung kepada masyarakat tanpa menimbulkan kerumunan.

Bukan hanya melintasi jalan aspal yang mulus, namun medan terjal bebatuan harus mereka tempuh demi menyalurkan daging Qurban sampai di depan pintu rumah warga.

“Penyaluran daging Qurban ini bentuk kepedulian Polres Gresik terhadap masyarakat terdampak pandemi Covid-19.” tutur AKBP Arief Fitrianto.

Alumni Akpol 2001 itu mengatakan, pihaknya bersinergi dengan Kodim 0817/Gresik terus berada ditengah masyarakat melewati badai pandemi ini.

Pelopor gerakan Gresik Jaman Now ini mengimbau semua pihak, agar dengan kesadaran mematuhi protokol kesehatan tanpa harus ada pengawasan.

“Batasi mobilitas, sukseskan program vaksinasi diiringi disiplin mematuhi protokol kesehatan. Optimis kita bersama mampu mengakhiri pandemi Covid-19 ini,” tukasnya. (Hari Riswanto)

0

Suara Indonesia News – Jayapura. Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan menyerahkan hewan qurban berupa 1 ekor sapi secara simbolis kepada panitia qurban Masjid Ridho Allah Asrama Bucend III Waena, Kota Jayapura, Selasa (20/7/2021).

Peringatan Hari Raya Qurban ini dapat di jadikan suatu momentum untuk mengasah rasa empati kita dan senantiasa peduli terhadap sesama dalam meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim Alaihissalam.

“Meskipun pada tahun ini perayaan masih dilaksanakan di tengah pandemi, semangat untuk tetap berkontribusi dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat tidak boleh luntur sehingga dapat memperkuat solidaritas dan persatuan bangsa, saling menguatkan dan bersatu padu dengan pemerintah agar pandemi ini dapat segera berakhir.” ucap Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan, Selasa (20/7/2021).

Dengan adanya bantuan hewan kurban dari Komandan Korem 172/PWY diharapkan dapat bermanfaat dalam membantu meringankan beban masyarakat setempat pada Hari Raya Idul Adha 1442 H dalam situasi pandemi Covid-19.

Proses pendistribusian daging qurban tetap berpedoman pada SOP penanganan Covid-19 yang akan diantarkan langsung oleh panitia kerumah-rumah sehingga masyarakat tidak perlu mengambil ke tempat pemotongan atau pembagian untuk mencegah terjadinya kerumunan.

Masjid Ridho Allah Asrama Bucend III Waena berhasil mengumpulkan hewan qurban sebanyak 11 ekor terdiri dari 7 ekor sapi dan 2 ekor kambing.

Sementara itu Ketua Panitia Qurban Masjid Ridho Allah, Ustad Sudimin, MA., mengapresiasi dan mengucapkan, “Terima kasih kepada Danrem 172/PWY yang telah memberikan perhatian dengan menyalurkan bantuan hewan qurban untuk masyarakat di tengah pandemi saat ini,” ucap Ustad Sudimin. (Hari Riswanto)