0

Suara Indonesia News – Banda Aceh. Forum Pemuda Aceh Kreatif (FORPAK) mengadakan diskusi publik dengan tema “Menyongsong Harapan Baru untuk Aceh” yang diselenggarakan bersamaan dengan program Pengabdian Kepada Masyarakat Dari Rumah Inovatif (KPM DRI) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry melalui live streaming akun Instagram @kampusacehofficial, Kamis (25/03/2021).

Diskusi virtual ini, FORPAK menghadirkan Tokoh Aceh sekaligus Ketua Yayasan Beudoh Gampong (YBG), Prof. Dr. Eng. Ir. Teuku Abdullah Sanny, M.Sc. dan juga ada Mantan Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Farid Wajdi Ibrahim, M.A.

“Aceh dari dulu sudah memberikan kontribusi untuk dunia, mulai dari hasil alam yang berlimpah sampai dengan sejarah yang luar biasa. Terbukti, hasil alam Aceh sangat luar biasa dan juga sejarah Aceh saat perang melawan Belanda adalah perang terbesar yang diakui dunia,” ungkap Prof. Teuku Abdullah Sanny.

Selain itu, beliau juga menambahkan, bahwa pemuda Aceh hari ini adalah ujung tombak pembangunan. Pemuda harus bisa mengimplementasikan keadilan dan kemakmuran. Harus berani berkata benar dan jangan menyebar hoax.

Selanjutnya, Prof. Farid Wajdi Ibrahim juga menyampaikan pandangannya, bahwa seluruh elemen di Aceh harus mengelola Aceh dengan baik.

“Masa lalu adalah masa depan, oleh sebab itu dari masa lalu kita belajar. Aceh harus dikelola dengan baik, Aceh harus bangkit, rakyat harus bisa mengelola sumber daya yang ada di Aceh. Kita harus kompak, terutama generasi muda Aceh hari ini,” beliau menyampaikan.

Kemudian, terlihat hadir juga dari kalangan akademisi dan pengamat Aceh, Dr. Amri, M.Si., Zulfata, M.Ag., dan Muhammad Rizki, M.Pd.

“Saya rasa di Aceh harus ada pemetaan ekonomi, data statistik BPS harus dijadikan acuan karena itu valid. Sehingga dengan adanya acuan itu kita bisa melakukan pembenahan agar Aceh biaa bangkit dari segi ekonomi,” tandas Dr. Amri.

Zulfata, selaku Direktur Sekolah Kita Menulis (SKM) yang aktif mengkritik pemerintah melalui karya tulis itu juga ikut memberikan solusi bagi anak muda.

(PART 2)

“Kita dari SKM terus berupaya untuk menggerakkan anak muda agar terus berkarya melalui tulisan, karena menulis merupakan gambaran bagaimana pemuda Aceh bisa berpikir kritis hari ini. Selain itu, saya ingin sampaikan dari segi investor, bahwa itu harus dikelola dengan baik, transparan dan konsolidasi dengan semua pihak agar solid membangun Aceh,” ujarnya.

Muhammad Rizki, selaku mantan Ketua Senat Pascasarjana UIN Ar-Raniry juga menyampaikan, bahwa pendidikan Aceh hari ini perlu adanya perencanaan dan juga Aceh harus ada sebuah pegangan.

“Saya rasa selaku yang berkecimpung dalam ranah pendidikan, ingin sampaikan bahwa Aceh haruslah ada konsep pendidikan yang baik. Sehingga pendidikan Aceh bisa lebih baik dan merata. Kemudian, Aceh harus ada pegangan hari ini. Kepada siapa kita ingin mencontoh? Aceh hari ini perlu contoh yang baik, terutama para tokoh-tokoh hari ini harus bisa menjadi solusi agar Aceh lebih baik,” sarannya.

FORPAK juga turut mengundang aktivis yang kerap melakukan pergerakan demonstrasi di Aceh, yaitu Heri Safrijal, M.T.P., Mudasir, S.E., dan Agus Ismansyah, S.Psi.

Dalam closing statementnya, Heri Safrijal dari Aliansi Pemuda Aceh Menggugat (APAM) menyampaikan bahwa pemuda hari ini jangan diam, harus lebih memperhatikan kondisi kesejahteraan masyarakat.

Setelah Heri Safrijal, juga ada Mudasir, selaku Koordinator Koalisi Barisan Muda Aceh Nusantara (KBMA) juga menyatakan akan terus mengawal permasalah beasiswa Aceh agar tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Diskusi ini pun ditutup dengan pernyataan mengejutkan dari Agus Ismansyah, selaku Ketua Forum Keadilan Rakyat Aceh (FKRA).

“Baru-baru ini Aceh dihebohkan oleh aksi 26 Maret 2021 terkait demonstrasi Wali Nanggroe agar turun dari jabatan. Kenapa gejolak-gejolak di Aceh hari ini marak terjadi? Karena tidak adanya lagi persamaan persepsi, tidak satu jalur. Ini lah kenapa Aceh jalan di tempat, karena kita tidak lagi satu pemikiran dalam mewujudkan Aceh yang sejahtera,” tutup Agus Ismansyah.

(PART 3)

Sulthan Alfaraby, selaku inisiator sekaligus host kegiatan, dalam sela-sela penutupan juga mengklaim akan terus membuat diskusi virtual serupa. Hal ini dilakukan untuk mendukung kemajuan Aceh sekaligus mematuhi Protokol Kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia. (SA)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. Dalam suasana masih pandemi saat ini, peringatan Hari Jadi Kabupaten ke 539, dilaksanakan berbagai acara perlombaan, salah satunya lomba bulutangkis yang diadakan di GOR Plumbon, kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten dari berbagai kegiatan olahraga lainnya, yang kebetulan Ketua Lomba bulutangkis dirinya, ungkap H. Teguh Supriyadi, S.Sos., Camat Kedawung usai bertanding bulutangkis, (Kamis, 25-03-2021).

Kegiatan ini juga dihadiri dan diikuti Ketua PBSI Kabupaten Cirebon H. Jaenal A. Waud, MSi., mantan anggota DPRD Kabupaten Cirebon fraksi PKB, menjelaskan kita mesti bersyukur di saat pandemi ini àda momen lomba bulutangkis dalam rangka peringatan hari ĵadi Kabupaten walaupun dengan segala keterbatasan, segala aturan kesehatan berkaitan dalam suasana pandemi, dengan tidak adanya penonton dàn pemain luar tidak bisa ikut bertanding hanya untuk para ASN yang mewakili OPD masing- màsing, tapi kita bersyukur bisa melaksanakan momen perbulutangkisan, juĝà sebagai pemanasan uñtuk menghadapi Porpemda dan Porsenitas pekan olah ragà dan seni daerah perbatasan dan sebagai ájang silaturàhmi ditengah pandemi.

Lebih lanjut H. Teguh menjelaskan yang dipertandingkan hanya dua partai saja, ganda putra dan ganda putri yang diikuti ASN masing- masing OPD, instansi vertikaĺ dan lembaga-lembaga daerah. Bagi pemenang disiapkan medali dan uang pembinaan.

Saat wawàncara dengan H. Teguh usai berbincang dengan camat lain, Dadang Raiman, Camat Plumbon, Duharto Càmat Tengahtani, Hardomo, AP., MM., pertandingan ini juga untuk pemanasan menghadapi Porsenitas.

H. Teguh berharap kegiatan ini dapat menjalin persatuan ASN yang ada di ĺiñgkuñĝan Pemerintah Kabupaten dalam acara hari jadi, menjalin ikatan emosional antar ASN yang ada dan sinergitas antar OPD, terakhir persiapan Porsenitas, tutup Camat Kedawung menutup perbincangan. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. Menyikapi kegiatan belajar tatap muka yang akan diberlakukan di Kabupaten Cirebon, Media mendatangi Drs. Didin Jaenudin, MM., Kepala SMP Negeri 1 Sumber yang juga Ketua MKKS Kabupaten Sumber. Diruang kerjanya dan kebetulan di ruang itu juga ada Drs. H. Asdullah Anwar, MM., Kadisdik Kabupaten Cirebon, (Kamis, 25-03-2021).

Drs. Didin Jaenudin, MM., mewakili H. Asdullah yang sibuk menandatangi setumpuk berkas, untuk kegiatan tatap muka Dinas Pendidikan akan membuat sekolah percontohan di setiap Kecamatan untuk setiap jenjang dari TK, SD dan SMP, masing-masing jenjang satu sekolah yang jadi percontohan, dengan tetap menerapkan prokes yang berlaku dan diawasi satgas Covid tiap kecamatan.

Disamping menerapkan prokes juga dengan sistem shift atau bergilir, siswa dalam satu kelas ada 32 maka akan dibagi kelas pagi dan siang dengan jumlah siswa hanya 16 siswa saja, dan itu akan dilakukan evaluasi juga terhadap situasi pandemi saat ini, bila semua tidak ada masalah maka Kegiatan tatap muka secara total akan diberlakukan dibulan Juli diawal ajaran baru.

Untuk evaluasi tidak mesti harus dibulan juli pemberlakuan tatap muka totalnya, bila hasil evaluasi di bulan april ini semua berjalan lancar dan tidak ada masalah maka di bulan mei seluruh sekolah yang ada di kecamatan bisa dimulai, karena satgas covid juga akan mengawasi dan akan dilibatkan dalam evaluasi tiap bulannya.

Didin Kepala SMP Negeri 1 Sumber berharap kegiatan tatap muka secepatnya diberlakukan karena prihatin dengan perilaku siswa saat ini dan dalam percontohan ini satgas covid bisa yakin dan oke tidak ada masalah baik dengan siswa dan guru sehingga di bulan juli tatap muka bisa 100% dimulai. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Kota Tebing Tinggi. Walikota Tebingtinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM membuka Pemantapan Pemahaman Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara serta Ormas Tahun 2021 , Kamis (25/3) bertempat di Gedung Mangamputua kotaTebingtinggi.

Walikota Tebingtinggi dalam sambutannya, menyampaikan, bahwa bangsa kita saat ini menghadapi berbagai tantangan  dan ancaman luar negeri yang dapat menggerus kekuatan kesatuan Republik Indonesia. Tantangan itu kedepannya akan semakin besar, gelombang perkembangan teknologi informasi, Sains banyak memberikan manfaat kepada kita. Namun disisi lain kalau kita tidak bisa menguasai dan tidak dapat mengendalikannya  dengan baik maka bisa berdampak negatif bagi bangsa dan negara kita,

“Kemajuan teknologi informasi saat ini sudah  membuat arus informasi sangat cepat menyebar baik itu dalam skala lokal maupun  global. Informasi dari suatu Negara hanya  dengan hitungan detik dapat diketahui secara individu , di negara lain pun dapat diketahui melalui perangkat teknologi yang dimiliki setiap orang, kata Walikota.

Menurut Walikota, peran generasi muda  sangat besar dalam melakukan wawasan kebangsaan, meneguhkan jati diri sebagai bangsa yang memegang teguh Pancasila dan negara kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ) untuk itu perlu kiranya, Pemahaman wawasan kebangsaan yang kuat agar kita mampu membentengi diri dari paham dan ideologi luar yang berpotensi dapat  memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Perlu Kita ketahui bersama sama bahwa, paham dan ideologi dari luar negeri seperti liberalisme, kapatalisme , Komunis dan radikalisme yang bercorak agama yang diimpor dari luar akan  menjadi ancaman keutuhan bagi bangsa dan negara kita, Bahaya lainnya adalah berkembangnya  paham yang dapat menyuburkan sikap fanatisme sempit separatisme radikalisme dan terorisme, paham-paham seperti itu masuk memanfaatkan celah keterbukaan dan kebebasan informasi.ini yang harus kita waspadai bersama,

Karena Masa depan bangsa Indonesia ada di tangan anak-anak muda sebagai  generasi penerus bangsa yang merupakan  kekuatan dan keutuhan bangsa , hal ini sangat ditentukan oleh kemampuan kaum muda yang  sedang menempa diri menjadi pemimpin masa depan , saat ini kita membutuhkan generasi yang mampu mengaktualisasikan nilai wawasan kebangsaan yang berpedoman kepada NKRI yang berlandaskan  Pancasila dan  UUD 1945, serta bhineka tunggal Ika,”  pemahaman pada hakikatnya adalah  berbangsa yang tercantum dalam wawasan kebangsaan tersebut , ini harus ditanamkan dalam diri generasi muda sejak dini,  dikatakan walikota bahwa kegiatan ini  merupakan salah satu upaya untuk menanamkan dan memantapkan wawasan jiwa  kebangsaan bagi generasi muda sehingga mampu menjadi patriot yang menjaga keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Acara tersebut dihadiri, Dandim 0204/DS diwakili Kasdim Mayor inf Totok Triyanto, Kaban Kesbangpol linmas Zubair Harahap SH, Danramil 13/ TT Kapten inf Budiono, Danramil 24/TTSB Kapten inf Barus, Kadis PMK Sriwahyuni dan para peserta pelatihan Bela Negara. (Julian)

0

Suara Indonesia News – Lhokseumawe. Polres Lhokseumawe bersama tim gabungan tak henti melakukan Ops Yustisi pendisiplinan protokol kesehatan (Prokes) kepada masyarakat, kegiatan itu dilakukan mengingat masa pandemi Covid-19 belum berakhir.

Seperti Ops Yustisi yang dilaksanakan di Jalan Merdeka tepatnya di depan terminal bus Mon Geudong Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe, Kamis (25/3/2021), tim gabungan masih menjaring sejumlah masyarakat yang masih “bandel” dengan penerapan prokes.

“Tim gabungan menjaring 13 pelanggar, semua pelanggar ini diberikan teguran tertulis dan kemudian diperiksa kondisi kesehatan. Hasilnya, semua pelanggar non reaktif,” ujar Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto SIK MH melalui Kasubag Humas Salman Alfarisi SH MM.

Selanjutnya, kata Salman, bagi pelanggar yang tidak menggunakan masker dibagikan masker, petugas gabungan juga memberikan penyuluhan tentang pentingnya mematuhi prokes.

Kepada masyarakat baik warga Kota Lhokseumawe maupun warga dari luar daerah yang hendak memasuki wilayah Kota Lhokseumawe yang merupakan Kawasan Tertib Masker (KTM) wajib menggunakan masker, hal ini sebagai upaya untuk mencegah dan menekan angka penyebaran Covid-19.

“Bila didapati melanggar, baik pengguna kendaraan pengemudi dan penumpang yang tidak mematuhi, maka tim gabungan akan melakukan penindakan berupa teguran dan pemeriksaan rapid test di tempat. (Azhari)

 

0

Suara Indonesia News – Kota Tebingtinggi. Aliansi Mahasiswa kota Tebing Tinggi melakukan pertemuan audiensi dengan Walikota Tebing Tinggi Kamis, (25/3-2021) bertempat di Balai Kota jalan Sutomo kotaTebingtinggi. Dipertemuan tersebarTurut di hadir Kaban Kesbangpolinmas Zubir Harahap, Kadis Kominfo Dedi P. Siagian dan Kabid Komunikasi Iswan Suhendi.

Pertemuan ini membahas soal perkembangan kondisi masyarakat kota Tebing Tinggi selama pandemi. Baik kondisi sosial, ekonomi dan pendidikan. Ketua AMTT Peter Munthe menyampaikan hasil survey jejak pendapat dengan masyarakat kepada Bapak Walikota Tebing Tinggi dengan tujuan, agar Pemerintah mendapatkan feedback atas program kerjanya demi tercapainya tujuan Pemerintah.

“Adapun maksud dan tujuan kami juga adalah ingin menyampaikan atas hasil survey jejak pendapat yang sudah kami lakukan atas masyarakat serta melaporkan program kegiatan yang telah kami kerjakan” Ucap Peter.

Keterkaitan beban Orangtua siswa yang dominan bekerja, ini tidak dapat melakukan pengajaran terhadap anaknya, mengingat ini di tengah pandemi para siswa belajar dirumah, juga perlunya peninjauan klasifikasi penerimaan bantuan sosial yang berkembang di masyarakat, menyarankan agar Pemerintah lebih intens dalam hal pendataan warga yang belum melakukan pendataan pindah wilayah untuk tertib administrasi kependudukan, agar bantuan sosial dapat disalurkan secara merata dan tidak terkendala karena administrasi kependudukan, karena memang masyarakat malas mengurus administrasi kependudukan setelah pindah alamat,

Disamping itu juga AMTT melaporkan kegiatan ruang belajar yang dilakukan kepada anak-anak dikawasan rusunawa Kota Tebing Tinggi.

Terkait dengan hal itu, Walikota menyambut apresiasi kinerja AMTT yang benar-benar hadir ditengah kondisi masyarakat sedang tidak baik, dan ikhlas mengabdikan diri untuk perubahan sosial masyarakat Kota Tebing Tinggi yang lebih baik.

“Terkait orang tua yang kesusahan mengajarkan anak anaknya itu benar sekali, namun itulah yang terjadi sampai saat ini, kita belum mendapat instruksi dari Pemerintah Pusat dan Provinsi untuk pembelajaran tatap muka sampai disaat Tahun Ajaran baru nantinya” Ucap Walikota.

memang distribusi bansos berdasarkan administrasi kependudukan, inibanyak yang terkendala akibat sebahagian warga masyarakat tidak mengurus administrasi kependudukannya pada saat pindah alamat. “Untuk itu kita akan sosialisasikan hal ini dan akan kita lakukan pendataan untuk kepengurusan administrasi kependudukan,
perihal vaksinasi bahwasanya Pemerintah Kota Tebing Tinggi akan mengusahakannya agar seluruh elemen masyarakat akan divaksinasi sebelum tahun 2022. “Persoalan vaksin ini baru kita terima sebanyak 2.400 vaksin. Pertama guru, pedagang,dan lansia , serta tokoh agama, ini dilakukan secara bertahap karet berhubungan langsung dengan jemaat., ibarat distribusi dari Pusat ke Provinsi juga terbatas, maka kita juga terus intensif surati ke Provinsi. Kami tetap pakai skala prioritas. Pertama kualifikasi untuk guru, pedagang pasar, lansia, Tokoh Agama  menjadi proritas. Vaksin gratis. Tenaga Kesehatan dibayar dari APBD kita. Sampai kapan selesai?. Ini tergantung pada vaksinnya, kita harapkan cepat selesai di bulan Agustus – September, ini maunya kita, tapi tergantung juga pada Provinsi” ujar Walikota.

“Terkait bantuan sosial yang memang sebagian besar adalah berasal dari Pemerintah Pusat termasuk PKH, BLT dan lainnya itu hak dan wewenang Kementerian. Tentang bantuan pangan non tunai, bantuan pekerja dibawah 5 juta, bantuan UMKM, sama sekali kita tidak ikut menentukan siapa mereka yang dapat tapi dari Kementerian yang menentukan”,jelas Walikota.

Walikota menegaskan kepada AMTT apabila ada masyarakat yang tidak layak mendapatkan bansos atau dianggap mapan agar segara laporkan kepada Pemko Tebingtinggi. “Saya ingin kita dampingi terus penyaluran bansos ini, saya minta kepada AMTT”, Pinta Walikota.

“Terimakasih kepada AMTT dan sinergitas seperti ini kami harapkan dengan AMTT, bagaimana kami masuk ke segmen masyarakat, mungkin ada yang tertinggal, terlupakan terlewati. Tujuan kita mempercepat pelayanan kepada masyarakat dan untuk kegiatan ruang belajar di rusunawa Pemko Tebingtinggi akan membantu dan mendukung,” tutup Walikota. (Julian)

0

Suara Indonesia News –  Semarang. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membuka rapat kerja teknis (rakernis) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (25/3/2021).

Rakernis tahun ini mengangkat tema ‘Transformasi Lemdiklat Polri yang Presisi dalam Rangka Mempersiapkan SDM Polri yang Unggul di era Revolusi industri 4.0 menuju masyarakat 5.0’.

Dalam arahannya, Kapolri mengatakan, seluruh kapasitas kemampuan peserta rakernis Lemdiklat Polri agar diturunkan ke junior agar menjadi polisi yang baik. Sigit juga mengingatkan agar terus meningkatkan koordinasi dengan instansi lain.

“Ada tantangan dan harapan di setiap pembentukan karakter untuk menanamkan nilai kepribadian bahwa jiwa korsa tetap ada dan ditanamkan,” kata Jenderal Listyo.

Kapolri juga meminta kapasitas kualitas pendidikan ditingkatkan dari sisi wawasan dan pengetahuan. Komunikasi publik, kata Sigit juga penting diajarkan sebagai kemampuan ketrampilan di lapangan.

“Soliditas dan sinergitas di level atas sudah dilaksanakan, maka perlu diperluas di level menengah ke bawah atau pelaksana,” katanya.

Mantan Kabareskrim Polri ini mengatakan, agar dalam proses pendidikan yang dilalukan tetap mematuhi protokol kesehatan. Mengingat saat ini, pandemi COVID-19 belum juga usai. Diharapkan semua siswa taruna dan pengasuh sudah divaksin tahap dua. “Protokol kesehatan tetap dijalankan di lembaga pendidik,” katanya.

Mantan Kapolda Banten itu juga meresmikan Monumen Mochammad Jasin di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang. Menurut dia, sosok Mochammad Jasin menjadi contoh  untuk menanamkan nilai-nilai semangat dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara sehari-hari.

“Alhamdulillah kami mendapatkan restu dapat meresmikan patung Moch. Yasin yang merupakan contoh dan tradisi yang harus kita kenang,” ungkapnya.

Mochammad Jasin merupakan Kepala Polisi senior saat bersama-sama berjuang untuk Indonesia merdeka. Tercatat pada tanggal 21 Agustus 1945 atau beberapa hari setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Inspektur Polisi Moechammad Jasin yang saat itu menjabat Komandan Polisi di Surabaya, berani mengubah nama Tokubetsu Keisatsu Tai (Polisi Jepang) menjadi Polisi Istimewa, lalu memproklamirkan Pasukan Polisi Istimewa menjadi Polisi Republik Indonesia, serta tunduk pada Pemerintah Indonesia yang  baru merdeka beberapa hari.

Kemudian langkah awal yang dilakukan Polisi Istimewa adalah mengadakan pembersihan dan pelucutan senjata terhadap Tentara Jepang yang kalah perang.

Mochammad Jasin juga berani merebut senjata dan membagi senjata tersebut kepada TKR pada peristiwa 10 November 1945. Namun, Mochammad Yasin saat itu tak ingin prestasi nya di ekspos sebab tidak ingin diketahui oleh pemerintahan.

Monumen patung Mochammad Jasin yang kini berdiri di gerbang Akademi Kepolisian Semarang tersebut, merupakan sumbangan angkatan pertama Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Solo. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terus memantau kelancaran program vaksinasi nasional. Kali ini, jenderal bintang itu bergerak ke Solo, Jawa Tengah. Ditemani Wali Kota Solo Gibran Rakabuming, Kapolri melihat langsung proses jalannya vaksinasi di Pendapi Gede atau Balaikota Surakarta.

Sebanyak 400 peserta mengikuti kegiatan vaksin ini. Mereka terdiri dari tenaga pendidik seperti dosen universitas dan sekolah tinggi hingga pemuka agama dari lintas agama.

“Rata-rata semuanya antusias dalam pelaksanaan vaksinasi. Diharapkan program nasional ini semakin lancar sehingga  dalam membentuk masyarakat kebal Covid-19 ” kata Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam keterangan tertulis, Kamis (25/3/2021).

Meski telah divaksin, Jenderal Listyo Sigit berpesan agar masyarakat tetap menegakan dan menerapkan disiplin Protokol Kesehatan (Prokes), memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.

Mantan Kapoltesta Surakarta ini mengatakan, dengan divaksinnya tenaga pendidik bisa memberikan dukungan setelah nantinya pembelajaran tatap muka pada bulan April yang akan datang telah dilaksanakan.

“Semoga tenaga pendidik setelah divaksinasi, kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lebih baik dan perekonomian juga berjalan lebih baik dan pelaksanaan vaksinasi di Kota Solo segera tuntas agar masyarakat dapat beraktifitas kembali,” pungkas Kapolri. (Hari R)