0

Suara Indonesia News – Gresik. Dalam upaya pencegahan penyebaran virus Covid 19 Petugas gabungan menggelar operasi yustisi dan penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) di jalan Samanhudi pasar Gresik, dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro, Senin (15/2/2021).

Giat Ops Yustisi ini dilaksanakan puluhan personel gabungan TNI/POLRI, Sat Pol PP dan Dishub di pimpin langsung Kanit Intelkam Polsek Gresik Kota IPDA Andik Asworo S.H. Sasaran dari Ops Yustisi ini masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di sepanjang jalan Samanhudi yang tidak menggunakan masker.

Selain itu petugas juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu disiplin protokol kesehatan dan mematuhi 5M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan, Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas) untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto SH, SIK, M.M melalui Kapolsek Gresik Kota AKP Inggit Prassetiyanto S.H menyampaikan, “PPKM mikro ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 03 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran virus Covid-19,” ucapnya.

Dalam aturan PPKM Mikro terdapat penegasan mengenai posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan. Seluruh Kelurahan/Desa dalam suatu Kabupaten/Kota yang memberlakukan PPKM Mikro wajib menerapkan pembatasan yang ditetapkan pemerintah guna menekan angka kasus Covid-19 yang masih tinggi. (Hari R)

 

0

Suara Indonesia News – Aceh Tenggara. Masyarakat Desa pasir Gala Kecamatan Lawe Bulan medatangi kantor inspektorat Aceh Tenggra, untuk mempertanyakan kegiatan dana desa tahun anggaran 2020 yang diduga di gelapkan oleh kepala desa.

Salah satu masyarakat yang tidak mau di puplikasikan namanya kepada media Suara Indonesia News. Senin (15/02/21) di kantin kantor inspektorat, mengatakan kegiatan di Desa Pasir Gala Kecamatan Lawe Bulan dari Tahun 2020 diduga banyak yang tidak di kerjakan, oleh kepala desa dan sejak tahun 2019 Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) nya tidak ada, kenapa bisa keluar anggaran dana Desa di Tahun 2020, Katanya.

Sambung nya lagi, sebelum kami melaporkan masalah ini keranah hukum, kami sepakat untuk konsultasi terlebih dahulu ke inspktorat untuk mempertanyakakan kegiatan -kegiatan dana Desa pasir Gala Kecamatan Lawe Bulan, yang di duga kuat tidak di kerjakan di tahun 2020 diantaranya kegiatan.

Pembagian BLT DD Rp.153,000,000.- Rehab Kantor Desa Rp.20,000,000.-Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Sistem Pembuangan Air Limbah (Drainase, Air limbah Rumah Tangga) Rp.20,710,000.- Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Sistem Pembuangan Air Limbah (Drainase, Air limbah Rumah Tangga) Rp.23,150,000.- Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Sistem Pembuangan Air Limbah (Drainase, Air limbah Rumah Tangga) Rp.19,550,00.- Penyelenggaraan Festival Kesenian, Adat/Kebudayaan, dan Keagamaan (perayaan hari kemerdekaan, hari besar keagamaan, dll) tingkat Desa Rp.25,000,000.- Lain-lain Kegiatan Sub Bidang Peningkatan Kapasitas Aparatur Kute Rp.23,240,000.- Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) Rp.50,000,000.-.

Sementara itu Pj. Kepala Desa Pasir Gala Kecamatan Lewe bulan, Safarudin saat di komfirmasi media ini, mengatakan dana desa tahun 2020 yang 40% itu yang mecairkan adalah mantan kepala desa, Syahputra, “sejak saya menjabat sebagai Pj.Kepala Desa tanggal (10/10/20) saya megang kegiatan yakni perehaban kantor desa, pembagian BLT Desa Tahap 2-3-4-5 tahap pertama kepala desa yang lama yang mebagikan,” katanya.

Pj.Kepala Desa Pasir Gala Safarudin, membenarkan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) tahun 2019 dirinya tidak pernah menerimanya, yang ia terima hanyalah Satu Unit Sepeda Motor Dinas, Stempel, dan pengeras Suara, Surat Pertanggung Jawaban (SPJ ) untuk tahun 2020 sudah saya buat, apa –apa yang saya kerjkan itu yang saya pertanggung jawabkan, yang seharusnya Sepeda Motor Dinas itu dua Unit yang satu lagi masih mantan kepala desa yang yang pegang, ungkap ia. (Yusuf)

 

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. Jalan nyi mas ganda sari jalan penghubung antara tiga kecamatan (kecamatan Arjawinangun, Panguragan, Suranenggala) di harapkan oleh salah satu kepala desa di kecamatan Panguragan yaitu desa kalianyanyar, agar di buat peninggian median jalan oleh dinas terkait.

Tepat nya di antara perbatasan kecamatan Arjawinangun dengan kecamatan Panguragan, di karenakan jalan dengan irigasi nya masih tinggi irigasi mengakibatkan banjir yang bertahan cukup lama, tidak memadainya volume besaran irigasi yang ada dengan volume debit air yang mengalir membuat air tergenang cukup lama.

Kuwu H. Sabada menyampaikan hal tersebut dalam wawancara nya di lokasi kerjanya, hal tersebut agar mobilitas para petani dan warga sekitar lancar tidak terhambat. Juga di harapkan kepada di nas dinas terkait agar terlaksana pengerjaannya di bulan ini. (15/02-2022).

Sudah cukup banyak korban luka-luka yang berjatuhan akibat lubang jalan yang cukup dalam dan dalam jumlah yang banyak, mungkin di akibatkan terlalu lama terendam air dan tekanan berat kendaraan jalan yang tidak sesuai.

Di harapkan para pemangku kebijakan di atas agar memperhatikan keadaan di bawah dan selalu mendengar aspirasi masyarakat nya, kami bersama masyarakat desa selalu mendukung kebijakan pemerintah kabupaten Cirebon demi kemajuan kabupaten Cirebon dan kesejahteraan masyarakat kabupaten Cirebon. (Sendi)

0

Suara Indonesia News – Mamuju. Kanwil Kemenag Sulbar telah menyerahkan Bantuan untuk ASN lingkup Kemenag yang menjadi korban bencana Gempa yang mengguncang Kabupaten Majene dan Mamuju. pada 14 Januari 2021, pukul 14:35 WITA dengan magnuitudo M 5,7, lalu disusul oleh gempa lebih besar dengan Magnitudo M 6,2.

Seperti diketahui bahwa Penyerahan bantuan ini, sudah berselang selama tiga hari, dan akan tetap dilanjutkan dihari berikutnya, bantuan diserahkan di Posko Tanggap Darurat Bencana di Jl. H.A.M. Pattana Endeng. No. 46 Kanwil Kemenag Sulbar. Sejak Rabu, 10/02/21

Ka.Kanwil Kemenag Sulbar, Dr. H. Muflih Fattah, MM., Mengungkapkan ” kita menyerahkan bantuan dari kemenag pusat ini untuk para ASN yang menjadi Korban gempa yang sudah betul-betul terdata dengan baik, sesuai dengan prosedur yang terdampak gempa kemarin” Tutur ka.kanwil

Sedangkan Ketua satgas penanggulan bencana Kanwil Kemenag Sulbar H.Suharli memberikan penjelasan soal bantuan tunai itu. Saat dilakukan wawancara media suara Indonesia News

Menurut H.suharli ada sekitar 114 penerima tahap pertama yang senilai Rp1.500.000 dalam kategori rumahnya rusak berat. Sedangkan untuk bantuan tunai tahap ke II dari Kementerian Agama RI, baik rusak berat, sedang dan ringan nilainya sama yaitu Rp1.000.000.

” Itu Rp1,500.000 tahap I bantuan langsung dari Kementerian agama Sulsel” jelasnya

Adapun mengenai rilis berita dari media beritaini com, katanya ada ASN Lingkup kemenag Mamuju inisial ilhamuddin, mengaku belum menerima bantuan tunai dari kanwil Kemenag Sulbar, saat penelusuran wartawan Suara Indonesia News melakukan klarifikasi kepada ASN yang dimaksud, ternyata ada kesalahan informasi dan miskomunikasi, ilhamuddin bukan mengatakan tidak menerima bantuan, tapi belum menerima,(kata ilhamuddin) seandainya saya katakan tidak, berarti tidak sama sekali” jelas ilhamuddin saat dilakukan klarifikasi.

Lanjut ilhamuddin katakan” dirinya belum giliran maksudnya, bukan tidak sama sekali menerima bantuan tunai tersebut, dan tadi pagi Alhamdulillah (imbuh ilhamuddin), tepatnya hari Senin/15 Februari 2021, sudah dilakukan penyerahan uang tunai dari ketua satgas penaggulangan benacana kanwil Kemenag Sulbar H.suharli, kepada ASN ilhamuddin.

Penting diketahui, sesuai dari laporan Kanwil Kemenag Sulbar bahwa ASN Kanwil Kemenag Sulawesi Barat sudah bergerak ke masyarakat untuk membantu, baik secara materil maupun immateriil. Siraman rohani terus diberikan agar ketenangan dapat dirasakan para korban pasca gempa melanda Majene dan Mamuju. Senin. 15/February 2021. (Hamma)

0

Suara Indonesia News – Kota Cirebon. Larangan bagi masyarakat dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Ada sebagian masyarakat yang taat, namun ada juga yang belum memahami situasi saat ini. Mengantisipasi hal tersebut, sesuai dengan kewenangan dan fungsi serta tidak menyurutkan kinerja satuan lalu lintas di bawah pimpinan perwira lulusan akpol 2012 AKP La Ode Habibi Ade Jama SIK., MH., CPHR sebagai Kasat lantas Polres Cirebon Kota. Turun langsung guna memastikan kelancaran dan keamanan arus lalu lintas, Senin (15/02-2021).

Disampaikan kasat lantas ” saya sendiri yang langsung, patroli ke jalan raya, guna memastikan arus lalu lintas lancar dan juga guna memberikan jaminan kepada masyarakat sekaligus monitor, daerah-daerah dalam wilkum polres cirebon kota yang arus lalinnya macet atau tersendat,” ujarnya.

“Namun sejauh ini saya amati dan pantau, semua berjalan dengan baik juga normal. Anggota semua sudah tergelar serta menempati posnya masing-masing,” sambung pria yang akrab di sapa Habibi ini.

“Dalam kesempatan ini juga kami mengajak dan menghimbau agar masyarakat mematuhi 5M, yaitu, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas,” tegas AKP La Ode Habibi Ade Jama SIK., MH., CPHR.

“Selama ini, jajaran Polres Cirebon Kota termasuk satuan kerja Lalu Lintas, terus berperan aktif dalam sosialisasi guna memutus mata rantai Penyebaran Covid-19.

Peran aktif yang dimaksudkan adalah dengan terus memberikan himbauan kepada masyarakat Cirebon, disertai pembagian alat pelindung diri berupa masker dan juga mendirikan posko lantas tangguh yang melaksanakan Rapid tes antigen belum lama ini,” Imbuh Kasubbag Humas Iptu Ngatidja, SH., MH. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Menghadapi kebijakan pemerintah terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro, Polres Gresik genjot pembentukan Posko ditingkat RT dan RW.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto SH, SIK, MM mengatakan, “Menghadapi program PPKM Mikro, pihaknya akan mengawal dan mengupayakan beberapa program untuk mengendalikan laju penyebaran Covid-19,” kata AKBP Arief.

“Pembentukan Posko PPKM Mikro itu sendiri tujuannya untuk monitoring persebaran Covid-19 di setiap RT RW. Total sudah ada 250 Posko PPKM Mikro yang dibentuk di tiap-tiap desa,” terangnya

Polres Gresik dan Polsek jajaran bersama Kodim 0817 Gresik dan Pemkab Gresik sedang menggenjot pembentukan posko-posko ditingkat RT maupun RW tersebut.

“Jika di Kota Pudak ada 18 kecamatan dengan 356 desa/keluarahan, maka setidaknya ada 356 posko yang harus didirikan. Belum lagi wilayah kawasan pelabuhan, tingkat kecamatan dan sektor lainnya,” beber Alumni Akpol 2001 itu.

“Sesuai SE Bupati Gresik 3/2021 pertanggal 9 Februari 2021 hingga 22 Februari 2021 mendatang, dalam rangka koordinasi, pengawasan dan evaluasi pelaksanaan PPKM Skala Mikro, dibentuklah Posko Satgas Covid-19 di tingkat kelurahan/desa diketuai Lurah atau Kepala Desa,” tambahnya.

“Posko tersebut setidaknya memiliki empat fungsi penting. Mulai dari pencegahan, penanganan, pembinaan dan mendukung pelaksanaan penanganan Covid-19.” mantan Kapolres Ponorogo itu memaparkan.

Sementara itu, terkait zonasi wilayah persebaran, mayoritas kecamatan masih dalam zona kuning. Dengan tingkat penambahan kasus baru warga terpapar covid-19 relatif stabil.

“Dari 18 kecamatan dan satu wilayah kawasan, tiga di antaranya masih dalam zona hijau persebaran Covid-19. Yaitu Kecamatan Sangkapura dan Tambak, serta Kawasan Pelabuhan. Sedangkan  16 kecamatan lain masuk zona kuning,” rinci Kapolres Gresik dalam laporan perkembangan pembentukan Posko PPKM Mikro, Minggu (14/2/2021).

Secara rinci total 6.468 RT yang ada di Kota Santri, 6.278 RT dinyatakan zona hijau penyebaran Covid-19. Sedangkan sisanya masuk dalam zona kuning.

Masih menurut Alumnus Akpol 2001 itu, “19 Polsek Jajaran Polres Gresik dikerahkan untuk mendorong pembentukan Posko PPKM Mikro sampai tingkat RT maupun RW. Ini sebagai langkah mendukung upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“19 Polsek jajaran merespon cepat dan melaporkan pembentukan Posko PPKM Mikro. Progres sejauh ini, sudah terbentuk 250 Posko PPKM Mikro.” Pungkasnya. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Aceh Singkil. Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Aceh Singkil, pelopori gerakan gemar sedekah.

Sasarannya anak yatim di desa terpelosok di Kabupaten itu. Seperti Desa Takal Pasir dan Teluk Rumbia, Kecamatan Singkil, di daerah aliran sungai, Minggu (14/2/2021).

Bantuan yang disalurkan berupa jilbab khusus anak yatim usia sekolah dasar.

“Bantuan ini dikirimkan para donatur hamba Allah dari pelosok negeri yang dihimpun dan dikoordinir oleh Bapak Romiyansyah, ST dari Kota Banda Aceh,” kata Ketua DPD BKPRMI Aceh Singkil, Nasrin Pohan.

Total ada 28 paket bantuan jilbab. Tiap paket berisi tiga jilbab.

Nasrin Pohan berharap gerakan gemar sedekah terus membumi. Selain mendapat pahala juga sangat membantu sesama yang membutuhkan.

Selain gerakan gemar sedekah, BKPRMI Aceh Singkil, juga menggalakan Subuh berjamaah. Subuh berjamaah itu dilakukan bergiliran. (Salomo)

 

 

0

Suara Indonesia News – Kota Cirebon. Sudah merupakan tugas Pokok Polri, menciptkan situasi kondusif. Polres Cirebon Kota melakukan upaya pencegahan tindakan kriminalitas selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Pembeelakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Senin (15.02.21).

Sasaran dari patroli KRYD Ops Yustisi adalah kerumunan warga, gangguan Kamtibmas, dan menciptakan situasi aman kondusif selama Ramadhan. Petugas terjun ke rumah-rumah warga baik menggunakan roda dua maupun roda empat, melakukan pendekatan dialogis mengenai keamanan lingkungan. Pelaksanaan Apel Pra Tugas dipimpin  Kompol Ribut Setiabudi, SH.,  dan dihadiri  Iptu Wagus Sutisna dan gabungan Piket Fungsi sebanyak 18 orang.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, S.H., S.IK., MH., melalui Kasubag Humas Polres Cirebon Kota mengatakan, “KRYD yang dilakukan menyasar pada titik-titik yang menjadi pusat keramaian, Perbankan, ATM, pusat perbelanjaan, pangkalan ojek online, premanisme, minuman keras, calo angkutan umum, Vihara dewi welas asih, BI (Bank Indonesia), Kasepuhan dan tempat nongkrong warga serta jalur rawan curat, curas dan curanmor.

“Semua titik kami sisir agar warga sekitar open/tanggap terhadap keamanan lingkungan dan petugas hadir di tengah masyarakat,” katanya.

Ia menyatakan, akan terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) karena sudah menjadi prioritas dalam menciptakan keamanan di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. tandas Pria pasuruan ini.

“Selain menjaga kamtibmas, kami juga tiada henti-hentinya membantu pemerintah dalam upaya memberikan edukasi kepada masyarakat guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” imbuhnya.

Selain melakukan Patroli KRYD, pihaknya juga memberikan imbauan tentang anjuran pemerintah mengenai Prokes 5M kepada warga yang masih melakukan aktivitas di luar rumah.

“Personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar hindari kontak fisik secara langsung dan selalu menjaga jarak dengan orang lain. Setiap berpergian harus menggunakan masker,” pungkas Iptu Ngatidja, SH., MH. (Hatta)