0

Suara Indonesia News – Kota Tebing Tinggi. Satgas Covid 19 dari Dinas Kominfo Tebing Tinggi bersama  Humas Polres Tebing Tinggi menggelar kegiatan soisalisasi penanganan Covid-19 di beberapa titik di Kota Tebing Tinggi, Selasa (13//7-2021).

Dalam kegiatan ini, Satgas menghimbau kepada masyarakat Kota Tebing Tinggi agar tidak melakukan perjalanan ke Kota Medan berhubung penerapan PPKM Darurat  , dan agar mentaati kebijakan  PPKM darurat yang sedang diterapkan di Kota Medan sampai dengan 20 Juli 2021.

“Terkait Penerapan PPKM Darurat di Kota Medan sejak 12-20 Juli 2021, maka Polres Tebing Tinggi bersama  Pemerintah Kota Tebing Tinggi melakukan Operasi Imbangan, dimana kegiatan ini berupa sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak berpergian ke Kota Medan.” jelas Kasubbag Humas Polres Tebing Tinggi Iptu Agus Irianto, SPKT.

Untuk mengantisipasi aktifitas masyarakat, Polres Tebing Tinggi akan mendirikan Pos Penyekatan dibeberapa titik di wilayah Kota Tebing Tinggi.

“Kami juga akan mendirikan 3 Pos Penyekatan yang terletak di Terminal Bandar Kajum, Pabatu (Lintas Siantar) dan Paya Pasir (Lintas Kisaran). Dengan Pos Penyekatan ini masyarakat Kota Tebing Tinggi dihimbau untuk tetap berada di Kota Tebing Tinggi agar penyebaran Covid-19 dapat dihentikan. Kiranya masayrakat dapat mengikuti himabauan ini dengan sebaik-baiknya.”

Kepala Bidang Komunikasi Diskominfo Kota Tebing Tinggi Iswan Suhendi, S.STP, M.Si mengatakan , bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab Satgas Covid-19 Kota Tebing Tinggi.

“Melalui sosialisasi ini kami harapkan masyarakat dapat mentaati dan berpartisipasi mendukung kebijakan pemerintah dengan tidak melakukan perjalanan ke Kota Medan karena disana sedang di berlakuan PPKM Daturat sampai 20 Juli 2021.

Sosialisasi dan Edukasi akan terus kami gaungkan agar seluruh warga dan masyarakat dapat menjalankan himbauan ini dan tetap menjalankan Protokol Kesehatan 5M,” tutupnya. (julian)

0

Suara Indonesia News – kabupaten Cirebon. Tim gabungan satgas covid 19 unsur Muspida kabupaten Cirebon menemukan sejumlah pelanggaran prokes ppkm darurat di bidang industri esensial di daerah kecamatan gempol kabupaten Cirebon dalam operasi pemantauan penerapan ppkm darurat di kabupaten Cirebon. Selasa ( 13 – 07 – 2021 ).

PT. Java Palma industri di bidang briket batok kelapa di kecamatan gempol kabupaten Cirebon, kedapatan tidak mematuhi aturan pemerintah baik dari pusat dan daerah mengenai jam kerja dan jumlah tenaga kerja yang bekerja di saat aturan ppkm darurat yang semestinya hanya di perbolehkan 50% dari jumlah karyawan yang terdaftar di perusahaan.

Penyidik Satpol-PP dari PPNS kabupaten Cirebon Yusup menerangkan bahwa perusahaan di bidang esensial semestinya hanya boleh memperkerjakan karyawan nya 50 % dari jumlah keseluruhan karyawan yang di miliki oleh perusahaan ini.

Dan juga menemukan pelanggaran prokes yang lainnya seperti tidak adanya tempat cuci tangan, hand sanitizer, sabun cuci tangan, dan karyawan nya banyak yang tidak menggunakan masker di saat bekerja.

Namun sangsi belum bisa di berikan langsung menunggu hasil sidang hari Kamis nanti, sangsi administrasi yang jelas akan di kenakan kepada pihak perusahaan minimal Rp. 5.000.000, hingga Rp. 50jt menanti tergantung keputusan pengadilan menimbang dan menetapkan, sangsi yang akan di berikan.

Jamal perwakilan pihak perusahaan membenarkan dan mengakui kesalahannya dan pihak nya akan segera memperbaiki diri dan mengikuti aturan dari pemerintah yang telah ditetapkan, dan akan segera di laksanakan oleh pihak perusahaan. Ungkap nya. (Sendi)

0

Suara Indonesia News – Nias Selatan. Babinsa Koramil 10/Lolowau Kodim 0213/Nias Serda Roket,  Pratu K. Laoli dan prada Paskah zai melakukan Operasi Penegakkan Disiplin Masyarakat dalam rangka adaptasi kebiasaan baru untuk mematuhi protokol Kesehatan guna memutuskan mata rantai penularan Virus Covid-19   bertempat di Wilayah Desa Lolowau Kecamaran Lolowau Kabupaten Nias  Selatan Provinsi Sumatera Utara, Selasa ( 13 /07/2021)

Babinsa Serda  Pratu K.Laoli menjelaskan  bahwa tujuan Kegiatan Operasi Penegakkan disiplin Masyarakat ini untuk  memberikan himbauan kepada Masyarakat  guna mematuhi Protokol Kesehatan untuk  mengantisipasi serta memutuskan Mata  rantai  penularan Virus Covid-19 di tengah Masyarakat, tegasnya.

Tambahnya Babinsa menegaskan  bahwa Pihaknya selalu menghimbau Masyarakat  agar Selalu memakai  Masker dan Menuci tangan bila keluar rumah  dan menjaga jarak/Physical Distancing di pusat pasar dan  di tempat  Fasilitas umum, ditempat Rumah makan dan tempat pangkas,  khususnya  pada prioritas titik obyek keramaian, ucapnya.

Babinsa juga Menghimbau kepada pemilik/pengelola Rumah Makan dan tempat pangkas dan objek keramaian lainnya untuk menyediakan fasilitas cuci tangan/hand sanitizer,khusus pada prioritas titik/obyek keramaian, jelasnya.

Operasi Disiplin Masyarakat dalam rangka beradaptasi  mematuhi Protokol Kesehatan  ini turut di hadiri Anggota Polri dari Polsek Lolowau dan Anggota Satpol PP dari  Kabupaten Nias Selatan.

Kegiatan Operasi disiplin serta Penyampaian himbauan kepada  Masyarakat  guna mematuhi protokol Kesehatan ini , berjalan baik, Aman dan tertib. (Aro Ndraha)

0

Suara Indonesia News – Surabaya. Masyarakat semakin antusias dalam menyukseskan program vaksinasi pemerintah. Saat ini, tidak hanya orang dewasa namun juga para remaja dan anak-anak ikut berbondong-bondong mendatangi Polrestabes Surabaya untuk menerima vaksin.

Setelah memberikan fasilitas vaksin gratis untuk warga berusia 18 tahun ke atas, kini saatnya Polrestabes Surabaya berkolaborasi dengan Germas dan Dinas Kesehatan Kota Surabaya gelar vaksinasi anak-anak maupun remaja berusia 12 hingga 17 tahun untuk membantu vaksin masyarakat dengan tujuan percepatan vaksin di Kota Surabaya.

Vaksin ini dimulai sejak pukul 08.00 Wib. di Gedung Bharadaksa Polrestabes Surabaya. Meskipun tidak diadakan baris-berbaris seperti sebelumnya program vaksinasi terlaksanakan dengan tertib dan rapih. Petugas Polrestabes Surabaya juga telah menerapkan protokol Kesehatan yang sangat ketat agar tidak terjadi kerumunan.

Anak-anak maupun remaja yang telah memenuhi persyaratan vaksin yang berlaku akan diarahkan petugas menuju tenda-tenda yang sudah tersedia untuk kemudian divaksin.

Dari keterangan Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo, S.I.K., M.H., menjelaskan ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh para calon penerima vaksin remaja atau pelajar tersebut, diantaranya harus membawa fotokopi KTP bagi yang sudah memilikinya, membawa fotokopi KK dan kartu pelajar bagi yang masih belum memiliki KTP.

“Pelaksanaan Gerai Vaksinasi Polri ini tidak mengganggu vaksinasi yang ada di Puskesmas-puskesmas yang berada di wilayah hukum Polrestabes Surabaya, dan program vaksinasi saat ini dikhususkan untuk anak-anak dan remaja usia 12-17 tahun di daerah Surabaya,” tutur Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo, Selasa (13/07/2021). (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Tuban. Forkompimda Jawa Timur, secara resmi membuka gerakan lawan covid-19, di Kabupaten Tuban, pada Selasa (13/7/2021). Hal ini dilakukan guna mengajak masyarakat untuk bersama-sama melawan covid-19 dengan terus menerapkan protokol kesehatan.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta di dampingi Pejabat Utama Polda Jatim, mengajak masyarakat untuk bersama-sama melawan Covid-19.

Gubernur Jatim mengucapkan terima kasih bahwa ada gerakan serentak lawan covid-19 di Kabupaten Tuban.

“Kita harus memberikan apresiasi luar biasa, ada penyemprotan disinfektan di 311 desa, di 17 kelurahan. Secara nasional kita memang harus bisa memaksimalkan vaksinasi. Nah, vaksinasi yang sekarang ditargetkan sepuluh sampai lima belas ribu mudah-mudahan bisa tercapai,” ucap Gubernur Jatim usai membuka gerakan lawan Covid-19.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sekarang saya melihat semangatnya untuk mendapatkan vaksin Covid-19 dari merek apa pun ya. Itu sudah luar biasa,” lanjutnya.

Selain itu, Khofifah juga menjelaskan, pada saat yang sama meskipun sudah divaksin, tetap menjaga protokol kesehatan, tetap menggunakan masker, tetap menjaga jarak yang aman dan tetaplah mengurangi mobilitas, serta mengurangi interaksi.

“Posisi-posisi seperti ini, maka peran media sangat penting, dari pentahelix approach itu ada pemerintah, ada media, ada masyarakat, kemudian ada private sektor dan ada kampus. Lima ini mudah-mudahan terus bersinergi dalam penanganan dan pengendalian covid-19 di Jawa Timur,” jelasnya.

Berikutnya juga ada swab antigen disini, dan dilakukan format dimana gerakan ini akan menjadi satu kesatuan penanganan secara komprehensif.

“Maka kalau kami hadir, bersama Pangdam, Kapolda, Kajati, dan Kabinda, full team ini penanda keseriusan kami dalam penanganan covid-19.” tambahnya.

Gubernur juga berpesan kepada Bupati dan Forkopimda Kabupaten Tuban, untuk dapat memaksimalkan ikhtiar ini, dan terima kasih atas inisiasinya, mohon terus dimaksimalkan supaya betul-betul covid-19 di Tuban bisa tertangani dengan baik dan di Jawa Timur juga bisa kita tangani dengan baik.

“Saya mohon semuanya memaksimalkan ikhtiar ini. Nah, saat-saat seperti ini, seperti yang saya melihat keluhan bahwa ada kelangkaan obat, maka insyaallah besok itu akan diluncurkan paket obat oleh Pak Presiden, sehingga kebutuhan – kebutuhan terutama yang isolasi mandiri relatif akan bisa ter-support,” tandasnya.

Selain itu, Gubernur memohon kerelawanan kita bersama untuk bisa mengajak kepada masyarakat hari ini kita masih dalam posisi PPKM darurat. Mohon semuanya bisa menjaga segala sesuatunya tetap pada pendisiplinan protokol kesehatan.

Saya ingin mengajak pada saat-saat seperti ini sesungguhnya jangan ada kecenderungan apalagi melakukan menimbun obat. Jangan ada yang melakukan menimbun oksigen. Lengkap tentu dengan tabung atau silindernya.

“Ayo sekarang kita baktikan diri kita semua untuk memberikan terbaik bagi masyarakat yang memungkinkan bisa kita layani,” tutup Khofifah.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta juga menyampaikan dalam menjaga stabilisasi kebutuhan obat dan oksigen agar pendistribusiannya sampai ke bawah, sampai ke lini terdepan, di Puskesmas, di toko-toko atau masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas harga.

Terkait itu semua, Kapolda Jatim telah membentuk Satgas dan membentuk tim. Oleh karena itu, Kapolda menghimbau kepada seluruh masyarakat, kalau membutuhkan obat-obatan dan oksigen datang ke Rumah Sakit Umum Daerah, datang ke Puskesmas, datang ke toko-toko yang telah ditentukan.

“Masyarakat jangan membeli untuk dirinya sendiri ataupun lebih-lebih menjual dengan mengambil keuntungan dalam situasi seperti ini,” tegas Kapolda Jatim.

Forkopimda Jatim akan selalu berkomitmen menyediakan kebutuhan tersebut, yaitu ketersediaan distribusi dan stabilitas harga sesuai dengan aturan yang ada.

“Untuk sanksi semua sudah diatur dengan undang-undang, tetapi sekarang ini bukan masalah sanksinya tetapi niat dari masyarakat untuk menimbun, menyimpan obat-obatan dan oksigen, meskipun dirinya tidak kena, itu hal yang salah,” jelas Irjen Pol Nico Afinta dihadapan awak media.

“Apalagi ada oknum-oknum yang menimbun untuk dijual dan mendapatkan keuntungan yang lebih, baik yang menimbun obat-obatan, maupun oksigen. Tim diseluruh Jawa Timur baik dari Polda maupun Polres, bersama-sama untuk menanggulangi itu,” tandasnya.

Kapolda berpesan kepada seluruh masyarakat, untuk yakin bahwa pemerintah sudah menyiapkan, dan semua sedang berupaya untuk menyiapkan hal tersebut.

“Jangan panik, tetap tinggal di rumah, patuhi 5-M, Jaga diri, Jaga Keluarga, dan Jaga Negara,” pungkasnya orang nomor 1 di kepolisian Jawa Timur itu. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Jakarta. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kegiatan vaksinasi massal di Pondok Pesantren (Ponpes) Minhaajurrosyidiin, Jakarta Timur (Jaktim), Selasa (13/7/2021).

Vaksinasi massal tersebut diprakarsai oleh DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI, TNI dan Polri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengapresiasi pihak Pesantren dan DPP LDII lantaran telah berperan dalam melakukan vaksinasi massal untuk masyarakat. Menurut Sigit, untuk menciptakan Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap Covid-19, diperlukan kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat.

“Terima kasih kepada panitia atas pelaksanaan kegiatan vaksinasi massal ini,” kata Jenderal Listyo Sigit dalam tinjauannya.

Eks Kabareskrim Polri ini menyebut, target vaksinasi di Pesantren Minhaajurrosyidiin per harinya 1.000 orang dan sudah dimulai sejak 14 Juni 2021.

“Capaian hingga saat ini sudah 14.928 orang tervaksin. Melibatkan sebanyak 60 vaksinator dari Dinas Kesehatan, TNI dan Polri,” ujar mantan Kapolda Banten tersebut.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengingatkan kepada panitia acara terkait dengan pelaksanaan vaksinasi massal tahap II. Ia juga menyampaikan soal target Pemerintah yang akan melakukan vaksinasi sebanyak dua juta per satu hari.

“Tempat ini sesuai karena sirkulasinya bagus, terbuka dan lapangan luas. Kami berikan motivasi kepada panitia, dengan hadir kesini melakukan peninjauan kegiatan,” kata Marsekal Hadi di kesempatan yang sama.

Selain meninjau di Pesantren, Panglima TNI dan Kapolri melakukan pengecekan langsung ke kegiatan vaksinasi massal di Universitas Atma Jaya, Jakarta, yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni UNIKA Atma Jaya bersinergi dengan Yayasan UNIKA Atma Jaya.

Kegiatan ini diselenggarakan sejak tanggal 7 Juli 2021. Target vaksinasi adalah mahasiswa dan

masyarakat umum sebanyak 1.000 orang per hari. Sampai dengan hari ini capaian vaksinasi di Universitas Atma Jaya sebanyak 3.805 orang. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Mandau. Reskrim Polsek Mandau berhasil melakukan penangkapan terhadap 4 orang diduga pelaku tindak pidana penculikan bersenjata api, pada Kams 08 Juli 2021 sekira pukul 20.30 WIB lalu, bertempat di Jalan Lama Duri 13 Desa Sebangar Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis.

Laporan berawal dari istri korban inisial BM yang mengaku ia sesampai dirumah, pelapor langsung didatangi oleh 5 orang yang tak dikenal dengan menodong pelapor diduga menggunakan senjata api, selanjutnya Korban lansung dibawa oleh orang yang tak dikenal masuk kedalam mobil milik terlapor.

Atas kejadian tersebut Pelapor merasa ketakutan dan melaporkan kejadian tersebut pada pihak berwajib/Polri untuk pengusutan lebih lanjut Laporan Polisi Nomor : LP/166/VII/2021/SPKT.

Atas kejadian tersebut Kapolsek Mandau AKP Jalifer Lumban Toruan, S.AP memerintahkan penyidik unit Reskrim Polsek Mandau menindaklanjuti Perkara tersebut dimana berdasarkan hasil penyidikan bahwa benar telah terjadi Penculikan terhadap Korban.

Kapolsek Mandau AKP Jalifer Lumban Toruan, S.AP melalui Kanit Reskrim Polsek Mandau AKP Firman Fadhila Sik bersama team opsnal Polsek Mandau melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku.

Pada hari Sabtu tanggal 10 Juli 2021 Team mengetahui pelaku berada di Suram, Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar.

Selanjutnya team bergerak menuju yang diduga tempat persembunyian pelaku, pada hari Minggu 11 Juli 2021 pkl 09.30 WIB team berhasil mengamankan 2 (dua) orang diduga tersangka penculikan.

Kedua tersangka, inisial BT Pasaribu (36 th) dan M.I (32 th) dimana pada saat team mengamankan tersangka M.I yang sedang duduk didepan rumah terlihat tersangka BT Pasaribu dari samping rumah berusaha melarikan diri sehingga team melakukan tindakan tegas terukur dan terarah melumpuhkan pelaku.

Setelah dilakukan Interogasi bahwa benar keduanya telah melakukan penculikan, mereka melakukan penculikan tersebut bersama 3 rekan lainnya dengan inisial H, S dan M. Dari keterangan kedua tersangka bahwa ketiga tersangka lainya berada di sebuah pondok di daerah Suram Kecamatan Tapung Hulu Kampar bersama korban yang sedang disekap.

Selanjutnya Kanit Reskrim Polsek Mandau AKP Firman Fadhila, SIK team bergerak menuju tempat penyekapan, setelah sampai di TKP penyekapan ternyata kedatangan team diketahui oleh ketiga tersangka yang sedang menyekap korban.

Melihat team datang para tersangka berusaha melarikan diri dan akan membawa korban penculikan lari namun team langsung bertindak cepat mengamankan korban penculikan sedangkan ketiga pelaku tersebut berhasil melarikan diri.

“Team berhasil menyelamatkan korban dalam keadaan sehat dan selamat., “terang AKP Firman, Selasa (13/7/2021) kepada wartawan.

Adapun pengakuan dari kedua tersangka bahwa mereka disuruh oleh tersangka berinisial SS (29 th) dengan tujuan dilakukan penculikan agar membayar hutang korban kepada suami tersangka SS sebesar Rp 110.000.000,- (seratus sepuluh juta rupiah).

Dari Informasi tersebut selanjutnya team melakukan pengembangan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka SS dirumahnya Jalan Jawa Kelurahan Gajah Sakti, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Dan pada saat diamankan dirumahnya team juga berhasil mengamankan tersangka berinisial JJS (24 th) yang hendak akan melarikan diri namun team berhasil mengejar dan mengamankan tersangka JJS.

Adapun peran dari tersangka JJS yaitu sebagai pemantau atau mencari keberadaan korban, setelah korban terpantau kemudian tersangka JJS memberikan informasi kepada BT Pasaribu (36 th) dan M.I (32 th) untuk dilakukan penculikan.

Adapun motif dari penculikan ini berdasarkan keterangan korban penculikan bahwa korban ada meminjam uang kepada suami tersangka berinisial SS (29 th) yang dimana suami tersangka berinisial SS (29 th) ini adalah seorang residivis perkara narkotika. Uang tersebut digunakan korban untuk membuat kandang ayam sejak satu tahun yang lalu.

Karena korban inisial BM belom bisa melunasi utang tersebut suami tersangka berinisial SS (29 th) menyampaikan ke tersangka berinisial SS untuk meminta utang tersebut.

Selanjutnya tersangka SS menghubungi BT Pasaribu (36 th) untuk melakukan penculikan terhadap korban.

Selanjutnya Tersangka beserta barang bukti yang dibawa ke Polsek Mandau Untuk Penyidikan Lebih lanjut,” tutup AKP Firman.

Barang bukti, 1 (satu) unit mobil Daihatsu Xenia BM 1412 PRN warna silver, 1 (satu) buah Handphone Merk Nokia warna hitam, 1 (satu) buah Handphone Merk Vivo warna hitam, 1 (satu) buah Handphone Merk vivo warna blue light, 1 (satu) buah Handphone Merk Oppo warna hitam, 2 (dua) buah Senjata api Replika jenis air soft gun warna hitam,1 (satu) buah tabung gas air soft gun, 1 (satu) kotak peluru air soft gun. (Mus)

0

Suara Indonesia News – Kota Cirebon. Hari ini dilaksanakan Kegiatan Polres Cirebon Kota Berupa Pembagian Beras Kepada masyarakat yang membutuhkan ditengah pelaksanaan PPKM Darurat di sekitar Jalan Sunan Gunung Jati Kabupaten Cirebon Wilayah Hukum Polres Cirebon Kota dipimpin langsung Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, SH., S.IK., MH. Selasa (13.07.21)

Dalam arahannya ” Kita kembali melaksanakan bakti sosial kepada masyarakat Kota Cirebon yang membutuhkan. Pada saat memberikan bantuan jangan lupa mengucapkan salam, bismillah dan kami mohon didoakan. Kedepankan senyum, sapa dan salam kepada warga masyarakat yang akan diberikan bantuan. Pada saat memberikan beras ucapkan terlebih dahulu Bismillahiromanirohim dan mohon doakan kami. Insya Allah Kegiatan ini akan di catat amalannya oleh Allah SWT dan semoga kegiatan hari ini bisa mengantarkan kita ke surganya Allah SWT,” ucap Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, SH., S.IK., MH.

“Kapolres cirebon Kota, patut di acungin jempol, beliau sabar juga bijaksana. Kesibukan pelaksanaan PPKM Darurat, beliau masih memikirkan untuk berbuat kebaikan, yang memang selama ini hampir tiap hari melaksanakan bansos baik bagi-bagi beras sampai memberikan kursi roda pada warga,” ungkap warga yang berprofesi sebagai tukang becak ini.

Hal senada juga dilontarkan  Sukardi yang sedang jualan es, saat melintas di jalan Klayan mendapatkan bantuan beras dari Kapolres Cirebon Kota ” Pa Kapolres Ciko, baik dan dermawan.”

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP I Putu Asti Hermawan, S.IK., Kasat Binmas Polres Cirebon Kota AKP Acep Anda, SH., Kasat Intelkam Polres Cirebon Kota AKP Jajang Wahyudin, SH, MH.dan Kasat Narkoba Polres Cirebon Kota AKP M. Ilham, S.IK., jelas Kasi Humas Polres Cirebon kota.

Masyarakat yang menerima bantuan sembako berupa beras sekitar 50 orang yang berisikan perkantong berasnya berisi 3 kg dibagikan di sepanjang Jalan Sunan Gunung Jati Kabupaten Cirebon, serta dalam pelaksanaan menerapkan protokol kesehatan, tutup Iptu Ngatidja, SH., MH. (Hatta)