0

Suara Indonesia News – Kabupten Cirebon. Shofyan Algifari ketua devisi humas Forum Pelajar Sadar Hukum dan Hak Asasi Manusia (FPSH HAM) Kabupten Cirebon generasi ke 2 menginginkan segera di Lantik oleh MUSPIDA kabupaten Cirebon seperti kota/Kabupten yang lain.

Agar sah di mata hukum di kabupaten Cirebon guna membantu mengedukasi kepada para pelajar agar mereka sadar akan hukum, dan menjadi mitra Muspida kabupaten Cirebon.

Akhir akhir ini dirinya membaca di medsos dan berita baik di televisi dan media online tentang para remaja yang terlibat melanggar hukum, seperti Genk motor, narkoba, dan lain lain yang sudah tentu merugikan baik dirinya pribadi maupun khalayak umum.

Jika kami sudah di lantik oleh pihak terkait dan di akui oleh pihak Muspida baik Kabupten dan provinsi Jawa barat, kita bergerak akan leluasa dan memiliki dasar hukum yang jelas. Tentu nya kami akan membutuhkan bimbingan baik dari kepolisian dan kejaksaan serta yang lainnya yang berhubungan dengan materi yang akan kita sampaikan nanti kepada teman teman kaula muda khususnya di kabupaten Cirebon.

Mungkin jika kami yang menyampaikan akan lebih mengena kepada kaum milinial Sekarang dan lebih humanis tentunya ungkap nya kepada awak jurnalis yang mewawancarai. Dan mengurangi pelanggar hukum di kabupaten Cirebon serta kami akan meminta kepada pihak Muspida agar menyalurkan bakat mereka untuk di salurkan Secara resmi dan terarah. (Sendi)

0

Suara Indonesia News – Lhokseumawe. Penemuan mayat tanpa identitas di aliran sungai Desa Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara gegerkan warga, Kapolsek Dewantara AKP Nurmansyah turun langsung ke TKP untuk melakukan evaluasi, Selasa (9/3/2021).

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto SIK MH melalui Kasubag Humas Salman Alfarisi SH MM mengatakan, mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak ingin buang air kecil di sungai dimaksud sekitar pukul 14.00 WIB.

“Warga ini melihat ada sesosok mayat laki-laki dalam posisi telungkup di tengah sungai hanya menggunakan celana training warna hitam liris merah tanpa mengenakan baju, selanjutnya warga melaporkan ke Keuchik setempat dan kemudian Keuchik meneruskan laporan warga ke Polsek dan Koramil Dewantara,” ujarnya.

Tidak lama kemudian, kata Salman, personel Polsek dan Koramil dibantu warga setempat melakukan evakuasi mengangkat mayat tersebut lalu dimasukkan ke kantong jenazah.

“Mayat tersebut dibawa ke RS. Cut Meutia Kec. Blang Mangat Kota Lhokseumawe dengan menggunakan ambulan milik Puskesmas Dewantara untuk dilakukan Visum,” pungkas Salman.

Reporter : Ayi

0

Suara Indonesia News – Lingga Kepri. Danramil 06 Senayang Kodim 0315/Bintan  yang diwakili Babinsa Desa Pulau Bukit Serda H Sumalango  menghadiri kegiatan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kbupaten Lingga, Selasa (09/03-2021)

Pelaksanaan kegiatan DP3A Kabupaten Lingga di Kecamatan Senayang dalam rangka Pembinaan & Pengembangan Potensi Sumber Kesejateraan Sosial diwilayah Kecamatan Senayang.

Hadir dalam pertemuan tersebut Kepaka Dinas Sosial Kabupaten Linga Iskandar Idris SE. Camat Senayang Kimat Awal, Danramil 06 Senayang yang diwakili Serda H Simalongo, Kapolsek Senayan AKP Saipul Amri. Lurah, Kepala Desa, BPD , Serta tokoh masyarakat.

Danramil 06 Senayang Kodim 0315 / Bintan Kapten Inf H. Syahputra melalui Babinsa Pulau Bukit Serda H Simalongo mengatakan” Guna menghadiri undangan dari pihak Kecamatan terkait membahas potensi sumber kesejahteraan sosial untuk wilayah Kecamatan Senayang, ucapnya. (OBET)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Bupati H. Fandi Akhmad Yani Bupati ajak seluruh Kelompok dan Organisasi masyarakat, Kepala Desa, Lurah serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah se-Kabupaten Gresik untuk mendukung program Nawa Karsa.

Hal ini disampaikan oleh Bupati H. Fandi Akhmad Yani (demikian panggilan akrab Gus Yani Bupati muda ini) saat upacara Hari Jadi Kota Gresik ke 534 yang sekaligus memperingati hari Ulang Tahun Pemkab Gresik yang ke 47. Gelaran peringatan ini dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Gresik, Selasa (9/3/2021).

Pada gelaran Hari Jadi kota Gresik tahun 2021 kali ini terasa begitu spesial. Mengingat Bupati H. Fandi Akhmad Yani SE. dan Wakil Bupati Dra. Hj. Aminatun Habibah M.Pd. baru dilantik Gubernur Jawa Timur, sekitar 11 hari yang lalu.

Seperti yang diungkap Gus Yani katanya, kami baru dilantik Gubernur Jawa Timur pada 26 Februari 2021.

“Kami mohon dukungan untuk mensukseskan program Nawa Karsa untuk menuju tatanan Gresik baru. Kami ingin memulai gerakan ini dari desa. Untuk itu kami ingin memperbaiki tatanan masyarakat desa. Kami mohon kepada seluruh Kepala Desa untuk selalu mengupdate jumlah masyarakat miskin di desanya masing-masing”, pinta Gus Yani.

Dia juga menyatakan akan memberikan fasilitas yang sama seperti yang ada di kota, baik itu fasilitas layanan internet, fasilitas kesempatan layanan pekerjaan, maupun fasilitas kesehatan melalui BPJS.

“Kepada para Kades dan Camat, kami ajak anda untuk bekerja lebih keras, cepat dengan menciptakan berbagai strategi dan kreatifitas. Kami mohon anda semua untuk bisa memperikan penyederhanaan birokrasi sehingga masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan layanan dan ayem tentrem” tandas Bupati saat memberikan sambutan.

Pada gelaran upacara kali ini, sengaja Bupati mengundang banyak seniman tradisional maupun seniman seni kreasi baru. Bermacam tarian ditampilkan mulai dari gelaran berbagai kelompok Pencak Macan, tari jaranan yang sudah dikolaberasi dengan tarian khas Gresik, ada gelaran nada dan Sholawat, serta aneka macam tarian kreasi baru yang dimainkan para kawula muda Gresik.

“Gresik kaya Budaya, kami menghimbau para Camat dan Lurah, agar selalu ingat kepada para seniman Gresik apabila punya kegiatan. Disini kami sebagai pemimpin tak hanya memerintah, tapi kami ingin memberikan contoh agar sesuatu yang baik disini bisa diikuti oleh Camat dan Kepela Desa” papar Gus Yani.

Pada akhir gelaran, Bupati dan Wakil Bupati Gresik melaksanakan potong tumpeng yang disaksikan oleh Seluruh anggota Forkopimda yang tampak hadir semua pada kegiatan kali ini.

Dua orang Kepala Desa muda yang merupakan saudara kembar mendapat kehormatan potongan tumpeng Bupati Gus Yani, dan Wakil Bupati Bu Min.

Suwoto Kepala Desa Sidoraharjo bersama saudara kembarnya Suwandi Kepala Desa Lampah, keduanya dari Kecamatan Kedamean mengaku bangga mendapat kehormatan menerima potongan tumpeng dari Bupati Milenial tersebut. Suwoto dan Suwandi keduanya yang berusia 40 tahun menyatakan bangga dengan Gus Yani Bupati.

“Kami sama-sama orang muda merasakan betul bagaimana tantangan menjadi seorang pemimpin. Kami merasa sangat bersamangat ketika berada di tengah masyarakat. Kerana kami saudara kembar, tentu kami selalu bertemu dengan saudara kembar saya dan selalu bercerita setiap agenda dan kegiatan yang kami lakukan”, Kata keduanya.

Kades Kembar yang wilayahnya hanya berjarak 4 kilometer ini mengaku, dalam menjalankan pemerintahan didesanya tidak sama persis dengan desa saudaranya.

“Masyarakat kami berbeda tentu ada perbedaan dalam menjalankan roda kepemimpinan”, ungkapnya. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Bertempat di halaman Mapolres Gresik Jl. Dr Wahidin Sudiro Husodo, ratusan personil Polres Gresik melaksanakan tes kesamaptaan jasmani Semester I T.A 2021, Selasa (9/3/2021).

Tes kesamaptaan jasmani ini digelar secara bertahap dibagi menjadi tiga gelombang dalam rangka memutus penyebaran covid-19. Gelombang I dilaksanakan Satker Polres, gelombang II dilaksankaan Polsek jajaran rayon tengah dan rayon Utara. Sedangkan gelombang III Polsek jajaran Rayon Barat dan Rayon Selatan, dimulai pagi hari tadi mulai tanggal 9 Maret dilanjutkan tanggal 10 dan 12 Maret 2021.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto S.H., S.I.K., M.M., melalui Kabag Sumda Polres Gresik KOMPOL Didik Wahyudi mengatakan, tes kesamaptaan jasmani merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakaan setiap enam bulan sekali dimana kegiatan tes Kesamaptaan Jasmani meliputi lari selama 12 menit mengelilingi lapangan Mapolres, sutle run, push up, sit up dan pull up.

“Kegiatan yang dilakukan ini untuk mengukur stamina dan ketahanan fisik personil sekaligus  untuk membina fisik masing-masing personil guna mendukung pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian agar bersemangat” jelasnya. (Hari R)

 

0

Suara Indonesia News – Sidoarjo. Polresta Kabupaten Sidoarjo, Selasa (9/3/2021) siang, menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Gedung Serba Guna, dengan tema “Pencegahan Penanggulangan Paham Radikal dan Terorisme di Wilayah Kabupaten Sidoarjo”.

Selain dihadiri oleh Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, hadir pula Kabag Penum Div Humas Polri, Kombes Pol Dr. Ahmad Ramadhan beserta tim, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Dir Intelkam Polda Jatim, BNPT (Densus 88 ATT), dan Eks teroris Muhammad Yusuf dan Sahrul Munib, sebagai nara sumber.

Serta para instansi terkait seperti, Bakesbangpol Kabupaten Sidoarjo, Kepala Kemenag Kabupaten Sidoarjo, dan juga para tokoh agama Kabupaten Sidoarjo yakni, Ketua PC NU Kabupaten Sidoarjo, Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Sidoarjo dan Ketua MWC NU se-Kabupaten Sidoarjo.

Saat memberikan sambutan, Kombes Pol Ahmad Ramadhan menyatakan, bahwa diskusi ini berfokus pada memerangi Terorisme dan mencegah paham Radikalisme masuk ke Indonesia, khususnya di Sidoarjo, Jawa Timur.

Kedatangan Tim Div Humas Polri di Jawa Timur, khususnya di Polresta Kabupaten Sidoarjo ini, dalam rangka melihat secara langsung kegiatan kontra radikal.

Pada beberapa hari lalu Polri telah merilis penangkapan terduga teroris sebanyak 22 orang di Jawa Timur. Yang sebagian berasal dari Kabupaten Sidoarjo, yang sebelumnya juga telah menangkap teroris di Makassar, Gorontalo dan Lampung.

“Pada beberapa waktu lalu, Mabes Polri telah merilis 22 orang terduga teroris yang ditangkap di Jawa Timur. Salah satu lokasi penangkapannya ada di Kabupaten Sidoarjo,” kata Kombes Pol Dr. Ahmad Ramadhan, saat memberikan sambutan di gedung serba guna Polresta Sidoarjo, Selasa (9/3/2021) siang.

Ada dua kelompok jaringan teroris di Indonesia. Yang pertama jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan Jemaah Islamyah. Kelompok atau jaringan teroris jamaah islamyah terafeliasi dengan kelompok teroris Al Qaeda, sedangkan kelompok teroris jamaah JAD terafiliasi dengan ISIS.

Kegiatan ini digelar bertujuan untuk memberikan ketahanan terhadap paham-paham radikal yang merupakan bibit-bibit aksi terorisme di Indonesia. Pemahaman radikal tersebut bisa tumbuh dan berkembang.

“Kegiatan ini digelar untuk memberi ketahanan masyarakat  terhadap paham-paham radikalisme dan aksi terorisme”, tambahnya.

Terorisme dan radikalisme seperti sel-sel yang tidur yang suatu saat akan bangun dan bangkit yang membahayakan orang banyak atau masyarakat.

Di lingkungan Polri ada Densus 88, dalam hal penegakan hukum dalam aksi-aksi terorisme. Namun pola pencegahan perlu dilakukan oleh Polri dengan cari preventif maupun preemtif, yaitu upaya pencegahan terhadap paham radikalisme dan terorisme di Indonesia.

Kegiatan hari ini merupakan kegiatan pencegahan dan penanaman terhadap ketahanan masyarakat untuk tidak terpapar paham radikalisme. Sehingga tokoh-tokoh masyarakat yang diundang ini untuk bersama-sama membantu Polri memerangi aksi terorisme di Indonesia. (Hari R)

 

0

Suara Indonesia News – Jakarta. Partai Usaha Kecil Menengah (Partai UKM) sebagai partai baru terus bergerak, terus berkonsolidasi dan terus berstruktur ke bawah. Hal ini dibuktikan sudah mulai ada grup-grup WhatsApp (WA) di berbagai Kabupaten/Kota se Indonesia. Ini menandakan ada sel jaringan yang bergerak, ada progres yang berjalan dan dealektika organisasi.

Walau masih berjalan menuju usia 5 bulan pada 28 Maret 2021 ini, tapi Partai UKM sudah membentuk sel-sel jaringan organisasi beruapa inisiator-inisiator di 34 Propinsi. Para inisiator-inisiator ini bertugas membentuk struktur organisasi di setiap Propinsi dan menerus ke tingkat Kabupaten/Kota dan bahkan kecamatan.

Kenapa Partai UKM terus bergerak, karena sistem organisasi kita menerapkan namanya sistem Kolektif Kolegial. Sistem inilah yang dibangun bersama atas kesadaran kolektif yang terpimpin dan terorganisir, sehingga arus organisasi terus berjalan, walau ada yang berhenti sejenak dan bertemu di barisan gerakan berikutnya.

Kolektif Kolegial adalah istilah umum yang merujuk kepada sistem kepemimpinan organisasi yang melibatkan para pihak yang berkepentingan dalam mengeluarkan keputusan. Atau kebijakan melalui mekanisme yang di tempuh, musyawarah untuk mencapai mufakat atau pemungutan suara, dengan mengedepankan semangat keberasamaan.

Partai UKM sebagai partai kader menjauhkan diri dari sikap-sikap subjektif, individualis dan eksistensialis. Dimana sikap-sikap dan langkah-langkah dilaksanakan secara kolektif kolegial dan kebersamaan. Sehingga setting goalnya, Partai UKM, bergerak bersama, berjuang bersama dan menang bersama, walau ada yang diam sejenak.

Partai UKM sebagai partai kader bergerak secara kolektif kolegial dengan tetap terpimpin, teacble dan trust to leader. Dimana arah struktur kepemimpinan partai kader terarah, memiliki tujuan yang jelas. Dalam artian Partai UKM memiliki ideologi yang jelas, visi-misi yang jelas, ide dan gagasan program yang jelas dan memperjuangkannya dengan jelas.

Partai UKM adalah partai kader Intelektual Organik, dimana para kadernya adalah orang-orang yang peka terhadap problematika dan realitas kehidupan masyarakat dan tidak hanya mengedepankan keilmuan scienctify belaka. Kader Intelektual Organik adalah orang-orang yang terdepan digaris massa memperjuangkan masyarakat bawah dan memahami keinginan masyarakat yang ada.

Partai UKM akan bergerak di 514 Kabupaten/Kota pada 10 Maret 2021 dan menggelar Launching Pembukaan Pendaftaran Calon Pengurus DPD-DPD Kabupaten/Kota se Indonesia. Partai UKM akan menseleksi calon pengurus dalam bentuk inisiator-inisiator yang akan menyusun kepengurusan Kabupaten/Kota.

Partai artinya banyak orang dan partai kader artinya banyak orang yang handal dalam bergerak, berorganisasi dan berjuang mewujudkan visi-misi seseuai Ideologi Partai UKM. Ideologi Pancasila UKM adalah Pancasila, Visinya adalah Mewujudkan Indonesia Bahagia untuk Meningkatkan Kesejahteraan Bersama sesuai Pancasila dan UUD 1945. Misinya adalah memperjuangkan, Keadilan Sosial, Kesejahteraan, Ekonomi Kerakyatan, Kesetaraan Ekonomi, Kemajuan Ekonomi, Persamaan Hak dan Penegakan Hukum.

Kita sebagai kader Partai UKM harus berfikir positif dalam berjuang. Kalau ada teman yang belum bisa bekerja maksimal di partai ini tetap dirangkul, walau masih terkendala urusan subjektif tetap dibantu dan walau ada kendala keterbatasan, untuk terus tetap memahami.

Partai UKM menggunakan konsep disingkat IPO (Ideologi, Politik dan Organisasi), dalam berorganisasi. Yaitu Excellent Strategic of Management, Excellent Strategic of Organization, Excellent Strategic of Politics dan Excellent Strategic of Network. Sehingga keberhasilan yang kita raih nantinya pada 2024 adalah keberhasilan bersama atau tim.

Partai UKM menargetkan 15 juta suara atau minimal dua digit, yaitu 11 juta atau 12 juta suara, sesuai potensi pelaku UMKM yang mencapai 65 juta suara. Nama Partai UKM mudah dikenal dengan nama UKM dan lebih mudah disosialisasikan secara tegas. Dimana Partai UKM adalah partai yang memperjuangkan Pelaku UMKM, Koperasi, Pedagang Pasar dan Pedagang Kaki Lima.

Selain itu Partai UKM menggarap basis pemilih perempuan dan memasukkan 50 persen perempuan dalam kepengurusan. Partai UKM juga menggarap kalangan Disabilitas, kalangan Milenial dan Kalangan Media/Kaum Intelektual. Dengan sasaran basis garapan yang jelas, maka dipastikan dengan mengorganisir dan membentuk struktur se Indonesia.

Pola rekrutmen Partai UKM sebagai partai kader, sangat berbeda dengan partai yang lain. Partai UKM sebelum menyusun kepengurusan disemua tingkatan haruslah terbentuk inisiator-inisiator yang berjumlah ganjil antara 9 dan 17 orang. Para inisiator ini akan diberikan mandat dan berembuk secara kolektif kolegial menyusun kepengurusan secara demokratis dan bertanggung jawab.

Sebagai partai kader, menekankan para fungsionaris dan pengurusnya untuk optimis dan tanpa keraguan. Bahkan, jika ada yang ragu dipersilahkan minggir, agar memberikan kesempatan yang yakin akan perjuangan Partai UKM.

Partai UKM adalah Partai Baru yang baru berdiri 28 Oktober 2020 dan di Deklarasikan 10 November 2020, serta selesai menyusun kepengurusan pusat 1 Januari 2021. Usia Partai UKM masih seumur jagung dan masih 5 bulan-an. Hari ini Partai UKM bukan menjadi ancaman, seperti kata Prof. Azyumardi Azra di media. Tapi lihat 1-2 tahun kedepan 500.000 – 1.000.000 anggota dan kader akan terekrut, Kepengurusan akan selesai sampai Ranting/Desa/Kelurahan dan Partai UKM akan jadi partai populer serta memiliki elektabilitas tinggi.

Bagi para inisiator-inisiator Partai UKM di 34 Propinisi dan beberapa Kabupaten/Kota yang sudah terbentuk inisiator-inisiatornya, untuk tetap semangat dan maju pantang terus mundur. Kita yakin Partai UKM sebagai partai kader akan mendapat simpati dan ruang aspirasi dari masyarakat bawah, khususnya kaum politik abangan.

Partai Usaha Kecil Menengah (Partai UKM) adalah Hermeneutika atau Tafsir Perlawanan Atas Penindasan, Kemiskinan, Korupsi, Abuse of Power/Kesewenangan, Budaya Patriarki, Hegemoni Kekuasaan dan Oligarki Politik. Dan yang paling utama adalah Melawan Radikalisme Politik yang merongrong Ideologi Pancasila dan kedaulatan NKRI, dengan membangun toleransi dan kemajemukan, merawat kebhinekaan dan mencerahkan peradaban yang berkemajuan.

Partai UKM adalah Partai Kader dan Partai-nya Intelektual Organik yang akan menafsirkan keadaan ini, dengan menjawab problematika realitas masyarakat. Baik secara struktur maupun supra struktur sosial, budaya, ekonomi, politik dan hukum. Karena itu perjuangan ini harus dikuatkan secara kolektif kolegial, secara terstruktur dan secara sistematis.

Sampai jumpa 6 bulan atau 1 tahun depan, Partai UKM sudah akan menjadi partai yang diperhitungkan dan menjadi sandaran politik masyarakat dalam berjuang. Baik menyampaikan aspirasi, menyampaikan gagasan dan menguatkan nilai-nilai nasionalisme yang terkandung dalam Pancasila dan UUD 1945. (09/03-2021)

Salam Pejuang, UKM Jaya.

Syafrudin Budiman SIP, Sekretaris Jenderal DPP Partai UKM

0

Suara Indonesia Newa – Samosir. Usai diberitakan beberapa waktu lalu disalah satu media online dengan judul “Sudah Setahun Berlalu, Polres Samosir Biarkan Pelaku Penganiayaan Bebas Berkeliaran, Korban : Saya Minta Pelaku Ditahan”,

Akhirnya polres samosir serahkan tersangka pelaku penganiayaan Roni Obaja Sinaga, ke Kejaksaan Negeri samosir berikut barang buktinya, senin 8 Maret 2021 kemarin, Hal ini disampaikan kasubag Humas polres samosir Iptu, M Silalahi dalam keterangan Pers 9 maret 2021.

Diketahui bahwa korban Roni Obaja sinaga (25), diduga telah dianiaya oleh Mangoloi Sihaloh(42) disalah satu obyek wisata pantai pasir putih parbaba kecamatan Pangururan kabupaten samosir sekitar bulan Maret tahun 2020 lalu dengan alasan yang kurang jelas pokok permasalahannya. Mendapat perlakuan tak menyenangkan itu, akhirnya Roni obaja sinaga pada hari itu juga melaporkan tersangka pelaku penganiayaan dirinya ke SPKT polres samosir, tepatnya 31 maret 2020, ia menjelaskan bahwa korban telah dipukul oleh MS, menggunaka gagang senapan angin hingga mengalami luka pada bagian tangan serta leher belakangnya yang membuat korban tidak bisa beraktifitas hampir selama dua minggu.

Diceritakan korban bahwa sejak dirinya melaporkan tersangka MS ke Polisi, laporannya memang langsung diterima oleh pihak kepolisian, namun usai ia melaporkan tersangka, korban mulai tidak merasa aman bahkan menjadi was-was sebab tersangka masih bebas berkeliaran, saya menjadi takut kalau dia akan mengulangi perbuatannya terhadap saya, sebab saya menduga dia kebal hukum terbukti dia tidak di tangkap, ungkap korban kesal.

Menanggapi berita yang beredar polres samosir langsung memberi keterangan pers, berikut keterangan Pers polres Samosir:

Dijelaskan bahwa :

1). Sesuai Laporan Polisi Nomor : LP / 57 / IV / 2020 / SMR / SPKT tgl 01 April 2020, Korban an. RONI OBAJA SINAGA, Perkara Penganiayaan, Waktu kejadian tgl 31 Maret 2020 sekira pukul 22.00 Wib, TKP Pantai Pasir Putih Desa Huta Bolon Kec. Pangururan Kab. Samosir, Terlapor an. MANGOLOI SIHALOHO

2). Bahwa berkas perkara tersebut telah dilimpahkan ke JPU (Jaksa Penuntut Umum) pada hari Senin 08 Maret 2021.

3). Unit Pidum Polres Samosir menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Samosir yang diterima oleh JPU an. CRISPO MUAL NATIO SIMANJUNTAK, SH.

Demikian keterangan Pers dari Kasubbag Humas Polres Samosir. PTU M. SILALAHI. (jabs)