0

Suara Indonesia News – Kuningan. Turnamen sepak bola antar Blok, desa susukan merupakan tradisi taunan desa pasca lebaran idul fitri. Hal tersebut diselenggarakan dalam rangka menjalin silaturahmi dan kebersamaan antar masyarakat khususnya di wilayah desa susukan, minggu 23 Mei 2021.

Dalam turnamen desa, masing masing perwakilan blok memajukan satu club sepak bola untuk bertanding dan dipenghujung acara turnamen, Dua kesebelasan siap bertanding di final untuk menjadi sang juara memperebutkan teropi, kambing dan uang tunai. Dan keluar sebagai sang juara adalah Club BARALAK dari dusun manis.

Sementara hadir pula pimpinan muspika kecamatan dan pejabat lainya untuk menyaksikan final Kertapati Cup 2021.

Alhamdulilah, club sepak bola dari blok Manis (Baralak) dan blok pahing (Taurus) bisa tampil dan masuk ke babak final, ujar kades Susuakan Toto Ciptarasa, diharapkan,  ini bukan ajang taunan, namun hendkaknya harus dimaknai bahwa pemuda pemuda desa pun banyak memiliki potensi baik di bidang sepak bola mapun bidang lainya, ujarnya.

Untuk itu kami selalu pemerintah desa berharap, kita bisa selalu bekerja bersama dalam hal kemajuan dan kepentingan masyaarakat Desa susukan, ujar kadea ketika dikonfirmasi sebelumnya acara.

Sementara Hampir semua di wilayah Kabupaten Kuningan khusunya di 361 desa, memang tradisi olahraga pasca lebaran merupakan acara rutin yang dinanti masyarakat dan 250 desa hampir melakukan pertandingan, ujar bupati Kuningan.

Lebih lanjut Bupati mengingatkan, Kwrtapati FC pernah masih masa kejayaan si dunia sepak bola. Hari ini, anak anak muda desa harus bisa bangkit kembali, ujar Bupati Kuningan.

Sementara, Sekjen ASKAB Dese Abada, Menyampaikan acara turnamen ini merupakan ajang pencarian bakat atlit atlit berprestasi dari desa, hal tersebut diungkapkan oleh Sekjen ASKAB ( Aasosiasi sepak bola kuningan) H. Dede Sembada, atau biasa disapa Kang Desem. Dalam arahan sebelum tanding.

Bahkan menurut pantauan media, baik Bupati dan wakil bupati pun selalu hadir dalam pembukaan dan penutupan Evant taunan desa, sambil memberikan arahan tentang penerapan  protokoler kesehatan dan himbauawan untuk  selalu  mencuci tangan memakai masker dan jaga jarak aman antar sesama. (Sep)

0

Suara Indonesia News – Sidoarjo. Satu orang anggota TNI AL diduga dikeroyok oleh belasan preman. Peristiwa ini terjadi di pintu keluar Terminal Bungurasih – Sidoarjo. Peristiwa pengeroyokan sendiri terjadi pada Minggu (23/05/2021) pagi, sekira pukul 03.00 Wib.

Atas kejadian tersebut, anggota polresta sidoarjo yang bekerjasama dengan Intel dari AL bergerak cepat memburu pelaku.

“Mulai pagi hingga malam ini, anggota polresta sidoarjo akhirnya menangkap 4 (empat) orang yang diduga sebagai pelaku utama dari peristiwa pengeroyokan tersebut,” ucap Kapolres Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, Minggu (23/05/2021) malam.

Empat pelaku pengeroyokan yang berhasil dibekuk yakni, UNH (20) asal Trenggalek, Moch RTR (19) asal Waru Sidoarjo, FCP (19) asal Waru Sidoarjo dan YMK (20) asal Bungurasih, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Masih Kombes Pol Sumardji mengatakan, empat preman tersebut saat ini sudah di amankan di Mapolresta Sidoarjo guna penyelidikan lebih lanjut. Diduga pelaku pengeroyokan dilakukan lebih dari 10 orang.

“Alhamdulillah tadi mulai pukul empat sampai saat ini sudah diamankan empat pelaku utamanya. Sementara sisanya sedang kami kejar terus sampai dapat,” kata Kapolres Sidoarjo.

“Satu orang anggota TNI AL yang dikeroyok oleh puluhan preman ini sedang melakukan pendidikan kejuruan di Karang Pilang Surabaya,” tambahnya.

Kombes Pol Sumardji menjelaskan Kronologinya, korban ini lewat depan pintu keluar Bungurasih menggunakan motor dan diteriaki maling oleh salah satu pelaku. Tanpa berfikir panjang, teman-teman yang lain lantas mengeroyok anggota TNI AL.

“Kondisi korban saat ini sudah dibawa pulang setelah tadi siang dirawat di RS Bhayangkara Polda Jatim. Sedangkan korban mengalami luka di bagian kepala, pelipis mata dan badan,” ungkapnya Kapolres.

Lanjut Kombes Pol Sumardji, bahwa pelaku pengeroyokan terhadap anggota TNI AL, adalah preman-preman yang meresahkan di kawasan Bungurasih.

“Kami akan tertibkan para preman yang ada disini, yang sudah meresahkan masyarakat,” pungkas Kapolres. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Meski Operasi Ketupat Semeru 2021 berakhir 17 Mei, penyekatan usai namun pengetatan mobilitas masyarakat diberlakukan hingga 24 Mei.

Kepolisian Negara Republik Indonesia menerapkan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). Tujuannya meningkatkan kedisiplinan masyarakat terkait protokol kesehatan.

Disamping telah dilakukan pengamanan secara rutin, dilakukan pula peningkatan pengawasan protokol kesehatan di beberapa tempat. Personel pengamanan dipertebal.

Di Kota Santri, Polres Gresik meningkatkan pengamanan dan pengawasan pencegahan penyebaran Covid-19 di beberapa tempat wisata, maupun tempat biasa masyarakat berolahraga dihari Minggu pagi.

Tercatat terdapat destinasi wisata pasir putih di Desa Dalegan Kecamatan Panceng, Setigi di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujung Pangkah. Keduanya sama-sama dalam balutan ciri khas Gresik utara, bernuansa pantai dan pegunungan kapur.

Ditengah kota dapat kita jumpai wisata religi makam Maulana Malik Ibrahim yang berada di Kelurahan Gapuro Sukolilo, Kecamatan Gresik, dan Makam Sunan Giri, Desa Giri, Kecamatan Kebomas serta Edu Wisata Menganti.

Sementara dijantung perumahan Gresik Kota Baru, mempunyai GKB Convex termasuk Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar. Sebuah lapangan terbuka biasa diramaikan masyarakat sekitar untuk menikmati Minggu ceria dengan melakukan olahraga bersama keluarga.

Kegiatan masyarakat boleh dilakukan, dengan syarat pembatasan dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Hal ini disebabkan karena pandemi Covid-19 masih membayangi dalam setiap aktifitas.

Jikalau biasanya pengamanan dan pengawasan dilakukan personel Polsek setempat, kali ini berlipat ganda dengan dikerahkannya personel Polres.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H. S.I.K. M.M. mengatakan, masyarakat jangan lengah, virus corona masih ada disekitar kita dan bukan rekayasa.

“Tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan guna menghindari paparan Covid-19. Meski vaksinasi terus bergulir, namun masyarakat tetap diminta mematuhi upaya pencegahannya.” imbau AKBP Arief, Minggu (23/5/2021).

Alumni Akpol 2001 itu menyebut, “Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat untuk saat ini. Sebagai ikhtiyar memutus rantai penyebaran virus corona,” tutur Kapolres Gresik.

Pihaknya mengaku tidak akan pernah bosan mengingatkan masyarakat untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan. Meski begitu, tidak meninggalkan tugas pokok dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Kota Cirebon. Warga masyarakat di Sejumlah daerah, masih melaksanakan arus balik menuju kembali ke tempat pekerjaan. Sementara pihak kepolisian dalam mengantisipasi arus balik tersebut dengan melaksanakan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) pasca ops ketupat lodaya 2021. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menghimbau kepada warga masyarakat secara humanis. Untuk bersama sama turut memahami situasi pandemi covid19 saat ini yang juga belum selesai. Hal ini juga di laksanakan oleh Pospam Check Point Kalijaga Kota Cirebon dipimpin langsung  Kanit Sabhara Ipda Subagja dengan penanggung jawab kegiatan Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, S.H, S.IK, M.H., Minggu (23/5-21) jam 19.00 wib.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, S.H., S.IK., M.H, melalui Kanit Sabhara selaku Padal session II menyampaikan ” Kegiatan ini berupa penyekatan dan pelaksanaan test Antigent secara acak kepada para pengendara baik R2 dan R4. Bagi personil di lapangan agar memeriksa surat hasil Swab oleh masing  – masing pengendara baik R2 dan R4. Bila di temukan pengendara yang tidak membawa surat hasil Swab agar di berhentikan secara humanis dan di data serta dilakukan test antigen secara Gratis di tempat yang sudah di sediakan  Kapolres Cirebon Kota,” ucapnya.

“Dalam pelaksanaannya dilakukan pemisahan 2 lajur, pengendara roda 2 maupun roda 4 dari wilayah luar kota dilakukan pemeriksaan berupa surat – surat kendaraan (SIM & STNK), Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM), serta surat hasil Tes antigen PCR ( Polymerase Chain Reaction ),” Jelas Ipda Subagja.

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Polres Cirebon Kota dan Polsek gabungan sekitar 24 personil,  Koramil Lemahwungkuk 2 personil, dan Sat Pol PP Kota Cirebon 2 personil, imbuh Kasubbag Humas Polres Cirebon Kota.

Adapun Hasil kegiatan KRYD di Pos Kalijaga. Kendaraan yang diperiksa R4 18 Unit dan R2 51 Unit. Untuk  Hasil Cek Kesehatan Pengecekan Suhu 39 Orang (Kesemuanya Suhu Badan Normal). Telah di lakukan pengecekan anti gen sebanyak 22 Orang dengan hasil 20 Orang  ( Non Reaktif ) dan 2 Orang ( Reaktif ). Semua melanjutkan perjalanan dan tidak ada yang diputar balikkan, kepada yang reaktif disarankan setelah sampai lokasi tujuan untuk memeriksakan kembali kondisi kesehatannya, tutup Iptu Ngatidja, SH., MH, Kasubbag Humas Polres Cirebon Kota. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Kota Tebingtinggi. Wisuda sarjana STIE Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi  Binakarya kotaTebingTinggi gelombang ke- dua  tahun 2021 , berjalan sukses, sabtu (22/5) bertempat di Gedung Balai kartini baru jalan Gunung leuser kota Tebing tinggi, menurut Ketua panitia wisudawan /i  dalam laporannya menjelaskan, bahwa hari ini jumlah para wisudawan yang akan dilantik berjumlah 233 orang diantaranya,

Untuk program S1 mencapai  215 orang dengan IPK rata-rata 3,12 sebanyak 8 semester, sementara untuk program D3 berjumlah18 orang hanya 6 semester, dengan IPK rata-rata mencapai 3,18.

Ketua yayasan STIE Bina karya, Drs. Loekito Cahyadi MM, dalam kata sambutannya, mengatakan ” Bagaimana setelah wisuda ini dan apa yang harus dikerjakan untuk masa depan saya, hal ini yang harus dipikirkan para wisudawati/i,

Awal untuk menghadapi masa depan dalam akademik tahun 2019/2022, saya mohon bantuan dan dukungan yang penuh terutama khusus kepada Bapak Prof. DR. Ibnu Hajar Damanik Msi, bahwa saat ini STIE Bina Karya memiliki Dosen lulusan S3 sebanyak 18 orang, berarti STIE sudah bisa memenuhi membuka program Magester Manajemen pasca Sarjana,

Untuk program jangka pendek ditahun 2022,ini  STIE Bina karya akan menjadi  sebuah Universitas, tujuannya untuk masyarakat kota Tebing tinggi dan sekitarnya yang ekonominya kurang mampu, lahan satu hektar untuk membangun sebuah Universitas sudah kita siapkan. Dan kepada para wisudawan dan wisudawati sekarang sudah resmi menyandang gelar sarjana, baik sarjana S1 dan sarjana Ahli Madya,

Acara dilanjutkan  dengan melantik para sarjana S1 dan sarjana D3. Oleh Prof. DR. Ibnu Hajar Damanik, M.Si.

Turut hadir diacara pelantikan tersebut diantaranya, ketua yayasan dan ketua STIE Bina karya,  Kepala LLDikti Wilayah I Sumatra Utara Prof Dr Ibnu Hajar Damanik Msi, Walikota TebingTinggi yang diwakili oleh Drs Bambang Sudaryono,Kapolres TebingTinggi diwakili oleh AKP Dadang Badawi, Dandim 02/04 DS ,diwakili oleh Danramil 13TT Kapten Inf Budiono para Dosen, dan staf  STIE orang tua wisudawan/i dan seluruh undangan. (Julian)

0

Suara Indonesia News – Aceh Utara. Pasca libur hari Raya Idul Fitri 1442 H, Polres Aceh Utara telah mengamankan 4 tersangka kasus Narkoba pada 18 dan 20 Mei 2021, Polisi juga menyita 11 paket sabu sebagai barang bukti.

Informasi dihimpun Suara Indonesia News, Selasa (18/5) Satres Narkoba Polres Aceh Utara melakukan penangkapan terhadap Nailul (41), Tomi (30) dan Riski (25) di Gampong Cot Girek, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara, ketiga tersangka tersebut merupakan warga setempat.

Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto, S.I.K melalui Kasatres Narkoba Iptu Samsul Bahri menyampaikan, saat itu pihaknya lebih dulu mengamankan Nailul dengan barang bukti 1 paket sabu seberat 0,13 gram.

“Nailul mengaku membeli sabu dari Tomi, baru kemudian dilakukan pengembangan lalu menangkap tersangka Tomi dan Riski di sebuah rumah dengan barang bukti 6 paket sabu seberat 1,91 gram,” ujar Iptu Samsul Bahri, Minggu (23/5/2021).

Berikutnya, pada Kamis (20/5) Satres Narkoba Polres Aceh Utara mengamankan Fajar, seorang pedagang di Gampong Trieng Pantang Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, dari tangannya petugas menyita empat paket sabu seberat 1,33 gram. Tersangka Fajar tercatat sebagai warga Kampung Baru, Kota Lhoksukon.

“Keempat tersangka saat ini sudah ditahan di Polres Aceh Utara untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” pungkas Iptu Samsul Bahri. (Azhari)

0

Suara Indonesia News – Kota Cirebon. Sebagai bentuk pertanggungjawaban secara moril, selain juga merupakan tugas dan kewenangan kepolisian. Untuk menciptakan situasi yang aman normal serta terkendali, juga untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Polres Cirebon kota, menggelar Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan penanggung jawab kegiatan Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, S.H., S.IK., M.H, bertempat di Pospam Check Point Kalijaga Kota Cirebon, Minggu (23/05-21) sekira jam 12.00 wib.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, S.H., S.IK., M.H, melalui Kasiwas selaku Padal session I menyampaikan “Kegiatan ini berupa penyekatan dan pelaksanaan test Antigent secara acak kepada para pengendara baik R2 dan R4. Bagi personil di lapangan agar memeriksa surat hasil Swab oleh masing  – masing pengendara baik R2 dan R4. Bila di temukan pengendara yang tidak membawa surat hasil swab agar di berhentikan secara humanis dan di data serta dilakukan test antigen secara gratis di tempat yang sudah di sediakan  Kapolres Cirebon Kota,” ucapnya.

“Hasil kegiatan KRYD di Pospam Check Point Kalijaga Kota Cirebon,  Kendaraan yang diperiksa R4 jumlah 15 Unit dan R2 sejumlah 69 Unit. Adapun untuk Pengecekan Suhu 102 orang (Kesemuanya Suhu Badan Normal) dan Swab antigen 19 orang (18 orang Non-Reaktif dan 1 orang Reaktif),” tegas  Iptu H. Saefudin Adimara, SH.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 2 personil POM AD III Siliwangi Cirebon.,  2 personil Kodim 0614 Kota Cirebon, 22 personil gabungan Polsek dan Polres Cirebon Kota., 2 orang Sat Pol PP Kota Cirebon., 5 orang Dinas Kesehatan Kota Cirebon dan 2 orang PHL Dokes Polres Cirebon Kota, tambah Kasubbag Humas Polres Cirebon Kota.

Kegiatn Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pasca Ops Ketupat Lodaya 2021 tingkat Polres Cirebon Kota di Pospam Check Point Kalijaga  dengan cara melaksanakan penyekatan dan pelaksanaan Tes Antigen secara acak (Random) terhadap pengendara R2 dan R4. Serta dalam kegiatannya tidak ada kendaraan yang di putar balikkan, diharapkan Kota Cirebon Aman,  Masyarakat Tenang, tutup Iptu Ngatidja, SH., MH, Kasubbag Humas Polres Cirebon Kota. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Sumedang. Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meninjau lokasi yang akan menjadi landmark pariwisata kawasan Jatigede di Kabupaten Sumedang, Minggu (23/5/2021).

Menurut Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil, landmark yang akan diberi nama “Menara Kujang Sapasang” tersebut diharapkan dapat menggeliatkan sektor pariwisata Sumedang.

“Mudah-mudahan dengan selesainya titik landmark tersebut bisa menandai lahirnya kesuksesan pariwisata di Sumedang dan juga di Jabar,” kata Kang Emil.

“Kemudian nanti ada jembatan karena menghubungkan dua bukit, di bukit akhir berdiri kujang yang sepasang utama dan sepasang skala kecilnya,” tambahnya.

Sedangkan untuk spot unggulan yang ditawarkan dalam proyek kawasan pariwisata tersebut ialah melihat keindahan alam Jatigede dari atas menara.

“Spot unggulannya view alam Jatigede aja, cuma posisinya di atas menara seperti kita naik menara kalau di New York itu Patung Liberty,” ucap Kang Emil.

Selama ini Jatigede terkenal sebagai kawasan pengelolaan air dan manajemen air. Kang Emil  berujar, Jatigede memiliki panorama yang memesona, terutama pemandangan pulau-pulau kecil dan sawah.

“Menjadikan semuanya penasaran untuk datang ke Jatigede. Oleh karena itu, kita fasilitasi nanti dimulai dengan rutenya ada masjid tempat istirahat atau bisa dibilang seperti rest area,” tuturnya.

Kang Emil mengatakan, apabila pembangunan berjalan lancar, landmark bisa selesai dibangun dan dapat digunakan pada 2022.

“Kalau di target Januari 2022 bisa dipergunakan,” ucapnya.

Selain kawasan pariwisata, kata Kang Emil, Jatigede juga mempunyai wisata kuliner yang akan menjadi daya tarik wisatawan.

“Di Jatigede juga ada kawasan kuliner, saya belum mengunjungi pelatarannya, yang dananya dibiayai oleh provinsi,” ucapnya.

Kang Emil berharap, dengan adanya pembangunan kawasan pariwisata ini, perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitar Jatigede diharapkan dapat meningkatkan.

“Intinya sayang sekali kalau Jatigede seluas ini dan seindah ini tidak memberi nilai tambah bagi warga,” ucapnya.

Kang Emil berpesan kepada Bupati Sumedang dan juga jajaran Forkopimda Sumedang untuk memaksimalkan warga lokal sebagai pengurus kawasan tersebut.

“Saya titip ke Bapak Bupati, untuk maksimalkan orang-orang lokal kampung sini yang menikmati kesejahteraannya,” katanya. (Sendi/Humas Jabar)