0

Suara Indonesia News – Pariaman. Pembangunan Rumah Sakit Daerah tentunya menjadi Idaman dan harapan bagi masyarakat daerah, khususnya daerah pesisir selatan, tetapi kenyataan ini menjadi punah dan pupus hal ini disebabkan proyek tersebut menjadi angin surga dan lebih parahnya menjadi kerugian sangat besar yang mencapai milyaran rupiah.

Rahman selaku aktivis mengatakan, kejadian-kejadian mangkrak pembangunan sering terjadi di negara Indonesia, tetapi ini adalah pembangunan rumah sakit umum daerah yang menjadi harapan masyarakat khusus Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat  yang sudah di rencanakan dan dilaksanakan pembangunan RSUD M Zein PAINAN sejak 2010-2015.” Ujar Rahman. (Selasa, 27/4/21 sore)

Lanjutnya Rahman mengatakan, selain pupus harapan masyarakat daerah, proyek pembangunan RSUD M Zein PAINAN ini juga telah melakukan pelanggaran pasal 54A ayat 6 nomor 21 tahun 2011 sebab masa jabatan Bupati tersebut berakhir pada tahun 2015 sedangkan proyek tersebut pada bulan Juni 2016. Hal ini jelas sudah melanggar aturan yang sudah ditetapkan dan harus di tindak tegas bagi bupati periode 2010-2015 selalu penanggung jawab proyek pembangunan tersebut.

Pembangunan RSUD M Zein PAINAN tentu memiliki perizinan, dan kajian-kajian dalam Amdal yang mengkaji kelayakan tanah dan pematangan lahan sehingga pembangunan proyek menjadi cepat dan lancar, tetapi hal tersebut tidak sesuai permenkes no 56 tahun 2014 dan laporan studi kelayakan dokumen UKL-UPL.

Ia menduga  proses pembangunan RSUD M Zein PAINAN itu di bangun dan direncanakan  adanya pelanggaran yang dikangkangi oleh oknum yang sudah berani membuat rencana proyek tersebut yaitu SNI 8470 (2017),  ICE MoGE vol 2 (2012), SNI 2847 (2013) yaitu serviceability. Hal ini jelas tidak layak  dan cocok. “Ujarnya

Proyek pengadaan daerah tentu akan melewati suatu sistem yaitu LPSE yang mempunyai aturan Perpres nomor 54 tahun 2010 yang telah diubah menjadi Perpres nomor 4 tahun tahun 2015.

Ia mengatakan aturan yang telah mengikat dalam pengadaan dan jasa pemerintah itu ditetapkan menjadi sebuah pedoman dalam proses suatu proyek, akan tetapi PT. Waskita ditemukan dokumen asli yang menggunakan materai berbeda dengan nomor di upload, sehingga kami menduga adanya indikasi dugaan persengkokolan deng ULP kabupaten Pesisir selatan,” ujarnya.

Dalam menutup statmennya Rahman mengatakan buka dan sampaikan ke publik akan kejadian proyek pembangunan RSUD M Zein PAINAN yang membunuh harapan masyarakat pesisir selatan dan KPK segera tuntaskan kasus ini sebab jaminan kesehatan dan kesejahteraan ada di tangan Instansimu dan instansi yang bertanggung jawab.

Korupsi dan permainan apapun yang terjadi dibangsa ini baik dikota metropolitan sampai pelosok daerah ini harus dibasmi sampai ke Liang lahat bukan saja waktu menjabat atau usai menjabat, dan kami mendesak kepada KPK dan instansi tekait dari Dinas sampai bupati atau perusahaan BUMN harus di tuntaskan dan dibuka secara terang dan transparan sesuai Aturan informasi publik sebab Proyek RSUD tersebut telah meminjam dana 99 milyar dari PIP dengan rincian 96 milyar untuk kontruksi dan 3 milyar untuk alkes, jangan sampai kasus ini terus mangkrak dan membunuh masyarakat sebab kurangnya fasilitas kesehatan yang sangat jauh yaitu rumah sakit. ” Tutup Rahman. (Rls/Rhm)

 

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. AMPSP merupakan kumpulan aktivis dan vokalis yang peduli dengan kondisi pembangunan bidang fisik dan sosial, Aliansi Masyarakat Pemerhati Sosial dan Pembangunan terdiri dari lintas LSM dan Ormas bahkan wartawan pun ikut gabung dalam aliansi ini.

Dalam bulan-bulan terakhir AMPSP melakukan audiensi mengenai adanya temuan penyelewengan dan dugaan tindak pidana korupsi dalam penyaluran BPNT yang terjadi di E-warung yang ada di Kabupaten Cirebon, audiensi telah dilakukan dengan Dinas Sosial bertemu dan berdialog dengan Dadang Kadinsos juga audiensi dengan Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon ditemui langsung Siska Karina, SH., MH., Ketua Komisi IV.

Di bulan puasa ini AMPSP mendatangi kantor Setda Pemkab Cirebon  menemui Drs. H. Rahmat Sutrisno, MSi., Sekda Kabupaten Cirebon di ruangannya (Selasa, 27-04-2021) untuk beraudiensi, tapi sangat disayangkan H. Rahmat saat mengetahui kedatangan AMPSP langsung ngacir keluar lewat pintu belakang. Akhirnya audiensi akan dilakukan dengan H. Imron, MAg., Bupati Cirebon yang saat itu ada di ruangannya tapi dengan catatan hanya menerima personil AMPSP sebanyak 5 orang saja sementara dalam surat permintaan audiensi AMPSP meminta 10 orang untuk bisa terwakili dari setiap organisasi yang tergabung dalam AMPSP,  ungkap Sunoko, SH., MH.,  perwakilan lembaga klinik hukum Cirebon.

Sementara Ivan ikut berkomentar “tidak etis lah kalo kita berdialog di ruang kerjanya dan hanya dengan 5 orang perwakilan kecuali di ruang rapat lebih nyaman dan representatif karena ruangan lebih besar dan kita bisa ikut berdialog semua supaya tidak ada dusta diantara kita, tidak menimbulkan kecurigaan diantara rekan-rekan yang hadir.”

Dengan menghindarnya H. Rahmat selaku Ketua Tikor Bansos merupakan lagu klasik yang dimainkan Sekda dimana alergi terhadap para aktivis yang akan membantu kinerja birokrat agar tidak terjadi penyimpangan dan penyelewengan di tingkat pelaksana teknis, seperti diketahui bersama kebutuhan daging yang harusnya daging hanya diberi ikan saja juga telor yang harusnya sekilo hanya 12 butir saja dan “yakin ini jadi bancakan bersama,” urai Sunoko Kandidat Doktoral Hukum menimpali.

“Kami prihatin dengan ngacirnya Sekda karena kami tidak ingin kejadian lalu saat Sunjaya Bupati tertangkap OTT terulang kembali dan berharap semua temuan penyimpangan bisa segera dibenahi untuk kehidupan masyarakat bawah lebih sejahtera,” urai Sunoko.

“Kalau hal ini tidak ditanggapi secepatnya dipastikan Kami akan berdemo dengan massa yang besar diperkirakan mencapai kisaran antara 500 hingga 1000 orang, supaya tuntutan kami bisa didengar dan diakomodir Pemkab Cirebon terutama Sekda selaku Ketua Tikor.”

Amin, STD., Ketua LMPI berkomentar dengan nada tinggi, kami pastikan minggu depan akan berdemo dengan jumlah masa besar sekitar 500 hingga 1000 orang bila permintaan audiensi secara baik-baik tidak diperkenankan, ada apa dengan sikap Sekda yang ngacir dari pintu belakang menghindar untuk beraudiensi.

Doni perwakilan masyarakat kecamatan Pangenan menambahkan dirinya dipanggil Bupati untuk berdialog dengan beliau dulu di ruang rapat tapi ternyata dipindah ruangnya di ruang kerja saja dan hanya 5 orang saja yang hadir, karena ini berkaitan dengan laporan teknis pengadaan bansos sementara bupati tidak menerima dan membaca laporan secara teknis maka minta dihadirkan Sekda sebagai Ketua Tim Kordinasi, Kadinsos sebagai sekretaris Tikor juga korda yang di lapangan supaya jelas dan tuntas.

Pembatalan acara ini dikarenakan tidak hadirnya Sekda dan perwakilan yang diijinkan untuk berdialog awal dengan Bupati hanya 5 orang saja maka kami batalkan dan itu ulah dari sespri yang perempuan yang meminta hanya 5 orang dan yang tidak boleh masuk.

Doni berharap semua unsur dalam hal ini Bupati sebagai penanggung jawab, Sekda sebagai Ketua Tikor dan Kadinsos sebagai Sekretaris plus korda dihadirkan untuk membahas surat edaran yang ditandatangani Bupati untuk dibahas secara teknis agar kedepan tidak terjadi lagi permasalahan bantuan sembako bantuan pangan non tunai ini di kabupaten Cirebon.

Sementara Sunoko berharap pemerintah daerah kooperatif menemui aktivis yang mengkritisi kinerja untuk menjadi masukan dan evaluasi kinerja agar kedepan pemerintah daerah bisa lebih baik lagi menyikapi hal-hal yang terjadi di masyarakat kabupaten Cirebon. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Kota Cirebon. Berdoa, beribadah sambil berdinas Pahala dapat dan kedinasan juga terlaksana. Mungkin hal ini sangat pas dan cocok, untuk apresiasi kinerja Kapolres cirebon  kota. Selama bulan Ramadhan guna meningkat 3 W yaitu Wajib Imun, wajib Iman dan Wajib Aman. Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, SH., S.IK., MH,  secara terjadwal memerintahkan para PJU dan perwira secara bergantian yang ber agama Islam untuk melaksanakan kunjungan serta Traweh di masjid dalam wilayah hukum Polres Ciko.

Pada hari ini Kabag SDM Polres Cirebon Kota Kompol Jufrini, SH, beserta tim melaksanakan kunjungan mesjid selama bulan ramadhan 1442 Hijriah bertempat di Mushollah Miftahul Huda, Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Selasa (27.04.21) jam 19.00 wib.

Ditempat terpisah Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, SH., S.IK., MH, melalui Kabag SDM menyampaikan “bahwa bagi umat Muslim, silahturahmi merupakan perbuatan baik dan harus senantiasa dilaksanakan. Karena manfaatnya sangat besar, bahkan bisa memperpanjang umur kita,” ujarnya.

“Selain daripada itu, kami polisi hadir ditengah-tengah jamaah sekalian. Menyampaikan salam sehat, salam kuat dan salam bahagia dari Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, SH., S.IK., MH, untuk para hadirin semua. Mengapa kita harus sehat karena bisa meningkatkan Imun kita, mengapa harus Kuat salah satunya kita harus meningkatkan Iman kita dan yang terakhir kita harus  bahagia, supaya bisa tercapai kebahagiaan tersebut kita harus aman. Kaitannya dengan keamanan, disinilah kami personil Polres Cirebon Kota, hadir di masjid ini,” tandas Kompol Jufrini, SH, sosok yang penuh dengan kewibawaan ini.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag SDM Polres Cirebon Kota, Kasat Sabhara, Kasat Narkoba, Kapolsek Kesambi dan Babinkamtibmas Kelurahan Karyamulya, tambah Kasubbag Humas Polres Cirebon Kota.

Dalam Kegiatan tersebut juga dilaksanakan Himbauan agar mematuhi protokol kesehatan, tetap memakai masker setiap kegiatan sehari-hari. Tidak mudik sebagaimana penyampaian pemerintah. Dan diakhiri dengan Pemberian Bantuan berupa Al qur’an & mukenah kepada DKM Mushollah Miftahul Huda, tutup Iptu Ngatidja, SH., MH, Kasubbag Humas Polres Cirebon Kota. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Bojonegoro. Peristiwa karamnya kapal selam KRI Nanggala 402 di perairan Bali menyebabkan gugurnya 53 awak kapal. Kejadian itu pun menimbulkan kesedihan yang mendalam bagi pihak keluarga yang ditinggalkan. Dari ke 53 awak kapal KRI Nanggala 402 tersebut, dua diantaranya berasal dari Kabupaten Bojonegoro yakni Serda Setyo Wawan, Rt. 05 Rw. 02 Desa Sukorejo Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro dan Kopda Khoirul Faizin, Rt. 14 Rw. 03 Desa Ngraseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro.

Polres Bojonegoro yang diwakili oleh Kabag Sumda, Kompol Roro Sri Harwati, Kasubbag Humas, AKP Ismawati dan Kasubbag Dal Gar Bag Ren, AKP Lilik Puji Rahayu mendatangi kediaman Serda Setyo Wawan dan Kopda Khoirul Faizin, Senin (26/04/2021).

Dalam lawatannya ke rumah duka, Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia melalui Kompol Roro Sri Harwati menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkannya. Selain itu, sebagai wujud simpati dan kedatangan tersebut untuk menyampaikan belasungkawa dan suport kepada keluarga yang di tinggalkan.

“Kedatangan Kami untuk memberikan nasihat, supaya sabar dan Ikhlas atas Takdir Allah SWT. (para istri prajurit kru KRI Nanggala-402). Saya melihat istri dan anak-anaknya tabah, semoga senantiasa di berikan kekuatan dan keikhlasan menerima Takdir Allah Swt. Seluruh keluarga besar Polres Bojonegoro menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya,” ucap Kabag Sumda, Kompol Roro Sri Harwati kepada awak media.

Dari pantuan awak media ini di lokasi, sebagai bentuk belasungkawa atas tenggelamnya KRI Nanggala 402, pihak Polres Bojonegoro memberikan santunan duka cita serta bantuan kepada Mellynda Dwi Indah Puspita istri dari Serda Setyo Wawan dan Alifatus Zuhria, istri dari Kopda Khoirul Faizin.

“Ini bentuk rasa empati kita dengan mensupport keluarga yang ditinggalkan dan sedikit santunan, semoga bermanfaat,” pungkas Kompol Roro. (Ddk/Hari R.)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Dibulan Ramadan pemerintah Kab. Gresik memberi santunan 1000 Anak Yatim bertempat di Masjid Al-Innabah Pemkab Gresik Jl. Dr. Wahidin SH Kec. Kebomas Kab. Gresik. Selasa (27/04/2021)

Bupati Gresik memberikan santunan yang merupakan program kerja  Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kab. Gresik, yang dihadiri -+250 orang.

Kegiatan Santunan anak Yatim dihadiri Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani SE., Dandim 0817 Gresik Letkol INF Taufik Ismail., S. Sos. M.I.Pol., Waka Polres Gresik KOMPOL Eko Iskandar S.I.K., M.Si., Dan Ketua MUI KH. M.Mansur shodiq.

Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani S.E (Gus Yani) menyampaikan, Giat Santunan 1000 Anak Yatim  ini ditujukan untuk membantu anak Yatim di kab. Gresik dan juga  berharap kelak mereka saat dewasa akan menjadi pemimpin masa depan di Kab. Gresik.

“Santunan anak Yatim juga dibagi di 3 lokasi yaitu Gedung SKB Cerme Kec. Cerme,  SMK Asyaadah bungah Kec. Bungah ,  Balai desa Karang andong Kec. Driyorejo.” kata Gus Yani.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto S.H., S.I.K., M.M., melalui Waka Polres Kompol Eko Iskandar S.I.K., M.Si. menambahkan, “Di bulan puasa ini agar kita bisa saling berbagi dan menjadi ladang amal serta silaturahmi.” ucap Kompol Eko Iskandar. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Surabaya. Timsus Subdit Jatanras, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, meringkus 3 (Tiga) sindikat pencurian dengan pemberatan (Curat) yang terjadi di beberapa wilayah di Jawa Timur. Diantaranya, Probolinggo, Lumajang, Batu, Ngawi, Bojonegoro, Pasuruan dan Sampang.

Ketiga tersangka yang berhasil diringkus yakni, ASB, (31) warga Dusun Krajan RT 03/ RW 01, Desa Resongo, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo, NM, (19) dan A (35) yang sama – sama warga Dusun Menyono, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo.

Modus Operandi yang dilakukan oleh sindikat curat ini, mereka melakukan dengan cara memecah kaca mobil yang sudah diincar. Mereka juga telah menyiapkan busi kendaraan bermotor untuk pecah kaca, sedangkan tersangka lain bertugas mengawasi keadaan sekitar.

Kronologinya, pada hari Senin 23 November 2020, sekira jam 15.30 Wib, ada laporan dari korban. Dimana korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Probolinggo. Ia menyebutkan, bahwa saat baru keluar dari Bank, korban berniat pulang ke rumah, namun di tengah perjalanan ia mampir ke supermarket terlebih dahulu.

Setelah itu, pelapor (korban) masuk ke dalam minimarket, tak berselang lama alarm mobil bunyi namun oleh korban tak dihiraukan. Usai keluar dari belanja, korban mendapati bahwa tas miliknya hilang. Atas kejadian itu korban mengalami kerugian lima juta.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyebutkan, bahwa tiga dari sembilan tersangka yang sudah diringkus, mereka sudah melakukan di 15 TKP (Tempat Kejadian Perkara). Pertama di Probolinggo 4 TKP, Bondowoso 1 TKP, Ngawi 1 TKP, Bojonegoro 1 TKP, Batu 1 TKP, Lumajang 4 TKP, Pasuruan 2 TKP dan Sampang 1 TKP.

“Tiga tersangka yang berhasil di ringkus ini mereka adalah warga Probolinggo, dari penangkapan ketiga tersangka, polisi berhasil mengamankan STNK motor serta 7 (tujuh) motor serta Hanphone,” jelas Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Selasa (27/4/2021) sore.

Sementara itu Kombes Pol Totok Suharyanto, Dirrreskrimum polda jatim menyatakan, dari total 15 TKP kerugian korban mencapai Rp 1 Milyard.

“Kejadian kriminalitas seperti curat kerap kali meningkat menjelang lebaran. Rata-rata para tersangka mengincar uang korban,” ucap Kombes Pol Totok Suharyanto, Dirreskrimum Polda Jatim.

Dari pengungkapan yang sudah dilakukan ini, tersangka biasanya menunggu korban di parkiran, baik mall maupun parkiran minimarket. Saat korban lengah, tersangka baru menjalankan aksinya dan mengambil barang berharga milik korban yang ada didalam mobil.

“Tempat kejadian yang paling banyak yakni di daerah Lumajang, sedangkan untuk sarana para tersangka ini mereka menggunakan motor,” ucap Kombes Pol Totok Suharyanto, Dirreskrimum Polda Jatim,” lanjut dia.

Sedangkan untuk ketiga tersangka yang berhasil diringkus akan dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 7 (tujuh) tahun penjara. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Karawang. Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum menekankan pentingnya memperkuat rasa persatuan dan kesatuan, serta menghargai perbedaan, dalam membangun Jabar.

Hal itu dikatakan Pak Uu (sapaan Wagub Jabar. Red) saat melakukan Safari Ramadan 1442 Hijriah/2021 di Masjid Annur Perum Cengkong Persada, Kabupaten Karawang, Selasa (27/4/2021).

“Kalau kita tidak siap berbeda dengan yang lain, kita maka tidak siap untuk bersama,” kata Pak Uu.

Selain itu, Pak Uu mengatakan bahwa Pemda Provinsi Jabar saat ini fokus pada pembangunan yang bersifat lahiriah dan batiniah guna mewujudkan Jabar Juara Lahir dan Batin.

“Saya minta doa kepada masyarakat yang hadir, mudah-mudahan kepemimpinan kami saat ini manfaat dan maslahat, Jawa Barat masyarakatnya maju, Juara Lahir Batin segera tercapai,” ucapnya.

Adapun untuk mewujudkan cita-cita pembangunan, kata Pak Uu, harus dilakukan baik secara teoristis maupun teologis.

“Secara teori harus, maksimalkan syareat, jangan lupa ikhtiar, juga  dengan berdoa,” katanya.

“Ikhtiar bumi maksimalkan, ikhtiar langit jangan dilupakan,” imbuhnya.

Setelah dari Kabupaten Karawang, Pak Uu kembali melakukan Safari Ramadan di Masjid Jamie’atul Khoir, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang.

Dalam Safari Ramadan kali ini, Pak Uu menyerahkan bantuan santunan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jabar kepada santri salafiyah serta santunan untuk anak dhuafa/yatim. (Sendi/Humas Jabar)

0

Suara Indonesia News – Lamongan. Empati bermunculan dari seluruh pihak atas tenggelamnya KRI
Nanggala 402, pada Rabu pekan lalu.

Selain dari masyarakat, kesedihan juga dialami oleh seluruh pasukan TNI melalui yang diungkapkan dengan adanya gelaran shalat Gaib di setiap Satuan TNI-AD, salah satunya di Makodim 0812 /Lamongan. Selasa, 27 April 2021 pagi.

“Atas nama Keluarga Besar Kodim Lamongan, kami mengungkapkan keprihatian sedalam-dalamnya. Mudah-mudahan, apa yang kita lakukan sekarang bisa memberikan yang terbaik bagi para korban KRI Nanggala,” ungkap Letkol Sidik Wiyono.

Selain shalat Gaib, Dandim menjelaskan jika pihaknya juga menggelar adanya pembacaan surat Yasin yang diikuti oleh para personel Kodim Lamongan.

“Kami juga berharap proses evakuasi yang sedang berlangsung, bisa segera diselesaikan,” pungkasnya. (Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono)