0

Suara Indonesia News –Lamongan. Babinsa Tikung, Kodim 0812/Lamongan mengawal berjalannya vaksinasi yang berlangsung di Puskesmas Tikung pada Minggu (30/5-2021) siang.

Vaksinasi itu, merupakan lanjutan dari adanya program dari Pemerintah guna memutus rantai penyebaran pandemi.

Sontak, pelaksanaan vaksinasi itupun mendapat pengawalan ketat dari aparat TNI, khususnya Koramil Tikung yang langsung menerjunkan personelnya untuk memastikan berjalannya protokol kesehatan di lokasi vaksinasi berlangsung.

“Kami juga memberikan saran ke para Lansia untuk tidak takut mengikuti vaksinasi ini. Vaksinasi ini, aman,” jelasnya.

Sementara itu, Galuh Nadia (34) mengatakan keberadaan Babinsa di lokasi vaksinasi itu, dinilai sangat membantu dalam upaya penerapan protokol kesehatan.

Tak hanya itu saja, dirinya mengatakan jika aparat Babinsa mampu mewujudkan kedisiplinan di lokasi vaksinasi tersebut. “Tidak ada kerumunan massa. Semuanya tertib,” ungkapnya. (Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono)

0

Suara Indonesia News – Surabaya. Pangdam V/Brawijaya beserta pejabat teras Makodam dan Sekda Pemprov Jatim menggelar gowes.

Diawali dari Surabaya, gowes itu melintasi beberapa Kabupaten di PulauMadura, Jawa Timur, diantaranya Kabupaten Bangkalan dan Sampang. Sabtu (29/5-2021).

Di sela pelaksanaan gowes itu, Suharyanto juga menyempatkan diri untuk mengunjungi beberapa Pondok Pesantren serta Masjid di daerah itu. Salah satunya, Masjid AL-Hidayah di Sampang.

Syarif (54) pengurus Masjid setempat menjelaskan, kedatangan Pangdam bukan hanya meningkatkan silaturahmi dengan masyarakat saja.

Setidaknya, kata dia, di lokasi itu Mayjen Suharyanto juga membagikan beberapa paket sembako, serta ratusan masker.

“Bantuan Pangdam ini sangat berarti meringankan beban mereka. Sebelumnya, kami mengucapkan terima kasih banyak kepada pak Pangdam,” ungkapnya.  (Pendam V/Brawijaya)

0

Suara Indonesia News – Lhoksukon. Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib didesak agar mencopot Nawafil Mahyudha, S.STP, dari jabatan Camat Dewantara. Mantan Camat Banda Baro ini dinilai lamban dan acuh terkait pemilihan geuchik (pilchik) di tiga desa yang tertunda bahkan hingga 1 tahun lebih.

Hingga pekan kedua pasca lebaran Idul Fitri tahun 2021 tiga desa di Kecamatan Dewantara, yakni Gampong Bluka Teubai, Gampong Tambon Tunong dan Gampong Glumpang Sulu Timur, belum bisa melangsungkan pemilihan geuchik. Padahal pelaksanaan pemilihan geuchik sudah memasuki tahapan pamungkas yakni pencoblosan.

Pencoblosan belum dapat dilangsungkan seiring tidak adanya surat perintah pelaksanaan kegiatan dari camat setempat. Camat Dewantara dituding mengabaikan begitu saja permintaan pemilihan geuchik definitif.

Kondisi ketiadaan geuchik definitif di 3 gampong tersebut dinilai sangat tidak efektif untuk kemajuan daerah. Sudah setahun lebih, pucuk pimpinan di tiga desa tersebut dikendalikan oleh penjabat (Pj) yang merupakan ASN di kantor camat setempat.

Penundaan ini sudah berlangsung satu tahun lebih. Seperti pemilihan geuchik di Gampong Glumpang Sulu Timur, yang tahapannya sudah dimulai sejak awal tahun 2020 lalu. Seluruh tahapan ketika itu sudah dilaksanakan dan sudah memasuki tahapan akhir, yakni pencoblosan.

Tahapan pencoblosan yang ketika itu akan digelar pada 23 Maret 2020 urung dilangsungkan seiring diterbitkan larangan kerumunan pada masa awal pandemi Covid 19.

Sebelum Bulan Ramadhan lalu, warga mendesak Panitia Pemilihan Geuchik (P2G) agar segera melangsungkan pencoblosan. Kendala ketiadaan anggaran pemilihan geuchik yang disebabkan tidak dimasukkannya oleh Pj Geuchik Glumpang Sulu Timur dalam APBG 2021 pun juga sudah ada solusi.

Adapun biaya untuk pelaksanaan pencoblosan di Gampong Glumpang Sulu Timur yakni untuk biaya hari pencoblosan Rp10 juta dan biaya swab antigen panitia sebesar Rp4 juta.

“Untuk biaya swab panitia pemilihan sudah ditanggulangi oleh Puskesmas Dewantara, sementara biaya Rp10 juta juga sudah mendapat pinjaman dari pihak ketiga. tapi anehnya, Camat Dewantara tak pernah memberi lampu hijau kapan pelaksanaan pemilihan geuchik bisa dilangsungkan” kata sumber media ini, Sabtu (29/5/21).

Kondisi ini dikeluhkan warga. Seperti diutarakan oleh tokoh pemuda Dewantara, Murdani LB di akun media sosial facebooknya. Ia menyoroti dampak tidak kunjung digelar pelaksanaan pilchik, saat ini telah terjadi pergesekan antara para pendukung masing-masing pasangan calon.

Kondisi ini dinilai akan menyebabkan perpecahan di tengah masyarakat. Untuk itu Murdani yang juga ketua Ikatan Keluarga Besar Gusuran PT AAF, meminta Bupati Aceh Utara agar mencopot Camat Dewantara karena dianggap tidak mampu melaksanakan tugasnya.

“Bupati harus bertindak cepat demi terhindar kericuhan di desa desa yg Belum terlaksana nya pemilihan kepala desa/geuchik. Kalau perlu mutasikan CAMAT kalau tak sanggup menyelesaikan perkara pemilihan tersebut,” demikian tulis Murdani LB.

Dihubungi terpisah, Camat Dewantara Nawafil Mahyudha menyebut kendala tidak terlaksananya pemilihan geuchik di tiga gampong tersebut karena ketiadaan anggaran. Sesuai Surat Edaran Bupati Aceh Utara ia menjelaskan bahwa pengganggaran Pilkades bersal dari APBG dan sumber lain yang sah dan tidak mengikat.

Camat juga tidak mau disalahkan, karena dia sebut kewenangan pelaksanaan Pilkades berada di tangan Panitia Pemilihan Geuchik (P2G) di gampong tersebut. “Untuk Tambon Tunong sudah, untuk Bluka Teubai sedang mencari dana, utk Glumpang Sulu Timu, menunggu kesiapan dana juga,” kata dia.

Dia menyebut pihaknya terus mendorong agar Pilkades segera terlaksana. Hal ini, sebut Yudha dibuktikan dengan rampungnya seluruh verifikasi calon geuchik. “Semua sudah saya lalui dengan sangat rapi dan cepat, tinggal di tingkat desa, siap atau belum” demikian Yudha. (Ibnu H)

 

 

 

 

0

Suara Indonesia News – Kota Cirebon. Guna mengantisipasi penyebaran virus corona covid19. Dimana pada saat ini, kota cirebon dinyatakan zona merah. Segenap unsur forkopimda bahu membahu dan merasa prihatin atas hal tersebut. Malam ini dilaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Patroli Gabungan Skala Besar dalam rangka Cipta Kondisi dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 dengan sasaran tempat keramaian seperti cafe, tempat nongkrong, rumah makan, warung, terminal, Stasiun dan obyek vital di wilayah hukum Polres Cirebon Kota sebagai penanggungjawab Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, SH, S.IK, MH., Sabtu (29/05-2021) Jam 21.00 wib.

Sebelum melaksanakan KRYD, terlebih dahulu dilaksanakan Apel Pratugas yang dipimpin oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, SH, S.IK, MH, dalam arahannya “Malam ini kita laksanakan KRYD lebih spesial bersama dengan rekan-rekan jajaran instansi terkait dari Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan hitungan data, Kota Cirebon dalam kondisi zona merah maka salah satu giat kita malam ini adalah untuk menurunkan eskalasi warna merah tersebut. Mudah-mudahan senin besok kita mendapatkan hasil dari merah berubah warna menjadi hijau, tujuan kita yaitu selain pencegahan penyebaran Covid-19 yaitu dengan kehadiran kita dapat menekan angka kriminalitas tindak pidana lainnya. Yakinlah bahwa apa yang kita perbuat dan kita lakukan adalah hal yang baik dan bermanfaat untuk orang lain. Berangkat sehat pulang juga harus sehat, berangkat selamat pulang juga harus dengan selamat karena keluarga kita menanti dirumah. Kota Cirebon Aman, Masyarakat Tenang,” tegas orang nomor satu di Polres Ciko ini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wakil Walikota Cirebon Dra. Hj. Eti Herawati, Sekda Kota Cirebon H. Agus Mulyadi, M.Si., Dandim 0614 Kota Cirebon Letkol Inf Herry Indriyanto, Kanit Binmas Polda Jabar Kompol Yuni, Kasatpol PP Provinsi Jabar M. Ade Apriyandi, MT., Kasatpol PP Kota Cirebon Edi Siswoyo, S.AP., Gabungan Piket Fungsi Polres Cirebon Kota 40 Personil., Detasemen C Pelopor Polda Jabar, Kogartap II / Bdg Garnisun 7 Personil, Pomal Garnisun Bandung 4 Personil, Kodim 0614 Kota Cirebon 5 orang, Sat Pol PP Provinsi Jabar 15 orang dan Sat Pol PP Kota Cirebon 12 orang, tambah Kasubbag Humas Polres Cirebon Kota.

Rute yang dilalui Start : Mako Polres Cirebon Kota – Jalan Siliwangi – Jalan Slamet Riyadi Krucuk – Jalan Dr. Wahidin SH – Jalan Cangkring – Jalan Tentara pelajar (Cafe Baraja) dan – (Depan Kios Bakso Malang Restu) –  Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo (Cafe Moocow) dan (Cafe Markas) –  Jalan Pemuda – Jalan Kompleks Bima (Shelter Bima) – Terminal Harjamukti – Jalan Jend. Ahmad Yani – Jalan Pegambiran – Jalan Kasepuhan – Jalan Pasuketan – Jalan Pekalipan – Jalan Nyimas Gandasari – Jalan Siliwangi – Finish : Mako Polres Cirebon Kota. Tempat yang di singgahi Cafe Baraja Tentara Pelajar – Depan Kios Bakso Malang Restu Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo – Cafe Moocow – Cafe Markas  dan Shelter Bima, dengan menerapkan protokol kesehatan, tutup Iptu Ngatidja, SH., MH, Kasubbag Humas Polres Cirebon Kota. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Konawe. Pemda Konawe Melalui Kabag Humas Sukri Nur, mengumumkan pemanggilan peserta TKL yang lulus berkas Divisi Dump Truck tahap 22 pada PT VDNI sebanyak 86 orang. Dan jadwal Rapid Tes pada Selasa, 1 Juni 2021, pukul 08.00 s/d 12.00 bertempat di BLUD RS Kab. Konawe dan Tes Lapangan pada Rabu, 3 juni 2021, pukul 08.00 sampai selesai bertempat di PT VDNI Morosi.

Bagi TKL yang di nyatakan lulus agar :

  1. Membawa Foto Copy KTP 1 lembar.
  2. Membawa SIM B2 Umum.
  3. Membawah hasil Rapid Tes
  4. Membawa alat tulis.
  5. Memakai masker. (Red SI)

Klik di bawah ini nama – nama TKL yang lulus administrasi Divisi Dump Truck tahap 22 PT VDNI :

Dump Truck Tahap 22 PT VDNI

 

 

0

Suara Indonesia News – Aceh Singkil. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada, mendatangi Posko pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis Mikro di Gampong Gosong Telaga Utara, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, Sabtu (29/05/ 2021).

“Kami sudah berkeliling meninjau Posko PPKM mikro di Aceh. Untuk itu, perketat Protokol Kesehatan (Prokes), Jika ada terpapar COVID-19 segera laporkan,” kata Kapolda Aceh, Irjen. Pol Wahyu Widada.

Disamping itu, selain meminta posko di seluruh Gampong di Aceh Singkil di aktifkan. Kapolda juga berharap, untuk  menindaklanjuti vaksinasi, kedepan Pemkab Aceh Singkil harus mendahulukan warga Lansia, sebab, dari 500 kasus yang meninggal di Aceh didominasi para Lansia.

“Menindaklanjuti vaksinasi, kita berharap Aceh Singkil dapat  mendahulukan Lansia, sebab saat ini jumlah vaksin yang belum memadai,” kata Kapolda.

Di tempat yang sama,  Keuchik Gampong Gosong Telaga Utara, Kecamatan Singkil Utara, Aceh Singkil Muhammad Dhin, mengatakan, dirinya sangat terharu dan bangga karena Posko PPKM Gampong-nya terpilih sebagai kunjungan Kapolda Aceh.

“Saya tidak menyangka, Gosong Telaga Utara bakal mendapat keistimewaan kunjungan Kapolda Aceh,” sebut Muhammad dhien.

Hasil pantauan, dalam kunjungan ke Aceh Singkil, Kapolda Aceh langsung  didampingi Bupati Aceh Singkil Dulmusrid, Ketua DPRK Aceh Singkil Hasanuddin Aritonang dan Kapolres Aceh Singkil, AKBP Mike Hardy Wirapraja.

Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada, terlihat sempat mengintrogasi Keuchik Gampong dan tenaga kesehatan setempat terkait penanganan kasus COVID-19,untuk menyikapi belakangan kasus tersebut secara terus menerus semakin meningkat. (Salomo)

0

Suara Indonesia News – Kota Cirebon. “Saya, sangat bangga dan acung jempol untuk kinerja Kasat lantas Polres Ciko AKP Habibi, yang mana selama ini selalu mengerjakan hal-hal yang positif dan update serta memenuhi kebutuhan masyarakat,” ucap salah satu warga sebut saja Dwi yang DM ke medsos Polres Cirebon Kota.

Jajaran Kopel putih dalam khususnya dalam kepemimpinan AKP La Ode Habibi Ade Jama, S.Ik.M.H asli sulawesi ini. Selalu mengedepankan humanis dalam bertugas dan itu selalu disampaikan kepada anggotanya setiap apel pagi. Hari ini kembalin melaksanakan Kegiatan Pengetatan Pasca Ops Ketupat Lodaya 2021, Bagi – bagi masker dan Pemeriksaan Tes antigen secara acak serta Sosialisasi 3 W (Wajib Iman, Wajib Aman, Wajib Imun)  dalam rangka PPKM Skala Mikro unit Kamsel Sat Lantas Polres Cirebon Kota Tempat Pos Polisi Grage Jalan Tentara Pelajar Kota Cirebon, Sabtu (29/05-2021) sekira jam 10.00 wib.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, S.H., S.IK., M.H. melalui Kasat Lantas Polres Ciko menegaskan ” Giat pengetatan ini, adalah guna menghambat penyebaran covid19. Tempat Pos Polisi Grage Jalan Tentara Pelajar Kota Cirebon. Sasaran Pemeriksaan kendaraan R4 ataupun R2  yang Nopolnya dari luar Kota Kegiata.  Pembagian masker gratis kepada pengguna jalan yang melintas. Rekayasa jalan dengan pemasangan Traffic Cone/Water Barrier di tengah jalan untuk memisahkan Plat Nopol dari Cirebon melintas di jalur sebelah kanan dan plat Nopol dari luar Cirebon melintas di jalur sebelah kiri” jelasnya.

“Melakukan pemeriksaan kartu identitas (KTP), Surat Keterangan di mana yang bersangkutan bekerja, surat keterangan negatif Covid 19 yang berlaku selama 1 x 24 jam secara humanis dan tidak aroKot. Melakukan Tes Antigen bagi pengendara yang belum memiliki surat keterangan negatif Covid 19 secara acak dan Melakukan Sosialisasi 3 W (Wajib Iman, Wajib Aman, Wajib Imun) melalui media Public Addres dan papan himbauan,” papar AKP La Ode Habibi Ade Jama, S.IK.M.H, asli sulawesi ini.

Dalam giat pengetatan ini tidak dilakukan putar balik kendaraan di karenakan sudah dilakukan Penyekatan Arus mudik dan balik, Larangan Mudik dan Pengetatan di wilayah-wilayah lainnya. Sebanyak 53 (lima puluh tiga) kendaraan diperiksa. Sebanyak 7 orang dilakukan Tes Antgen secara acak yang tidak memiliki surat keterangan negatif Covid 19. Hasil sample tes antigen  dengan keterangan Negatif/ Non – Reaktif sebanyak 7 (tujuh) orang, tutup Iptu Ngatidja, SH.MH, Kasubbag Humas Polres Cirebon Kota. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Polres Gresik terus  melaksanakan sosialisasi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 kepada masyarakat. Seperti yang dilakukan jajaran Sat Lantas Polres Gresik pagi ini, Sabtu (29/5/2021) di Jln. Kartini dan Dr.wahidin, Kebomas Kabupaten Gresik.

Kegiatan dipimpin Kasat Lantas Polres Gresik AKP Yanto mulyanto P., S.H., S.I.K., bersama anggota satlantas membagikan langsung masker sebanyak 200 lembar kepada masyarakat yang beraktifitas di sepanjang jalan Wahidin maupun Kartini, menghimbau wajib memakai masker dan wajib menerapkan protokol kesehatan.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto S.H., S.I.K., M.M., mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk mendisiplinkan masyarakat tentang pentingnya penggunaan masker, mencuci tangan dengan sabun menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas dan menjaga jarak, sebagai iktiyar memutus rantai penyebaran virus corona.

“Pandemi belum berakhir, karenanya disiplin protokol kesehatan wajib selalu diterapkan, untuk mencegah semakin bertambahnya warga yang terpapar Covid-19,” ucap Alumnus Akpol 2001 itu.

Lebih lanjut, Akpol lulusan 2001 juga mengungkapkan, kegiatan sosialisasi dan  edukasi pentingnya menjalankan protokol kesehatan harus dilakukan secara masif.

“Sebab di lapangan masih ada masyarakat yang abai. Sehingga kita harapkan masyarakat selalu sadar untuk menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, juga menghindari kerumunan,” ujarnya.

Selain memberikan himbauan dan edukasi pentingnya menerepakan prokes saat pandemi Covid-19, anggota juga membagikan masker kepada para pengunjung serta penjual yang belum menggunakan masker. (Hari R)