0

Suara Indonesia News – lhokseumawe. Satu tim Brimob dari Kompi 1 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Aceh yang tergabung dalam Satgas Aman Nusa II, walaupun masih dalam suasana puasa di bulan Ramadhan tetap selalu berupaya melakukan pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan melakukan penyemprotan disinfektan bersama anggota Polsek Banda Sakti. Jum’at (07/05/2021)

Penyemprotan cairan disinfektan kembali dilaksanakan di Mesjid Islamic Center Kota Lhokseumawe yang bertujuan untuk kenyamanan warga masyarakat dalam pelaksanaan ibadah Shalat Jum’at.

Komandan Batalyon B Pelopor AKBP Ahmad Yani melalui Komandan Kompi 1 Batalyon B Pelopor Iptu. Muhammad Nafis Luthfy, S.H menjelaskan, ” salah satu upaya kami untuk mencegah penyebaran virus corona di wilayah kerja Kompi 1 Batalyon B Pelopor dengan cara mensterilkan sejumlah lokasi dengan penyemprotan cairan disinfektan ini secara rutin dilokasi yang berbeda-beda. Untuk hari ini kita lakukan penyemprotan disinfektan di Mesjid Islamic Center”.

Seperti yang diketahui bersama, virus Covid 19 masih juga belum reda penyebarannya, sehingga Brimob bersam Polsek setempat secara rutin melakukan upaya pencegahan baik itu Sosialisasi protokol kesehatan, mebagikan masker kepada warga dan penyemprotan disinfektan di fasilitas umum.

“Kegiatan ini terus dilaksanakan Polri khususnya Brimob secara berkesinambungan sebagai bentuk upaya mencegah penyebaran dan penularan virus corona. Dalam kegiatan ini kami juga menghimbau masyarakat untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti tetap menggunakan masker, selalu menjaga jarak dan mencuci tangan.” Tutup Iptu Nafis.

Reporter Rizal

0

Suara Indonesia News – Kota Bandung. Selama dua hari penyekatan pada masa pelarangan mudik 6-17 Mei 2021, petugas gabungan kabupaten/kota berhasil memutar balik 22.000 kendaraan kembali ke kota asal. Petugas total sudah memeriksa 64.000 kendaraan di 158 titik penyekatan seperti batas kota, gerbang tol, dan jalan – jalan tikus.

“Sudah 22.000 (kendaraan) diputarbalikkan karena ketahuan curi-curi mudik,” ujar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai Rapat Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Jumat (7/5/2021).

Menurutnya, proses pelarangan mudik sangat dinamis. Imbas adanya pemberitaan terjadinya penumpukan di berbagai daerah tujuan mudik.

“Dan hikmahnya hari ini lalu lintas lebih lengang. Karena pemberitaan terjadinya dinamika luar biasa kemarin membuat yang mau mudik mengurungkan niat,” tuturnya.

Sementara itu, terkait mudik lokal atau aglomerasi, Kang Emil—sapaan Ridwan Kamil— menuturkan hanya mengizinkan kegiatan produktivitas saja.

“Sudah diputuskan aglomerasi itu diizinkan hanya kegiatan produktivitas, orang tinggal di Cimahi kerja di Bandung tidak akan dirazia, tidak akan disekat, tetapi tidak boleh dijadikan alasan untuk mudik,” tegasnya.

Untuk meminimalisasi pemudik yang mengaku bekerja di wilayah aglomerasi, Gubernur telah meminta Satgas COVID-19 Jabar untuk melakukan upaya penindakan di titik penyekatan.

“Kami dari Satgas akan melakukan upaya, juga memilah orang yang terlihat membawa perbekalan gaya mau mudik itu kita larang. Intinya mudik kita larang, tidak ada istilah mudik lokal. Kita koreksi. Semua jenis mudik. Itu juga dilarang,” tegasnya.

Apabila kedapatan ada yang mendahului mudik sebelum penyekatan, kata Gubernur, PPKM Mikro jadi andalan. Nanti para pemudik tersebut akan dikarantina selama lima hari. “Maka di kampungnya isolasi mandiri, itu menjadi andalan kita untuk memastikan tidak adanya penyebaran,” ucap Kang Emil.

*Dua Zona Merah*
MEMASUKI PPKM Mikro tahap ketujuh 4-17 Mei 2021, Jawa Barat memiliki dua zona merah yaitu Kabupaten Bandung Barat dan Kota Tasikmalaya.

Gubernur Ridwan Kamil meminta kepala daerah bersama forkopimda dua derah tersebut bekerja keras dalam satu minggu ini untuk menurunkan kasus COVID-19. “Semoga itu bisa berlangsung dengan baik,” harapnya.

Meski zona merah muncul kembali, namun tingkat keterisian rumah sakit (BOR) per minggu ini 36,32 persen. Ini menjadi sejarah karena pada 2020 rata – rata BOR di angka 50-60 persen.

“Kasus membuktikan tiap libur panjang rumah sakit lompat ke 80 persen. Sekarang keterisiannya hanya 30 persen, itu menandakan tren turun ini harus kita jaga dengan baik. Kami juga sama agar tahun depan bisa mudik,” tambahnya.

Demi menyemangati kinjera TNI dan Polri yang bertugas di lapangan secara luar biasa, Gubernur bersama forkopimda akan meninjau beberapa titik penyekatan mudik.

“Kami hari senin akan bersama-sama menyemangati TNI dan Polri yang bertugas. Saya bayangkan sangat berat dan sulit karena bersamaan dengan ibadah puasa,” katanya.

Gubernur mengimbau masyarakat tidak memaksakan mudik dan bersabar dengan taat aturan pemerintah, agar keluarga di rumah tetap aman karena pandemi belum berakhir.

“Kami ingatkan ke masyarakat jangan memaksakan diri. Taat pada aturan. Semata-mata kami bukan melarang kemuliaan mudik bertemu orang tua, tapi situasi pandemi belum terkendali,” tutupnya. (Sendi / Humas Jabar)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh keberkahan, Bulan Ramadhan ke 25 ini Tim penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Banyuurip Kec. Kedamean – Gresik, kembali buktikan kepedulian terhadap sesama di Bulan Suci Ramadhan ini.

Kegiatan sosial kali ini, para ibu-ibu PKK tersebut kembali membagikan ratusan paket takjil jelang buka puasa yang digelar di depan pintu masuk Cafe 1001 Bunga, di Jl. Raya Miru Desa Banyuurip Kec. Kedamean, Jum’at sore (07/05/2021) sekitar pukul 16.30 Wib.

Pembagian tersebut juga dengan sasaran bagi warga pengendara yang kebetulan melintas area tersebut. Dalam aksi sosial ini juga dibantu langsung kader-kader PKK se-Desa Banyuurip.

Dalam kegiatan tersebut secara simbolis Ibu Luluk Munadlifah selaku Ketua TP-PKK didampingi Kepala Desa Banyuurip Bpk. Khoirul Muis memberikan santunan kepada anak yatim di Cafe 1001 bunga.

“Kita begitu merasakan dampak dari Covid-19 ini. Minimal, dengan cara berbagi seperti ini mampu meringankan beban yang dirasakan,” ucap Ketua TP-PKK Desa Banyuurip Ibu Luluk Munadlifah kepada media, Jum’at (7/5/2021).

Masih Ibu Luluk berharap, dengan digelarnya kegiatan seperti ini dapat memotivasi untuk tetap saling menebar kebaikan dan selalu menjaga silaturahmi.

“Kami sengaja menyisihkan rejeki untuk memberi santunan. Kami berharap bantuan ini bisa membuat adik-adik Yatim bahagia,” ungkap Ketua TP-PKK Ds. Banyuurip.

Ibu Luluk menyampaikan, pihaknya berencana akan terus menggelar kegiatan bagi-bagi takjil dan santunan. Semoga kami bisa terus berbagi pada sesama.

“Ya semoga, kita selalu kompak dalam hal kebaikan. Sehingga, hubungan antara pemerintah desa bersama warga maupun antar perangkat desa ini akan selalu terjalin,” imbuhnya.

Lebih lanjut Ibu Luluk menambahkan, Karena masih dalam pademi Covid-19, “Saya berharap masyarakat yang punya sanak Family yang bekerja di luar wilayah agar memberitahukan untuk hari raya idul fitri 1442 H diharapkan jangan mudik dulu, untuk menghindari penyebaran Covid-19, karena sesuai anjuran pemerintah.” Pungkasnya. (Hari R)

0

Oleh: Khalisa Luthfina Azkiya Ilmu Pemerintahan/ FISIP/ Universitas Syiah Kuala

​ Suara Indonesia News. Vaksinasi saat ini sedang menjadi pembicaraan dalam ranah masyarakat. Banyak hal yang beredar terkait dengan vaksinasi ini, mulai dari berbagai mitos mengenai vaksinasi hingga beredar isu terkait vaksinasi dipermainkan oleh elit politik yang memiliki kekuasaan untuk dapat bersikap memaksa masyarakat dalam menggunakan vaksin. Hal tersebut menimbulkan kontroversi dari kalangan bermasyarakat yang membuat banyak masyarakat enggan dalam pemberian vaksinasi untuk dirinya dan keluarganya sendiri.

​Saat ini pemerintah hadir sebagai tokoh yang membantu masyarakat dalam memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat bahwasannya vaksinasi itu penting bagi mereka dan keluarga mereka serta dengan melakukan vaksin, mereka sudah melindungi keluarga mereka sendiri dari ancaman virus covid-19 ini yang semakin hari semakin menakutkan.

​Pragmatisme merupakan salah satu aliran filsafat yang berpandangan bahwa kriteria kebenaran sesuatu ialah, apakah sesuatu itu memiliki kegunaan bagi kehidupan nyata. Serta dapat melihat sesuatu secara apa adanya. Pragmatisme juga merupakan suatu tindakan, perbuatan yang dilakukan berdasarkan kebenaran serta memiliki kegunaan bagi hal tersebut.

​Hingga saat ini covid-19 masih belum berakhir. Kasus penularannya masih terjadi hingga saat ini, bahkan semakin membuat masyarakat resah terhadap perkembangan kasus covid-19 ini. Tetapi sekarang sudah ada vaksinasi untuk seluruh masyarakat indonesia walaupun masih belum tersebar secara merata, tetapi pemerintah indonesia masih mengupayakan pemerataan vaksinasi diseluruh daerah-daerah yang ada di indonesia. Pemberian vaksin merupakan upaya yang dinilai paling efektif untuk mengatasi pandemi Covid-19. Vaksinasi dilaksanakan untuk melengkapi upaya pencegahan penyakit Covid-19, seperti memakai masker, mencuci tangan, juga menjaga jarak serta menghindari dari berbagai kerumunan. Vaksin Covid-19 dapat memicu sistem imunitas tubuh untuk melawan virus Corona. Banyak manfaat yang diperoleh dalam vaksinasi Covid-19 ini diantaranya menurunkan angka kematian akibat Covid-19, mendorong terbentuknya imunitas, meminimalkan dampak ekonomi dan sosial.

​Permasalahan saat ini adalah masyarakat masih kurang pemahaman terkait vaksinasi yang memberikan begitu besar manfaat bagi perkembangan kasus covid-19 saat ini, masih kurang tindakan pencegahan penyebaran yang dilakukan oleh masyarakat dengan upaya memakai masker, mencuci tangan, juga menjaga jarak serta menghindari dari berbagai kerumunan. Maka hal tersebut membuat para pemerintah mengeluarkan kebijakan vaksinasi terhadap seluruh masyarakat indonesia. Yang bertujuan untuk selain menghindari virus ini, juga dapat memutus rantai penyebaran yang sedang terjadi di seluruh daerah indonesia, pemerintah berharap bahwa seluruh masyarakat mematuhi kebijakan yang telah dikeluarkan.

​Jika dikaitkan dengan pandangan pragmatisme tentang perluhkah vaksinasi dilakukan oleh seluruh masyarakat indonesia?, jawabannya sangat perlu, dapat dilihat bahwasannya peningkatan kasus covid-19 saat ini melonjak sangat drastis dikarenakan masyarakat yang tidak patuh akan peraturan dan kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, kebijakan yang dikeluarkan saat ini sangat berguna untuk seluruh masyarakat serta praktis dalam melawan covid-19. Vaksinasi sangatlah berguna dalam meningkatkan kekebalan tubuh manusia. Dengan vaksinasi, kemungkinan tertular penyakit menjadi lebih kecil dan jika orang terjangkit penyakit tersebut keparahan yang dirasakan lebih ringan dibandingkan orang yang tidak divaksin sama sekali.

0

Suara Indonesia News – Aceh. Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Aceh dan Brigade Anak Serdadu (BAS) Aceh, Menyalurkan Ratusan Bansos Bagi Para Dhuafa Abang” Becak dan Anak” Yatim Di Sekitar Gampong Lamdingin Kec. Kuta Alam Kota Banda Aceh, Rabu (7/5/2021).

Hal ini dilakukan dalam rangka Merayakan Ramadhan dan Menyambut Idul Fitri bersama Ibu Ayu Permata Syariah Ketua BMPD Aceh. Isa Alima Ketua BAS Aceh mengucapakan Terima Kasih atas Kepercayaan Kerjasama ini.

Hal ini juga sudah Penah dilakukan tahun lalu dengan Membagi Bantuan Berbuka Rice Box Ke Asrama Pante Jombo Ulee Kareng Ramadhan Tahun lalu.

“Alhamdulillah kita dipercaya untuk membagikan bantuan pada hari ini, hal ini kita lakukan sebagai bentuk kepedulian kita terhadap sesama. Apalagi hal ini dilakukan menyambut bulan suci Ramadhan dan menjelang Idul Fitri,” ujar Drs. Isa Alima.

Selanjutnya DPD BAS Aceh juga mengatakan siap bersinergi dengan berbagai pihak dalam hal kesejahteraan masyarakat, apalagi di masa pandemi.

“Kita juga siap bersinergi dengan berbagai pihak, hal ini merupakan komitmen kita bersama. Segala hal permasalahan di masyarakat maka BAS siap menjadi yang terdepan,”

Serta ucapan rasa syukur kepada Allah SWT dan terima kasih kepada semua fihak yang telah mensukseskan cara ini, tegasnya.

Terakhir, Ketua BMPD Aceh Achris Sarwani juga menyampaikan bahwa sinergisitas ini harus diwujudkan terus kedepan. Hal ini juga akan menjadikan seluruh stakeholder terus maju kedepannya.

“Semoga sinergisitas ini semakin terawat dan terwujudkan kedepannya. Tentunya dengan adanya sinergisitas, maka akan menjadikan seluruh stakeholder semakin maju kedepannya dalam membangun Aceh,” tutupnya (Sulthan Alfaraby)

 

0
Ilustrasi

Suara Indonesia News – Rote Ndao. Sebagaimana dimaksud UU RI Nomor 35 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2092 tentag Perlindungan Anak junto UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Perbuatan ET yang melakukan kejahatan meremas payudara korban  Bunga (bukan nama sebenarnya) siswi SMA di Kabupaten Rote Ndao ,kecamatan Rote Selatan merupakan kejahatan luar biasa yang harus ditangani secara luar biasa pula.

Mengingat ancaman pidana terhadap pelaku minimal 10 tahun  pidana penjara dan maksimal 20 tahun dan bahkan  dapat diancam hukuman seumur hidup, Komnas Perlindungan Anak sebagai institusi independen yang diberikan mandat, tugas dan fungsi untuk memberikan pembelaan dan perlindungan anak Indonesia meminta Polres Rote Ndao untuk segera menangkap dan menahan pelaku yang meremas payudara korban demikian disampaikan Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak dalam siaran tertulisnya.

Tindakan bejat dan biadab yang dilakukan Efen pelaku  dengan cara keji dan menjijikkan  terhadap Bunga (16) bukan nama sebenarnya dimana Pelaku diremas paksa  buah dada korban ini dinamakan  seksual adalah perbuatan atau kejahatan terhadap kemanusiaan.

“Tidak ada toleransi dan damai atas nama adat”. “Kejahatan yang dilakukan Efen adalah kejahatan luar biasa (extraordinary crime)”, dengan demikian Komnas Anak sebutan lain dari Komnas Perlindungan Anak mendorong Jaksa Penuntut umum untuk mendakwa dan menuntut pelaku dengan ketentuan kejahatan luar biasa, dan meminta Dinas Sosial bersama Dinas PPPA Kabupaten Rote Ndao memberikan layanan psikososial terapy terhadap korban, desak Arist.

Terpisah Soleman Saudale orang tua korban, (16) dihubungi wartawan jumat (7/5/2021) siang mengaku adanya kasus pelecehan seksual, tapi pelaku bersama dengan keluarga sudah datang minta maaf, sehingga selesai, ketika ditanya apakah pelecehan dimaksud meremas payudara sehingga informasi bahwa denda adat mencapai Rp. 25 juta, Soleman berdiplomasi bahwa masalah sudah selesai.

Terus ditanya kalau tidak ada pelecehan kenapa harus ada damai, soleman terus mengelak, bahwa tau informasi dari mana, karena kasus ini sudah damai senin minggu lalu.

Pihak polsek Rote selatan dihubungi media ini mengaku kasus dugaan pelecehan itu ia ketahui, tapi tidak dilaporkan, namun ada informasi denda adat Rp. 25 juta dari pelaku ke keluarga korban. (Dance Henukh)

 

 

0

Suara Indonesia News – Riau. Menjelang berbuka Puasa disela – sela kunjungan dan safari Ramadhan di Dumai, Ketua DPD KNPI Provinsi Riau Fuad Santoso dan ketua keluarga besar putra putri Polri (KBPPP) Radiman Raenan sambangi Mapolres Dumai untuk bersilaturahmi dengan Kapolres AKBP Andri Ananta Yudistira S I K MH (05/5/21).

Dalam diskusi Kapolres Dumai menyampaikan bahwa tingkat penyebaran covid 19 di Provinsi Riau khusus Dumai sangat significant. Kita berharap agar DPD KNPI Riau dan Dumai serta keluarga besar putra putri Polri (KBPPP) bisa menjadi garda terdepan dalam membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran corona di Dumai.

“Disetiap pertemuan dan agenda – agenda KNPI Riau dan Dumai serta KBPPP kedepan mohon disampaikan informasi kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan sehingga covid 19 bisa kita tekan laju penyebarannya” Harap Kapolres.

Ditempat yang sama Ketua DPD KNPI Prov Riau Fuad Santoso menyampaikan bahwa kita akan selalu siap bersinergi dengan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran covid 19 di Provinsi Riau.

DPD KNPI Riau akan selalu berkomitmen dalam hal yang positif bila itu akan bermamfaat untuk masyarakat Riau. “Salah satu karya nyata yang kita lakukan adalah menggelar vaksinasi untuk pemuda dan masyarakat Riau. Alhamdulillah antusias masyarakat sangat luar biasa untuk bisa divaksin”, Terang Anak jati Dumai ini.

“Kita berharap kepada masyarakat Riau agar lebih memperhatikan prokes, mari sama – sama kita bantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19”, Tutup Fuad. (Rocky)

0

Suara Indonesia News – Jakarta. Polri melakukan penyekatan disejumlah ruas jalan sebagai tindak lanjut kebijakan pemerintah yang meniadakan mudik lebaran. Penyekatan diberlakukan mulai tanggal 6-17 Mei 2021.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, penyekatan kendaraan mampu menekan jumlah kendaraan dari Jakarta keluar menuju Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Di gerbang tol Cikampek Utama hanya 8,732 kendaraan, situasi normal jumlahnya 19.338 kendaraan. Adanya penyekatan turun 53 persen,” beber Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono dalam keterangan tertulis, Jum’at (7/5/2021).

Sementara pengendara yang akan mengarah ke Jawa Barat melalui gerbang tol Kaliurip Utam jumlahnya 10,629 kendaraan turun 46 persen dari situasi normal yang bisa mencapai 19,827 kendaraan perhari.

Penurunan tidak hanya pengendara yang mengarah ke Jawa saja, ke Pulau Sumatera, sebanyak 12,044 kendaraan tercatat keluar dari gerbang tol Cikupa yang mengarah ke Merak untuk menyebrang ke Sumatera.

“Normalnya 14,853 kendaraan, turun 19 persen,” tandas Irjen Pol Argo.

Pada operasi razia penyekatan larangan mudik, kepolisian telah memutarbalikan 12,267 pengendara mobil, 7,352 motor, 2,148 mobil berpenumpang dan 1,768 kendaraan barang, sehingga total pada hari pertama penyekatan 23,573 kendaraan yang diputarbalikan lantaran diduga ingin melakukan perjalanan mudik.

“Penindakan pelanggaran travel gelap sebanyak 75 unit,” tegas Irjen Pol Argo.

Dalam kegiatan pelarangan mudik ini, Polri juga memelakukan operasi kemanusiaan dengan membagikan masker sebanyak 9,385 kali dan melakukan swab antigen kepada pengendara sebenyak 1,645 kali. (Hari Riswanto)