0

Suara Indonesia News – Bangkalan. Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, didampingi Wakapolda Jatim, Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, Kapolres, Irdam, Pejabat Utama (PJU) Kodam V Brawijaya, Dandim dan Bupati Bangkalan, Senin (7/6/2021) siang, melakukan Management Krisis untuk mengantisipasi meningkatnya covid di bangkalan diantaranya melakukan pengecekan ruang Isolasi Kantor BPWS Bangkalan.

Ruang isolasi yang disiapkan di kantor BPWS Bangkalan ini untuk sementara. Nantinya akan disiapkan bagi masyarakat yang terkonfirmasi reaktif melalui swab test antigen sambil menunggu hasil Test PCR.

“Sementara itu di Kantor Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) Bangkalan dapat menampung sebanyak 60 pasien Covid 19,” jelas Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, Senin (7/6/2021) siang.

Forkopimda jatim melaksanakan management krisis di Bangkalan terkait 3-T di 4 (empat) Kecamatan. Selain itu memindahkan warga yang positif, namun melakukan isolasi mandiri untuk dipindah ke Balai Diklat Bangkalan dan RS lapangan di indrapura oleh tim Covid Hunter.

“Selain itu juga menyiapkan balai diklat Bangkalan dengan 70 bed dan RS lapangan indrapura 200 bed, juga hasil dengan ibu Gubernur dan walikota surabaya serta Dinkes Provinsi dengan menyiapkan 6 (enam) rumah sakit di Surabaya. Serta menambah tim ambulance dari polda, kodam dan dinkes serta mobile PCR,” kata Kapolda Jatim.

Selain itu disiapkan 30.000 Swab Antigen untuk pelaksaan 3-T kemudian
untuk kegiatan 5-M dilaksanakan penyemprotan disinfektan, pembagian masker oleh tim gabungan Ditlantas, Dit samapta dan Bimmas bergabung dengan jajaran Kodam V Brawijaya sebanyak 200.000 secara bertahap dan menggalang tokoh agama untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat.

“Kemudian melaksanakan micro lockdown di 4 (empat) Kecamatan yaitu kecamatan Bangkalan, kecamatan Lampis, kecamatan Arusbaya dan Kecamatan Geger, selanjutnya memberikan bantuan kepada setiap kepala keluarga berupa sembako,” lanjutnya.

Usai melakukan pengecekan ruang Isolasi di Kantor BPWS Bangkalan. Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, melanjutkan meninjau di Rumah Sakit Syarifah Ambami Rato Ebu, Bangkalan.

Peninjauan RS Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan dilaksanakan setelah terjadinya lonjakan kasus Covid-19. Dimana terdapat 18 Tenaga Kesehatan (Nakes) dan pegawai RS terpapar Covid-19 pasca libur Idul Fitri.

Kemudian hasil kesepakan akan ada penambahan tempat tidur dari 90 bed menjadi 140 bed.

Direktur Rumkit menyampaikan, bahwa di RS Syarifah kekurangan mobil ambulance Jenasah, ambulan pasien Covid-19 serta nakes radiologi, dokter anastesi dan dokter paru. polda Jatim, Kodam Brawijaya dan Pemprov telah menyiapkan Ambulan

Terkait adanya kebutuhan fasilitas mobil maupun nakes, Polda Jatim telah menyiapkan ambulance Jenazah maupun ambulance pasien Covid-19.

“Sedangkan untuk kebutuhan lain seperti tenaga kesehatan, dokter anastesi dan paru akan disiapkan dari RS dr Soetomo, Surabaya,” kata Kapolda Jatim.

Masih kata Kapolda Jatim, selain itu di kantor Balai Diklat BPKSDA nantinya juga disiapkan untuk ruang Isolasi bagi masyarakat yang positif Covid-19.

“Ruang isolasi Balai Diklat BPKSDA Bangkalan, merupakan salah satu ruang isolasi yang disiapkan oleh Forkopimda Kabupaten Bangkalan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19,” ungkapnya.

“Balai diklat BPKSDA dapat menampung sebanyak 74 pasien Covid-19, dimana saat ini terdapat 22 pasien positif Covid-19 dengan rincian 9 orang positif dari PCR test dan 13 orang positif dari Swab Test,” lanjutnya.

Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya tidak hanya melakukan pengecekan di tiga lokasi saja. Melainkan juga melakukan pengecekan penyekatan arus dari Madura menuju ke Surabaya, di pintu keluar keluar Suramadu.

Penyekatan dari Madura menuju ke Surabaya ini perlu dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19 di wilayah Jawa Timur, setelah terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bangkalan.

Dalam kegiatan penyekatan tersebut, juga dilakukan Swab test sebanyak 2.400 terhadap pengguna jalan dari arah madura menuju Surabaya.

“Dari swab test antigen diperoleh hasil 86 reaktif Covid-19 dan dirujuk untuk di lakukan Swab PCR di Rumah Sakit Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya,” ujarnya.

Selain itu pengecekan penyekatan juga dilakukan di Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan.

Desa Tengket merupakan salah satu desa terdampak Covid-19, di Kecamatan Arosbaya Kabupaten Bangkalan. Peningkatan kasus Covid-19 ini terjadi pasca libur Idul Fitri 2021.

“Di Desa tengket sendiri terdapat 10 orang melakukan Isolasi Mandiri di rumah dan sebanyak 7 orang meninggal dunia akibat Covid-19. Yaitu 4 masyarakat desa tengket, 1 dokter, 1 perawat dan 1 bidan,” jelas Kapolda.

Selain itu Kepala Desa Tengket menyampaikan, bahwa masyarakat desa Tengket masih trauma dan takut dirawat di RS sehingga menjadi kesulitan tersendiri dalam penanganan penyebaran Covid-19.

“Selain itu kekurangan Nakes pasca lockdownnya beberapa Puskesmas di desa Tengket menjadi hambatan,” ucap Kepala Desa Tengket.

Forkopimda Provinsi Jatim berharap, sosialisasi terkait pencegahan dan penanganan Covid-19. Harus intens dilakukan di desa Tengket. Selain itu Polda Jatim dan Kodam V/Brawijaya akan membantu dalam penyiapan Nakes sehingga diharapkan dapat membantu penanganan penyebaran Covid-19 di desa Tengket Kecamatan Arosbaya Kabupaten Bangkalan.

Dari rangkaian kegiatan Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim di Bangkalan Madura. Terakhir melakukan pengecekan di penyekatan Ruko Petapan di Desa Labeng, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Bangkalan.

Penyekatan di Ruko petapan Desa Labeng Kecamatan Sukolilo, dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19. Dimana masyarakat yang akan keluar dari Bangkalan menuju Surabaya, diwajibkan memiliki surat keterangan bebas Covid-19, dan bagi masyarakat yang tidak memiliki Surat Keterangan akan dilakukan Swab Test ditempat.

“Dari hasil pelaksanaan Swab test antigen sebanyak 538 sampel, diperoleh hasil 523 negatif dan 15 reaktif dengan perincian, 10 laki-laki dan 5 perempuan. Terhadap masyarakat dengan hasil swab reaktif dirujuk di ruang isolasi BPWS Bangkalan untuk mendapatkan test Swab PCR,” pungkas Kapolda Jatim.

“Kami Forkopimda jatim berharap dengan melaksanakan Managemen Krisis dalam menghadapi Covid-19 di Bangkalan juga mempedomani 3 T dan 5 M masalah tersebut bisa diatasi,” ujarnya. (Hari Riswanto)

0

Suara Indonesia News – Lhokseumawe. Polres Lhokseumawe kembali merilis keberhasilan dalam mengungkap kasus Narkotika jenis sabu-sabu, Senin (7/6/2021). Dalam pengungkapan ini, total barang bukti yang diamankan sebanyak 4,4 Kilogram.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto SIK MH dalam konferensi pers yang berlangsung di gedung serbaguna Mapolres Lhokseumawe mengatakan, semua barang bukti tersebut diamankan dalam empat laporan polisi (LP). Selain itu, Satresnarkoba Polres Lhokseumawe juga menangkap 10 tersangka.

“Ada empat LP yang kita rilis dengan total barang bukti 4,4 Kilogram narkotika jenis sabu-sabu. Selain itu, tim Satresnarkoba juga berhasil menangkap 10 tersangka,” ujarnya.

Konferensi pers ini, lanjut Kapolres, juga sebagai media sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya peredaran narkoba yang kian meresahkan di wilayah hukum Polres Lhokseumawe. “Tiga kata untuk narkoba, War On Drugs (Perang Melawan Narkoba),” tegas AKBP EKo Hartanto. (Rizal)

0

Suara Indonesia News – Jakarta. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan telah menyiapkan beberapa manajemen kontijensi terkait dengan penanganan Pandemi Covid-19 atau virus corona di 13 zona merah kabupaten/kota. Hal itu sesuai dengan azas Salus Populi Supreme Lex Esto atau keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi.

Manajemen kontijensi yang pertama adalah, penjagaan kampung atau RT yang sudah menjadi klaster. Dalam hal ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit menyatakan bahwa personel Polri bakal melakukan penjagaan dan patroli pada lokasi PPKM Mikro atau Desa dengan penambahan pasukan dari Polda dan Mabes Polri sesuai dengan pembagian zonanya masing-masing.

“Langkah manajemen kontijensi, Polda buat supervisi dari pejabat ke Polres. Melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin dan

berkala sesuai dengan zonasi yang sudah ditentukan,” kata Jenderal Listyo Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (7/6/2021).

Kemudian, manajemen Tracing dan ketersediaan Swab Antigen. Sigit menjelaskan, hal itu bakal mengatur untuk personel TNI-Polri melakukan percepatan Swab PCR setelah dinyatakan reaktif ketika proses pengetesan Swab Antigen.

“Bagi warga yang positif Swab Antigen dilakukan test Swab RT-PCR per 5 hari baik yang gejala maupun OTG. Hal itu untuk menghindari penyebaran virus corona ke orang lain,” ujar eks Kapolda Banten itu.

Lalu, manajemen RT-PCR dan peningkatan kecepatan hasil Laboratorium. Demi mempercepat pengujian laboratorium, salah satunya adalah mengerahkan mobil RT-PCR.

“Dengan adanya bantuan dari Laboraturium dan mobil RT-PCR diharapkan hasil tes dapat diterima lebih cepat. Yang tadinya 3-5 hari menjadi kurang lebih 1-2 hari,” ucap mantan Kabareskrim Polri itu.

Selanjutnya melakukan penyiapan manajemen pasien yang reaktif atau positif penentuan isolasi mandiri dan rujukan ke Rumah Sakit (RS). Untuk masyarakat Jawa Tengah, yang melakukan isolasi mandiri nantinya bakal langsung di evakuasi ke tempat rujukan yang telah disiapkan.

Seperti di Asrama Haji Donoyudan dengan 800 tempat tidur. Apabila dilokasi itu penuh, maka warga yang positif bakal dievakuasi ke Gedung Diklat Srondol dengan kapasitas 300 tempat tidur, kediaman Wali Kota 200 tempat tidur, dan Gedung Islamic Center 150 tempat tidur.

“Evakuasi yang saat ini melaksanakan isolasi mandiri di rumah digeser ke Asrama Haji Donoyudan sebagai rujukan isoma pusat di Jateng dengan alokasi 800 tempat tidur, dilengkapi tenaga kesehatan dan penjagaan ketat dari TNI-Polri,” ujar Jenderal Listyo Sigit.

Yang terakhir, Jenderal Listyo Sigit melakukan manajemen evakuasi pengangkutan positif bila sudah semakin banyak yang positif dan klaster keluarga meluas.

Seluruh manajemen kontijensi tersebut sebagai upaya untuk mencegah penyebaran klaster virus corona. Seperti halnya yang terjadi Bangkalan Madura, Jawa Timur.

Disisi lain, Jenderal Listyo Sigit meminta kepada masyarakat khususnya di Kudus, untuk betul-betul menegakan protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-hari. Terutama, soal kedisiplinan warga terkait penggunaan masker.

Jenderal Listyo Sigit menekankan, penggunaan masker dengan disiplin akan dapat menekan angka penyebaran virus SARS-CoV-2 itu. Mengingat, menurut, Jenderal Listyo Sigit hal itu masih menjadi upaya paling ampuh untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19. Hal itu merujuk pada penelitian dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat dan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.

“Tingkat kepatuhan masker sudah mulai menurun. Salah satu yang paling mudah tidak tertular Covid-19 adalah menggunakan masker,” kata eks Kadiv Propam Polri tersebut.

Selain itu, Jenderal Listyo Sigit juga meminta kepada wilayah sekitar Kabupaten Kudus, juga menyiapkan ancang-ancang manejemen kontijensi demi mencegah penyebaran virus corona.

“Yang lain mempersiapkan kontigensi plan utamanya yang berbatasan dengan Kudus. Untuk keluar masuk wilayah zona merah diawasi ketat, dan Masyarakat di wilayah zona merah desa di imbau untuk tidak keluar rumah selama 5 hari, dan hasilnya akan dievaluasi,” tutup Kapolri. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Kepala Kepolisian Resor Gresik AKBP Arief Fitrianto S.H., S.I.K., M.M. melepas secara simbolis, bantuan berupa 5 ton beras dan masker kesehatan kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk disalurkan bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

Penyerahan bantuan ini merupakan realisasi sinergi Yayasan Budha Tzu Chi kerja bareng Kodim 0817 dan Polres Gresik serta pengusaha peduli NKRI.

Secara simbolis, bantuan diberangkatkan oleh Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto S.H. S.I.K. M.M. bersama Dandim 0817 Letkol Inf. Taufik Ismail, S.Sos, Mi.Pol dan Valentino dari Budha Tzu Chi di halaman Mapolres Gresik seusai apel pagi gabungan TNI-POLRI, Senin (7/6/2021).

“Setahun sudah pandemi Covid-19 melanda, berbagai upaya mulai operasi yustisi protokol kesehatan hingga vaksinasi terus bergulir.” ungkap AKBP Arief ketika melepas bantuan didampingi Dandim 0817 dan tokoh Yayasan Budha Tzu Chi.

Bantuan ini didistribusikan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa ke desa-desa dan kelurahan menyasar masyarakat terdampak pandemi.

Diketahui akibat pandemi yang berkepanjangan telah mengoyak roda perekonomian. Setiap lini kehidupan masyarakat terguncang karenanya. Perusahaan terpaksa mengistirahatkan karyawannya sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Dengan menggunakan motor dinas Bhabinkamtibmas dan Babinsa, nantinya bantuan kepedulian ini akan menyentuh masyarakat hingga masuk lorong pemukiman.

Sumbangsih Ini dinilai sangat besar artinya dalam membantu meringankan warga masyarakat terdampak pandemi.

Setiap keluarga akan menerima 10 Kg beras dan masker kesehatan dari tangan Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Gresik bersama Komandan Kodim 0817 juga menyerahkan secara langsung kepada warga sekitar Mapolres dengan memperhatikan protokol kesehatan di halaman Mapolres Gresik.

“Mari kita dukung ikhtiyar pemerintah dalam menyudahi pandemi Covid-19 ini. Dengan disiplin mematuhi anjuran dalam rangka memutus rantai penyebaran virus corona.” imbau alumni Akpol 2001 itu.

Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat saat ini guna menghindari paparan Covid-19.

“Masyarakat diminta tidak abai menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas sehari-hari.” Pungkasnya. (Hari R)

 

0

Suara Indonesia News – Gresik. Masih dalam masa pandemi, tingkat kewaspadaan dalam penyebaran virus Covid-19 selalu ditingkatkan oleh seluruh prajurit jajaran Kodim 0817/Gresik. begitu pula dalam pelaksanaan Apel pembukaan Latnister yang dipimpin oleh Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, S. Sos. M.I. Pol., pada Senin (7/6/2021).

Pelaksanaan Latnister bagi seluruh Prajurit kewilayahan diharapkan bisa lebih memantapkan dan meningkatkan kualitas Babinsa agar mampu dan profesional dalam melaksanakan tugas di lapangan saat dihadapkan pada tantangan tugas kedepan. Adapun materi yang diberikan meliputi lima kemampuan teritorial, yakni temu cepat dan lapor, manajemen teritorial, penguasaan wilayah, perlawanan rakyat dan komunikasi sosial.

Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail S.Sos. M.I.Pol. menuturkan Dalam pelaksanaan kegiatan Latnister agar dilaksanaan dengan penuh semangat, “Ikuti latihan dengan seksama dengan tujuan memperoleh hasil yang maksimal. karena dengan latihan yang sungguh-sungguh maka tugas yang diberikan dapat diselesaikan dengan baik dan benar, dan yang paling utama dapat mendukung tugas pokok seorang aparatur kewilayahan,” tutur Letkol Inf Taufik.

Lanjut Letkol Inf Taufik menyampaikan, Situasi dan Kondisi saat ini kta masih dalam masa pandemi sehingga perlu kewaspadaan yang ekstra ketika betugas di wilayah, terutama para “Babinsa, tetap semangat dalam bertugas jaga kesehatan, karena peran penting seorang Babinsa dalam membantu upaya pemerintah dalam menekan penyebaran virus Covid-19 sangat berarti. Khususnya sampai ketingkat paling bawah, sekali lagi tetap semangat.” tambah Dandim. (Hari R)

 

0

Suara Indonesia News – Surabaya. Forkopimda Jatim, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, terus berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bangkalan.

Upaya tersebut diantaranya menerjunkan personil dan alat kesehatan di Zona darurat Covid-19 Bangkalan. Sementara Personil yang telah turun sebanyak 100 Personil Polres Bangkalan, 75 Personil Kodim Bangkalan, 30 Personil Sabhara Polda ke Perbatasan Surabaya – Bangkalan, 20 Personil Direktorat lalu lintas Jatim melaksanakan penyekatan jembatan Suramadu, 15 Personil Direktorat Polair Polda Jatim di Pelabuhan  Tanjung Perak, 5 tenaga Kesehatan Polres Bangkalan, 5 tenaga Kesehatan dari Dinas Kesehatan Bangkalan. Senin (07/06/2021).

Selain itu, di pos penyekatan perbatasan juga di turunkan 1 Unit Mobil PCR dari Pemprov Jawa Timur, 10 Orang tenaga Kesehatan, 1 Satuan Setingkat Kompi TNI dari Batalyon 516, 1 Peleton Sabhara Polda Jatim di Lokasi Penyekatan Surabaya – Bangkalan, 1 Peleton Sabhara Polda Jatim di daerah Kabupaten Bangkalan untuk backup tracing swab dan penyekatan, 6 Tenaga Kesehatan Polda Jatim, Para PJU Polda Jatim dan PJU Kodam V Brawijaya juga ikut turun langsung ke Bangkalan, guna membantu penanganan Covid-19. Perbantuan alat tes Swab Antigen dari Bid dokkes Polda Jatim.

Saat ini pemerintah daerah telah melakukan upaya pencegahan dengan melakukan 3T (Testing, Tracing, Treatment) dan melakukan swab antigen di wilayah Bangkalan, yang diduga sebagai kantong penyebaran Covid-19 di 4 kecamatan, yaitu Kecamatan Bangkalan, Kecamatan Klampis, Kecamatan Arosbaya dan Kecamatan Geger.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menyampaikan, anggotanya telah melaksanakan penyemprotan desinfektan di rumah pasien terkonfirmasi positif, penempelan stiker di rumah atau tempat warga yang melaksanakan Isolasi mandiri.

“Optimalisasi PPKM mikro dengan melaksanakan mikro lockdown di  4 kecamatan. Melakukan kesepakatan  dengan Bupati, dan sekolah tatap muka sudah dibatalkan guna mencegah meluasnya Covid-19 di daerah tersebut,” tandasnya.

Hari ini Forkompimda Jatim melakukan rapat koordinasi lanjutan penanganan covid-19 di Bangkalan oleh Gubernur Jatim, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko menambahkan, ada penambahan 2 Peleton personil Sabhara untuk membantu pelaksanaan  3T di Bangkalan.

“Menambah 2 Peleton Sabhara untuk pelaksanaan 3T di wilayah Kabupaten Bangkalan, dan melakukan upaya penyekatan di 3 Kabupaten lainnya di Madura dan di Surabaya, agar mengurangi beban pemeriksaan di Jembatan Suramadu,” ucap Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko.

Kombes Gatot juga mengatakan, tim dari Binmas dan Humas Polda Jatim, akan melakukan edukasi dan himbauan dengan bahasa lokal daerah sekitar.

“Kami juga menurunkan Tim dari Direktorat Binmas dan Humas Polda Jatim untuk melakukan edukasi dan himbauan kepada masyarakat dengan menggunakan bahasa Madura,” pungkasnya Kabid Humas Polda Jatim. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Aceh Singkil. Kapolres Aceh Singkil AKBP Mike Hardy Wirapraja menghadiri vaksinasi Lansia dan guru di Aula UPTD Puskesmas Singkil Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil, Senin (07/05/2021).

Pada kesempatan itu Kapolres Aceh Singkil AKBP Mike Hardy Wirapraja menyampaikan pemahaman dan penjelasan bahwa vaksin sangat baik untuk memutus mata rantai virus Covid-19.

“Vaksin sangat baik untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19”, ucapnya.

Sementara itu Kasi Surveilance dan Imunisasi Dinas Kesehatan Aceh Singkil Rini Afrianti mengatakan, vaksinasi ini di peruntukkan untuk Lansia dan guru dan tetap membuka bagi masyarakat umum.

“Yang ingin di vaksin hanya membawa KTP sesuai data kita di vaksin,” katanya.

“Vaksin ini nantinya kita lakukan dua kali. Tahapan pertama dosis 1 dan tahap dua dosis dua. Kemudian yang datang apabila ada gejala demam, batuk kita akan tunda beberapa hari setelah sehat akan kita vaksin. Tetapi Kalau ada penyakit jantung, diabetes penyakit dalam lainnya maka akan kita rujuk ke rumah sakit umum,” jelasnya.

Rini menambahkan, kendala di lapanan disebabkan masih ada masyarakat yang percaya tentang berita Hoaks tentang vaksin ini.

“Jadi masyarakat masih banyak yang belum menerima. Untuk itu saya tegaskan kepada masyarakat jangan takut, vaksin ini aman dan Halal. Alhamdulillah untuk kita di Singkil yang sudah di vaksin belum ada keluhan setelah di vaksin kalau hanya sekedar demam dan nyeri itu biasa,” katanya.

Penyuntikan vaksin kepada guru dan lansia oleh tim vaksinator dari Puskesmas Singkil yang dipimpin oleh Dr. Hj. Nur Asiah Sofyan. (Salomo)

 

0

Suara Indonesia News – Riau. Support moril  kepada T Rusli Ahmad sebagai salah kandidat kuat yang digadang gadangkan untuk menakhodai  Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) terus berdatangan. Kali ini datang dari Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia Riau,yakni Fuad Santo,MH

Yang mana, organisasi  yang diketuai Fuad Santoso,MH ini menyampaikan bahwa ayahanda Rusli Ahmad sangat tepat untuk memimpin FKUB.

“Tengku Rusli Ahmad merupakan figur yang sangat tepat untuk memimpin FKUB Riau kedepan. Kita semua tau bagaimana rekam  jejak T  Rusli Ahmad mulai sejak awal berkarir hingga saat ini,” ujar Fuad Santoso, Ahad (6/6/2021).  Bagi kami pemuda Riau, lanjut dia, Tengku Rusli Ahmad merupakan tokoh yang sudah memiliki track record yang panjang mengelola organisasi dari local maupun nasional yang sudah sepuh . T Rusli Ahmad dinilai beliau merupakan sosok inspiratory pemuda dan kaum milenial,yang sampai saat ini banyak kontribusinya dirasakan bagi masyarakat Riau berbagai latar belakang,utamanya kamu sebagai pemuda

Fuad mengaku sangat mengenal  tokoh Nahdlatul Ulama (NU) ini. Maka dari itu,begitu mendengar nama T Rusli Ahmad santer disebut sebut sebagai ketua FKUB periode kedepan ,Fuad tidak ragu untuk mendukung beliau secara serius

Untuk diketahui, Forum Kerukunan Umat Beragama, yang selanjutnya disingkat FKUB, adalah forum yang dibentuk oleh masyarakat dan fasilitasi oleh pemerintahan dalam rangka membangun, memelihara dan memberdayakan umat beragama untuk kerukunan dan kesejahteraan.

Mengingat  Masa kepengurusan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Provinsi Riau segera berakhir. Sebelumnya, sebanyak enam organisasi keagamaan ditambah pengurus FKUB Riau periode 2016-2021 telah mengusulkan satu nama sebagai pimpinan untuk periode 2021-2026. Nama tersebut adalah Ketua Umum DPP Santri Tani Nahdlatul Ulama (Santan NU) T Rusli Ahmad. (Rocky)