0

Suara Indonesia News – Pasangkayu. Dalam rangka meningkatkan hubungan silaturrahmi dan sikap saling toleransi antar umat beragama, Kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi sulawesi barat, Rabu. (13/07/2021) Kembali menggelar satu kegiatan yang sangat Spektakuler dipertengahan Tahun anggaran 2021 yakni” Dialog Tokoh Agama, Tokoh masyarakat dan pengurus FKUB sekabupaten Pasangkayu yang dilaksanakan oleh Subag ORTALA dan KUB kanwil Kemenag Sulbar yang dipimpin Muh. Abidin S.Ag.MM dengan Tema” Peta Jalan Moderasi Beragama Dalam Memelihara Kerukunan” dengan mengawali kegiatan pembacaan  doa lintas agama yang dipimpin oleh masing- tokoh agama yang dilaksanakan di Aula Hotel Multazam Pasangkayu,

Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Prov.Sulbar Bapak DR.H Syamsul, S.Ag,M.Pd.I mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov.Sulbar Membuka secara resmi Kegiatan Dialog Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan pengurus FKUB, Turut Hadir Pada kegiatan ini Kabid Bimas Islam Kanwil Kemenag Sulbar, DR.H.Misbahuddin,M.Ag. Pembimas Budha  Kanwil Kemenag Sulbar TS.Haryanto, S.Ag. Pembimas Hindu kanwil Kemenag Sulbar I Nyoman Aryadi, S. Ag. Pembimas Kristen Kanwil Kemenag Sulbar Ayub, S. Pak. Pembimas Katolik kanwil Kemenag Sulbar Petrus Tandilodang, SS. Kakankemenag Pasangkayu H. Mustafa Tangngali S.Ag, MA. DPP GP Anshor Mas’ud Saleh SS, Wakapolres pasangkayu Kompol Ade Chandra, ketua BAZNAS Pasangkayu Ust.Adrian, Kesbangpol Pasangkayu, wahdah Islamiyyah, NU, Muhammadiyah,

Bapak Ka.kanwil kemenag Sulbar Bapak DR.H.M.Muflih B, Fattah MM. dalam hal ini diwakili oleh kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulbar Bapak DR.H. Syamsul, S.Ag,.M.Pd, Menghadiri Kegiatan sekaligus membuka acara dan Membawakan Sambutannya.

 

Dalam mengawali sambutannya H.Syamsul mengatakan” ada 3 point’ penting terkait kegiatan kita pada hari ini.

  1. Bagaimana penguatan moderasi beragama kita bangun disegala line.
  2. presentasi indeks beragama
  3. Merencanakan tahun 2022 sebagai tahun toleransi

Lebih lanjut H. Syamsul, menyampaikan, bahwa kehadiran kita semua disini bertujuan untuk menghasilkan satu kesimpulan yang nanti dirumuskan bersama sehingga Moderasi Beragama yang sering digaungkan oleh Kementerian Agama dapat terealisasi ditengah Ummat, dan seiring dengan hal tersebut dapat meningkatkan ketaaatan Beragama, ujarnya.

Sementara itu, H.Mustapa Tangngali selaku KaKanKemenag Kab. Pasangkayu yang juga didaulat memberikan sambutan mengatakan bahwa Kita semua adalah Garda terdepan dalam memberikan pencerahan kepada Ummat.

Sejalan apa yang disampaikan oleh KaKanKemenag Kab. Pasangkayu dipertegas oleh Wakapolres Pasangkayu, Kompol Ade Chandra dengan meminta kepada semua pihak agar mensosialisasikan kebijakan Pemerintah yang telah ditetapkan, apatah lagi terkait masalah upaya penanggulangan Covid-19 dan perlindungan anak usia dini yang marak korban seksual akhir-akhir ini dipasangkayu, sehingga diharapkan kepada seluruh penyuluh keagamaan untuk mensosialisasikan kemasyarakat, pesan Kompol Ade Chandra.

Sementara itu Kasubag Ortala dan Kub kanwil Kemenag Sulbar Muh. Abidin S.Ag.MM.  menuturkan sambil menutup acara ini bahwa Kata kunci dari kegiatan ini dengan indikator menjaga komitmen kabangsaan, toleransi, anti kekerasan, akomodatif terhadap nilai kebudayaan ( kearifan lokal ).”imbuh bapak Muh. Abidin selaku penanggung jawab kegiatan ini”. (Hamma)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Pelaksana PPKM Darurat melalui Operasi Yustisi bertujuan untuk Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan sekaligus pembagian masker gratis kepada masyarakat sekitar jalan raya Simpang empat Duduk Sampeyan Kec. Duduksampeyan Kab. Gresik.

Kegiatan Operasi tersebut dilaksanakan tim gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Satgas Covid-19 kecamatan Duduksampeyan. Selasa (13/7/2021).

“PPKM Darurat melalui Operasi yustisi ini terus dilakukan demi meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan untuk menekan penyebaran Covid-19.

 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, SIK, MM. melalui Kapolsek Duduksampeyan AKP Bambang Angkasa mengatakan, Masyarakat harus terus diingatkan karena penyebaran virus corona ini belum habis dan perlu antisipasi untuk pencegahannya.

“Jadi masyarakat harus terus diajak untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan terutama penggunaan masker saat melakukan aktivitas di luar rumah juga termasuk rajin cuci tangan, jaga jarak dan hindari kerumunan,” kata Kapolsek Duduksampeyan.

Lanjut dia menambahkan, Hasil dari kegiatan operasi yustisi ditengah PPKM tersebut memenjaring para pelanggar dengan diberikan sanksi berupa teguran lisan dan pembagian masker kepada masyarakat.

“Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Kecamatan Duduk sampeyan dalam rangka mendukung PPKM Mikro Darurat dalam penanganan Covid-19.” Pungkasnya. (Hari)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Sebagai bentuk kepedulian dari Polsek Kedamean bersama Koramil 0817/03 Kedamean melaksanakan giat baksos memberikan nasi bungkus dan masker kepada masyarakat yang perekonomiannya terkendala dengan diadakannya kebijakan pemerintah yaitu PPKM darurat terdampak Covid-19.

Dari kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh yang bisa diikuti oleh instansi/tokoh atau masyararakat lainnya dengan meningkatkan semangat kepedulian terhadap sekitar sehingga dapat menjadi support bagi sesama.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto S.H., S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Kedamean AKP H. Ali Syaiful SH. MH. saat dikonfirmasi mengatakan, pemberian ini merupakan peduli Kepolisian Resor Gresik melalui Jajaran Polsek Polres Gresik untuk dibagikan kepada masyarakat di masa PPKM Darurat.

“Ini merupakan kegiatan bakti sosial, inisiatif dari Polri, dimasa PPKM Darurat, memberikan nasi bungkus dan masker untuk masyarakat diwilayah Kec. Kedamean yang terdampak dimasa PPKM Darurat ini,” ucap AKP Ali Syaiful. Selasa (13/7/2021).

Masih AKP Ali Syaiful menyampaikan, “Dan tidak lupa kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dan menerapkan Protokol kesehatan selalu ikuti peraturan yang ada di saat PPKM Darurat, kalau tidak penting sekali tetap dirumah saja, karena sekarang sedang diberlakukan PPKM Darurat sampai tanggal 20 Juli 2021 ini,” tutupnya. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Duri. Masih ingat tentang kasus para oknum sales promotion Sulution Distributor Marketing (SDMI) yang telah menipu Seratusan warga Duri, saat ini telah kabur meninggalkan kota minyak (sebutan lain kota Duri) pada Sabtu (10/7) lalu, namun warga Duri korban dugaan penipuan menyimpan rasa sakit hati dan dendam kepada oknum-oknum sales promotion  SDMI diperkirakan berjumlah sekitar lima belas orang terdiri dari laki-laki dan perempuan.

“Walau ke ujung dunia sekalipun, kami bakal kejar dan cari sales-sales promotion SDMI, seperti Rangga, Rizki serta sales promotion lainnya yang mengaku panitia pameran atau bazaar. Mereka itu paling bertanggungjawab untuk mengembalikan uang kami, sebab telah menjanjikan dan mengiming-imingi hadiah dan bonus satu hingga dua kali lipat kepada kami,” sebut seorang laki-laki paruh baya kepada SIN di pekan kedua Juli 2021, seraya menunjukkan secarik kertas sebesar Rp4 juta bonus yang dijanjikan sales-sales promotion SDMI. (13/07-2021)

Seperti diberitakan sebelumnya, oknum-oknum sales promotion SDMI baru enam bulan lamanya menjalankan aksinya. Tapi dengan lihainya mempromosikan barang-barang elektronik bersifat khusus, hingga seratusan warga Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau tergiur dan tertipu.

“Berbagai cara dan jurus mereka lakukan lewat pesan singkat dan telepon langsung dengan kata-kata manis agar warga tergiur, seperti dapat undian berhadiah, warga disuruh datang ambil hadiah ke kantor SDMI di Ruko lantai dua sewaan yang beralamat di kawasan simpang Garoga Jalan Jenderal Sudirman Duri.”

Bagi warga yang tergiur dapat hadiah bakal datang ke kantor SDMI Ruko lantai dua tersebut. Di kantor itu, oknum-oknum sales promotion tersebut dengan ramah dan kata-kata manis sambut calon korbannya.

Setelah warga duduk di ruang khusus, oknum-oknum sales promotion SDMI mulai promosi dan menjual barang-barang bersifat khusus dengan cara tak lazim, lewat undian berhadiah jutaan rupiah.

Jika calon konsumen berminat dan tertarik, warga disuruh teken kertas berukuran buku tulis di atas materai 10000. Soal hadiah dan bonus tadi bakal diberikan saat acara bazaar atau pameran yang digelar di Mall Mandau City sesuai jadwal yang tercatat di kertas bermaterai 10000 tadi.

“Pameran dan bazaar yang dijanjikan tadi rupanya cuma pemanis untuk memuluskan aksi dan niat tak bagus yang dinilai telah direncanakan sales-sales promotion SDMI untuk menipu warga Duri.”

Kini warga Duri korban bujuk rayuan menyimpan sakit hati dan dendam kepada oknum-oknum sales promotion SDMI. Seperti apa kisah seratusan warga Duri dan oknum-oknum sales promotion SDMI selanjutnya, layak ditunggu. (Mus)

0

Suara Indonesia News – Depok. Berdasarkan hasil tinjaun Bakornas dilapangan pada hari jumat, 9 Juli 2021 lalu, bahwa proses pengecoran dalam pembangunan GOR Kota Depok mendapati diduga menggunakan bahan bekas atau tidak memenuhi standar. Sebagaimana hal itu disampaikan oleh Hermanto selaku Ketua Umum Bakornas. Selasa (13-07-2021)

Ketum BAKORNAS tersebut menyampaikan, Pada saat kami mengunjungi proses pembangunan GOR Kota Depok kami menjumpai penggunaan Besi Beton Bekas yang akan dilakukan pengecoran. Besi Beton yang digunakan tersebut juga diduga tidak satu jenis, type dan merk, ada yang jenis banci dan ada yang full. Kami menduga ada pencampuran bahan-bahan dengan yang kualitasnya kurang baik dan bahan-bahan yang bekas. Tutur aktivis muda tersebut pada awak media, Senin 12 Juli 2021.

“Kami juga menemukan pengakuan salah satu pekerja yang berasal dari luar Kota Depok bekerja tanpa di sweb dan rapid test. Hal ini sungguh sangat kami sayangkan. Dimana saat ini pemerintah lagi gencar-gencarnya dalam penerapan PPKM Darurat. Kami meminta semua pihak terkait agar jangan ada pembiaran terkait hal ini, terutama komitmen pemerintah Kota Depok Dalam penerapan PPKM Darurat, “tuturnya.

“Hasil temuan kami tersebut telah kami sampaikan pada pemerintah Kota Depok, Video dan Gambar temuan dilapangan juga telah kami kirim melalui sambungan komunikasi whatsapp. Dudi Miraz selaku Kepala Dinas Disrumkim Kota Depok ketika dikonfirmasi mengenai penggunaan bahan besi beton bekas, Ia menyampaikan, “Terimakasih Atas Infonya akan kami tindaklanjuti” Demikian jawabannya.

Namun saat kami pertanyakan apakah semua pekerja telah mengikuti prokes dan apakah semua pekerja terlebih yang bersal dari luar Kota Depok dilakukan sweb atau rapid, Kepala Dinas Disrumkim tersebut tidak memberikan jawaban.

Temuan tersebut juga telah kami sampaikan kepada Wali dan Wakil Wali Kota Depok melalui komunikasi whatsapp. Namun wali dan Wakil Wali Kota Depok tidak menanggapi, Paparnya.

Adapun pengerjaan proyek pembangunan GOR Kota Depok tersebut berasal dari APBD Kota Depok Tahun Anggaran 2021. Dengan nilai Pagu Rp. 12.360.480.000. Kode RUP : 28098547. Dikerjakan oleh Kontraktor Pelaksana PT. ANGGADITA TEGUH PUTRA. Dengan Harga Terkoreksi senilai Rp. 11.941.665.272,50. Konsultan Pengawas pengerjaan proyek tersebut yaitu PT. Selaras Multiarsi Konsultan.

Lebih lanjut Ketum Bakornas tersebut menyampaikan, Kami sebagai masyarakat sangat berharap kiranya agar kiranya pembangunan GOR Kota Depok Dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan, baik itu RAB, RKS, Spesifikasi Bahan dan Material, maupun standar Harga satuan. Kami juga berharap agar semua pekerja mendapatkan hak perlindungan sebagaimana hak tenaga kerja. Juga terkait program pemerintah dalam hal penanganan covid -19. Terlebih lagi saat ini dalam masa proses penerapan PPKM Darurat, tutup Anto demikian ia sering disapa.

Julianta Sembiring Amd. MI, SE, SH, selaku Advokasi BAKORNAS juga turut menyampaikan pendapat terkait temuan team dilapangan. Ia menyampaikan, setiap pembangunan yang memakai uang rakyat harus betul- betul dijalankan sesuai prosedur. Jangan sampai ada pengurangan kualitas dan volume. GOR Kota Depok dibangun bukan dengan biaya pribadi pemerintah tetapi dengan uang rakyat. Apabila terdapat penyelewengan maka perlu diproses secara hukum. Kiranya ini juga menjadi perhatian semua pihak termasuk penegak hukum dan BPK, Pungkas Julianta.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada jawaban dan klarifikasi dari semua pihak terkait diatas. (Sendi)

0

Suara Indonesia News – Purwakarta. Banyak cara untuk bertahan hidup di saat krisis Pandemi ini seperti yang di jalankan Abah Nandang warga Desa Cisaat, Campaka, Purwakarta Jawa Barat ini.

Untuk menyambung hidup, Abah nandang beberapa tahun ini sejak virus Corona melanda Indonesia sudah membuka area lahan seluas total 4 hektar di area Situ Wisata Cisaat.
Beberapa aktivitas Abah Nandang yang di jalankan program ketahanan pangan seperti bercocok tanam padi, berkebun, beternak domba dan ayam, membuat Empang budidaya ikan serta kini sedang di geluti pembudayaan jambu kristal.

“Situasi ekonomi semnjak korona membuat saya harus melakoni aktivitas bertani, berkebun dan beternak kalau di biarkan kita mau makan apa untuk menyambung hidup kita harus jalankan program ketahanan pangan.” Tegas Abah Nandang pada media, di lokasi area pertanian situ Cisaat Purwakarta.

Area pertanian yang di tekuni Abah Nandang terlihat tanahnya subur airnya melimpah membuat tanaman padi dan kebun cengek terlihat hijau dan berkembang dengan baik, Abah endang mengakui hasilnya selama bertahun ini mengalami kemajuan , bahkan kini Abah endang sedang budidaya jambu kristal.

” Saya bersyukur jerih payah membuka lahan ini ada kemajuan dalam hasilnya padi subur hasilnya lumayan bisa di nikmati, sekarang saya sedang budidaya jambu kristal semoga hasilnya sama baiknya.” Ujar tokoh supranatural di Purwakarta ini. (13/07-2021)

Sedangkan untuk tempat istirahat melepas lelah abah Nandang membuat gubuk lengkap dengan dapurnya di area ini di temani istrinya yang setia menemani aktivitasnya bertani ini.

Abah Nandang menjelaskan bahwa karna keterbatasan sarana prasarana dalam aktivitas program kenahanan pangan ini untuk perkembangan ke depan pihaknya tidak terlepas harus ada dukungan beberapa pihak yakni pemerintah Daerah (Pemda) Purwakarta terutama Bupati Purwakarta Ambu Anne melalui Dinas Pertanian, pihak Legislatif pusat Kang Dedi Mulyadi, Ketua DPRD Purwakarta H.Ahmad Sanusi Amor serta para investor yang siap memberi bantuan sarana Prasarana.

” Di Karnakan saya keterbatasan modal dan  alat sarana parasana kami juga mohon bantuannya kepada bupati, Ambu Anne, perwakilan legislatif pusat kang Dedi Mulyadi dan DPRD Purwakarta H.Amor Sudi kiranya membantu hal ini.”papar Abah endang.

Program ketahanan pangan di area Situ Cisaat perlu dukungan pemerintah Daerah (Pemda) Purwakarta dan pihak Legislatif DPRD Purwakarta serta para investor demi kemajuan ekonomi desa yang mandiri.

” Semoga pihak Pemda Purwakarta Bupati Ambu Anne, legislatif pusat Kang Dedi Mulyadi, ketua DPRD Purwakarta H.Amor serta investor bisa memberikan bantuan , sehingga kemajuan ekonomi desa tercapai.” Pungkasnya. (Fuljo/Usep)

0

Suara Indonesia News – Magetan. Kembali sejumlah paket sembako dibagikan oleh Polres Magetan beserta Jajaran bersinergi dengan TNI dan Pemerintah Daerah serta Para Tokoh Masyarakat

Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana S.I.K menyebutkan, tidak sedikit masyarakat yang hidupnya kini membutuhkan bantuan sosial, dikarenakan pekerjaan atau usaha mereka terdampak oleh penerapan PPKM darurat.

“Di tengah kondisi seperti itu memang bagi masyarakat yang terdampak penerapan PPKM darurat, bantuan tersebut sangat dibutuhkan, tentunya mereka hanya bisa bertumpu dan berharap ada datangnya bantuan,” ucap AKBP Festo Ari Permana, Senin (12/7/2021).

Lanjutnya, akibat penerapan PPKM darurat, banyak pekerjaan dan usaha warga yang terpaksa tutup atau tidak bisa beroperasi secara normal. Banyak pula pegawai perusahaan yang terpaksa dirumahkan karena tempat mereka bekerja tutup.

“Ini kan mau tidak mau harus dibantu, mereka akan kesulitan bertahan hidup kalau mereka tidak dibantu. Nah situasi seperti itu bantuan-bantuan sosial dari pemerintah dan pihak-pihak tertentu di harapkan ini bisa mengalir cepat, tepat, dan juga bisa termanfaatkan dengan baik,” ungkapnya.

“Kami akan bersinergi dengan tokoh masyarakat untuk memaksimalkan Baksos walau belum bisa merata. Tapi akan terus berupaya agar kegiatan ini dapat merata,” imbuhnya.

Dan juga berpesan kepada seluruh warga masyarakat umumnya dan kepada personel Polres Magetan khususnya untuk senantiasa menjaga kesehatan, terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M.

Kapolres sangat berharap PPKM darurat yang diterapkan pemerintah dapat efektif menekan laju penularan Covid-19, sehingga kebijakan itu dapat segera dicabut dan aktivitas sosial dan ekonomi kembali bergulir. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Ditengah gencarnya operasi yustisi dan penyekatan di Kota Santri dalam rangka PPKM Darurat. Polres Gresik justru peduli warga terdampak pandemi Covid-19.

Bersama instansi terkait, jajaran Kepolisian Resor Gresik mengingatkan masyarakat bahwa pandemi Covid-19 ini belum berakhir. Bahkan belakangan terjadi peningkatan kasus dan masuknya varian baru.

Diluar edukasi dan penindakan, Polres Gresik menyalurkan paket sembako menjaga harapan warga terdampak langsung situasi serba sulit seperti saat ini.

Mendatangi beberapa rumah janda renta hidup sebatang kara di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas. Lalu petugas pengayom masyarakat ini mengulurkan tangan menyampaikan kebutuhan pangan, Senin (12/7/2021).

Berisikan 5 kg beras, minyak goreng 2 liter, 10 bungkus mie instan, 1 Pak masker kesehatan dan 1 dus paket sembako. Bhayangkara Kota Santri berharap bantuan ini mendatangkan manfaat bagi mereka.

Diantara penerima manfaat tersebut ialah Siti Fatimah (95) seorang janda renta warga Jalan Kelapa, Dusun Srembi Desa Sukorejo Kec. Kebomas – Gresik.

Ia hidup sebatang kara. Tidak jarang untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari harus mengandalkan ukuran tangan tetangga sekitar.

Kabag Sumda Polres Gresik KOMPOL Didik SH., MH didampingi Kapolsek Kebomas KOMPOL I Made Jatinegara, Kasat Binmas AKP Said dan Kades Sukorejo yang menyalurkan Baksos tersebut, sampai tersentuh hati.

Sementara Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, SIK, MM diwakili Kabag Sumda KOMPOL Didik SH. mengatakan, bakti sosial ini bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat terdampak pandemi.

“Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan mengoyak sendi perekonomian masyarakat. Oleh sebab itu kami terpanggil hati mengurangi beban hidup menjaga harapan warga yang membutuhkan uluran tangan,” ungkap Kabag Sumda Polres Gresik.

Pihaknya berharap apa yang disalurkan ini bisa bermanfaat dan menggugah kepedulian sosial ditengah pandemi.

“Semoga masih ada dermawan tulus hati membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan uluran tangan,” pungkasnya. (Hari R)