0

Suara Indonesia News – Kuningan. Direktorat Jendral Pemdes Kementrian Dalam Negeri Yusharto, H.,  beserta rombongan, hadir di Desa Sangkanhurip, Kec. Ciganda Mekar, untuk melihat langsung posko Covid di desa Panawuan dan Sangkahurip. Selasa, 09/03-2021.

Dalam Kunjunganya, Dirjen Kemendagri yang  didampingi Ibu Bupati Kuningan Hj. Ika Acep Purnama dan Wakil Bupati Kuningan M. Ridho Suganda, SH,M.Si., dan jajaran anggota Polsek dan Anggota Dandim turut mengawal kunjungan di dua dua desa.

Dalam kunjunganya Dirjen pemdes Kemendagri menyampaikan, pihak nya disetiap hari selalu bekerja dan berkoordinasi baik dengan Panglima maupun Kapolri, dalam rangka evaluasi pencegahan penularan Covid 19. Untuk itu Dirjen menghimbau protokoler tetap harus di tingkatkan baik tingkat desa maupun kelurahan khususnya di Kab. Kuningan, ujarnya.

Dirjen berharap, dengan adanya perlawanan terhadap virus covid-19, tentunya akan semakin menurunkan tensi penularan. Dan sudah pasti kegiatan program pemerintahpun akan berjalan dengan lancar, ujar Dirjen ketila di wawancarai media.

Menurut Wabup Kuningan M. Ridho, dalam mendamping Dirjen pemdes Kemendagri menyampaikan ucapan terimakasih kepada kepada pihak Dirjen kemendagri dan kepala desa, dalam kesiapan tim untuk meninjau langsung posko Covid-19 yang ada di wilayah kab. kuningan ujarnya.

Wabup Berharap, masyarakat Kabupaten Kuningan saat Ini bukan saja untuk memerangi Covid 19, namun tengah mengahadapi situasi terkait dengan kebangkitan dari kemiskinan, ujarnya.

Dan warga masyarakat, selain harus mentaati protokoler kesehatan, tentunya kegiatan dalam mewujudkan pembangunan didesa harus tetap bangkit sesuai dengan program, ujarnya wabup.

Disis lain Ketua Pokja 3, Dirjen Pemdes  Kemendagri, Irma Zaenal yang didampingi Ibu Bupati, Hj. Ika Acep Purnamal, saat kunjungan Ke PKK Desa Sangkanhurip menyampaikan, setelah rakernas ke 9, kami  secara langsung mengecek dan melihat data data yang ada di daerah dan daat ini terkait program, pihaknya lebih konsen ke penanganan dan penurunan stanting covid di daerah.

Menurut Ketua Tim penggerak PKK , Hj. Ika, Acep Purnama, tengah melakukan pengarahan terkait angka stanting yang turun, dan  menurut ketua penanganan covid, alhamdililah kuningan sudah zona kuning.

Dan Ketua menyampaikan pesan untuk masayarakat,”hayuuu urang tetap laksanakan protokol kesehatan, meski covid di Kab. Kuningan sudah memasuki  zona kuning, dan terus laksanakan perilaku hudup sehat, serta menjaga dan meningkatkan imun dan iman kita, ujar Ibu Bupati. (sep/ rie die)

0

Suara Indonesia News – Aceh Utara. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) serta perwakilan Aparatur Masyarakat Desa Menggugat (ADAM) melakukan aksi demo, di depan Kantor Bupati Aceh Utara di Landing, Lhoksukon.

Aksi perdana yang dilakukan sejumlah Mahasiswa dan LMND, ADAM, setelah persemian dan Pemindahan Kantor Bupati, dari Kota Lhokseumawe, ke Landing, pada Kamis, 3 Desember 2020 lalu.

Koordinator aksi Iswandi saat beroperasi mengatakan, dengan lahirnya Peraturan Bupati (Perbup) diaturkan terkait ke pemerintahan Gampong, sebagai pemerintahan semu (Shadow Governance) dan pemangkasan jerih aparatur desa (Siltap), dinilai sebagai bentuk ke zaliman yang dilakukan secara terstruktur dan masif oleh bupati.

“Sadar pak bupati, tolong kembalikan uang anak yatim-piatu, supaya mereka dapat menikmati hidup sebagaimana mestinya. Kembalikan uang majelis ta’lim ke masjid dan desa, agar majelis ta’lim terus bisa diadakan di masjid yang ada di Aceh Utara,” kata Iswandi, Selasa, 9 Maret 2021.

Aksi itu mendesak untuk mengalokasikan penghasilan tetap, tunjangan dan jaminan sosial bagi aparatur gampong sebagaimana amanat UU No 6 tahun 2014 tentang desa, serta besaran penghasilan tetap aparatur gampong harus dialokasikan sebagai mana amanat PP No 11 tahun 2019 tentang perubahan kedua atas peraturan pemerintah No 43 tahun 2014 tentang peraturan pelaksanaan UU no 6 tahun 2014 tentang desa.

“Perbup nomor 3 Tahun 2021 ini telah menghalangi peran desa dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan yang berlandaskan pancasila dan UUD 1945,” sebutnya.

Iswandi menyebutkan, Perbup tersebut tidak menghendaki desa yang maju sehingga Bupati melepas tanggung jawabnya adalam melindungi, memberdayakan, menguatkan.

“Bupati segera mencabut Perbup Nomor 3 Tahun 2021 Tentang Tata cara Pengalokasian Alokasi Dana Gampong, Tahun Anggaran 2021,” ungkap nya.

Para demostrasn membentangkan dan menenteng Spanduk berisi tuntutan, para mahasiswa juga memperagakan aksi teatrikal. Selain itu dalam aksi tersebut para pendemo membakar ban dan sempat terjadi saling dorong dengan petugas keamanan.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, tahun 2021 memangkas gaji aparatur gampong sesuai dengan draf rancangan Perbup Aceh Utar. Pada tahun 2020 gaji keuchik di Aceh Utara sebesar Rp 2.426.640 perbulan, Sekdes Rp 2.224.420 perbulan dan perangkat gampong Rp 1 juta perbulan.

Namun, dalam draf rancangan Perbup Aceh Utara gaji Keuchik yang tidak terjadi pemotongan. Sedangkan gaji sekdes dan gaji aparatur Gampong dipotong hingga 55 persen dari gaji yang diterima pada tahun 2020.

Gaji Sekdes dari Rp 2.224.420 perbulan kini akan diterima sebesar Rp 600.000. Termasuk gaji para aparatur gampong seperti, Kaur, Kasi Gampong dan Kadus, menjadi Rp 450 ribu perbulan dari gaji tahun sebelumnya mencapai Rp 1 juta. (Azari)

0

Suara Indonesia News – Siak. Dari semua sekolah kejuruan di Kabupaten Siak, salah satu sekolah unggulan dan berpotensi melahirkan sumber daya manusia yang handal adalah SMK Yamatu di Jalan Raudhah Km 1, Kampung Tualang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.

Sudah banyak alumni dari SMK ternama itu telah bekerja di beberapa perusahaan. Seperti di PT Migas Batam, PT IKPP, Industri Vaksin, PT PNM Persero, PT Capella Dynamic Nusantara, PT PLN Persero, Personil Brimob, dan masih banyak lainnya yang benar-benar pernah mengayam di SMK Yamatu.

“Selain sekolah swasta, kita juga dituntut melahirkan bibit bibit handal serta terampil dan mampu mengaplikasikan pengetahuan yang digelutinya di kejuruan, untuk bisa mencari pekerjaan yang layak dan sesuai,” ujar Kepala SMK Swasta Yamatu, Rudi Irwan, Selasa (9/3-2021).

Lebih lanjut Rudi mengatakan, SMK Swasta Yamatu adalah sebagai pusat pendidikan dan pelatihan kejuruan di bidang bisnis manajemen serta tehnik, sebagai wadah menciptakan tenaga kerja disiplin, berkualitas, berkarakter, serta terampil melalui keunggulan kompetitif, berwawasan lingkungan dengan berbudaya Melayu dan mampu bersaing dalam era globalisasi.

“Ada empat jurusan yang kita buka di SMK Swasta Yamatu. Yakni, Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, Teknik dan Bisnis Sepeda Motor,” sambungnya.

Masih kata Kepala SMK Yamatu, jenis kegiatan juga terdapat di sekolah bergengsi tersebut. Yakni, Osis, Pramuka, Seni Tari, Karate, Paskibra, Pelatihan Table Manner, Beauty Class, dan Design Grafis.

“Jika ada yang berminat sekolah di Yayasan Yamatu bisa mendaftarkan diri secara online pada link, bit.ly/PPDBSMKYAMATU2021. Daftar telah dibuka sejak 1 Maret. Untuk wawancara pada tanggal 1 Juni 2021 dan daftar ulang pada 1 Juli 2021. Biaya untuk daftar serta kepentingan lainnya bisa dicicil sebanyak tiga kali. Bagi siswa kita yang berprestasi kita berikan diskon 2,5 persen dan bagi 100 pendaftar pertama,” pungkas Rudi Irwan. (Gd)

0

Suara Indonesia News – Jakarta. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membahas soal pemantapan transformasi Polri Presisi atau Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan saat menyambangi Kantor Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

Jenderal Listyo Sigit mengungkapkan, dalam pertemuan dengan Kompolnas, pihaknya menyampaikan soal program-program yang saat ini sedang berjalan dan dilakukan di masa mendatang bersama dengan Kompolnas.

Menurut Jenderal Listyo Sigit, sebagai lembaga pengawas Polri, Kompolnas diminta untuk memberikan masukan dan penilaian agar dapat dijadikan bahan evaluasi, koreksi serta perbaikan di Korps Bhayangkara.

“Baik sisi organisasi, performance secara personal dan kegiatan-kegiatan operasional yang kami lakukan tuangkan dalam empat kegiatan transformasi yqng sudah kami canangkan, transformasi menuju Polri yang Presisi,” kata mantan Kapolda Banten di Gedung Kompolnas, Jakarta Selatan, Selasa (9/3/2021).

Mantan Kabareskrim itu berharap, Polri dan Kompolnas kedepannya akan meningkatkan sinergitas yang lebih kuat. Selain itu, Sigit memastikan, pihaknya membuka ruang untuk diberikan masukan oleh lembaga pengawas kepolisian tersebut.

“Kami selalu terbuka untuk mendapatkan masukan koreksi serta memberikan ruang terhadap peran Kompolnas di dalam perbaikan institusi Polri,” ujar Jenderal Listyo Sigit.

Kesempatan yang sama, Ketua Kompolnas Mahfud MD menjelaskan, pihaknya sepakat untuk sama-sama membangun Polri menjadi lembaga penegak hukum yang semakin profesional kedepannya dengan gagasan Presisi tersebut.

“Dan kami tadi mencoba menterjemahkan Presisi yang dikemukakan oleh Pak Listyo Sigit itu terjemahannya ke dalam kegiatan operasional apa, kelembagaan apa, itu kami jelaskan semuanya,” ujar Mahfud

Lalu, Mahfud menyebut pertemuan tadi juga membahas soal kasus yang menjadi perhatian masyarakat, misalnya Narkoba. Menurutnya, barang sitaan yang seharusnya aman jangan sampai barang sitaan tiba-tiba terjual.

“Itu semua sudah dibicarakan. Terus kelengkapan Polres dan Polsek dan sebagainya yang masih kosong tadi banyak dibicarakan. Tapi intinya kami membangun Polri masa depan yang lebih humanis , konstruktif sebagai terjemahan dari Presisi,” tutup Mahfud. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Medan. Satuan Narkoba Polrestabes Medan Kembali berhasil menangkap seorang bandar besar narkoba jenis sabu – sabu di kediamanya Jalan Pendidikan II,  No 10, Desa Marindal II, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang.

Dari pelaku Syahril Ahmad (31) ini petugas berhasil menyita barang bukti narkotika jenis sabu-sabu sabu 1 1 bungkus plastik klip yang diduga narkotika golongan I atau disebut sabu (Metamfetamina) dengan berat bersih  730 gram dan 1 unit timbangan elektrik.

Kasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol Oloan Siahaan SH SIK MH melalui Kanit Idik I Narkoba AKP Paul Edison Simamora kepada wartawan, Selasa (9/3/2021) mengatakan, kejadian dan penangkapannya pada hari Rabu tanggal 24 Februari 2021, pukul 12.00 WIB di Jalan Pendidikan II No 10 Desa Marindal II.

Selanjutnya berdasarkan laporan dari masyarakat tentang adanya Penyalahgunaan narkotika di Jalan Pendidikan selanjutnya setelah melakukan penyelidikan, kemudian pada hari Rabu tanggal 24 Februari 2021 sekira Pukul 12.00 WIB, pelapor dan rekan kerja lainnya melakukan penangkapan terhadap Syahril  di rumahnya, selanjutnya setelah tersangka diamankan di meja dapur rumah tersangka, dan 1 bungkus plastik klip yang diduga narkotika golongan I atau disebut sabu.

Barang bukti itu  ditemukan di ruang tamu rumah dan 1 unit timbangan elektrik yang ditemukan dari dalam kamar kosong rumah tersangka, yang dimana barang bukti tersebut diakui tersangka sebagai milik dari abangnya yang bernama Cenny (DPO) untuk dititipkan. “Tersangka bersama barang buktinya telah diamankan. Kita tidak segan menembak mati gembong narkoba di Kota Medan, ” tandas AKP Paul Simamora.(AVID/r)

0

Suara Indonesia News – Medan. Pangkosekhanudnas III Marsekal Pertama TNI S.B. Sinaga, S.Sos., M.A. melaksanakan Entry Briefing Pangkohanudnas Marsekal Muda TNI Ir. Novyan Samyoga, M.M. di Ruang Rapat Makosekhanudnas III,Senin (08/03/2021).

Hadir dalam entry briefing tersebut para Asisten Kosekhanudnas III, para Dansatrad jajaran (via vicom), dan Kaset Kosekhanudnas III.

Mengawali sambutanya, Pangkohanudnas memperkenalkan diri kepada seluruh jajaran yang berada di bawah Komando Pertahanan Udara Nasional. Selanjutnya Pangkosek III serta jajaran memperkenalkan diri dilanjutkan melaporkan situasi keamanan, alutsista serta latihan Kilat dan Cakra C-21 TA 2021 yang berjalan secara optimal.

Dalam arahannya, Pangkohanudnas menyampaikan pedoman dalam menjalankan tugas-tugas ke depan seperti melanjutkan program-program kerja yang sudah berjalan sebelumnya dikarenakan program kerja yang ada dijajaran Kohanudnas merupakan program atau pembangunan berkelanjutan, meningkatkan profesionalisme setiap satuan, menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, kesehatan dan kesemaptaan harus ditingkatkan, menciptakan ide-ide atau kajian-kajian dalam pengembangan Kohanudnas dan Jajaran.

Di akhir sambutanya, Pangkohanudnas berpesan setiap jajaran dapat mengembangkan pola-pola berfikir yang positif agar Kohanudnas menjadi Kotama yang membanggakan dan siap melaksanakan tugas-tugas sebagai garda terdepan dari Pertahanan Udara Nasional. (AVID)

 

 

0

Suara Indonesia News – Gresik. Tim dari Divisi Humas Polri, Kombes Pol Dr. Ahmad Ramadhan, Kabag Penum beserta tim, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Dir Intelkam Polda Jatim, dan didampingi Kapolres Gresik AKBP Arif Fitrianto, Selasa (9/3/2021) sore melakukan silaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Ushulul Hikmah AL Ibrohimi, Manyar, Kabupaten Gresik.

Saat memberikan sambutan, Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, bahwa diskusi ini berfokus pada memerangi Terorisme dan mencegah paham Radikalisme masuk ke Indonesia.

Kedatangan Tim Divisi Humas Polri di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Gresik. Tepatnya di Pondok Pesantren (Ponpes) Ushulul Hikmah AL Ibrohimi, untuk melakukan silaturahmi dengan pengasuh ponpes dan para santri.

Selain itu, juga memberikan pengarahan kepada para santri di ponpes tentang bahaya terorisme dan paham radikalisme.

Silahkan jika ingin melakukan Jihad Sabilillah, dan dipersilahkan. Namun jangan sampai terpapar paham radikalisme dengan menempuh jalan yang benar dan sesuai dengan ajaran agama.

“Saya datang kesini melakukan silaturahmi ke ponpes, serta memberikan pemahaman kepada para santri tentang bahaya paham radikalisme dan terorisme,” kata Kombes Pol Dr. Ahmad Ramadhan, Selasa (9/3/2021) sore.

Ditambahkan, bahwa Polri dan Pemerintah memohon bisa dibantu oleh para pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes). Serta masyarakat, karena polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa ada bantuan dari masyarakat. Bantuan itu berupa, memberikan informasi kepada polisi tentang adanya potensi radikalisme di wilayah masing-masing

“Kami polri dan pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dibantu oleh pengasuh ponpes yang ada di jatim dan masyarakat,” tambahnya.

Mari bersama-sama melawan paham radikalisme dan terorisme, mulai dari Polisi, Pengasuh pondok pesantren dan masyarakat. Sehingga Negara bisa aman dan damai tanpa terorisme.

Selain itu mohon dukungan dari ponpes untuk membantu polri dan negara dalam upaya pencegahan dan penanggulangan terorisme dengan cara memberikan pemahaman yang anti terhadap radikalisme kepada para santri-santri di ponpes.

Sementara itu pengasuh pondok pesantren (ponpes) Ushulul Hikmah AL Ibrohimi, Manyar, Kabupaten Gresik. KH. Zainur Rosyid Chusnan menyebutkan, Penanggulangan terorisme dan radikalisme yang dilakukan oleh tim divisi humas mabes polri ini cukup baik.

Pondok pesantren selalu terkesan sebagai sumber yang dimasuki sebagai paham radikalisme. Padahal kajian kepada santri adalah teorologi kebebasan, artinya Allah sebagai tuhan yang esa sebagai tempat menyembah. Memberikan kebebasan menyampaikan cita-cita sebagai kebahagiaan bersama.

“Kedatangan tim dari divisi humas mabes polri ini sangat baik, kedatangan ini untuk memberikan pemahaman tentang paham radikalisme dan terorisme ke para santri,” jelasnya.

Disebutkan, jika para santri terpupuk dengan baik, sehingga paham radikal tidak akan bisa masuk ke ponpes.

Jika sampai para santri di pondok pesantren terpapar paham radikalisme, maka itu dipengaruhi oleh dua hal diantaranya, salah dalam berkaidah dan salah berteologi.

Sehingga pesan kami adalah, carilah seorang guru yang tepat yang cinta kepada agama dan cinta kepada negeri. Sehingga negara ini bisa aman, damai dan sejahtera. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Agung Laksono mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi untuk pelayanan publik yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, pelaksanaan vaksinasi tersebut sudah mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yang telah ditentukan.

“Tadi saya lihat proses cukup tertib mulai dari antrean, pendaftaran, skrining, tempat vaksinasi dan obeservasi sudah sesuai. Ini sudah cukup bagus,” kata Agung di sela-sela kunjungannya di GOR Sumber Kabupaten Cirebon, Selasa (9/3/2021).

Agung mengatakan, vaksinasi ini merupakan program pemerintah untuk menyelamatkan dan membentengi masyarakat Indonesia dari bahaya Covid-19.

“Jadi pemerintah memberikan vaksinasi untuk  seluruh masyarakat Indonesia untuk 190 juta orang sehingga ada total kurang lebih 380 juta vaksin yang harus di berikan kepada masyarakat,” kata politisi senior Partai Golkar, Agung Laksono.

Ia pun mengungkapkan, Pemerintah RI melalui Presiden Joko Widodo menargetkan, penyuntikan Vaksinasi untuk masyarakat Indonesia 1 juta vaksin setiap harinya.

“Karena dengan keterbatasan vaksin per hari hanya kurang lebih 200 ribu vaksin yang sudah diberikan kepada masyarakat Indonesia,” kata Agung.

Selain itu, kata Agung, di Kabupaten Cirebon sendiri rata-rata pemberian vaksinasi antara 1.000 sampai 1.500 setiap harinya.

“Ke depan kalau vaksinnya ada dan nakesnya cukup bisa ditingkatkan 3.000 smapai 5.000 vaksin tiap hari, karena lebih cepat lebih baik,” tambahnya.

Disinggung tentang masalah perekonomian di masa pandemi Covid-19 ini, Agung mengatakan, optimistis perekonomian kembali bangkit. Bahkan, menurutnya Indonesia lebih baik dari negara-negara asia tenggara.

“Untuk pemulihan perekonomian negara kebetulan penanggungjawabnya Pak Erlangga, kami sering berdiskusi. Beliau optimistis perekonomian kita akan berkembang di masa pendemi ini. Hanya saja ada minusnya kita hanya 2 persen dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura sampai 12 persen, sehingga kita lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, kedatangan Watimpres ini untuk mengetahui bagaimana proses vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat di Kabupaten Cirebon.

“Alhamdulillah proses vaksinasi ini berjalan dengan baik, dan sesuai prosuder yang ada” katanya.

Imron menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Cirebon telah mendapatkan tambahan vaksinasi untuk tingkat kecamatan.

“Semalam ada 24 ribu vaksin sudah datang dan itu dialokasikan untuk masyarakat tingkat kecamatan,” katanya.

Imron menuturkan, pihaknya meminta Dinas Kesehatan untuk mendata lokasi yang akan dijadikan tempat vaksinasi di tingkat kecamatan.

“Saya menginginkan lokasi vaksinasi tingkat kecamatan lokasinya besar seperti GOR, sekolah dan lainnya sehingga untuk meminimalisir adanya kerumunan,” katanya. (Hatta)