0

Suara Indonesia News – Kuningan. Potensi potensi  yang ada di Desa, khususnya di wilayah Kabupaten Kuningan, merupakan sebuah Aset milik pemerintah daerah yang dapat mendongkrak perekonomian masyarakat,

Sehingga dalam pengelolaan maupun pemberdayaan terhadap potensi, perlu mendapat dukungan dari semua pihak, dari mulai masyarakat sampai ketingkat para pemangku kebijakan itu sendiri.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Komisi 1 DPRD  dari Praksi PDIP Kabupaten Kuningan, Apang Sujaman, ketika tiem media menelusuri jejak patilasan para wali, dan situs legenda Desa Sumberjaya Kec. Ciwaru yang terkenal dengan Sumber Air panas Kejayaanya minggu 07 februari 2021.

Lebih lanjut, Tokoh wakil rakyat ini menyampaikan,  di Era tahun 1900 an, pada jamanitu, Desa Sumberjaya ini disebutnya dengan nama Desa Bale kambang dan Balekambang tersebut merupakan bagian dari wilayah Distrik luragung.

Dan pada tahun 60 an, Desa Sumberjaya pun sempat menjadi Karesidenan Cirebon, Tokoh Wiryadisastra (sang kakek) dan Ahmad Subroto (kuwu pertama) termasuk tokoh yang punya sejarah di Desa Sumberjaya, ujarnya.

Disisi lain, Desa Sumberjaya atau Balekambang, merupakan pusat pemerintahan desa , dahulunya disebut desa induk, karena, dari 9 dusun yang ada, pecah menjadi empat wilayah desa, yaitu Desa Citundun Desa sumberjaya, Desa lebak herang, dan Desa Citikur. Ujarnya.

Sedangkan mengenai situs sumber air panas Kejayaan yang ada di desa sumberjaya, Menurutnya, air panas itu sudah ada dari sejak jaman dahulu kala, bahkan sampai turun temurun dipercayai dan bagi yang yakin, banyak mengandung khasiat.
Atau karomah untuk mengobati berbagai macam penyakit, dengan cara berendam atau mandi, karena selain air yang keluar dari sela sela batu tersebut memunculkan rasa panas, juga mengandung belerang.

maka, banyak sekali orang orang yang datang ke desa sumberjaya untuk melakukan ritual maupun mandi air panas, di dua lokasi, yaitu, air cipanas dan air muara sungai Cigolok dan Muara Cigolok tersebut, merupakan anak sungai yang masuk ke DAS Cisanggarung.

Selain Sumber air panas, Desa Sumberjaya juga memiliki beberapa situs sejarah maupun wisata alam lainya seperti Situs Batu Semar, Prasati Batu tulis, Situs Bangkong, mengingat jaman kala itu era peradaban wilayah ini, mempunyai kawasan perbukitan. Dan alhamdulillah, semua masih terpelihara dan terjaga, Ujar Apang Memaparkan sejarah singkat desa Sumberjaya kepada media.

Dalam keterangan lain, mengenai potensi wisata desa Sumberjaya, kaur kesra Kustur Erawan, yang didampingi BPD dan Kpala Dusun , ketika mendampingi tiem media  dilokasi, menyampaikan, selain Wisata Air panas kejayaan, Desa Sumberjaya juga terkenal dengan hasil rempah rempah , seperti, kemiri, kapol, picung  kopi dan gula aren.

Harapan nya dengan adanya potensi potesi yang ada di desa, dukungan dari pemerintah daerah mapun pusat dapat segera direalisasikan, mengingat, potensi potensi tersebut akan menimbulkan dampak positif untuk perubahan kemajuan bagi warga masyarakat, sekaligus menambah pendapatan desa, ujar para perangkat menyampaikan harapan nya.

Sementara, Kepala Desa Sumberjaya , Edi Hartono, Pihaknya tengah melakukan persiapan maupun koordinasi dengan dinas terakit, untuk segera melakukan upaya dalam rangka  peningkatan terhadap potensi alam maupun potensi wisata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyrakat desa Sumber jaya, ujar kades ketika dikonfirmasi. (Sep/ rie)

0

Suara Indonesia News – Bengkulu. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu gelar kebersihan dan pengecatan tugu pers Bengkulu, Minggu (07/02/2021) di kawasan Fort Marlborough Bengkulu.

Tampak semangat wartawan membersihkan dan mengecat simbol kebebasan menyampaikan informasi itu dalam rangka menyambut hari pers nasional (HPN) 9 Febuari mendatang. Ketua PWI Provinsi Bengkulu Zacky Antony mengatakan aksi ini digelar dalam rangka menyambut HPN Tahun 2021.

Usai menggelar aksi kebersihan dan pengecatan tugu pers, wartawan Bengkulu yang di pelopori PWI Provinsi Bengkulu menyampaikan pernyataan sikap disampaikan langsung oleh Ketua PWI Provinsi Bengkulu, Zacky Antony.

Berikut Pernyataan Sikap PWI Provinsi Bengkulu menyambut HPN Tahun 2021:
Menyerukan kepada semua rekan-rekan wartawan untuk sama-sama menjaga kehormatan dan martabat profesi wartawan dengan menjunjung tinggi profesionalitas.

Menyerukan kepada semua rekan-rekan wartawan untuk mematuhi Undang-Undang pers dan perpegang teguh kepada kode etik jurnalistik didalam menjalankan tugas-tugas kewartawanan.

Menolak penyebaran informasi hoax yang bisa merusak tatanan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, serta bisa menimbulkan perpecahan di tengah-tengah masyarakat.

Menyerukan kepada rekan-rekan wartawan agar tetap menerapkan protokol kesehatan didalam peliputan serta mengutamakan keselamatan diri dalam mendapatkan materi berita
Mendukung berbagai upaya percepatan penanganan pandemi covid-19 agar cepat berakhir sehingga kehidupan di semua sektor bisa berjalan kembali seperti semula.

Menariknya, wartawan yang sedang disibukkan mengecat simbol kebebasan pers tersebut tiba-tiba datang sekelompok pemuda untuk membantu membersihkan dan mengecat. Kelompok pemuda itu datang dari Komunitas Mitsubishi Kuda Ranc Raffesia Bengkulu.

Disampaikan oleh Ketua Komunitas Mitsubishi Kuda Ranc Raffesia Bengkulu, Budi Raharjo pihaknya ingin bergabung membersihkan dan mengecat tugu pers Bengkulu karena ikut merasakan kegembiraan memperingati hari pers nasional

“Kita peduli dengan HPN dan bakti sosial memang suda terprogram di komunitas kita” Kata Budi. (AVID)

0

Suara Indonesia News – Tanjung Pinang Kepri. Ungkap peredaran narkotika didalam Lapas, BNN Kepri bersama Polres Bintan lakukan pengecekan di Lapas Narkoika Tanjungpinang, Minggu (07/022021)

Kepala Lapas Narkotika Tanjungpinang Wahyu Prasetyo mengatakan, Lapas Narkotika Tanjung Pinang terus berkomitmen melakukan pemberantasan peredaran gelap narkoba.

Pengungkapan kasus peredaran narkoba yang melibatkan warga binaan Pemasyarakatan inisial BB dan HS seperti yang diberitakan merupakan wujud sinergi dan kerjasama Lapas Narkotika Tanjungpinang dalam upaya memberantas peredaran gelap narkoba dengan BNNP Kepri dan Polres Bintan.

Didalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi Lapas, pihak Lapas NarkotikaTanjungpinang telah melakukan berbagai langkah strategis antara lain terus melakukan langkah Pencegahan masuknya barang terlarang seperti Handphone sebagai alat komunikasi yang disalahgunakan oleh WBP dengan melakukan penggeledahan terhadap barang/ orang yang masuk kedalam Lapas dan melaksanakan penggeledahan kamar hunian, penegakan aturan larangan penggunaan HP serta sanksi tegas terhadap WBP yang melanggarnya.

Sebelumnya juga telah diberitakan bahwa petugas LPN Tanjung Punabg telah berhasil menangkap 2 orang yang melakukan pelemparan handphone kedalam lapas , hal ini merupakan wujud komitmen pihak LPN Tpi dalam melakukan pengawasan dan pencegahan agar Handphone tidak bisa masuk kedalam LPN Tpi.

Lapas Narkotika Tanjungpinang juga meminta kerjasama dan dukungan kepada seluruh lapisan masyarakat agar kami dapat menjalankan tugas pokok dan fungsi utama kami didalam membina Warga Binaan Pemasyarakatan, karena tanpa adanya partisipasi dari masyarakat, maka tugas pembinaan terhadap WBP tidak akan berjalan dengan baik. (OBET)

0

Suara Indonesia News – Banda Aceh. Aktivis Aceh Sulthan Alfaraby akan merilis sebuah buku kedua yang berjudul Bidadari BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) serta bergenre novel yang mengisahkan tentang dunia perjuangan dan percintaan seputar aktivis mahasiswa, Minggu (07/02/2021).

Buku yang ditulisnya sendiri itu telah selesai tepat pada bulan Februari tahun 2021. Diketahui bahwa buku tersebut merupakan buku yang sengaja dibuat sebagai bentuk penghargaan sekaligus mengenang kembali semangat perjuangan kaum perempuan dan mengapresiasi perjuangan jurnalis.

“Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, terutama banyak inspirasi melalui berita yang ditulis oleh para jurnalis, saya selesai membuat buku yang berjudul Bidadari BEM. Di dalam buku fiksi ini mengisahkan tentang perjuangan romantis dua sejoli yang sama-sama aktivis mahasiswa. Kemudian, ada rasa hormat saya kepada para jurnalis di dalam buku ini juga”, ujarnya.

Buku yang mengisahkan tentang keadaan negara yang kacau balau tersebut juga kerap berisi kritikan terhadap pemerintah. Alur perjalanan dua aktivis itu pun berlangsung dengan sangat dramatis.

“Banyak hal humoris, marah, sedih bahkan romantis yang saya tawarkan kepada para pembaca melalui buku Bidadari BEM ini. Tokoh utamanya dalam cerita ini yaitu Ardial selaku aktivis mahasiswa, Alex selaku sahabatnya dan Alfina selaku perempuan cantik yang disukai oleh Ardial”, ungkapnya.

Sulthan kembali menjelaskan, di tengah perjuangan para aktivis itu pun mereka harus berhadapan dengan Presiden dan Jenderal Polisi.

“Ya, di tengah perjalanan perjuangan mereka nanti akan berhadapan dengan Presiden dan Jenderal Polisi. Saya mencoba untuk menghidupkan suasana di dalam buku ini agar para pembaca benar-benar terasa seperti berada di tengah ricuhnya aksi demonstrasi”, jelasnya.

Terkait buku ini, Sulthan mengatakan sedang melakukan proses akhir untuk pencetakannya dan semoga buku ini bisa dinikmati oleh seluruh pembaca terutama kaum perempuan.

“Sedang proses akhir, Alhamdulillah. Saya juga berharap agar nantinya buku ini bisa dinikmati oleh seluruh pembaca terutama kaum perempuan. Karena di buku ini bercerita tentang semangat perjuangan perempuan juga”, tutup mahasiswa UIN Ar-Raniry ini. (SA)

0

Suara Indonesia News – Madiun. Terkejut, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Ngale Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun mendapat apresiasi dari Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim atas kinerjanya dalam pengembangan Kampung Tangguh Semeru (KTS), pada Minggu (7/2/21).

Dalam kunjungannya ke Kampung Tangguh Semeru ( KTS), Forkopimda Provinsi Jawa Timur Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, berkesan setelah melihat Penerapan Kampung Tangguh Semeru di Desa Ngale yang sangat baik.

Di KTS tersebut, sudah tersedia tempat karantina untuk pria dan wanita, serta lumbung pangan dan juga benih ikan. Selain itu, juga sudah terbentuk satu sistem yang baik terkait akses keluar masuk desa dengan menggunakan sistem satu pintu atau “One Gate System”. Dimana setiap ada pendatang dari luar daerah dilakukan pendataan, serta dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Sementara untuk mempermudah komunikasi antar warga maupun relawan yang ditugaskan di KTS, telah dibuat WhatsApp group.

Keberadaan KTS ini tentunya tidak terlepas dari peran Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas yang getol mengajak masyarakat khususnya warga Ngale, untuk bersama-sama, gotong royong melawan Covid-19 dengan membangun dan menata KTS di wilayah tersebut.

Atas kinerjanya. Bhabinsa, Sertu Agus Supriyanto dan Bhabinkamtibmas, Aiptu Andik Ngesti Wibowo, mendapat apresiasi dari Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim yang secara spontan langsung, serta bantuan untuk masyarakat.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico berharap, dengan kinerja Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas ini bisa menjadi contoh di wilayah lain, sehingga dapat membantu mengurangi angka kasus Covid-19 di Jawa Timur.

“Diharapkan dengan keberadaan KTS bisa mampu menjadi solusi untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19 di desa Ngale, terutama dalam menjelang penerapan PPKM berskala mikro sebagaimana tercantum dalam Kemendagri Nomor 3 tahun 2021.” Ujarnya Kapolda Jatim setelah memberikan apresiasi kepada Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa di desa Ngale Kec. Pilangkenceng – Madiun.

“Agar peran dan semangat dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Ngale ini dapat dijadikan contoh oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas di wilayah lainnya,” pungkasnya Irjen Pol Nico Afinta. (Hari Riswanto)

0

Suara Indonesia News – Trenggalek. Forkopimda Jawa Timur, Minggu sore (7/2/2021), melakukan kunjungan di dua Kampung Tangguh Semeru (KTS) di dua Kabupaten Jawa Timur, diantaranya Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, Kab. Madiun Dan Desa Karanganom Kec. Durenan Kab. Trenggalek, Jawa Timur.

Dalam kunjungan ini, Forkopimda Jatim, diantaranya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, usai melakukan kunjungan di Kabupaten Madiun, langsung bergeser ke Kabupaten Trenggalek.

Sesampainya di lokasi KTS di Desa Karanganom, Trenggalek. Forkopimda Jatim langsung meninjau ruang Observasi dan ruang Isolasi untuk memastikan tata kelola KTS di wilayah tersebut.

Selanjutnya Forkopimda Jatim meberikan pemaparan kepada Bupati, dan pengelola KTS setempat, tentang tata kelola KTS, dan penerapan Prokes dengan 5M di Desa tersebut.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, “Untuk mengajak masyarakat mereplikasi kampung tangguh dan bersinergi memberikan penguatan serta membangung partisipasi aktif kepada masyarakat.”

“Untuk membreakdown PPKM berskala mikro, itu artinya bahwa kerja-kerja di lapangan untuk bisa mereplikasi kampung tangguh dan kemudian memberikan penguatan dari yang sudah ada, menjadi penting untuk bisa kita sinergikan dengan mengajak masyarakat membangun partisipasi aktif, menjaga kampung tangguh dan menyiapkan kampung tangguh yang baru.” paparnya Gubernur Jatim saat memberikan pemaparan di KTS di Desa Karanganom, Trenggalek.

Sementara, Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto menyampaikan, “Walaupun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akan berakhir, tapi kekuatan di kodim Trenggalek akan di tambah untuk terus mendisiplinkan Prokes di wilayah Trenggalek.”

“Saya dukung PPKM secara micro RT, RW ini dilaksanakan juga di Trenggalek, segera serius semuanya harus bersatu padu, karena ancaman ada di depan kita, saya minta tetap semangat, jangan bosan, saya yakin Kabupaten Trenggalek bisa terlepas dari Covid-19.” Ujarnya Mayjen TNI Suharyanto.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menambahkan, “Bahwa Polda Jatim secara penuh mendukung micro PPKM yang akan dimulai tanggal sembilan nanti dapat berjalan efektif dan efisien.”

“Saya dengan jajaran Polda Jatim gentunya memberikan dukungan lebih lanjut, tinggal nanti pelaksanaan micro PPKM ini mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik. Jika semua bersinergi dari pak Bupatinya, pak Dandimnya, dan Pak Kapolresnya, serta di dukung oleh masyarakat, saya yakin Trenggalek bisa bangkit, dan saya dorong semangatnya terus,” tambahnya Irjen Pol Nico Afinta. (Hari Riswanto)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Kapanpun dimanapun Kesehatan sangatlah penting terutama di masa Pandemi Covid 19 seperti sekarang ini. Kondisi saat seperti ini Kodim 0817 Gresik bersama Komunitas Sepeda Tua PASEGRES dan Gondelan dan Pengemar Gowes Gresik lainnya serta beberapa personil Kodim 0817 dengan menggunakan kostum ala badut dengan bentuk helm Virus Corona dan memegang replika alat suntik bertuliskan Vaksin Sinovac, serta spanduk – spanduk ajakan penerapan 5M, aksi ini bertujuan mensosialisasikan Protokol Kesehatan di wilayah Gresik dalam aksi ini juga di gelar pembagian ratusan Masker, dan Rapidtes Antigen secara gratis bekerjasama dengan Dinas kesehatan Kab. Gresik, Minggu pagi (7/2/2021).

Dengan pengawalan oleh Satlantas Polres Gresik Letkol Inf Taufik Ismail S.Sos., M.I.Pol Dandim 0817 Gresik, di dampingi oleh Drs. Abu Hassan, SH., MM (Kasatpol PP Kab. Gresik) beserta ratusan Gowes dari Komunitas penggowes Gresik melaksanakan Start di Kodim 0817/Gresik, Rombongan Gowes tiba di Alun – alun Gresik, Gowes terhenti kemudian Dandim langsung membagikan masker dan diikuti peserta Gowes lainya, dengan pengawalan Kostum badut ala Virus Corona sehingga banyak mendapat perhatian dari masyarakat, Suasana Minggu pagi dengan kondisi padat, banyak warga masyarakat memanfatkan fasilitas umum untuk berolahraga seperti Joging dan lainya.

Gowes dilanjutkan ke route selanjutnya dan tiba di finsih tepatnya di JL. Jawa GKB Convex atau I Love GKB Manyar – Gresik, bagi – bagikan masker gratispun langsung di lakukan oleh Dandim 0817 dan peserta Gowes lainya, terlihat ada yang berbeda ditempat Finish, Kodim 0817 Gresik bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kab. Gresik menyediakan Rapidtes antigen Gratis bagi peserta Gowes maupun warga masyarakat yang sedang melakukan aktivitas olahraga di tempat tersebut.

Kasi Promkes Dinkes Kab. Gresik Muhamad Nukhan S.Km., M.M. mengatakan, “Kami memberikan Apresiasi yang sangat tinggi kepada Dandim 0817, dengan adanya kegiatan rapidtes gratis ini sehingga masyarakat bisa mendeteksi secara dini untuk penanganan pencegahan penyebaran Covid 19 di Gresik. Alhamdulilah sampai dengan sekarang hasil dari rapidtes Antigen semuanya Negatif“ ungkapnya

Seusai Gowes Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail S.Sos., M.I.Pol menyampaikan, “Kegiatan ini merupakan ajang untuk memperat tali silarurahmi antara Seluruh Personil Makodim dengan anggota Komunitas Olahraga sepeda yang ada di Kabupaten Gresik, Terima kasih kepada Komunitas Sepeda Pasegres dan Gondelan dan peserta Gowes lainya yang sudah ikut bersama – sama mensosialisasikan penanganan pencegahan Covid-19. “Kami berharap Komunitas – komunitas lainya di Gresik mengikuti jejak Komunitas Sepeda Ontel Gresik dalam Pencegahan Covid-19″, ucapnya.

Penanganan pencegahan penyebaran Covid 19 di Gresik menjadi urusan bersama dan menjaga komitmen bersama dengan menegakkan disiplin berperilaku hidup sehat, Selama PPKM ini masyarakat diminta untuk disiplin 5M. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas” tambah Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. (Hari Riswanto)

0

Suara Indonesia News – Madiun. Forkopimda Jawa Timur, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, serta didampingi pejabat utama (PJU) Polda Jatim mengunjungi KTS (Kampung Tangguh Semeru) di Desa Ngale Kec. Pilangkenceng Kab. Madiun, Minggu (7/2/21).

Kabupaten Madiun sendiri saat ini masuk Zona Merah penyebaran Covid-19. Sementara itu pembentukan KTS (Kampung Tangguh Semeru) di Kabupaten Madiun sebanyak 135 KTS.

Setelah menjadi zona merah, KTS ditambah 36, yang saat ini total sudah ada 171 KTS yang berdiri.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, “Bahwa pembentukan KTS ini sangat penting. Ini sebagai langkah dan upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Jatim.”

Kemendagri Nomor 3 Tahun 2021 terkait dengan PPKM berskala mikro, bagi Jatim sudah memulai kampung tangguh sebanyak 3.100 lebih se-Jatim yang dibangun dengan format melibatkan pertisipasi masyarakat yang dipimpin Kapolda Jatim.

“PPKM berskala mikro ini sebenarnya mirip dengan Kampung Tangguh Semeru,dimana saat ini di jatim sudah terbentuk sebanyak 3.100 KTS,” kata Gubernur Jatim

Dari data Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Timur per/tanggal 6 Februari 2021, jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Madiun mencapai 1.199 (+21), sembuh 988 (+19) dan meninggal 96 orang.

Gubernur Jatim Khofifah menambahkan, “Untuk evaluasi PPKM yang sudah diterapkan sejak 11 Januari 2021 lalu bahwa ada penurunan yang signifikan, baik pasien Positif Covid-19 maupun yang di rawat di Rumah Sakit.” ungkapnya

Sedangkan pada tanggal 9 Februari 2021, akan dimulai PPKM berskala mikro dan tidak lagi berbasis Kabupaten/Kota dan sudah berbasis Desa bahkan ditingkat RT/RW.

Dikomfirmasi terpisah, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, usai mengunjungi Kampung Tangguh Semeru (KTS) di Desa Ngale Kec. Pilangkenceng Kab. Madiun menyebutkan, “Bahwa Polri (Polda Jatim) sangat mendukung Surat Edaran Mendagri terkait dengan PPKM berskala mikro.”

“Saya dan Pak Pangdam V Brawijaya sangat mendukung surat edaran dari Kemendagri terkait PPKM berskala mikro. Yang akan dilaksanakan mulai tanggal 9 Februari 2021 mendatang,” jelas Kapolda Jatim.

Irjen Pol Dr Nico Afinta juga mengapresiasi penerapan Kampung Tangguh Semeru di Desa Ngale ini sangat baik, dimana ada tempat karantina untuk pria dan wanita, serta adanya lumbung pangan dan juga benih ikan.

Selain itu, di KTS ini juga sudah terbentuk satu sistem yang baik, dimana akses masuk desa menggunakan satu pintu atau “One Gate System.”

Setiap ada pendatang luar daerah dilakukan pendataan, serta dilakukan pemeriksaan kesehatan,serta sudah membentuk (WA) grup yang nantinya dipergunakan untuk dilakukan komunikasi serta koordinasi.

“Kampung Tangguh Semeru di Desa Ngale ini cukup baik, yang menggunakan “One Gate System” untuk masuk ke desa. Selain itu juga sudah ada tempat karantina dan lumbung pangan,” pungkas Kapolda Jatim

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko saat dikomfirmasi usai kegiatan kerja Forkopimda ke Kampung Tangguh ini mengatakan bahwa Pemerintah Jawa Timur akan terus berupaya maksimal dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

“Bukti nyata keseriusan Forkopimda Jatim dalam upaya tersebut diantaranya dengan kembali mengoptimalkan Kampung Tangguh Semeru yang sudah didirikan ini,” jelas Kombes Pol Gatot.

Kombes Pol Gatot Repli ini juga menjelaskan, “Bahwa Kampung Tangguh Semeru ini berbasis pada problem solving (pemecahan masalah dengan solusi) atau POP (Problem Oriented Policing).”

Menurut Kombes Pol Gatot, Prinsip POP adalah sebuah strategi Kolaboratif antara Polisi dan masyarakat yang berfokus pada pemecahan permasalahan, melalui upaya identifikasi, analisis, penentuan aplikasi pemecahan masalah dan evaluasi.

“Pemerintah Daerah, TNI- Polri tetap berupaya agar persoalan yang ada di masa Pandemi ini bisa teratasi,tentu tidak lepas dari kolaborasi bersama masyarakat,” pungkas Kombes Gatot yang menegaskan peran masyarakat sangat penting dalam mengatasi pandemi Covid-19 ini. (Hari Riswanto)