0

Suara Indonesia News – Gresik. Jajaran Polres Gresik, pada Minggu (11/7/2021), kembali serentak melaksanakan kegiatan bantuan sosial (Bansos) untuk masyarakat terdampak Covid-19.

Kali ini jajaran Polsek Kedamean melalui Bhabinkamtibmas AIPTU Mahmud Kusairi, SH. dan AIPDA Sigit Putro Riadi didampingi oleh Drs. Suyanto (Kepala Desa Mojowuku) dengan memberikan bantuan Sembako pada warga yang menjalani isolasi mandiri di desa Mojowuku Kec. Kedamean – Gresik.

Ditempat terpisah, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto SH. SIK. MM. melalui Kapolsek Kedamean AKP H. Ali Syaiful SH. MH. menuturkan bahwa penyaluran baksos ini dilakukan secara serentak oleh jajaran Polres Gresik sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak pandemi virus Covid-19 dan juga saat diberlakukannya PPKM Darurat sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat miskin.

“Penyaluran dilaksanakan dengan cara door to door, pelaksanaan penyaluran Bansos tetap dengan menerapkan protokol kesehatan seperti warga wajib menggunakan masker, saling menjaga jarak atau physical distancing dan mencuci tangan baik sebelum dan sesudah mengambil bantuan” terangnya.

AKP H. Ali Syaiful menambahkan, “Semoga Sembako yang diberikan ini dapat membantu dan meringankan beban mereka,” ucapnya.

Kapolsek juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan 5M dan selama PPKM Darurat ini agar dipatuhi dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di Kec. Kedamean.

“yang bisa mencegah penyebaran Covid-19 adalah Kita bersama, caranya cuma satu disiplin protokol kesehatan 5M,” pungkasnya. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Kota Cirebon. Lonjakan penyebaran covid19 , semakin menggila. Dibutuhkan komitmen dari semua lapisan warga masyarakat untuk menanggapinya secara serius. Kepada warga masyarakat, yang mungkin belum tahu, atau pura-pura tidak tahu atau memang tidak mau tahu. Saat ini Kota Cirebon  melaksanakan PPKM Darurat terhitung mulai tanggal 03 – 20 juli 2021 ke depan. Mohon warga masyarakat, turut serta mendukung dan mensukseskan serta  mengawal bersama-sama turut serta terlibat dalam PPKM Darurat ini. Bagaimana caranya Dengan Diam dan Tetap Tinggal di Rumah serta jangan lupa berdoa,” jelas Kapolres cirebon Kota, dalam apel HT pagi ini, Minggu (11/07-2021).

Lanjut kata Kapolres Ciko, hari libur saat ini dan mulai hari ini, akan saya tutup akses masuk dari luar kota ke dalam kota 1×24 jam yaitu Pos Penutupan Kedawung, Pos Penutupan Kalijaga dan Pos penutupan Bakorwil. Ini untuk pos penutupan PPKM Darurat yang berada di luar kota cirebon, jelas AKBP Imron Ermawan, SH., S.IK., MH.

Kemudian 15 titik penutupan jalan masuk dalam kota selama  24 jam yaitu Perempatan Gunungsari., Perempatan Latpri., Perempatan Kejaksan., Perempatan BAT., Perempatan Ariodinoto., Jalan Tentara Pelajar., Jalan Pekiringan., Jalan Pilang Kedawung., Perempatan Perumnas., Pertigaan penggung., Pertigaan Kalitanjung., Bunderan Kedawung arah Tuparev., Perempatan cideng., Jalan Pemuda dan Pos Penutupan Penggung, papar Kapolres Ciko, putra Pasuruan Jatim ini.

Guna percepatan dalam rangka PPKM Darurat kota cirebon. Melihat situasi, arus dan mobilisasi masyarakat masih saja tinggi, baik pagi, siang, sore dan malam hari. Maka mulai hari ini, saya berlakukan untuk di tutup 1×24 jam, dihimbau kepada masyarakat, untuk bisa patuh pada PPKM Darurat dan menerapkan prokes. Kota Cirebon… Kota Sehat,” tegas AKBP Imron Ermawan, SH., S.IK., MH, Kapolres Cirebon Kota.

Saat ini barier yang ada di pos penutupan, mulai disusun dan di rapikan. Sehubungan banyak masyarakat yang tidak patuh pada peraturan PPKM Darurat.

“Sudah jelas ditutup tapi masih saja memindahkan barier, supaya bisa masuk,” ungkap Joko, simpatisan warga masyarakat yang membantu polisi dipenutupan perumnas.

Dan kepada masyarakat yang memaksa mau masuk ke kota cirebon, wajib membawa hasil antigen /pcr dan kartu vaksin, jelas Iptu Ngatidja, SH., MH, Kasi Humas Polres Cirebon Kota. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. Jajaran Polresta Cirebon membagikan bantuan kepada warga Kabupaten Cirebon dalam rangkaian kegiatan bertajuk Polresta Cirebon Peduli, Minggu (11/7/2021). Bantuan tersebut disalurkan langsung secara door to door ke rumah-rumah warga.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, S.I.K, M.H, mengatakan, sasaran kegiatan Polresta Cirebon Peduli di antaranya warga yang menjalani isolasi mandiri, warga terdampak PPKM Darurat, dan warga slum area di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Dalam kegiatan itu, Arif menyerahkan langsung bantuan beras kepada warga di Desa Kepunduan, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Ia mendatangi satu per satu rumah-rumah warga desa tersebut.

“Di Desa Kepunduan ini kami membagikan 500 paket bantuan beras kepada masyarakat. Kami juga berkoordinasi dengan Pemdes Kepunduan untuk mendata warga yang akan diberikan bantuan,” kata Kombes Pol Arif Budiman, S.I.K, M.H.

Selain itu, pihaknya juga membagikan 300 kilogram beras kepada warga yang melaksanakan isolasi mandiri menggunakan ATM Beras. Bantuan itu didistribusikan di Perumahan GSI, Perum Sentani Regency, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Petugas juga mendistribusikan langsung bantuan tersebut di depan rumah warga isoman. Para penghuni rumah yang hanya mengintip dari jendela pun terlihat menyampaikan terima kasih kepada petugas.

Sementara 500 paket makanan siap saji dibagikan kepada masyarakat yang terdampak penyekatan PPKM Darurat di sejumlah titik. Sasarannya adalah para tukang becak, pengemudi ojol, sopir angkutan umum, juru parkir, dan lainnya.

Arif berharap kegiatan tersebut membuat keluarga besar Polresta Cirebon dan komponen masyarakat lainnya dapat membangun kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada warga yang menjalani isoman.

Pihaknya meyakini jika kegiatan semacam itu diikuti instansi atau tokoh masyarakat lainnya maka semangat kepedulian dan kebersamaan menjadi sebuah komitmen di Kabupaten Cirebon. Sehingga warga yang menjalani isoman pun kebutuhannya terpenuhi meski tidak dapat beraktivitas untuk sementara waktu.

“Bantuan ini akan disalurkan secara rutin kepada warga yang membutuhkan. Kami berharap kegiatan ini menginspirasi pihak lain untuk turut berbagi dengan orang-orang di sekitarnya,” ujar Kombes Pol Arif Budiman, S.I.K, M.H. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Kepala Kepolisian Resor Gresik AKBP Arief Fitrianto SH, SIK, MM. memberikan bantuan secara simbolis, bantuan berupa paket sembako bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19, Minggu (11/07/2021).

Bantuan tersebut diberikan oleh Kapolres Gresik kepada perwakilan penerima bantuan di lokasi TPA Kebomas, sehingga tidak menimbulkan kerumunan. Didampingi Dandim 0817 Letkol Inf. Taufik Ismail, S.Sos, M.I.Pol., dan Pejabat Utama Polres Gresik.

“Setahun lebih pandemi Covid-19 melanda, berbagai upaya mulai operasi yustisi protokol kesehatan hingga vaksinasi terus bergulir. Bantuan juga serentak dilakukan Polsek Jajaran yang didistribusikan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa ke desa-desa dan kelurahan menyasar masyarakat terdampak pandemi,” ungkap AKBP Arief ketika melepas bantuan didampingi Dandim 0817.

Lanjut Alumni Akpol 2001 menyampaikan, Diketahui, akibat pandemi yang berkepanjangan telah membuat roda perekonomian mengalami kemunduran. Setiap lini kehidupan masyarakat terguncang karenanya. Perusahaan terpaksa mengistirahatkan karyawannya sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Semoga sumbangsih ini dinilai dapat membantu meringankan warga masyarakat terdampak pandemi.” tandas mantan Kapolres Ponorogo.

AKBP Arief Fitrianto juga menghimbau kepada masyarakat, “Mari kita dukung ikhtiyar pemerintah dalam menyudahi pandemi Covid-19 ini. Dengan disiplin mematuhi anjuran dalam rangka memutus rantai penyebaran virus corona.” imbau alumni Akpol 2001 itu.

Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta menghindari makan bersama adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat saat ini guna menghindari paparan Covid-19.

“Masyarakat diminta tidak abai menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas sehari-hari,” pungkasnya. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Surabaya. Forkopimda Jatim, berangkatkan bantuan Bakti Sosial Bhayangkara untuk negeri, di Mapolda Jatim pada Minggu (11/7/2021). Bantuan tersebut nantinya akan di distribusikan kepada masyarakat yang terkena dampak secara langsung pandemi Covid-19.

Forkopimda Jatim, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, dan Irdam V Brawijaya Brigjen TNI Arie Subekti, hadir dalam rangka melaksanakan pelaksanaan baksos “Bhayangkara Untuk Negeri”, hal ini menjadi bagian dalam penanganan PPKM darurat yang saat ini dilaksanakan.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Jatim secara simbolis melepas bantuan yang didistribusikan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa, di masing – masing kelurahan. Bantuan dalam rangka Bakti Sosial Bhayangkara untuk negeri ini sebanyak 21 ton beras, dan 42.000 paket sembako, dan di berikan kepada masyarakat yang membutuhkan, atau yang mengalami dampak langsung pandemi Covid-19.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta mengatakan. Selain melaksanakan operasi yustisi, tentunya juga perhatian pemerintah, perhatian Panglima TNI dan Kapolri itu, diberikan juga dalam bentuk bakti sosial.

Hal ini dilaksanakan secara serentak di 38 kabupaten/kota, yang dilaksanakan oleh 39 Polres Polresta di jajaran Jawa Timur.

“Pelaksanaannya akan dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa bersama dengan tim kelurahan dan Satpol PP. Sasarannya tentunya kepada masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid,” jelasnya Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta usai melepas pendistribusian bantuan.

Harapannya Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta petugas kelurahan yang berada di garda terdepan, bisa mengecek siapa saja masyarakat yang terkena dampak.

Kapolda juga mengajak kepada masyarakat Jatim bersama-sama menghadapi Covid ini, karena yang paling penting adalah peran serta masyarakat, yaitu dengan disiplin prokes.

“Sementara ini kami mohon untuk tetap di rumah, karena Covid masih ada di sekitar kita,” pesannya Irjen Pol Nico Afinta.

Pasalnya saat ini juga tidak sedikit personil TNI, Polri dan tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 setelah melaksanakan tugas. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat mematuhi aturan dan mematuhi protokol kesehatan.

“Saya kira kalau masyarakat mau aktif bersama-sama dengan kami, dengan cara diam di rumah melaksanakan 5M, Covid ini bisa kita lalui. Ingat disiplin tetap menjadi bagian penting,” tandasnya Kapolda Jatim dihadapan awak media.

“Ayo meneng nang omah disek, (ayo diam di rumah dulu), ayo jaga kesehatan kita dengan masyarakat 5M. Saya kira penting untuk kita semua menjalankan hal tersebut. Saya ucapkan terima kasih juga seluruh tim yang telah bekerja dengan baik,” pungkasnya Jenderal Polisi asli Suroboyo ini. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Kuanino. Penerangan161 Pertama kali digelar di Asrama TNI-AD Kuanino ini, anak berusia 12 tahun hingga 17 tahun disuntik Vaksin Covid-19. Penyuntikan Vaksin itu digelar di Aula Denhub Rem 161/Wira Sakti Jln. Sapta Marga No 8, Sabtu (10/7/2021).

Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Legowo W.R. Jatmiko, S.I.P., M.M., saat memberikan pengarahan kepada peserta Vaksinasi yang usia 12-17 tahun menyampaikan, “Hari ini Sabtu,10 Juli 2021 Korem 161/Wira Sakti bersama Denkesyah 09-04-01/Kupang mengadakan Vaksinasi untuk Keluarga Besar TNI khususnya anak-anak TNI yang berumur 12 s/d 17 tahun. Bagi yang berumur diatas 17 tahun seperti orang Dewasa dan Lansia sudah dilakukan dari kemarin-kemarinnya.”

“Dalam hal ini juga Danrem menyampaikan serta menghimbau kepada anak-anak yang mengikuti Vaksin agar sehabis di Vaksin tetap menjaga pola hidup sehat, misalnya ; istirahat yang cukup, makan yang bergizi dan banyak protein dikarenakan imun tubuh akan terbentuk 2 minggu setelah di Vaksin. Jadi di harapkan setelah Vaksin pertama jangan melakukan hal-hal yang berat seperti ber-diet, merokok, minum alkohol dan olahraga yang berlebihan/berat. Dalam kesempatan ini juga Danrem mengingatkan kepada semua masyarakat agar tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan 3M ; mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan” ujarnya.

Komandan Korem 161/Wira Sakti melaksanakan peninjauan di tiap-tiap meja dan berbincang-bincang dengan peserta Vaksin didampingi oleh Kepala Staf Korem 161/Wira Sakti, para Kasi Kasrem dan Dandenkesyah 09-04-01/Kupang.

Ditempat yang sama juga, Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana Ny. Betsy Jems Ratu Edo menyampaikan  “Vaksinasi ini adalah untuk anak yang berusia 12-17 tahun, jadi kami Persit sendiri mengajak ibu-ibu anggota kami yang mempunyai anak usia antara 12-17 tahun untuk datang bersama-sama di Vaksin karena kita tahu semua Vaksin ini sangat bagus untuk kita dan anak-anak kita supaya terhidar dari bahaya Covid-19 ini” ungkapnya.

Komandan Korem 161/Wira Sakti memberikan keterangan pers kepada Penerangan Korem 161/Wira Sakti, “Kita dari Pimpinan dan juga Dinkes Prov. NTT sudah mulai mengeluarkan Surat Edaran dari Kementerian untuk anak-anak yang berumur 12 s/d 17 tahun silakan melaksanakan Vaksin. Dikarenakan dari Mabes TNI mendapatkan Vaksin yang dikhususkan untuk anak-anak TNI, sehingga hari ini dilaksanakan di Asten Kuanino. Ternyata antusias anak-anak di Asten banyak juga yang awalnya disediakan sebanyak 10 vial 100 sampel ternyata kurang. Saya sempatkan menanyakan cadangan Vaksinnya kepada Dandenkesyah, ternyata ada cadangannya untuk Vaksin ke-dua nantinya. Mudah-mudahan setiap hari ada dukungan terus mengingat anak-anak rentan terhadap Virus bahkan Wilayah NTT sudah 500 sampai 600 tiap harinya. Sedangkan Vaksin anak-anak bagi masyarakat sipil akan dilaksanakan secara bertahap, sekarang dipusatkan buat anak-anak Keluarga Besar TNI dulu,” pungkasnya.

Danrem berharap, agar anak-anak juga selalu menerapkan protokol kesehatan dalam akitivitas sehari-hari. “Jangan lupa selalu menerapkan 3M ; mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak,” tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Staf Korem 161/Wira Sakti Kol Inf Jemz Andre Ratu Edo, para Kasi Kasrem 161/Wira Sakti, Dandenkesyah 09-04-01/Kupang, Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX /Udayana. (Penrem161/WS)

0

Suara Indonesia News – Kota Tebing Tinggi. Wali Kota Tebingtinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM menegaskan agar mewaspadai varian baru Covid-19,

hal ini dikatakan pada saat memberikan arahan setelah vicon apel kesiapan tambahan vaksinator 5000 orang  untuk wilayah Provinsi Sumatera Utara dengan Kapoldasu Irjen Pol. Panca Putra Simanuntak, M.Si, Sabtu, 10/07-2021 di Aula Kamtibmas Polres Tebing Tinggi.

“Situasi pandemi masih belum bisa kita prediksi, karena  jumlah tingkat kematian yang sangat tinggi dan  Kami ingatkan bahwa varian baru adalah varian yang  sangat cepat menyebar, tidak membutuhkan waktu lama, hanya hitungan 10 detik saja bisa menimbulkan tertularnya  virus kepada yang lain,” ungkap Wali Kota.

Wali Kota berpesan agar operasi yustisi Pemko bersama Polres dan Kodim tetap dilaksanakan, termasuk pengetatan razia masker, dengan harapan supaya tidak termasuk dalam tahap varian baru Covid-19.

“Kami harap apa yang telah dilaksanakan Pemerintah Kota bersama Polres dan Kodim, kita melakukan operasi yustisi, termasuk pengetatan razia masker,  agar  kita tidak terpapar, ini dilakukan supaya kita tidak masuk dalam tahap varian tersebut.”  tuturnya.

“Kalau kita tak ingin pandemi ini menyebar dengan luas, kita jangan bepergian, jangan beraktifitas berkerumun, agar protokol kesehatan dikedepankan,” imbuh Wali Kota.

Pada kesempatan itu juga dihadiri Kapolres AKBP. Agus Sugiyarso, S.IK dan Danramil 13/TT Kapt. Inf. Budiono, Wakapolres AKBP. Sarponi, Kaban Kesbangpol Zubir Husni Harahap, Pj. Satpol PP Kota YB. Hutapea, Kabid P2P Dinas Kesehatan selaku Jubir Covid-19 Kota dr. Henny Sri Hartati, Komisi Dakwah MUI Kota tebingtinggi Riduan Sam yang mewakili Ketua MUI  dan Ketua AMTT (Aliansi Mahasiswa Tebing Tinggi) Peter Munthe serta Perwira dan ASN di jajaran Polres Tebing Tinggi.

Kapolda Sumut Irjen. Pol. Panca Putra Simanjuntak dalam arahannya, berpesan agar  kegiatan ini harus terpadu dengan seluruh komponen masyarakat guna mengeliminir dan mencegah terjadinya penambahan Covid-19 di provinsi Sumatera Utara yang tidak terkendali.

“Dalam rangka mencegah dan mengeliminir penyebaran Covid-19 di wilayah Sumatera Utara, langkah-langkah yang terus kita lakukan dengan masif. Mulai dari pelaksanaan operasi yustisi, menjaga diri, menjadi cara paling jitu untuk menekan penyebaran Covid-19. Selain tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam melaksanakan kegiatannya,” ungkap  Kapolda Sumut.

Kapolda Sumut juga berharap agar tim vaksinator benar-benar memperhatikan persiapan kegiatan vaksinasi di lapangan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan serta menghimbau  kepada seluruh  masyarakat untuk tetap menjaga diri setelah melakukan vaksinasivaksinasi. (Julian)

0

Suara Indonesia News –  Gresik. Gerakan Gresik Jangan Kemana-mana Nang Omah Wae “GRESIK JAMAN NOW” yang dipelopori Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. Dikolaborasikan dengan PPKM Darurat, diyakini akan menurunkan sebaran kasus Covid-19 di Kota Santri.

Karena diketahui, salah satu penyebab meningkatnya penularan Covid-19 adalah mobilitas masyarakat yang tinggi.

“Kepatuhan menerapkan Gresik Jaman Now harus diiringi disiplin mematuhi protokol kesehatan.” ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, SIK, MM, Sabtu (10/7/2021).

Terkait akhir pekan, kebiasaan masyarakat menghabiskan malam Minggu nongkrong bersama teman-teman berpotensi mengabaikan protokol kesehatan.

Mulai melepas masker hingga tidak menjaga jarak prokes minimal 1,5 meter. Begadang hingga larut malam pun tidak baik bagi kesehatan.

Maka dari itu, alumni Akpol 2001 itu mengimbau masyarakat agar mengurangi mobilitas. Lebih baik di rumah saja apabila tidak ada kepentingan yang benar-benar mendesak.

Saat ini di Kota Santri sedang dilakukan penutupan beberapa ruas jalan dan penyekatan. Semua ini dilakukan guna mengurangi mobilitas masyarakat dalam rangka memutus rantai penyebaran virus corona.

Polres Gresik bersama Pemkab Gresik dan Kodim 0817 menaruh perhatian serius pada perkembangan sebaran Covid-19 yang belakangan mengalami peningkatan, dan masuknya varian baru di berbagai daerah.

AKBP Arief menambahkan, terlihat dari pantauan, diberlakukannya PPKM Darurat membuat sejumlah jalanan di Gresik tampak terlihat lengang.

“Dari situ, masyarakat harus berpikir untuk melindungi diri dan keluarga agar terhindar dari paparan virus corona,” tutur mantan Kapolres Ponorogo.

“Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta menghindari makan bersama adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat saat ini untuk menghindari penularan Covid-19.” jelasnya.

Satgas pengawas protokol kesehatan gabungan personel TNI-POLRI dan Sat Pol PP terus tiada henti melakukan operasi yustisi pendisiplinan protokol kesehatan.

Ketahuan melanggar aturan PPKM Darurat, langsung ditindak tegas. Bukan hanya pusat perbelanjaan atau mall, kafe maupun rumah makan diharuskan hanya melayani take away.

Pihaknya mengharap kesadaran semua pihak untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan. Juga mendukung kebijakan pemerintah terkait PPKM Darurat.

Menurutnya, sebagian besar masyarakat sudah mengetahui peraturan PPKM Darurat itu. Meskipun ada pula yang harus diingatkan lagi.

Meskipun demikian, pihaknya bersama instansi terkait akan masiv di lapangan mengingatkan masyarakat, bahkan menindak pelanggar aturan PPKM Darurat

“Kami ucapkan terimakasih bagi masyarakat yang berakhir pekan di rumah saja.” pungkas mantan Kapolres Ponorogo tersebut. (Hari R)