0

Suara Indonesia News – Kota Cirebon. Warga masyarakat di Sejumlah daerah, masih melaksanakan arus balik menuju kembali ke tempat pekerjaan. Sementara pihak kepolisian dalam mengantisipasi arus balik tersebut dengan melaksanakan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) pasca ops ketupat lodaya 2021. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menghimbau kepada warga masyarakat secara humanis. Untuk bersama sama turut memahami situasi pandemi covid19 saat ini yang juga belum selesai. Hal ini juga di laksanakan oleh Pospam Check Point Kalijaga Kota Cirebon dipimpin langsung  Kanit Sabhara Ipda Subagja dengan penanggung jawab kegiatan Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, S.H, S.IK, M.H., Minggu (23/5-21) jam 19.00 wib.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, S.H., S.IK., M.H, melalui Kanit Sabhara selaku Padal session II menyampaikan ” Kegiatan ini berupa penyekatan dan pelaksanaan test Antigent secara acak kepada para pengendara baik R2 dan R4. Bagi personil di lapangan agar memeriksa surat hasil Swab oleh masing  – masing pengendara baik R2 dan R4. Bila di temukan pengendara yang tidak membawa surat hasil Swab agar di berhentikan secara humanis dan di data serta dilakukan test antigen secara Gratis di tempat yang sudah di sediakan  Kapolres Cirebon Kota,” ucapnya.

“Dalam pelaksanaannya dilakukan pemisahan 2 lajur, pengendara roda 2 maupun roda 4 dari wilayah luar kota dilakukan pemeriksaan berupa surat – surat kendaraan (SIM & STNK), Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM), serta surat hasil Tes antigen PCR ( Polymerase Chain Reaction ),” Jelas Ipda Subagja.

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Polres Cirebon Kota dan Polsek gabungan sekitar 24 personil,  Koramil Lemahwungkuk 2 personil, dan Sat Pol PP Kota Cirebon 2 personil, imbuh Kasubbag Humas Polres Cirebon Kota.

Adapun Hasil kegiatan KRYD di Pos Kalijaga. Kendaraan yang diperiksa R4 18 Unit dan R2 51 Unit. Untuk  Hasil Cek Kesehatan Pengecekan Suhu 39 Orang (Kesemuanya Suhu Badan Normal). Telah di lakukan pengecekan anti gen sebanyak 22 Orang dengan hasil 20 Orang  ( Non Reaktif ) dan 2 Orang ( Reaktif ). Semua melanjutkan perjalanan dan tidak ada yang diputar balikkan, kepada yang reaktif disarankan setelah sampai lokasi tujuan untuk memeriksakan kembali kondisi kesehatannya, tutup Iptu Ngatidja, SH., MH, Kasubbag Humas Polres Cirebon Kota. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Kota Tebingtinggi. Wisuda sarjana STIE Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi  Binakarya kotaTebingTinggi gelombang ke- dua  tahun 2021 , berjalan sukses, sabtu (22/5) bertempat di Gedung Balai kartini baru jalan Gunung leuser kota Tebing tinggi, menurut Ketua panitia wisudawan /i  dalam laporannya menjelaskan, bahwa hari ini jumlah para wisudawan yang akan dilantik berjumlah 233 orang diantaranya,

Untuk program S1 mencapai  215 orang dengan IPK rata-rata 3,12 sebanyak 8 semester, sementara untuk program D3 berjumlah18 orang hanya 6 semester, dengan IPK rata-rata mencapai 3,18.

Ketua yayasan STIE Bina karya, Drs. Loekito Cahyadi MM, dalam kata sambutannya, mengatakan ” Bagaimana setelah wisuda ini dan apa yang harus dikerjakan untuk masa depan saya, hal ini yang harus dipikirkan para wisudawati/i,

Awal untuk menghadapi masa depan dalam akademik tahun 2019/2022, saya mohon bantuan dan dukungan yang penuh terutama khusus kepada Bapak Prof. DR. Ibnu Hajar Damanik Msi, bahwa saat ini STIE Bina Karya memiliki Dosen lulusan S3 sebanyak 18 orang, berarti STIE sudah bisa memenuhi membuka program Magester Manajemen pasca Sarjana,

Untuk program jangka pendek ditahun 2022,ini  STIE Bina karya akan menjadi  sebuah Universitas, tujuannya untuk masyarakat kota Tebing tinggi dan sekitarnya yang ekonominya kurang mampu, lahan satu hektar untuk membangun sebuah Universitas sudah kita siapkan. Dan kepada para wisudawan dan wisudawati sekarang sudah resmi menyandang gelar sarjana, baik sarjana S1 dan sarjana Ahli Madya,

Acara dilanjutkan  dengan melantik para sarjana S1 dan sarjana D3. Oleh Prof. DR. Ibnu Hajar Damanik, M.Si.

Turut hadir diacara pelantikan tersebut diantaranya, ketua yayasan dan ketua STIE Bina karya,  Kepala LLDikti Wilayah I Sumatra Utara Prof Dr Ibnu Hajar Damanik Msi, Walikota TebingTinggi yang diwakili oleh Drs Bambang Sudaryono,Kapolres TebingTinggi diwakili oleh AKP Dadang Badawi, Dandim 02/04 DS ,diwakili oleh Danramil 13TT Kapten Inf Budiono para Dosen, dan staf  STIE orang tua wisudawan/i dan seluruh undangan. (Julian)

0

Suara Indonesia News – Aceh Utara. Pasca libur hari Raya Idul Fitri 1442 H, Polres Aceh Utara telah mengamankan 4 tersangka kasus Narkoba pada 18 dan 20 Mei 2021, Polisi juga menyita 11 paket sabu sebagai barang bukti.

Informasi dihimpun Suara Indonesia News, Selasa (18/5) Satres Narkoba Polres Aceh Utara melakukan penangkapan terhadap Nailul (41), Tomi (30) dan Riski (25) di Gampong Cot Girek, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara, ketiga tersangka tersebut merupakan warga setempat.

Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto, S.I.K melalui Kasatres Narkoba Iptu Samsul Bahri menyampaikan, saat itu pihaknya lebih dulu mengamankan Nailul dengan barang bukti 1 paket sabu seberat 0,13 gram.

“Nailul mengaku membeli sabu dari Tomi, baru kemudian dilakukan pengembangan lalu menangkap tersangka Tomi dan Riski di sebuah rumah dengan barang bukti 6 paket sabu seberat 1,91 gram,” ujar Iptu Samsul Bahri, Minggu (23/5/2021).

Berikutnya, pada Kamis (20/5) Satres Narkoba Polres Aceh Utara mengamankan Fajar, seorang pedagang di Gampong Trieng Pantang Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, dari tangannya petugas menyita empat paket sabu seberat 1,33 gram. Tersangka Fajar tercatat sebagai warga Kampung Baru, Kota Lhoksukon.

“Keempat tersangka saat ini sudah ditahan di Polres Aceh Utara untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” pungkas Iptu Samsul Bahri. (Azhari)

0

Suara Indonesia News – Kota Cirebon. Sebagai bentuk pertanggungjawaban secara moril, selain juga merupakan tugas dan kewenangan kepolisian. Untuk menciptakan situasi yang aman normal serta terkendali, juga untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Polres Cirebon kota, menggelar Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan penanggung jawab kegiatan Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, S.H., S.IK., M.H, bertempat di Pospam Check Point Kalijaga Kota Cirebon, Minggu (23/05-21) sekira jam 12.00 wib.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, S.H., S.IK., M.H, melalui Kasiwas selaku Padal session I menyampaikan “Kegiatan ini berupa penyekatan dan pelaksanaan test Antigent secara acak kepada para pengendara baik R2 dan R4. Bagi personil di lapangan agar memeriksa surat hasil Swab oleh masing  – masing pengendara baik R2 dan R4. Bila di temukan pengendara yang tidak membawa surat hasil swab agar di berhentikan secara humanis dan di data serta dilakukan test antigen secara gratis di tempat yang sudah di sediakan  Kapolres Cirebon Kota,” ucapnya.

“Hasil kegiatan KRYD di Pospam Check Point Kalijaga Kota Cirebon,  Kendaraan yang diperiksa R4 jumlah 15 Unit dan R2 sejumlah 69 Unit. Adapun untuk Pengecekan Suhu 102 orang (Kesemuanya Suhu Badan Normal) dan Swab antigen 19 orang (18 orang Non-Reaktif dan 1 orang Reaktif),” tegas  Iptu H. Saefudin Adimara, SH.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 2 personil POM AD III Siliwangi Cirebon.,  2 personil Kodim 0614 Kota Cirebon, 22 personil gabungan Polsek dan Polres Cirebon Kota., 2 orang Sat Pol PP Kota Cirebon., 5 orang Dinas Kesehatan Kota Cirebon dan 2 orang PHL Dokes Polres Cirebon Kota, tambah Kasubbag Humas Polres Cirebon Kota.

Kegiatn Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pasca Ops Ketupat Lodaya 2021 tingkat Polres Cirebon Kota di Pospam Check Point Kalijaga  dengan cara melaksanakan penyekatan dan pelaksanaan Tes Antigen secara acak (Random) terhadap pengendara R2 dan R4. Serta dalam kegiatannya tidak ada kendaraan yang di putar balikkan, diharapkan Kota Cirebon Aman,  Masyarakat Tenang, tutup Iptu Ngatidja, SH., MH, Kasubbag Humas Polres Cirebon Kota. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Sumedang. Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meninjau lokasi yang akan menjadi landmark pariwisata kawasan Jatigede di Kabupaten Sumedang, Minggu (23/5/2021).

Menurut Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil, landmark yang akan diberi nama “Menara Kujang Sapasang” tersebut diharapkan dapat menggeliatkan sektor pariwisata Sumedang.

“Mudah-mudahan dengan selesainya titik landmark tersebut bisa menandai lahirnya kesuksesan pariwisata di Sumedang dan juga di Jabar,” kata Kang Emil.

“Kemudian nanti ada jembatan karena menghubungkan dua bukit, di bukit akhir berdiri kujang yang sepasang utama dan sepasang skala kecilnya,” tambahnya.

Sedangkan untuk spot unggulan yang ditawarkan dalam proyek kawasan pariwisata tersebut ialah melihat keindahan alam Jatigede dari atas menara.

“Spot unggulannya view alam Jatigede aja, cuma posisinya di atas menara seperti kita naik menara kalau di New York itu Patung Liberty,” ucap Kang Emil.

Selama ini Jatigede terkenal sebagai kawasan pengelolaan air dan manajemen air. Kang Emil  berujar, Jatigede memiliki panorama yang memesona, terutama pemandangan pulau-pulau kecil dan sawah.

“Menjadikan semuanya penasaran untuk datang ke Jatigede. Oleh karena itu, kita fasilitasi nanti dimulai dengan rutenya ada masjid tempat istirahat atau bisa dibilang seperti rest area,” tuturnya.

Kang Emil mengatakan, apabila pembangunan berjalan lancar, landmark bisa selesai dibangun dan dapat digunakan pada 2022.

“Kalau di target Januari 2022 bisa dipergunakan,” ucapnya.

Selain kawasan pariwisata, kata Kang Emil, Jatigede juga mempunyai wisata kuliner yang akan menjadi daya tarik wisatawan.

“Di Jatigede juga ada kawasan kuliner, saya belum mengunjungi pelatarannya, yang dananya dibiayai oleh provinsi,” ucapnya.

Kang Emil berharap, dengan adanya pembangunan kawasan pariwisata ini, perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitar Jatigede diharapkan dapat meningkatkan.

“Intinya sayang sekali kalau Jatigede seluas ini dan seindah ini tidak memberi nilai tambah bagi warga,” ucapnya.

Kang Emil berpesan kepada Bupati Sumedang dan juga jajaran Forkopimda Sumedang untuk memaksimalkan warga lokal sebagai pengurus kawasan tersebut.

“Saya titip ke Bapak Bupati, untuk maksimalkan orang-orang lokal kampung sini yang menikmati kesejahteraannya,” katanya. (Sendi/Humas Jabar)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Dandim 0817/Gresik, Letkol Inf Taufik Ismail, S.Sos., M.I.Pol selaku Ketua Umum IPSI Kab. Gresik, memimpin kegiatan pembukaan Musyawarah Kabupaten III – 2021 Ikatan pencak silat Indonesia (IPSI) Kab. Gresik dalam rangka pemilihan pengurus harian ikatan pencak silat Indonesia (IPSI) Cab. Gresik periode 2021- 2024 yang dilaksanakan di Aula makodim 0817/Gresik, pada Minggu (23/5/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bpk. Yoyok setiawan (Wakil ketua 2 IPSI Jatim), Bpk. Andi widianarko (Perwakilan Koni Kab. Gresik), Bpk. Yusuf Riasatri (Ketua panitia) serta Perwakilan dari masing-masing anggota perguruan pencak silat yang tergabung dalam ikatan pencak silat Indonesia (IPSI) Kab. Gresik. dalam terselengaranya kegiatan protokol kesehatan wajib diterapkan oleh seluruh undangan dan peserta yang hadir.

Dalam hal ini Bpk. Yusuf Riasatri selaku Ketua Harian menyampaikan bahwa Dalam pelaksanaan Muskab ke III – 2021 bertujuan untuk menyusun kepengurusan dan merancang kegiatan periode tahun 2021 s.d 2024. dan kegiatan kali ini mengundang sebanyak 25 perguruan pencak silat yang terdaftar sebagai anggota IPSI Kab. Gresik.

“Tujuan dilaksanakannya acara tersebut adalah untuk menetapkan ketua umum dan pembentukan format kepengurusan serta evalusi progja periode 2017 – 2021,” ucap Yusuf.

Dalam sambutannya Dandim Gresik Letkol Inf Taufik Ismail S.Sos. M.I.Pol. selaku Ketua Umum IPSI Kab. Gresik juga menyampaikan ucapan terima kasih dan sambutan selamat datang kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota IPSI Kab. Gresik di Makodim 0817/Gresik.

“Ikatan pencak silat Indonesia (IPSI) adalah suatu orgas yang ikut melestarikan kebudayaan bangsa, Bangsa Indonesia harus bangga dengan seni bela diri sendiri, serta harus ikut melestarikan dan mempromosikan untuk lebih banyak peminat yang mengikuti seni pencak silat,” ucap Letkol Inf Taufik Ismail.

Masih Letkol Inf Taufik Ismail mengatakan, “Pada saat sekarang ini bangsa-bangsa di dunia sedang melaksanakan perang proxy war dengan digerusnya kebudayaan bangsa dengan sasaran generasi muda yang bisa merusak moral dan pikirannya yang sangat membahayakan bagi bangsa Indonesia.” tutur Letkol Inf Taufik.

Lanjut Letkol Inf Taufik Ismail, “Saya berpesan mari kita bersama-sama untuk tetap mengembangkan warisan budaya leluhur dengan wawasan kebangsaan dan jiwa patriotisme untuk menjadi landasan dalam kehidupan sehari-hari, terlebih sekarang ini kita semua masih dalam situasi pandemi Covid-19 sehingga diharapkan IPSI masih dapat menumbuhkan calon bibit muda yang dapat berkiprah dalam even nasional dan internasional, dan juga kita harus ikut serta dalam mendukung program pemerintah dalam menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban di wilayah kab. Gesik.” pesan Dandim 0817/Gresik. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Kota Cirebon. Guna menciptakan situasi dan kondisi keamanan Desa binaannya yaitu dengan melaksanakan sambang. Kondisi saat ini yang masih banyak terdampak penyebaran covid-19.  Menjadikan kondisi perekonomian masyarakat belum stabil . Hal yang utama yang harus dimiliki  Bhabinkamtibmas guna menciptakan situasi dan kondisi keamanan Desa binaannya yaitu dengan monitoring semua kegiatan kegiatan kemasyarakatan yang ada di wilayah binaannya, seperti halnya dilaksanakan  Bhabinkamtibmas Desa Palir Polsek Kedawung Polres Ciko Brigadir Arif Afandi, S.H,  dan Babinsa Sertu Sofian Siregar.  Monitoring giat penyaluran BPNT dari kemensos kepada masyarakat Desa Babadan Kecamatan Gunungjati Kabupaten Cirebon, bertempat di E warung suswari Blok Rajegwesi RT 02/03 Desa Babadan Kecamatan Gunungjati Kabupaten Cirebon, Minggu (23/05-21).

Kapolres Cirebon kota AKBP Imron Ermawan, SH., S.IK., MH, melalui Kapolsek Gunungjati  mengatakan, sebagai anggota Polri yang ditugaskan mengemban tugas Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat atau lebih akrab disebut Bhabinkamtibmas dituntut harus mengetahui situasi dan kondisi keamanan di lingkungan wilayah binaannya, ujarnya.

Lanjut Kapolsek Gunungjati, dalam Melaksanakan Monitoring kegiatan  penyaluran BPNT dari kemensos kepada masyarakat Desa Babadan Kec Gunungjati Kab Cirebon,  penyaluran di tujukan kepada masyarakat yang terdampak  virus corona / covid_19, dari pemerintah   sebesar Rp. 200.000,-/ bulan  Dengan rincian per 1 kali bulan adalah sbb beras 11 kg 10.500 kg Rp 115.500, telor 1 kg = Rp 24 000, Daging sapi 3 ons=Rp 36.500. Buah pear 1 kg =Rp 24.000 Jumlah Rp. 200.000,-, dengan penerima bantuan Sebanyak 119 KK, jelas AKP Abdul Majid, SH.

Dalam pelaksanaannya menerapkan Protokol kesehatan diantaranya 5M yaitu mencuci tangan. memakai masker, menjaga jarak, mengurangi mobilisasi dan menghindari kerumunan, imbuh Kasubbag Humas Polres Cirebon Kota.

Dalam kesempatan tersebut bhabin  menghimbau kepada masyarakat   agar berhati-hati adanya Curas , Curat, dan Curamor (C3), tandas Iptu Ngatidja, SH., MH, Kasubbag Humas Polres Cirebon Kota. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Kota Cirebon. Kondisi saat ini yang masih banyak terdampak penyebaran covid-19.  Menjadikan kondisi perekonomian masyarakat belum stabil . Hal yang utama yang harus dimiliki  bhabinkamtibmas guna menciptakan situasi dan kondisi keamanan Desa binaannya yaitu dengan melaksanakan sambang dan monitoring semua kegiatan kegiatan kemasyarakatan yang ada di wilayah binaannya. Seperti halnya dilaksanakan  Bhabinkamtibmas Desa Palir Polsek Kedawung Polres Ciko Brigadir Arif Afandi, S.H,  dan Babinsa Sertu Sofian Siregar.  Monitoring giat Penyaluran BPNT Bulan Mei 2021 sebesar Rp. 200.000,-/ bulan. Bertempat di E-Waroeng Hasna Palir milik  Hasna Sausan Nissa, Alamat Jalan ki ageng tapa no 146 RT 05/02 Desa Palir Kecamatan Tengah tani Kabupaten Cirebon, Minggu (23/05-21).

Kapolres Cirebon kota AKBP Imron Ermawan, SH., S.IK., MH, melalui Kapolsek Kedawung  mengatakan, sebagai anggota Polri yang ditugaskan mengemban tugas Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat atau lebih akrab disebut Bhabinkamtibmas dituntut harus mengetahui situasi dan kondisi keamanan di lingkungan wilayah binaannya, ujarnya.

Lanjut Kapolsek Kedawung, dalam Melaksanakan Monitoring kegiatan  Penyaluran BPNT bulan Mei 2021 sebesar Rp. 200.000,-/ bulan kepada masyarakat Desa Palir,  penyaluran ditujukan kepada masyarakat yang terdampak  virus corona / covid_19, dari pemerintah   sebesar Rp. 200.000,-/ bulan  Dengan rincian per 1 kali bulan adalah sbb Beras 11 Kg Rp 126.500,-, Telor 1 kilo Rp.  27.000,-,  Buah Pier 1 kg Rp. 19.000,-, Bandeng/ Ayam = Rp.  27.500,-, Jumlah Rp. 200.000,-. Dengan penerima bantuan Sebanyak 135 KK, jelas Kompol Abdul Qodirad, SH.

Dalam pelaksanaannya menerapkan Protokol kesehatan diantaranya 5M yaitu mencuci tangan. memakai masker, menjaga jarak, mengurangi mobilisasi dan menghindari kerumunan, imbuh Kasubbag humas Polres Cirebon Kota.

Dalam kesempatan tersebut bhabin  menghimbau kepada masyarakat   agar berhati-hati adanya Curas , Curat, dan Curamor (C3), tandas Iptu Ngatidja, SH., MH, Kasubbag Humas Polres Cirebon Kota. (Hatta)